Bercerita tentang seorang wanita bernama Citra Natalina, gadis super modern. Di Usia ke 25 tahun, dia masih belum menikah. Alasannya karena dia tripikal wanita yang pemilih dalam mencari pasangan. Dan tak di sangka ibunya menjodohkannya dengan putra dari sahabat masa kecilnya yang bernama Rizki Putra Pratama. Karena menurut ibunya anak dari temannya itu termasuk kriteria citra, pria mapan, kaya, dan tampan.
Mendengar hal itu Citra langsung setuju untuk menikah dengan pria pilihan ibunya itu, sampai di hari pernikahan Citra di kagetkan dengan kenyataan tentang suaminya.
Akankah Citra Natalia dan Rizki Putra Pratama menjalankan pernikahan layaknya suami istri atau malah sebaliknya. Dan akankah tumbuh perasaan Cinta antara keduannya atau malah sebaliknya.
☆Langsung di baca aja...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35
Kini Rizki dan Citra sedang bersiap untuk pergi ke kediaman keluarga Wiranto. Nampak Cinta menggunakan dres yang sangat indah dan juga memiliki harga yang tinggi.
Setelah selesai bersiap, Citra dan Rizki langsung masuk ke dalam mobil milik Rizki, lalu secara perlahan Rizki langsung mengemudikan mobilnya ke arah kediaman keluarga Wiranto.
Sementara itu di kediaman Wiranto.
Nampak banyak pelayan tengah menyiapkan makan malam, dan pak Wiranto terlihat tersenyum. Dia sangat yakin jika Rizki pasti akan menyetujui kerjasama dengan perusahaan miliknya.
"Wiranto." Panggil seorang wanita yang sudah tua.
"Ah, ibu. Ada apa?" Tanya pak Wiranto pada wanita itu yang tak lain adalah ibunya.
"Kenapa kau mengundang anak cacat itu kemari?" Tanya ibunya Wiranto.
"Aku tak bisa menjelaskan nya, tapi yang pasti kita harus bersikap baik padanya nanti." Ucap Wiranto pada Rina Riharja.
"Jangan harap aku dan ayahmu bersikap baik padanya." Ucap Rina pada putranya.
Lalu dia langsung berjalan pergi meninggalkan Wiranto yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Ibu dan ayahnya sangat keras kepala dan mereka sangat menjunjung tinggi harga diri mereka.
Di dalam kamar...
Nampak Maria dan juga putrinya Vivi tengah berhias diri, mereka sangat senang dengan kedatangan Citra dan juga Rizki.
"Ibu, aku sangat bahagia karena akhirnya ayah bisa menerima kakak di keluarga ini." Ucap Vivi pada ibunya.
"Iya sayang, ibu juga senang." Jawab Maria, sebenarnya dia sangat sedih karena suaminya menerima Rizki hanya untuk memanfaatkannya saja.
"Ibu kenapa?" Tanya Vivi.
"Ibu gak papah kok sayang." Jawab Maria.
Lalu tak beberapa lama datang Viola menghampiri mereka berdua.
"Kenapa semua orang tengah bersiap memangnya akan ada siapa?" Tanya Viola yang tak tahu tentang kedatangan Rizki dan juga Citra.
"Memangnya kakak belum tahu, kalau kak Rizki sama kak Citra akan datang kemari?" Tanya Vivi.
"Mereka berdua datang kemari? Bagaimana bisa?" Tanya Viola.
"Yah jelas bisalah, kan kak Rizki sama kak Citra itu anggota keluarga ini." Jawab Vivi.
Nampak Viola tengah menahan kesal karena mendengar hal itu.
"Sebaiknya kak Viola cepat-cepat bersiap pake baju yang bagus, Vivi takut nanti baju kakak kalah sama baju kak Citra. Secara gitu yah kan kak Citra suaminya kak Rizki yang merupakan pemilik perusahaan Adijaya Entertainment. Uh, kebayang pasti kak Citra bahagia." Ucap Vivi sengaja memanas-manasi Viola.
Lalu Viola langsung meninggalkan kamar Maria, dengan raut wajah kesal. Sementara Vivi hanya bisa menahan tawa melihat kakak iparnya itu yang tengah marah.
"Kamu tuh yah, nakal." Ucap Maria pada putrinya.
"Hehehe... Gak papah Bu, soalnya kak Viola itu sombong nya minta ampun. Jadi kali-kali harus di kasih pelajaran." Ucap Vivi.
Dan Maria hanya tersenyum melihat putrinya yang sangat nakal.
Sementara itu...
Kini Rizki dan Citra sudah berada di depan kediaman Wiranto, nampak Rizki sedikit terdiam. Karena baru kali ini dia menginjak kakinya sebagai seorang anggota keluarga.
"Ayo." Ajak Citra. Dan Rizki menganggukkan kepalanya lalu mereka langsung keluar dari dalam mobil.
Saat mereka keluar dari mobil, Citra dan Rizki sudah di sambut oleh beberapa pelayan. Lalu mereka langsung mengantar Citra dan Rizki ke ruang keluarga.
Di sana sudah ada anggota keluarga Wiranto. Nampak kakek dan nenek Rizki menatap sinis ke arah Citra dan Rizki. dan begitu juga dengan Viola dia menatap tak suka pada Citra yang menggunakan dress yang sangat bagus.
"Selamat datang." Sambut pak Wiranto sambil memeluk Rizki. Dan Rizki nampak membalas pelukan pak Wiranto meski ada sedikit rasa canggung.
"Bagaimana apakah perjalanan kalian ke sini lancar?" Tanya pak Wiranto.
"Lancar." Jawab Rizki.
"Sayang, ibu sangat kangen sama kamu." Ucap Maria yang langsung memeluk putranya itu. Dan Rizki pun langsung memeluk ibunya yang sangat baik padanya. Kemudian Maria Langsung melepaskan pelukannya pada Rizki.
"Ah, menantuku ini sekarang sangat cantik." Ucap Maria pada Citra.
"Tapi ibu lebih cantik." Jawab Citra.
"Kau ini bisa aja. Ayo duduk." Ajak Maria.
"Iya kak Citra sangat cantik, bahkan lebih cantik dari kak viola." Ucap Vivi pada Citra.
Dan Citra hanya tersenyum sebagai jawaban, lalu dia melirik ke arah Viola yang hanya memasang wajah masam. Di dalam hati Citra dia sangat ingin tertawa puas karena bisa membuat Viola bungkam seribu kata.
but jujurly cerita nya bagus dan ga ngebosenin
Suami absurd
Suami rupa madu mulut racun
Perjodohan Arini