Apakah dengan merenggut nyawa seseorang yang tidak bersalah membuatmu hidup tenang dengan bergelimang harta??
Jika hal itu dapat menghantarkan setiap orang ke surga dunia dan surga akhirat, tentu kau sudah tidak hidup di dunia ini. Melainkan sudah menjadi tumbalku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona ribka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35 Tumbal Pesugihan
Sesampainya mereka di rumah, Becca langsung duduk di ruang tengah menelepon pamannya.
"Halo, paman." Ucap Becca.
"Ada apa Becca??" tanya Hasan.
Becca pun menceritakan apa yang dia rasakan dan dia lihat hari ini kepada Hasan. Saat mendengarnya Hasan hanya tersenyum.
"Aku kenapa begitu ya paman, apa karena aku trauma jadi halusinasi ya paman??" tanya Becca dengan cemas.
"Tidak kak, sebenarnya kamu itu memiliki kemampuan melihat dan merasakan kehadiran makhluk gaib. Tapi kemampuan itu ternyata tidak segampang itu bisa kamu rasakan, sepertinya sekarang memang sudah waktunya kamu menerima hal itu kak. Tidak apa, itu tidak akan bahaya di kamu asal kamu pandai mengontrol diri. Pandai-pandailah mengatur pikiran dan emosi kamu, mereka tidak bisa menyakiti manusia tanpa perantara niat manusia. Jadi kamu tidak perlu cemas ya kak, kamu hanya perlu menerima apa yang ada padamu saat ini." Jawab Hasan.
"Jadi paman, hal ini tidak bahaya kan??" tanya Becca.
"Tidak kak, kamu cukup memperkuat ibadah dan terus berdoa ya kak." Jawab Hasan.
"Baik paman, terimakasih paman." Ucap Becca.
"Sama-sama kak, kirim salam sama ibu dan ayah ya." Ucap Hasan.
"Iya paman.." Jawab Becca.
Becca pun mematikan ponselnya dan mulai merenungkan apa yang harus dia lakukan selanjutnya dengan hal yang harus dia terima saat ini.
Aktifitas mereka pun kembali seperti semula, Becca dan Hanum sibuk mengurus rumah. Dion mulai mengurus berkas wisudanya karena skripsi dan sidang sudah dia lewati dengan baik. Johan yang mulai aktif lagi di pabrik, saat makan siang Johan tidak lagi pulang ke rumah. Becca dan Hanum akan pergi ke pabrik setiap jam makan siang, mengantar makan siang Johan sekaligus memantau keadaan pabrik.
walaupun semuanya terlihat kembali normal namun Becca masih menyimpan pertanyaan di dalam hatinya, Becca ingin sekali bertanya kepada Rasty apa alasan Rasty sebenarnya. Becca tidak yakin jika Rasty tidak mengetahui apapun saat ayahnya menyuruhnya menaruh benda di kamar Johan dan Hanum.
Keadaan Rasty pun sudah kembali pulih, namun mereka tidak lagi pulang ke rumah mereka. Barang-barang mereka yang ada di rumah mereka pun bukan Rasty dan ibunya yang ngambil melainkan keluarga dari ibunya. Isna ibu Rasty benar-benar tidak mau lagi menginjakkan kaki di rumahnya sendiri.
Setelah Rasty dan Robert pulang dari rumah sakit, Isna memutuskan untuk menutup restoran. Kini penghasilan mereka hanya dari pabrik arang yang sudah di ambil alih oleh Isna dan Rasty.
Becca yang masih menyimpan banyak pertanyaan juga sudah menghubungi Rasty untuk berbicara berdua saat pabrik Rasty tutup di hari minggu. Syukurnya Rasty menyetujui hal itu, karena banyak hal juga yang belum sempat di katakan Rasty kepada Becca. Perasaan bersalah yang teramat dalam membuat Rasty di hantui rasa bersalah dan penyesalan.
Sementara keadaan Robert tidak ada yang berubah, Robert lumpuh terbaring di tempat tidur. Isna sang istri dengan setia melayani Robert dan mengurusnya dengan sangat baik. Tak jarang apa yang Isna lakukan membuat Robert meneteskan air mata, banyak penyesalan dan kata maaf yang masih tertahan di hati Robert yang belum dia ucapkan kepada istrinya.
Dan ada hal lain juga yang ingin Robert sampaikan kepada istrinya Isna, alasan mengapa dia melakukan semua itu tanpa berpikir panjang.
