NovelToon NovelToon
Akhir Cinta Sang Penakluk

Akhir Cinta Sang Penakluk

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:406.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vitanov

Selena Rose wanita berusia 20 tahun harus kehilangan suami dan anak didalam kandungannya sekaligus. terikat janji dan sumpah Selena memutuskan sesuatu diluar akal.

Sean Alexander pria berusia 32 tahun berusia matang dan seorang playboy sejati siap memberi benih pada Selena tanpa ikatan pernikahan.

Bagaimana kisah mereka......

Jangan lupa dukung Author dengan Like, Koment dan Vote..
selamat membaca readersku tercinta.....❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selena vs Silvia

Selena mengangkat muka dan menatap mata wanita yang tampak cantik itu dengan menaikkan alisnya..

"Apa maksudmu Silvia."?

Silvia tertawa seperti di sengaja, ia kemudian kembali menyendok eskrim dalam jumlah banyak dan mengunyahnya tanpa rasa dingin.

Selena bahkan sampai merasa ngillu sendiri...

"Seanku...adalah pria yang lembut dan mudah membuat siapapun jatuh cinta kepadanya." senyum Silvia mengenang.

"Maaf..Seanmu itu adalah suamiku Silvia." Selena mengoreksi.

"Mengapa kau begitu bangga dengan pernikahan sementaramu."? tatapnya tajam.

Selena melonggarkan tenggorokannya dan tersenyum, sambil mengambil sesendok penuh eskrim dengan rasa ngilu yang tertahan mulutnya, namun Silvia sedang menantangnya dan Selena tak akan pernah mau mengalah, Silvia sudah berani bicara tentang Sean yang adalah suaminya, Silvia mungkin bisa mengunyah batu dengan mulutnya, untuk menunjukkan kalau dia wanita yang kuat.

Selena menatap tajam,ia tak akan kalah.... kalau Silvia bisa dia juga pasti bisa,tak ada yang tidak bisa dilakukan Selena Rose bukan.?

"Maaf Silvia...aku tidak tahu apa alasanmu mengatakan itu semua, yang aku tau kalian adalah masa lalu,meski kau bilang Sean adalah suami sementaraku pernikahan kami juga sementara tapi....dia tidak ingin menceraikanku." pamer Selsna dengan bangga.

"Benarkah..apakah kau yakin Sean berkata seperti itu dengan sungguh sungguh?

"Bahkan ketika aku sedang memejamkan matapun aku sangat yakin dengan suamiku."

Selena tertawa sambil memasukkan sesendok penuh eskrim di dalam mulutnya, mengunyahnya seperti ia sedang mengunyah keripik, wajahnya tidak menunjukan reaksi bahwa giginya ngilu namun sebenarnya tidak,, rasanya gigi Selena akan rontok karna terlalu ngilu, bagaimana wanita ini tidak merasakan ngilu sedikitpun? namun ia tidak boleh kalah bukan wanita pengguna ini..tidak akan menang darinya...

Silvia tersenyum dingin melihat Selena bisa menguyah eskrim tanpa rasa dingin atau ngilu..Silvia mengepalkan tangannya, tidak Selena....dia akan mendapatkan balasan,wanita ini ternyata bukan wanita penakut...padahal dari wajahnya yang masih sangat muda,Silvia pikir dia akan bisa menjatuhkan mental Selena....tapi dia salah kali ini.

"Kau hebat juga mengunyah eskrim." ucap Silvia mengalihkan topik.

"Yah..aku belajar mengunyah eskrim seperti keripik dari masa sekolah dulu.... aku sangat menyukainya, hahahaha."

Selena tertawa keras meski hatinya menangis tak tahan, walau eskrim itu cuma sekejap singgah di mulutnya namun membuat seisi mulutnya membeku, astaga.....Selena tidak akan melakukan ini di depan orang lain selain Silvia. jiwa pertarungan bangkit melihat pelakor ini. seperti ingin merebut Sean darinya.....

"Bagus...kita harus sering-sering menghabiskan waktu bersama untuk mengunyah eskrim." Silvia menantang...

Selena tersenyum....wanita licik,.....

"Aku minta maaf Silvia...kau tau kan kalau aku sedang hamil, suamiku sangat protektif padaku, dia sangat menyayangi bayi kami jadi dia tak akan mengijinkan aku makan eskrim dalam jumlah banyak....padahal aku sangat menyukainya..."Selena berkilah..

Selena sungguh senang melihat tatapan kesal yang di lemparkan Silvia padanya,walau dibungkus dengan senyuman pengertian...

"Baiklah kalau begitu..ku rasa aku harus pergi sekarang." ucap Silvia menyudahi makan eskrim dan meraih tasnya..

Selena juga bangkit dari tempat duduknya...

"Kau sudah mau pulang yah.....bagaimana kalau bersamaku saja aku akan mengantarmu sekaligus aku harus mengantarkan makan siang untuk suamiku." lagi kata-kata Selena membuat Silvia kesal...

"Mengantar makan siang."?

"Hmm....Suamiku sangat manja sejak kehamilan dan selalu ingin makan masakanku saja,kau tau Silvia....dia bahkan pernah menahan lapar demi makan dirumah denganku...aku sangat marah tapi dia bilang dia terlalu mencintaiku...aku bisa apa kalau dia sudah bilang begitu..." Selena tersipu malu.

Habis sudah kesabaran Silvia,berada satu mobil dengan Selena, Silvia pasti akan langsung menderita darah tinggi.

wanita yang licik..tunggu saja Silvia akan membalasnya..

"Aku ingin sekali pergi bersamamu Selena tapi kau tau, aku bukan wanita pengangguran dan harus mampir ke butik, aku bawa mobil sendiri."

Sombong sekali dia, batin Selena..

