KAMILA ANDiNA gadis berusia 18 tahun berwajah manis berkulit sawo matang
kehidupan keluarganya termasuk keluarga kurang mampu
suatu hari setelah semua pekerjaan rumah selesai kamila atau sering di panggil Mila oleh orang-orang masuk kehutan mencari kayu bakar untuk di pakai untuk memasak
Hutan itu berada tidak jauh dari belakang rumah mereka hanya terhalang beberapa sawah
saat berada di hutan tanpa sengaja Kamila Bertemu dengan seorang Kakek tua yang sedang terluka
KAMILA mendekati sang kakek, Kamila sedikit ragu-ragu karena takut Kakek itu melakukan hal yang tidak di inginkan
" assalamualaikum,kek" ucap Kamila
"waalaikumsalam salam nak" jawab sang kakek
" kakek kenapa?!" tanya Kamila yang kini sudah berjongkok di samping sang kakek
" kaki kakek tidak.sengaja menginjak duri " ucap sang kakek
" ya Allah kek, dirinya tertusuk Sangat Dalam" ucap Kamila
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 34 Ayah Tama siuman
Setelah sholat magrib di mushola rumah sakit kemal bergegas menuju ruang perawatan ayah Tama karena kemal tau jika sang ibu tidak mungkin tega meninggalkan sang ayah sendirian walaupun hanya sekedar ke toilet
"Assalamualaikum bu" ucap kemal begitu pintu ruangan terbuka
"waalaikumsalam " jawab bu ayu
"ibu sudah sholat !?" tanya kemal
"sudah nak,baru aja ibu selesai "jawab bu ayu
"oh,kemal kira ibu belum selesai " ucap kemal
"ayo kita makan dulu nak takut nanti nasinya basi jika kelamaan kita makan" ucap bu ayu lalu berdiri dari duduknya dan berjalan menuju lemari penyimpanan makanan yang ada didalam ruangan itu
"iya bu" jawab kemal
bu ayu membawa rantang susun yang kemal tadi bawa dari rumah a,bu ayu meletakkannya di atas meja dan mulai membukanya satu persatu
mereka pun makan malam berdua, sesekali bu ayu melihat ke arah tempat tidur dimana ayah Tama berbaring tak sadarkan diri
bu ayu berharap ayah Tama segera membuka matanya
Malam semakin larut kemal sudah berulang kali menguap
"tidur aja bang,besok kamu harus sekolah nak"ucap bu ayu yang melihat mata putranya itu sudah terlihat sangat sayu karena ngantuk berat
"iya bu,ibu juga istirahat ya" jawab kemal lalu merebahkan tubuhnya di sofa dan tak butuh waktu lama bu ayu sudah mendengar suara dengkuran khas milik kemal
Setelah melihat putranya sudah tertidur bu ayu pun beranjak naik ketempat tidur ayah Tama lalu merebahkan tubuh nya di samping kanan ayah tama
Untung saja tempat tidur perawatan ayah Tama lumayan luas sehingga bu ayu juga bisa tidur bersama ayah tama
Sekitar pukul 3 dini hari mata ayah tama terbuka perlahan
ayah Tama mengedarkan pandangannya melihat sekelilingnya
walaupun cahaya remang dalam ruangan itu ayah tama tau jika ini bukan di rumahnya
Ayah Tama meraba samping kirinya dan merasakan kehangatan tubuh sang istri
"A--yu..." ucap ayah tama lirih
ibu ayu merasakan sentuhan di lengannya segera membuka matanya
"mas.....kamu sudah sadar !?" tanya ibu ayu segera bangkit dari tidurnya dengan mata berkaca-kaca
ibu ayu langsung memeluk suami tercintanya itu dengan deraian air mata bahagia
"Alhamdulillah ya Allah kamu sudah sadar mas hiks hiks hiks ayu takut mas hiks hiks hiks ayu takut mas tinggalin ayu seperti bapak dulu hiks hiks hiks " ucap bu ayu sesegukan
"Ha__us" ucap ayah tama
Kemal yang mendengar suara tangis sang ibu segera bangun karena khawatir terjadi sesuatu pada sang ayah
"bu" panggil kemal
"mal ayah sudah hiks hiks hiks......" ucapan bu ayu terjeda karena tangisannya
Kemal segera mendekati ranjang sang ayah karena tangisan sang ibu dan ucapan ibunya itu tidak di selesaikan
"ayah kenapa bu..." ucap kemal dengan suara bergetar karena rasa takut yang begitu besar
Namun begitu sampai di samping ranjang ayah Tama kemal terkejut dan rasa khawatirnya berganti menjadi rasa bahagia