...****************...
Tak terasa dua bulan berlalu, semua sudah baik-baik saja hanya Robert ayah Rasty yang masih terus dalam perawatan agar bisa berjalan dan berbicara kembali. Hari ini Rasty dan Becca bertemu di salah satu kafe yang tak jauh dari rumah mereka.
Mereka bertemu di titik tengah, karena saat ini Rasty tidak lagi satu daerah dengan Becca. Rasty dan keluarga sudah tinggal bersama neneknya di desa lain namun tidak terlalu jauh dari rumah Becca.
Rumah nenek Rasty dari rumah Becca hanya berjarak berkisar 25 km dengan jarak tempuh paling lama satu jam. Mereka bertemu di titik tengah, begitu saling bertemu Rasty dan Becca melepas rindu mereka dengan saling berpelukan.
Rasty dan Becca sama sekali tidak putus komunikasi, mereka sering chatting walau hanya sekedar menanyakan kabar masing-masing. Mereka duduk mengobrol sembari ngemil di kafe itu.
"Gimana keadaan om Ras??" tanya Becca.
"Alhamdulillah sudah lumayan Becca, sudah mulai bisa menggerakkan tangan dan kakinya. Berbicara juga sudah mulai bisa walaupun sangat lambat." Jawab Rasty.
"Om termasuk yang cepat perkembangannya ya Ras." Ucap Becca.
"Alhamdulillah Becca.." Jawab Rasty tersenyum.
Setelah basa basi Becca langsung masuk ke inti yang dia ingin ketahui. Becca menanyakan mengapa sebenarnya Rasty mau melakukan itu.
Rasty pun menceritakan awal mula dia mengetahui bahwa ayahnya melakukan pesugihan karena ayah dan ibunya terus bertengkar. Ibu Rasty selalu ingin bercerai ketika bertengkar dan terakhir kali mereka bertengkar Rasty mendengar ibunya mengatakan bahwa ayahnya sudah bersekutu dengan jin hanya untuk kekayaan.
Jelas saat itu Rasty ketakutan dan jadi cemas, dengan memberanikan diri Rasty bicara dengan ayahnya. Bukannya berhasil membujuk sang ayah untuk meninggalkan pesugihannya, Rasty malah ikut terjerumus ke dalamnya, dengan wajah memelas dan memohon kepada Rasty untuk Rasty melakukan hal itu. Yang pertama ayahnya mengatakan bahwa mereka tidak akan bercerai kalau semua usaha mereka berjalan baik.
Yang kedua ayah Rasty berjanji akan menjodohkan Rasty dengan Ilham pemuda tampan desa mereka yang sampai saat ini belum menikah. Awalnya Rasty menolak hal itu karena takut, namun entah bagaimana Rasty mendengar kabar bahwa Ilham menyukai Becca dan ingin mengunjungi keluarga Becca untuk menyampaikan niat menjalin hubungan dengan Becca. Jelas hal itu membuat Rasty cemburu dan tidak berpikiran logis.
Akhirnya Rasty menyetujui rencana ayahnya karena merasa kesal dan cemburu Ilham menyukai Becca. Padahal di desa mereka Rasty yang cukup terkenal akan kecantikannya, namun Ilham malah memilih Becca membuat Rasty kehilangan percaya diri bahwa dia cantik.
Rasty mengira efek yang di timbulkan dari benda yang akan dia letakkan hanya berupa penutupan aura atau gangguan mistis. Rasty tidak pernah menyangka hal itu bisa merenggut nyawa seseorang.
Becca kaget mendengar ucapan Rasty, karena memang Becca tidak pernah tau bahwa Ilham menyukainya. Bahkan sampai saat ini Ilham tidak ada datang ke rumah Becca untuk menyampaikan niatnya menjalin hubungan dnegan Becca.
Akhirnya Rasty meminta maaf kepada Becca dengan semua hal yang dia lakukan pada keluarga Becca. Becca juga meminta maaf kepada Rasty, karena dirinya Rasty terjebak dalam hal yang mengerikan.
Kira-kira apalagi yang akan terjadi ya???
Simak terus ceritanya ya teman-teman ❤️
Terimakasih untuk semua teman-teman yang sudah membaca dan terus mengikuti cerita saya. Semoga teman-teman dapat terhibur dengan cerita-cerita saya, tetap sehat dan selalu semangat untuk kita semua. Love you all ❤️.