NovelToon NovelToon
My Secret Romance

My Secret Romance

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:368.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: diah mahlipi

Kabur dari rumah agar terhindar dari perjodohan yang tak di inginkan, namun siapa sangka Eliana justru masuk kedalam lubang buaya. Ia harus berurusan dengan seorang lelaki yang super nyebelin menurutnya yang telah mempekerjakan dirinya sebagai seorang pembantu rumah tangga di rumah lelaki itu.

Dan masih banyak lagi kisah cinta pasangan muda mudi yang akan menemani Eliana di setiap episode nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah mahlipi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aaron galau

Setelah satu minggu kemudian....

Aaron nampak uring-unringan di kantor, semangat nya hilang semenjak El tak lagi tinggal di kediamannya. Ingin sekali rasanya ia menculik kembali Wanita nya itu. Akan tetapi, ia juga tak mau langsung di pecat sebagai calon menantu yang belum pasti karena lamaran di tolak." Ah, meresahkan sekali," dengus Aaron kesal.

Aaron meraih ponselnya, ia mengetik sesuatu di sana.

"Lagi apa? Ketemuan yuk!"

Isi pesan tersebut, lalu Aaron mengirim ke nomor Eliana.

"Kenapa belum du balas," ucapnya lima detik kemudian.

"Ke mana perginya anak ini? Kenapa tidak melihat pesanku!" geramnya ingin menghempaskan handphone nya tersebut. Karena sudah satu menit belum juga ada balasan.

"Woy, ke napa lo? Kesambet!" Arkan baru saja masuk mendapati Aaron yang tengah kesal hendak melempar handphone mahalnya itu.

Aaron langsung meletakkan kembali handphonenya ke meja, dan menatap malas Arkan.

"Diam lah, kepalaku semakin pusing mendengar ocehan mu!" sentak Aaron sinis.

"Kenapa lo, lagi galau? Kayak di tolak ma cewek aja lo!" tebak nya asal sambil melangkah duduk di shopa.

"Bukan di tolak lagi, tapi di usir," jawab Aaron.

"Hahahha, siapa yang berani ngusir lo? Berapa banyak nyawa mereka," tanya Arkan menganggap tak serius.

"Om Bram dan istrinya yang ngusir gue!" sahut Aaron dengan nada datar.

"What, kenapa? Pantes aja mereka berani, emang lo ngelakuin apa, sampai -sampai ngusir segala?" Arkan semakin kepo.

Aaron menghembuskan nafasnya kasar, sesekali ia melirik handphone nya yang tak ada balasan sama sekali dari Eliana.

"Ya gue dateng ke rumahnya, dan saat itu juga gue melamar Eliana di hadapan keluarganya!" sahut Aaron datar.

"Terus..." Arkan semakin penasaran.

"Pengen banget sih lo tau, dah lah keluar sono, bikin sakit mata aja ngeliat lo!" usir Aaron.

Namun Arkan merenggek ingin mendengar lagi ceritanya, tak akan bisa tidur nyenyak dirinya malam ini jika Aaron tidak menyelesaikan ucapannya.

Aaron menghela pasrah, ia kembali menceritakan nasibnya saat Alisya menolak lamanya, dan di suruh kembali lagi jika bersama kedua orangtuanya. Sungguh miris hati Aaron sebenarnya saat itu, malu iya. Namun, untungnya ia dapat menyembunyikan perasaannya di balik sikapnya yang dingin.

"Tunggu -tunggu..." Arkan mencerna ucapan Aaron.

"Lo datang ke rumah ... siapa itu namanya, El- Eliana? " tanya Arkan, dan Aaron mengangguk.

" Terus lo datang seorang diri, tanpa siapapun mendampingi lo di sana? Tiba-tiba ngelamar gitu aja?" lagi -lagi Arkan bertanya dan Aaron mengangguk kembali.

Arkan pun langsung tertawa,ia menatap heran pada Aaron. Ganteng -ganteng tapi sableng. Arkan tak habis pikir.

"Aaron -Aaron, ya jelas bakalan di tolak lah. Ganteng doang di gedein, tapi otak di bekuin," ejek Arkan menyeka air matanya yang keluar saat tertawa. Ia benar-benar merasa tak. habis pikir dengan sahabatnya itu.

"Maksudnya apa?" tanya Aaron dengan tampang bloonnya.

Arkan bangkit dari duduk ya, lalu menepuk pundak Aaron.

"Lain kali otak di bawa ya, jangan di tinggal dalam kulkas. Ya jelas bakalan di tolak lah. Siapa aja gak akan mau menerima kalau cara lo melamar anak orang kayak begitu. Lo kira ngajak anak orang menikah kayak mengajak mau kawin!"

Aaron mendengus kesal dengan perkataan Arkan yang begitu menusuk hatinya, tapi apa benar yang di ucapkan lelaki itu? Ah, ia semakin pusing di buatnya, Aaron langsung memijit pelipisnya terasa pening.

"Terus gimana? Bokap lo udah tau?" tanya Arkan serius kali ini.

Aaron mendesah, menyadarkan kepalanya di kursi kebesarannya.

"Lelaki tua itu benar-benar membuatku ingin membunuhnya, saat gue butuh, dia malah pergi keluar kota. Menyebalkan!" ucap Aaron menahan kekesalannya sambil mengepal tangan erat.

Arkan mengangguk mengerti, ia dapat melihat raut wajah Aaron saat ini lagi kacau.

Tiba-tiba suara bunyi handphonenya Aaron berbunyi tanda pesan masuk. Lelaki itu dengan cepat membukanya. Beberapa saat kemudian, setelah membaca isi pesan tersebut tiba-tiba senyum mengambang di bibirnya, bahkan lelaki itu menempelkan handphonenya ke bibir.

Arkan yang menyaksikan itu bergidik ngeri melihatnya.

"Orang ini benar-benar sudah sinting, tadi galau, sekarang gila. Apa orang yang sedang jatuh cinta melakukan hal yang sama?" gumamnya heran. Lebih baik ia keluar dari ruangan itu dari pada ikutan gila seperti Aaron.

1
Alena Apriliana
nggak ngerti alur nya
Faizah Faizah
Kecewa
Faizah Faizah
Buruk
linda defianti
Luar biasa
Sri Purwanti
oppa farhan dan oma megan di novel yg judulnya apa ya... lupa
Fie Lian
Luar biasa
Jennifer Jatam
Lumayan
Jennifer Jatam
Kecewa
Irma Dea
lajut thor
Faiz Aqillah
up nya thor
asmy128
up dong thor
🎶choowie❤🌹🌚
up donk
Ririn Siska
lanjut
🎶choowie❤🌹🌚
lama😭😭😭
listya
lama bgt ya
Anik Kurniawati
kpn nih lanjutnya.....
Anggianurwulansari 200612
thorrr.dimanakah drimuu...sdah lama tdk up...smga shat sllu..n smngat
tar
galanjut kah?
Yedida Woba
akhirnya sembuhlah....😀👍
Yedida Woba
maju terus😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!