saat persahabatan ternoda oleh cara mencintai yang salah...
"maafkan aku karna mencintaimu dengan cara yang salah."kata kata itu hanya bisa terucap didalam hati ega kepada sila sahabat yang telah lama ia cintai.
"maaf karna telah membuat hidup kamu hancur sil...maaf karna telah menorehkan luka yang dalam dihati kamu sil...tapi aku mohon tolong pertahan kan bayi itu...aku janji setelah dia lahir aku akan membawa nya pergi dan tidak akan pernah muncul lagi dihadapan kamu sila...aku mohon pertahankan bayi itu."dengan suara lirih ega memohon kepada sila yang msih terbaring lemah diruang rawat inap disalah satu rumah sakit dipusat kota agar mempertahankan bayi yang ada didalam kandungan nya.
bagai mana kisah antara sila dan ega...apakah ega berhasil mambujuk sila agar mempertahankan bayi nya atau malah sebaliknya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35.Akhir liburan manis
''aku ga tau kalo natasya pernah bilang yang aneh aneh sama kamu padahal selama ini aku ga penah memiliki perasaan apapun sama dia''jelas ega pada sila.
''aku juga gatau kenapa.....ya mungkin dia suka sama kamu''lanjut sila.
''bisa jadi.....''
sejenak obrolan meraka pun terhenti dan keheningan pun terjadi.Sila beranjak dari duduknya dan melangkah kearah pagar pembatas balkon,
''maaf ya,aku terlalu egois,aku terlalu memikirkan rasa sakit dan hancurku tanpa melihat kalo kamu juga terluka,kalo kamu juga tersakiti''
ega pun mengikuti sila,ega bangkit dari duduknya dan mndekati sila yang tengah berdiri dipinggir balkon menyandarkan tubuh mungilnya dipagar pembatas
ega memeluk tubuh rapuh sila yang tengah menangisi kebodohan dan ke egoisan nya,ega memeluk dan membenamkan wajahnya diceruk leher sila,mendekap erat tubuh sila.
cukup lama ega dan sila berdiri dengan posisi yang tak berubah sedikit pun,setelah tangis sila mereda ega meregangkan pelukan nya dan membalikan tubuh sila,hingga kini mereka saling berhadapan.
ega menatap dalam wajah sembab sila dan detik berikutnya dia membenamkan kecupan dikedua mata sila masih basah oleh air mata.
''apa perasaan itu masih tersisa untuku,setelah apa yang telah aku lakukan padamu?''tanya ega kala tatapan ,mereka bertemu
''haruskah aku jawab setelah kau dengan bebasnya meciumi wajahku,bahkan status kita saja masih belum jelas''cebik sila kala ega menanyakan hal yang membuat wajah sila memerah
''hahahahahaha.......''seketika tawa ega lepas,bahkan dia melupakan ara yang kini telah tertidur tak jauh dari tempat mereka berada.
''sssstttttt...ara tidur ga''sergah sila kala mendengar tawa ega yangb tak terkontrol
''maaf sayang,aku lupa......habis kamu ngegemesin sih''ega kembali memeluk sila dan kembali menghujani wajah sila dengan kecupan yang selama ini tertahan oleh jarak,ruang dan waktu.
* * * * *
Tak terasa seminggu mereka lalui bersama dan waktunya kembali pulang pun tiba.
sedari pagi era dan juga sila telah disibukan dengan berbagain barang yang akan mereka kepak kedalam koper.
ega hanya menggelengkan kepala nya kala melihat kehebohan 2 wanita pujaan hati nya
''sayang apa kopernya cukup untuk menampung semuab barang yang akan kau bawa pulangb itu?''tanya ega kala melihat begitu banyak barangb yang masih tercecer dilantai kamar dan belum dimasukan kedalam koper.
''cukup deh kayanya,kan ini tinggal baju baju ajah,bisa disusun kalo baju baju,beda sama barang mas''tubuh ega menegang seketika kala mendengar sila memanggilnya dengan sebutan 'mas'.
''kok bengong mas?kenapa ada yang salah?''tanya sila pada ega yang mematung dihadaannya.
''enggak,enggak ada......aku cuma kaget dengan panggilan baru mu''ujar ega tak bisa lagi menutupi rasa bahagia nya,senyum yang mengembang pun menghiasi wajah tampan nya
''aku harus memperbaiki semua nya mulai dari sekarang kan?ya aku mau mulai mmbiasakan diri juga agar......terbiasa,iya agar terbiasa''jelasnya se4dikit terbata bata
''agar terbiasa saat nanti menjadi nyonya rega prayoga handoyo ya?''goda ega pada sila dan berhasil membuat rona wajah sila kembali memerah.
''apa sih mas ih......''sila menunundukan keepala nya guna menyembunyikan rasa malu nya,ega menghapiri sila dan lebih mendekatkan diri lagi agar lebih dekat dengan sila
Ega meraih tangan sila yang masih nampak sibuk melipat dan menyusun pakaian pakain baru yang akan di jadikan oleh oleh saat pulang nanti
ega menggenggam erat kedua tangan sila dan menatap manik hitam sila
''setelah mamah,papah,bunda dan juga ayah pulang dari perjalanan bisnis mereka bolehkah aku mempersunting mu?''
sila mengangkat wajahnya yang tertunduk dan membalas tatapan ega pada dirinya
''insha allah mas,kalo memang mas yakin insha allah aku siap menerima pinangan mu''jawab sila dibarengi dengan pelukan hanyat kedua nya.
* * * * *
Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang panjang mereka pun tiba dikediaman sila terlebih dahulu karna ega mengantarkan sila pulang terlebih dahulu.
''masuklah,tapi aku tidak bisa mengantar sampai dalam ya,kasian ara sudah terlalu lama diperjalanan dia pasti kelelahan dan aku ingin membawa nya cepat kerumah agar dia bisa istirahat dengan tenang''kata ega setelah mereka berada didalam halaman rumah sila.
''baiklah,lagi pula dirumah juga cuma ada bi asih aja,bunda sama ayah masih seminggu lagi pulang nya''bales sila,mereka pun berpisah dengan senyum yang selalu menghiasi wajah masing masing.
sila mulai memasuki rumah dengan membawa 3 koper miliknya yang berisi barang milik pribadi nya dan juga barang yang akan dijadikan oleh oleh kepada teman dan juga saudra dekatnya.
Saat sampai didalam rumah sila dikejutkan dengan keberadaan kedua orng tua nya dan juga sang kakak dan juga kakak iparnya yang kini tengah setia menanti kepulangan sila dari liburan nya.
terus orang tuanya ega nggak tau apa yg terjadi sama anaknya🤔🤔🤔