Kisah rumah tangga Atika dan Aris yang diterpa badai, sebelumnya mereka keluarga yang harmonis dan saling melengkapi akan tetapi adanya orang ketiga yang membuat hubungan rumah tangga mereka hancur.
Bagaimana kelanjutan kisahnya? yuk ikuti ceritaku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratih Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35
Reihan duduk termenung di sebuah kursi yang berada di halaman belakang rumahnya, emosinya masih kian memuncak ia tak tahu harus bagaimana sekarang? bahkan ia berfikir untuk membatalkan pernikahannya. Reihan juga belum tahu siapa yang mengirim foto itu dan ia juga tidak tahu bersama siapa Atika tidur berdua. Memikirkannya saja membuat Reihan semakin frustasi.
"Pak, kami sudah membawakan baju pengantin untuk nona Atika." ucap seorang karyawan wanita.
Seketika emosi Reihan semakin menggebu gebu.
"DIAM! kau tahu saya sedang pusing, bakar saja bajunya. Saya sudah tidak membutuhkannya lagi."
"Tapi pak, bukankah pernikahan bapak satu hari lagi akan dilaksanakan."
Prangggg... Reihan melemparkan sebuah cangkir yang berisi kopi ke sembarang arah.
"Kau tak mendengar hah."
"Maaf pak, saya minta maaf kalau begitu saya permisi."
Kemudian wanita itu pergi dengan membawa kembali baju pengantin yang ia bawa.
Tak lama kemudian pak security masuk untuk memberitahu Reihan bahwa ada tamu yang ingin bertemu dengannya.
"Pak maaf saya mengganggu waktunya, disana ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan bapak."
"Suruh dia pulang lagi, saya sedang tidak ingin di ganggu."
"Baik pak,"
Lalu pak security itu kembali memberitahu wanita yang bertamu.
"Maaf Bu, pak Reihan sedang tidak ingin di ganggu."
"Kenapa? ini penting, ini mengenai calon istrinya." ujar Nadia yang ingin bertemu dengan Reihan.
"Maaf tidak bisa Bu, karena pak Reihan menyuruh ibu untuk pulang."
"Tidak bisa, saya harus bertemu dengannya dulu, izin kan saya menemuinya." Nadia memohon pada security itu namun ia tak diberi kesempatan untuk bertemu dengan tuannya.
"Silahkan ibu pulang saja, atau saya yang akan mengusir dengan paksa." Namun Nadia nekad ia tetap pergi untuk menemui Reihan, akan tetapi pak security itu memaksanya keluar dengan kasar.
"Reihan ini aku Nadia, aku ingin bicara dengan mu tentang Atika." Teriaknya, agar Reihan mendengar teriakannya.
"Reihan tolong dengarkan aku, Atika diculik oleh mantan suaminya karena ingin menggagalkan pernikahan mu.
Reihan pun mendengar teriakan Nadia, ia mencerna kata kata Nadia.
'Apa benar mantan suaminya yang melakukan ini semua'
Lalu ia pun bergegas untuk menemui Nadia, ia melihat Nadia yang dipaksa keluar oleh security.
"Lepaskan dia!" ucapnya lalu ia berjalan menghampiri Nadia.
"Lepas tangan ku," ketusnya pada pak security kemudian ia juga mendekati langkah Reihan.
"Aku ingin bicara dengan mu Reihan, ini penting!"
"Kau ingin berbicara apa? tadi aku mendengar teriakan mu, sebenarnya apa maksud mu?"
Nadia pun menarik nafasnya dengan kasar lalu ia menatap Reihan dengan serius.
"Istri mu di culik oleh mantan suaminya,"
"Kau tahu dari mana?"
"Orang suruhan ku yang melihatnya waktu calon istri mu pulang dari kantor, Aris membekapnya sehingga Atika pingsan lalu ia membawanya ke dalam mobil."
"Benarkah dia diculik? karena aku kecewa dengan sebuah foto."
"Foto apa maksud mu?" ucap Nadia dengan bingung. Kemudian Reihan memperlihatkan foto Atika yang bertelanjang namun pria itu menghalangi wajahnya.
"Ini pasti jebakan Aris, dia yang melakukan ini karena dia tak ingin kau menikah dengan Atika."
Reihan pun mencerna ucapan Nadia, dan ia juga bingung kenapa Nadia tidak membela suaminya.
"Tapi kenapa kau memberitahu padaku kalau itu ulah suami mu."
"Itu karena aku mencintainya, aku tak mau dia kembali pada mantan istrinya maka dari itu aku memberitahu mu agar kau segera menikahinya. Supaya Aris tak mengharapkan mantan istrinya lagi."
Barulah Reihan percaya dengan ucapan Nadia, emosinya yang memuncak kini mulai reda kembali. Ia akan mencari Atika kemana pun asal Atika kembali padanya lagi. Ia sudah berburuk sangka pada calon istrinya itu, entah kenapa ia tak berpikir kesana? mungkin karena emosinya yang menguasai dirinya.
'Atika aku akan segera menemukan mu, kau wanita yang akan ku nikahi. Maafkan aku sudah berburuk sangka pada mu'
"Nadia apa kau tahu Aris membawanya kemana?"
"Dia membawa ke rumah barunya yang berada di tengah hutan, kalau begitu kita kesana sekarang. Aku takut Aris akan membawa jauh dari kota ini."
"Ya sudah, ayo! aku tak ingin pernikahan ku gagal."
Kemudian Reihan dan Nadia pun bergegas untuk menemukan Atika.
Bersambung.
Jangan lupa like, komen, dan subscribe ya!