NovelToon NovelToon
Suamiku Galak

Suamiku Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Citra Gtw

Selamat datang di dunia halu 🤗

Entah ini ceritaku yang ke berapa. Lagi-lagi komedi-romantis-pernikahan. Semoga kalian suka dan kuat tertawa.

Oh, ya, anak kecil jangan mendekat 😉 bikin KTP dulu, ya. Soalnya ini mengandung beberapa adegan dewasa...

-oOo-

Galak Dirga Anggara, calon pewaris pimpinan ARC Group, yang kini menjabat sebagai wakil pimpinan di sana. Ia mengenal perempuan sejak berusia dua puluh tahun. Terlalu banyak perempuan yang ia temui selama ini, sampai-sampai mengingat wajah perempuan menjadi satu-satunya kesulitannya.

Suatu hari, seorang perempuan menghentikan ciumannya tiba-tiba. Itu membuat Galak merasa malu sampai-sampai tidak bisa mencium perempuan mana pun lagi. Tak lama, neneknya malah memaksanya menikah dengan perempuan itu.

Perempuan itu sudah menyulitkan kehidupan Galak. Lalu perempuan itu akan terus bersama Galak—

Bagaimanakah kehidupan Galak berjalan kemudian?

-oOo-

Instagram: @citragtw_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Ayo Olahraga 2

“Sayang Galak habis patah hati? Apa karena kemarin malam kita enggak ketemu? Jadi sayang Galak udah rindu sama Meta? Cie ….” Meta malah menyalah artikan maksud Galak.

“Enggak-enggak!” seru Galak.

Meta melirik kesal. “Tuh, kan. Ramah dari mananya?” sindirnya.

Rupanya Meta tidak tahu, bukan hanya Galak, siapapun akan berubah menjadi galak kalau punya istri sepertinya.

Galak menadahkan tangannya.

“Apa?” tanya Meta tidak mengerti maksud Galak. “Sayang Galak mau beli permen? Meta, kan, enggak bawa uang.”

“Kunci!” jelas Galak.

“Kunci apa? Kunci masuk ke hati Meta? Tapi hati Meta udah terbuka lebar, kok, buat Sayang Galak,” timpal Meta.

“Kunci kamar ini maksudnya,” terang Galak. Lama-lama ia jadi gemas sendiri kalau bicara dengan Meta.

“Tapi ini, kan, kuncinya Meta,” tegas Meta.

“Dan ini kamarku!” Galak lebih menegaskan.

Meta berdesah berat lalu mengunci mulutnya rapat-rapat. Sebenarnya ia tengah berpikir. Akhirnya ia malah menyerahkan kunci itu dengan pasrah.

“Iya, deh. Karena Meta ini istri yang baik, berhati mulia, dan tidak sombong … enggak papa, deh. Buat Sayang Galaknya Meta, apa, sih, yang enggak?”

Galak yang menerima kunci itu malah berdengus. Kalau seluruh istri baik seperti Meta, entah berapa banyak laki-laki yang akan mati muda.

Usai menerima kunci itu, Galak beranjak dari ranjang. Ia memasukkan kuncinya ke dalam laci kecil di samping ranjang. Kemudian bergerak ke arah lemari untuk mengambil pakaian.

“Sayang Galak mau ke mana?” tanya Meta.

“Katanya mau olahraga,” timpal Galak. Ia menutup lemari dan mengarahkan langkahnya ke arah kamar mandi.

“Iya-iya. Meta tahu. Tapi Sayang Galak enggak mandi dulu, biar wangi?” tanya Meta lagi.

“Ini, mau mandi.” Galak mengangkat handuknya.

“Oh ….” Meta manggut-manggut. Kemudian ia menaikkan kedua pipinya. “Meta boleh ikut, enggak?”

“ENGGAK!”

Brak! Galak membanting pintu kamar mandinya.

Galak mengacak-acak rambutnya sendiri di dalam kamar mandi. Entah sampai kapan ia harus menerima semua ini? Bisa-bisa ia mati berdiri!

“Oh, nenek …. Kutukan apa yang nenek lemparkan kepadaku ini?”

-oOo-

“Hatchi! Hatchi!” Tidak biasanya Vera terkena flu seperti ini. Ia memang tua, tetapi ia menjaga kesehatannya dengan baik. lalu kenapa tiba-tiba ia seperti ini?

Ah, sial! feeling Vera juga tidak enak. Ada apa ini?

Tok-tok-tok! terdengar suara ketukan dari pintu.

“Siapa?” sahut Vera.

“Aku, Nyonya: Pama,” jawab pengetuk pintu itu yang tak lain adalah Pama.

“Masuk,” sahut Vera.

Pintu itu terbuka. Seorang laki-laki bertubuh tegap dengan setelah jas rapi masuk dari luar. Ia datang dengan menenteng sebuah tablet.

“Sudah kubilang, tidak perlu mengetuk kalau itu kamu,” tutur Vera mengingatkan.

Pama menunduk. “Maaf, Nyonya. Tapi aku adalah pekerja Nyonya yang masih berada di bawah Nyonya,” tolak Pama.

“Kalau seperti ini, baru kamu bertingkah sebagai pekerjaku. Biasanya nyahut ini nyahut itu,” sindir Vera.

Pama hanya tersenyum. Ia memang sudah lancang, tetapi ia tak pernah menyesal.

“Apa sesuatu sudah terjadi pada cucuku?” tutur Vera khawatir.

“Kenapa Nyonya berpikir seperti itu?” sahut Pama.

“Tiba-tiba aku merasa tidak nyaman,” jelas Vera.

“Mungkin karena Nyonya sudah lama hidup sendiri. Maklum, sejak kepergian Tuan Besar, Nyonya tidak mau melepaskan status janda milik Nyonya. Perlukah kucarikan pendamping?” tawar Pama.

.

.

.

Ditunggu jempol ama komennya 🤗🤗

1
Ainul Yaqin
🤣🤣
Ismi Nia
bagus
Kinan Rosa
eh ternyata si galak itu bukan julukan ternyata namanya 😁
aku baru baca kak 🙏
•Rifa_Fizka
Hallo Thor ijin promosi ya😃
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"

Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.

Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹
Yoga Yoga
malah aq kira gagak bukan galak 🤣🤣🤣
Astri Lestari
aa
Alyn azzis
penasaran aquh thor🤩
Fika Wulandari
👍😘😘
Evhie Chayank Asyrafafisha
belum up juga nih..
Evhie Chayank Asyrafafisha
nggak ada part extranya gitu.. kan blum lihat Arga gimana pendapatnya.
Teh Yeni Tea
kurang maksud..lo bc kyk gaya anak kecil gt
Dewi Dewi Ahmat
😁😁😁😁
Dewi Dewi Ahmat
hmmm meta meta lo ad2 sja,,msa'k galak di blng pcr nya nnek vera..
Dewi Dewi Ahmat
💪💪💪👍👍
Dewi Dewi Ahmat
hmm lgi nyimk..
Seila Na
😅
Seila Na
👍👏😀
Seila Na
hmm😆
Seila Na
wkwkwk
Seila Na
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!