NovelToon NovelToon
Luka Hati Bunga

Luka Hati Bunga

Status: tamat
Genre:Misteri / Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:76.3k
Nilai: 5
Nama Author: ummiqu

Bunga adalah gadis piatu malang yang menjalani hidupnya dalam penderitaan meski pun dia tinggal bersama ayah kandung dan keluarga barunya.

Menderita dalam diam tapi Bunga bukan orang yang lemah.

Di kemudian hari Bunga berhasil membongkar rahasia kelam sang ayah sekaligus merebut haknya yang dirampas.

Awalnya Bunga mengira penderitaannya berakhir. Tapi ternyata masih ada luka lain yang akan mengoyak hatinya.

Mampu kah Bunga menyembuhkan semua luka di hatinya ...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummiqu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Ga Cocok

Jika orangtua Edo mengira Edo akan bahagia setelah menikahi Tiara, ternyata mereka salah. Edo tak bahagia karena Edo enggan menerima dan belajar mencintai istri keduanya itu. Apalagi Edo kerap membandingkan Tiara dengan Bunga.

" Bisa ga Kamu beresin kamar dulu sebelum tidur. Ini berantakan banget tau ga ?" kata Edo saat melihat beberapa pakaian tersampir di sandaran sofa.

" Tapi Aku ngantuk banget Mas. Biarin aja di situ, lagian itu bukan baju kotor kok," sahut Tiara sambil mulai memejamkan mata.

" Ga bisa Tiara. Aku ga bisa tidur kalo kamar berantakan," kata Edo gusar.

" Kalo ga bisa tidur karena berantakan, ya Kamu beresin aja Mas. Gampang kan ...," sahut Tiara.

" Kok jadi Aku yang beresin. Kamu tuh emang beda banget sama Bunga. Dia Istri yang bertanggung jawab karena selalu merapikan kamar sebelum tidur. Menyusun semuanya dengan baik. Jadi kamar bersih dan nyaman untuk ditempati !" kata Edo marah.

Mendengar ucapan Edo membuat kantuk Tiara hilang seketika. Dengan sigap Tiara bangun lalu merapikan kamar. Bukan dengan menyusun seperti yang dimaksud Edo, Tiara justru memindahkan semua barang yang mengganggu kenyamanan Edo ke ruang tengah.

Melihat aksi Tiara membuat Edo meradang.

" Apa-apaan ini Tiara. Kenapa malah jadi ruang tengah yang berantakan !" kata Edo.

" Cukup ya Mas. Aku nih capek setelah seharian pergi nemenin keluarga Kamu. Masa Kamu ga bisa biarin Aku istirahat lebih cepat. Aku udah turutin kemauan Kamu buat beresin kamar. Tapi kalo beresin rumah ini sekarang, Aku nyerah Mas. Aku ga sanggup. Sekarang Aku mau tidur, dan jangan ganggu Aku ...!" kata Tiara sambil membanting tubuhnya ke atas kasur.

Edo nampak menatap Tiara dengan tatapan marah. Dia tak suka dibantah karena baginya kerapian rumah adalah hal penting.

" Dan satu lagi ...," kata Tiara tiba-tiba.

Edo pun menoleh lalu menatap Tiara lekat seolah menunggu apa yang akan diucapkan Tiara.

" Jangan bandingkan Aku dengan Bunga karena Aku ga suka," kata Tiara tegas.

Setelah mengucapkan kalimat itu Tiara kembali memejamkan mata dan tidur. Sedangkan Edo nampak menggertakkan gigi sambil menggeram untuk melampiaskan rasa kesalnya.

Dan pagi itu pertengkaran Edo dengan Tiara kembali terjadi. Seperti sebelumnya, lagi-lagi Edo menolak sarapan yang disediakan Tiara hanya karena merasa tak cocok dengan lauk yang dimasak Tiara.

" Kenapa Mas ?" tanya Tiara saat melihat Edo mendorong piring yang telah ia isi dengan nasi dan lauk pauk.

" Ga selera," sahut Edo singkat.

" Tapi Kamu belum nyoba sama sekali Mas. Kalo memang rasanya kurang pas di lidah Kamu, Kamu kan bisa bilang dan Aku pasti memperbaikinya nanti," kata Tiara berusaha sabar.

" Ck, udah lah Tiara. Apa Kamu ga paham juga. Semua yang Kamu masak enak tapi sayangnya Aku ga suka. Jadi ga usah repot-repot masak lah. Percuma ...!" kata Edo gusar.

" Percuma ?" ulang Tiara.