"Alhamdulillah ayah" ucap kemal
"Ha__us" ucap ayah tama lagi
"ayah haus !?" tanya kemal dan di jawab Anggukkan kepala oleh ayah tama walaupun sangat lemah
Kemal segera mengambil air mineral yang ada di atas meja samping tempat tidur ayah tama
Ibu ayu yang melihat itu segera bertanya
"ayah Haus mal!?" tanya Bu ayu
"iya bu" jawab kemal
"maaf mas aku nggak ngeh dengan ucapan kamu tadi" ucap bu ayu merasa bersalah
Setelah memberikan air minum pada ayah Tama kemal segera menekan tombol yang ada di samping ranjang ayah Tama untuk memanggil dokter ataupun perawat
Tak lama terdengar beberapa langkah kaki tergesa mendekati ruang perawatan ayah tama
Tok tok tok
Suara pintu di ketuk dari luar
Kemal segera membuka pintu ruang perawatan itu
"ada apa mas kemal!? "Tanya dokter Dokter Raihan yang kebetulan malam itu dapat shift malam
"itu dok ayah sudah sadar " jawab kemal
"Alhamdulillah "jawab Dokter Raihan
lalu berjalan masuk kedalam kamar perawatan dan mendekati ayah Tama
dokter Raihan pun segera memeriksa kondisi ayah Tama
"keadaan bapak sudah stabil tapi masih harus mendapatkan perawatan beberapa hari kedepan "ucap dokter Raihan
"Alhamdulillah " ucap kemal dan bu ayu bersamaan
"sekarang bapak istirahat ya biar cepat pulih " ucap dokter Raihan
"baik dok" jawab ayah tama lemah
"kalau begitu saya pamit dulu besok pagi saya akan kembali memeriksa keadaan bapak lagi" ucap Dokter Raihan berpamitan
"iya dok, terima kasih banyak " jawab kemal
Dokter Raihan dan kedua perawat pendampingnya pun keluar dari ruangan itu
Kemal duduk di sisi samping tempat tidur ayah tama dekat kaki ayah tama
Kemal memijit pelan kaki ayah Tama berharap ayah Tama merasa nyaman dan bisa segera beristirahat
"ibu tidur aja kembali di sofa bu" ucap kemal
"ibu mau sholat mal, sekalian udah bangun juga sambil nunggu waktu subuh " jawab bu ayu lalu beranjak dari duduknya dan masuk kedalam toilet yang ada di dalam ruangan itu untuk berwudhu
bu ayu pun menjalankan ibadah malamnya setelah sholat bu ayu melanjutkan membaca Alquran
ayah tama yang merasa nyaman kakinya di pijit oleh putranya kembali tertidur
Tak lama suara azan subuh terdengar dari ponsel milik kemal
"bu kemal ke mushola ya, ayah sudah tidur kembali ".pamit kemal
"iya nak" jawab bu ayu
Setelah kemal pergi bu ayu menjalankan ibadah dua rakaat nya
Setelah sholat subuh kemal tidak langsung pulang ke kamar perawatan sang ayah
Kemal keluar dari rumah sakit untuk mencari sarapan untuknya dan sang ibu
kemal kembali ke rumah sakit setelah mendapatkan apa yang diinginkannya
"assalamualaikum bu ayah" ucap kemal saat masuk kedalam ruangan itu
"kok lama bang!?" tanya sang ibu
"ini bu kemal.cari sarapan dulu" jawab kemal memperlihatkan plastik Makanan di tangannya
"oh...sini ibu siapkan, sebaiknya kamu mandi dan siap-siap berangkat sekolah " ucap bu ayu
"iya bu" jawab kemal lalu menyerahkan kantong plastik yang di bawanya
Kemal pun masuk kedalam kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap untuk kesekolah
"sarapan dulu nak, sebelum berangkat " ucap bu ayu
"iya bu" kemal mengambil sarapannya
"kemal berangkat ya bu, nggak apa-apa kan ibu sendirian jaga ayah?" tanya kemal
"iya nak nggak apa-apa,kan banyak perawat dan dokter yang bisa ibu mintai tolong kalau ada apa-apa "jawab bu ayu
"ya sudah kemal berangkat sekarang ya bu takut telat, assalamualaikum " ucap kemal
"iya nak kamu hati-hati ya bawa motornya, waalaikumsalam "jawab bu ayu
Sepeninggal kemal Bu ayu segera sarapan karena takut jika ada dokter yang datang memeriksa kondisi ayah Tama
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf baru bisa hadir kembali soalnya Mak othor sibuk banget
Banyak acara pengantin jadi mak othor nggak sempat nulis😥😥😥🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰😍