Mengorbankan segalanya dan bahkan mendonorkan ginjalnya untuk sang ibu mertua.
justru membuat dirinya dibuang seperti sampah oleh sang suami dan keluarganya.
Karna dianggap penyakitan dan tidak dibutuhkan lagi.
Apa yang akan dilakukan pada si wanita cantik,untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan suami dan juga keluarganya??
Follow Ig Me : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Dean dan Zia juga bersiap-siap akan berangkat ke kantor.
"Kamu pergi duluan,kalau bisa tanpa sengaja kamu bertemu dengan nya supaya ada kesempatan dia mendekati mu." ujar Dean.
"Lalu kamu?" tanya Zia.
"Aku akan berangkat setelah kamu sudah sampai di kantor,jadi dia tidak akan melihat ku." jawab Dean menjelaskan.
Zia pun mengangguk mengerti dengan arahan Dean.
Zia akhirnya berangkat lebih dulu dan bergegas lebih dulu keluar dari apartemen,berharap bisa bertemu dengan Randy secara tidak sengaja.
Dan benar saja,baru akan keluar dari apartemen.Zia pun berpapasan langsung dengan Randy.
"Tuan Randy." sapa Zia dengan menunjukkan senyuman yang ramah.
Randy langsung menoleh dengan terkejut,saat mendengar suara Zia yang menyapanya.
"Nona Claudia." sapa balik Randy tersenyum.
"Apa yang anda lakukan disini??apa anda juga tinggal disini??" tanya Zia dengan sandiwaranya.
"Euh..-" Randy pun bingung harus mengatakannya dengan jujur atau tetap merahasiakannya.
Ku jawab jujur atau tidak ya??Tapi jika tidak ku jawab dengan jujur,pasti akan ketahuan juga' gumam Randy yang sesaat bingung.
"Tuan Randy??" panggil Zia yang tahu jika Randy sedang melamun.
"Yah,aku sebenarnya tinggal di apartemen ini juga nona Claudia." jawab Randy yang akhirnya terpaksa memberi tahu nya.
"Oh,ini kebetulan sekali." ujar Zia kembali tersenyum.
"Yah,ini suatu yang sangat kebetulan sekali nona Claudia." ujar Randy dengan santai nya tanpa merasa gugup lagi.
"Kalau begitu sampai ketemu lagi,aku harus ke kantor." kata Zia yang berpamitan dan meninggalkan Randy.
Namun,baru sesaat langkahnya terhenti saat Randy memanggilnya.
"Tunggu nona Claudia,kalau nona tidak keberatan apakah nona mau ku antar sekalian??kebetulan kantor kita searah.?" tanya Randy menawarkan Zia untuk diantarkan
Zia pun langsung tersenyum menyeringai sebelum menoleh.
Ia pun membalikkan badan dan menghampiri Randy sambil mengangguk.
Dan akhirnya Randy mengantarkan Zia ke kantor Dean.
Saat Randy membukakan pintu mobilnya untuk Zia,tanpa sengaja Cintya melihat kebersamaan mereka dari kejauhan.Yang kebetulan dia akan pergi ke pasar.
Cintya pun memperhatikan dengan sangat fokusnya,memastikan apakah lelaki tersebut benar Randy atau tidak.Saat melihat plat mobilnya sama dengan mobil Randy,Cintya pun langsung bergegas menghampiri Randy.
Tapi sayangnya ia terlambat mengejar,karena mobil Randy sudah lebih dulu pergi.Cintya pun merasa kesal dan marah,melihat Randy ternyata sedang bersama wanita lain dalam satu mobil.
"Brengsek..Siapa wanita yang bersama Randy..Sialan kau Randy,apakah sekarang kau sedang mencoba mengkhianati ku..!!" umpat Cintya dengan perasaan kesal.
*
*
Diperjalanan,Randy kembali terus memperhatikan Zia.Ia terus sesaat melirik kearah Zia yang sangat cantik untuk hari ini.
"Kenapa tuan Randy terus memperhatikan saya?" sahut Zia yang menoleh kearah Randy.
Randy pun langsung bersikap salah tingkah.
"Ah,tidak..Aku merasa nona Claudia hari ini sangat cantik,secantik bidadari." puji Randy dengan rayuan gombal nya.
Zia pun memasang wajah tersipu malu dalam sandiwaranya.
"Tuan Randy bisa saja.Aku tidak secantik yang tuan katakan.Tapi aku berterima kasih,karena baru kali ini ada pria yang memuji ku." jawab Zia.
"Oya??Memangnya kekasih nona Claudia tidak pernah memuji kecantikan nona??" tanya Randy sambil tetap fokus mengemudi.
"Aku tidak punya kekasih,aku wanita single tuan Randy." jawab Zia bersandiwara.
"What??apakah nona serius??" tanya Randy yang kaget tidak percaya.
"Ya tuan,aku serius..aku belum memiliki kekasih.Tidak ada pria yang mau dengan ku,karena menganggap aku tidak cantik di mata mereka." jawab Zia dengan merendah.
"Bagaimana bisa??apakah mereka buta??wanita secantik dan se anggun nona dibilang tidak cantik..Kalau begitu,biar aku saja yang memuji nona kalau nona memang sangat cantik dari mana pun." puji Randy lagi dengan percaya dirinya.
puaskan balasdendanmu Zia