" Iya. Karena sebesar apa pun Kamu mencoba, Kamu ga akan bisa menandingi masakannya Bunga. Cuma dia dan Ibuku yang ngerti seleraku. Jadi ...," ucapan Edo terputus karena Tiara memotong ucapannya dengan cepat sambil menggebrak meja.

" Braaakk ...!"

" Berhenti membandingkan Aku dengan mantan Istrimu itu Mas !. Aku bukan Bunga dan ga akan pernah jadi Bunga karena Kami memang berbeda !" kata Tiara lantang.

" Kenapa marah Tiara. Aku cuma bilang apa adanya," sahut Edo.

" Tapi yang Kamu bilang itu nyakitin perasaanku Mas ...!" kata Tiara putus asa.

" Kamu yang baperan, kenapa jadi nyalahin Aku ?. Udah lah, daripada di sini lebih baik Aku berangkat kerja," kata Edo sambil bangkit dari duduknya.

" Jadi begini rupanya cara Kamu memperlakukan Istrimu Mas. Ga heran kalo Bunga pergi ninggalin Kamu karena Kamu ga pernah bisa menghargai dia !" kata Tiara lantang.

Ucapan Tiara membuat Edo menghentikan langkahnya. Kemudian Edo membalikkan tubuhnya untuk menatap Tiara.

" Jangan memberi penilaian sepihak kalo Kamu ga tau apa-apa Tiara !" kata Edo dengan nada tak suka.

" Kenapa Mas ?. Apa Aku benar ?. Bunga ninggalin Kamu karena Kamu ga bisa menjaga perasaannya. Dan sekarang Kamu mengulang kesalahan yang sama. Dulu Kamu peduli dengan wanita lain hingga membuat Bunga kecewa. Sama banget sama Aku sekarang. Cuma bedanya Kamu terus membandingkan Aku sama Bunga yang udah jadi mantan Istrimu dan terus menerus menyakiti hatiku dengan ucapanmu. Sadar dong Mas, baginya Kamu cuma masa lalu yang buruk yang harus dibuang ke tong sampah. Sekarang di sana Bunga bahagia sama Suami barunya dan Anak-anak mereka, tapi di sini Kamu justru masih meratapi kepergiannya ...!" kata Tiara dengan berani.

" Kamu ...," Edo tak menyelesaikan ucapannya melainkan melangkah cepat kearah Tiara.

Tiara terkejut saat telapak tangan Edo mencengkeram lehernya. Dia tak menyangka jika Edo tega menyakitinya hanya karena dia mengatakan yang sebenarnya.

" Mulutmu terlalu berani Tiara. Asal Kau tau. Aku menikahimu juga karena terpaksa. Orangtuaku bilang Kamu perempuan yang baik, tapi ternyata mereka salah. Kamu cuma perempuan ga berpendidikan yang ingin numpang hidup sama pria mapan kaya Aku," kata Edo sambil mengeratkan cengkraman tangannya.

Mendengar ucapan Edo membuat Tiara terkejut dan sakit hati. Apalagi kondisinya saat itu benar-benar tak berdaya. Akibat cekikan Edo membuat Tiara kesulitan bernafas, udara di sekitarnya terasa menipis dan nyaris hilang. Akhirnya Tiara pun menangis karena merasa sakit secara fisik dan mental.

Melihat Tiara menangis membuat Edo sadar. Dia mengurai cengkraman tangannya lalu mundur ke belakang. Setelahnya dia meninggalkan Tiara yang merosot ke lantai begitu saja tanpa mau membantunya sama sekali.

Edo menghentikan langkahnya di ambang pintu. Tanpa menoleh kearah Tiara dia mengucapkan kalimat yang membuat dunia Tiara runtuh seketika.

" Kita ga pernah bisa cocok Tiara, lebih baik Kita pisah aja. Dan sekarang Aku talak Kamu," kata Edo tegas.

" Mas ...," panggil Tiara lirih.

" Kemasi pakaianmu, Aku antar Kamu pulang ke rumah orangtuamu nanti sore," kata Edo sambil melangkah menuju teras rumah.

Tak lama kemudian terdengar suara deru mobil Edo meninggalkan rumah. Mengetahui suaminya pergi tanpa berniat menghiburnya, Tiara pun menjerit lalu menangis sekeras-kerasnya.

" Aku ga percaya Mas Edo menceraikan Aku. Aku ga percaya. Apa salahku. Kenapa Aku diceraikan ...?" rintih Tiara.

Tak lama kemudian Tiara bangkit dari posisi duduknya. Kemudian dia melangkah ke kamar dengan terseok-seok. Tiara yang terlalu lemah akibat ucapan dan cekikan Edo tadi pun nampak oleng lalu jatuh tak sadarkan diri di ambang pintu kamar.