"Sebenarnya aku juga ingin kerja sepertimu Silvia, tapi Sean tidak pernah setuju."

"Mengapa."? tanya Silvia..

"Dia tidak mau aku capek." Selena tertipu malu....

Silvia hanya mengangguk lemah....

"Sampaikan salam pada Sean..."

Tidak....enak saja, Selena bahkan tak akan mengijinkan suaminya mengucap nama Silvia...

"Tentu saja....aku akan mengatakan pada suamiku, kalian kan sahabat sekarang."

Silvia hanya memejamkan mata menahan rasa marah di dalam dadanya. lalu pergi begitu saja meninggalkan Selena yang tersenyum puas...

"Kau pikir bisa merebut apa yang aku punya, dasar pelakor...aku akan membunuhmu jika kau berani menggoda suamiku." desis Selena meninggalkan toko eskrim itu di ikuti pelayanannya.

Hotel SS

Selena melangkah ke arah lift dan langsung disambut pegawai Sean yang menunjukan jalan...Selena tersenyum tak sabar,ia ingin mengejutkan Sean tentang kedatangannya, suaminya pasti senang.....

Pintu lift terbuka,dan Selena melangkah menuju sebuah pintu besar, itu adalah ruang kerja Sean...

Sambil mengetuk Selena mengganggu sebuah rancangan berisi makanan hangat.

"Clikk......" pintu terbuka...

Selena masuk dan kenyataan itu membuat Sean terkejut

"Sayang..." pria bangkit dari kursi besarnya dan menghampiri Selena yang berdiri di depan pintu..

Pria itu sungguh bahagia dan langsung memeluk istrinya tak lupa mengecup perut Selena yang terlihat semakin membesar...

"Kau kesini sayang...aku senang sekali."

"Mengantarmu makan siang." ucpa Selena tersenyum

Selena membiarkan Sean membimbingnya di sofa dengan hati-hati....

"Kau kemana saja hari ini."?

"Aku makan eskrim dan kau tau aku bertemu siapa."?

Sean mengerutkan kening sambil membuka mulutnya ketika Selena menyuapinya makanan...

"Aku bertemu Silvia..."

"Apa.."? Sean sampai terbatuk-batuk karna terkejut..

Hal itu membuat Selena kesal....

"Mengapa sikapmu seperti itu,"? lirik Selena jengkel....

"Tidak sayang aku hanya terkejut saja..."

Selena rupanya terlanjur cemburu lalu meletakan rantang di atas meja dan bersiap pergi...

namun Sean menahan tangannya...

"Hay...hey...sayang, jangan pergi please..."

"Kau membuatku kesal yah..."

"Aku minta maaf.."

"Tidak mau..." Selena masih cemberut...

"Aku hanya terkejut sayang, aku

mencintaimu dan tak ada wanita lain.."

"Kau sangat licik,dan pintar kau seperti buaya yang sedang kelaparan." geram Selena...

"Baiklah..aku terima semua julukanmu padaku...puas sayang.."?

"Jadi kau benar-benar licik yah.....dan kau juga buaya..."? Selena mengerang....

Sean berhenti mengunyah makanan dan hanya terdiam memandang wajah Selena dengan tatapan tersiksa,sungguh mengapa semua yang ia katakan selalu salah..

Wanita yang sedang hamil..ternyata emosinya mengerikan,batin Sean pasrah...

"Sayang aku lapar......" bisil Sean...

"Makan sendirilah....." balas Selena jengkel...

Sean lalu mengangguk dan mulai memakannya lagi dalam diamnya. sementara Selena menoleh dan tidak tahan...setelah emosinya mereda ia kembali duduk,

"Ayo aku akan menyuapimu..."ucap Selena tersenyum manis....

Mata Sean berbinar..lalu membuka mulutnya namun ia sangat terkejut ketika Selena menyuapinya dengan sangat banyakk...

"Buka mulutmu...."

"Sayang kau kejam sekali." keluh Sean pelan...

1
Ibelmizzel
terimakasih Thor utk novelny semangat ❤️❤️❤️❤️
Ibelmizzel
kok tamat Thor,Radit dan Naura kan belum cinta,pegen ceritany sampai puya anak.😁
Ibelmizzel
Jagan mau risa,keluarga lebih dari segalany,Jagan gara2 ambisimu dibagian amal keluargamu hancur.
Ibelmizzel
Kren aku suka ceritany❤️❤️❤️💪💪💪
Ibelmizzel
akhirnya ketahuan juga,dak apa Sean -selena ketahuan Ama adek malahan enak biar dak gumpet terus kalau mau mestraan
Ibelmizzel
eh...rupany istri Herry istri Sean juga,ayo apa yg dilakukan Sean dengan istriny😁😁😁
Ibelmizzel
bagus pergi aja,Sean kan tau Silvia tergila padany,harusny Sean curiga sama Silvia jangan asal nuduh Selena cemburu.
Ibelmizzel
kakak beradik tiri yg gila.
Ibelmizzel
kakak beradik jadi pelakor dan pebinor.
Ibelmizzel
Kren,aku suka cerita macam ni,cowok tegas perempuan ny pun tegas tapi baik dan lembut,Kren.💪😁😁
Amenk Zahra
best
arfan
up
Maryana Fiqa
Wak wah.. pasti itu sepupu si harri makanya mirip
Dian Larasati
mntp
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mantap
keren
mksh
Becky D'lafonte
part ini aku sedih, kasian sama risa
Becky D'lafonte
radit, anak orang jgn di rusak ya
Becky D'lafonte
hemmmmm
Becky D'lafonte
masih untung dikasi jatah bulanan
Octa Febian Nii
gimana jadi kalu selena tau, itu sepupu suami yh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!