\=\=\=\=\=

Sementara itu Edo nampak berusaha menghubungi kedua orangtuanya. Dia hendak memberitahu apa yang baru saja terjadi.

" Assalamualaikum Bu ...," sapa Edo.

" Wa alaikumsalam. Iya, kenapa Do ...?" tanya ibu Edo dari seberang telepon.

" Begini Bu, Aku cuma mau ngasih tau kalo Aku baru aja nalak Tiara. Aku akan urus perceraian Kami secepatnya, jadi tolong jangan persulit Aku nanti," kata Edo.

" Apa-apaan ini Edo. Kamu lagi bercanda kan. Bercandamu ga lucu Do ...!" kata ibu Edo tak percaya.

" Aku serius Bu. Kalo Ibu ga percaya, Ibu bisa datang ke rumahku," sahut Edo.

" Edo, Kamu ...," ucapan Ibu Edo terputus karena Edo memotong cepat.

" Oh iya. Kalo Ibu ke rumah, tolong bantu Tiara mengemasi barang-barangnya ya. Jangan ada yang ketinggalan kalo ga mau Aku buang nanti. Gitu aja ya Bu, makasih ...," kata Edo di akhir kalimatnya.

Di seberang telepon ibu Edo nampak mematung tak percaya. Bahkan tak lama setelahnya ibu Edo jatuh tak sadarkan diri karena terlalu shock mendengar berita perceraian Edo.

\=\=\=\=\=

1
Jade Meamoure
penulis yang bagus kedepannya tambah sukses ya semoga sehat n bahagia selalu
any Sulistiani: Alhamdulillah ..., mksh supportnya kk 🙏😊
total 1 replies
Jade Meamoure
aq terharu banget lho Thor bagus novel anda.... semangat n sukses terus ya
any Sulistiani: Alhamdulillah ..., Aamiin yaa Robbal'alamiin. mksh doanya kk 🙏😊
total 1 replies
falea sezi
kapok nangis darah abis ini qm. kalo. melati dpet jodoh lagi
any Sulistiani: he he... iya kak
total 1 replies
falea sezi
laki kayak edo mnding tinggalin aja g rugi jg
any Sulistiani: se 7 kk 👍
total 1 replies
falea sezi
bapaknya bunga astaga jahat bgt Q nangis dnger ceritanya
any Sulistiani: iya kak ...
total 1 replies
falea sezi
jangan ampe Edo selingkuh
any Sulistiani: yup, lanjuuutt ya kk
total 1 replies
falea sezi
emang enak g di akuin mampuss bapak dajjal
any Sulistiani: he he... jd emosi ya kak
total 1 replies
Guntar Nugraha
Luar biasa Bintang yg bicara Ok BossQu 👍🙏
Guntar Nugraha
Lumayan
Guntar Nugraha
Bintang yg bicara ok BossQu
any Sulistiani: Alhamdulillah..., mksh supportnya ...
total 1 replies
Cahaya
selalu bagus dan menarik
any Sulistiani: Alhamdulillah ..., mksh supportnya kk ...
total 1 replies
muhammad affar
semoga david lekas pulih dan jgn sampai lupa ingatan
any Sulistiani: aamiin..., lanjut ya kk, mksh ...🙏😊
total 1 replies
Guntar Nugraha S
Semangaaaaattt Ummqu 💪...
any Sulistiani: insya Allah siaappp. makasih... /Pray//Smile/
total 1 replies
Ati
mampus lu Adelina dasar rakus harta.salut SM davit cari dulu yg bener ternyata g sakit kanker
any Sulistiani: insya Allah siaaappp ..., mksh kk 🙏😊
total 5 replies
Ati
cari cangkok sumsum tulang belakang yg cocok masaq g bs jaman SDH modern koq
any Sulistiani: asiaaaapp... /Ok/
total 1 replies
Ati
betul David check dulu jangan gegabah .baru buat solusi.emg hrs sdr kandung apa itu g akal"an kluarga Adelina yg matre n boros
any Sulistiani: iya bund...
total 1 replies
Ati
klo sekelas pengacara sampai dibohongi kebangeten
Ati
Thor jangan sampai David percaya kasihan bunga
any Sulistiani: yup, ditampung dlu ya say. mksh atensinya .. 🙏😘
total 1 replies
muhammad affar
jgn mau david masih ada alternatif lain, apa selidiki dulu benar ndak siapa tau keluarga adelina bohong
any Sulistiani: se7 kk ... BTW lanjut lg yaa, mksh... /Pray/
total 1 replies
Ati
knp nasib bunga g baik dulu Edo skrg david.mending hidup sendiri bunga SM anak" tooh km g kekurangan finansial
any Sulistiani: he he..., lanjut dlu ya say...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!