Jatuh Cinta memang lah Epic,pernah kah kalian Jatuh Cinta dengan seseorang yang merampas kehidupan mu. Bagaimana lika-liku perjalanan Cinta tanpa diduga ini? Akan kah berakhir bahagia atau malah menyakitkan kedua belah pihak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Pukul 18:00
Caffetaria
Tring .....
Tring .....
Tring ....
(Mona mendapatkan panggilan dari no seseorang yang tidak dikenal)
Mona "Hmmm.....? No siapa ini?" Mona langsung mengangkat Telponnya
Via Telpon ~~📱
Mona "Hallo? "
No tidak dikenal "Benarkah ini dengan saudari Mona? "
Mona "iya benar, dengan saya sendiri!"
No tidak dikenal "Saya suster dari Rumah Sakit XX,bahwa Ibu anda dalam keadaan Koma. Dan harus segera di Operasi! "
Mona "Apa yang terjadi dengan Orang tua saya?
No tidak dikenal "orang tua anda mengalami kecelakaan "
Mona "OH MY GOD, Mama!!" melepaskan HP ditangannya
No tidak dikenal "Hallo"
No tidak dikenal "Hallo "
panggilan diakhiri 📞
Mona "Mama ? 😰😰😰 "
Mona terhempas ditembok mendengar Mamanya mengalami kecelakaan,tanpa pikir panjang. Mona langsung menuju ke Rumah sakit,dengan menggunakan Taksi.
Pukul 19:01
Rumah Sakit Mekar Jaya
Mona "Nih pak " langsung berlari
Pak sopir "neng kembaliannya "
Sangking khawatirnya,Mona langsung masuk kedalam dan mencari ruangan Mama dirawat.
Mona bertanya ke Receptionis Rumah sakit,dan mengetahui ruang rawat Mama.
Dengan air mata bercucuran,Mona berlari di lorong-lorong rumah sakit.
Bruk....
(Mona menyenggol Bahu seorang Suster)
Suster " Mbak jangan lari-larian di koridor "
Mona tidak mengubrisnya,dan terus berlari menuju ruang rawat Mamanya.
Sesampainya didepan ruangan itu,Mona berhenti. Menatap kearah dalam ruangan dari balik pintu,dengan keringat yang bercucuran dan air mata yang entah berapa banyak. Mona melihat Mama yang terbaring lemah diatas sebuah kasur tipis,dengan Infus yang menempel dipergelangan tangan.
Saat itu Mona benar-benar hancur melihat kondisi Mama yang sangat memprihatinkan,Mona memperhatikan Seseorang Suster yang berusaha menghapus darah yang terus mengalir dari bagian kepala Mamanya. Mona berusaha menahan Isak tangisnya,dan menenangkan dirinya.
15 Menit kemudian
(Seorang dokter keluar dari ruang tersebut dan Mona langsung menghampiri sang Dokter)
Mona "Bagaimana Kondisi Mama saya dok? "
Dokter "Ibu anda harus segera di Operasi,atau tidak "
Mona "Atau apa Dokter "
Dokter "Saya tidak dapat memastikan Nyawa ibu anda bisa terselamatkan "
Mona "Silahkan lakukan yang terbaik buat ibu saya dok "
Dokter "baiklah,kalo begitu. Silahkan lengkapi Administrasinya terlebih Dahulu "
Mona "Tolong selamatkan Mama saya dok" Mona memohon sambil terduduk dihadapan Dokter
Dokter "saya akan lakukan yang terbaik " Mengangkat tubh Mona yang mulai melemah
(Setela membangunkan Mona,Dokter kembali masuk kedalam ruang tersebut.
Mona pun langsung berlari menuju tempat Administrasi)
Tempat Administrasi
Rumah Sakit Mekar Jaya
Mona "Sus saya ingin membayar administrasi untuk operasi "
Suster "ya atas nama siapa? "
Mona "atas nama ibu Ani "
Suster "sebentar " mencari didalam tumpukan berkas
(Keadaan Mona yang sangat kacau saat itu,Wajah yang sembab oleh air mata. Baju yang lusuh, keringat bercucuran. Saat itu Mona benar-benar merasa sendirian dan Kacau)
Suster "ini mbak,atas nama Ibu Ani. Biaya yang harus dibayar,sebesar 85 Juta "
Mona ha? berapa sus? " 85 Juta ? "
Suster "iya mbak "
Mona "apakah itu benar biaya yang harus saya bayar? "
Suster " iya mbak "
Mona "sebentar " Mona mengeluarkan Buku tabungannya
{Rekening atas nama Mona Angelista
Tertera
Saldo ahir RP. 15.541.214,00}
Mona " Oh my duit gua gak cukup,bahkan separuh nya aja jauh. Gimana nih? Oh ya kan ada tabungan dari Papa " Ucap dalam hati dan mengeluarkan Tabungan satunya lain
{Rekening atas nama Mona Angelista
Tertera
Saldo ahir Rp. 23.500.000,00}
Mona "Cuma segini? oh my masih kurang 46 juta,dapet duit dari mana gua ? " ucap dalam hati
Mona "Sus apa gak bisa bayar sebagian duluh? "
Suster "Maaf mbak,Tidak bisa. Operasi akan segera di lakukan apabila administrasi diseleikan "
Mona "tapi Sus saya mohon "
Suster "itu sudah jadi peraturan disini "
Mona "tapi Sus? "
(Sebelum menyelsaikan ucalannya,seorang suster berlari kearah tempat Administrasi)
Suster UGD "Gawat Sus... gawat sus.. "
Suster "ada apa ? "
Suster UGD "Suster atas nama bu Ani,harus segera melakukan operasi "
Suster "ada apa? "
Suster UGD " keadaannya semakin parah, pembuluh darahnya pecah "
(Mendengar dua percakapan orang tersebuh Mona semakin panik,dan berbicara pada Suster Administrasi bahwa ia akan segera membawa sejumlah uang yang ia butuhkan)
Mona berlari tanpa arah,mencari untuk mendapatkan Pinjaman uang. Ia mengunjungi Rumah pemilik,namun Nihil. Pemilik Caffe tidak bis meminjamkan, karna jumlah uang yang ia miliki Kurang dari apa yang Mona butuhkan.
Mona berlari,tanpa menggunakan alas kaki. Mona kerumah teman2nya untuk meminjam uang,namun tak ada seorang pun yang dapat meminjamkan dalam jumlah sebesar itu.
Ahirnya Mona putus asa, Mona berjalan dipinggir trotoar. Dengan kaki yang Berdarah akibat terkena serpihan beling ,saat berjalan diatas rerumputan yang tidak terlihat.Mona terus berjalan dengan Kaki yang sedikit pincang,ia berusaha menahan sakit itu demi mendapatkan pinjaman dari seseorang.
Karna merasa kelelahan,Mona beristirahat disebuah taman pinggir jalan. Mona yang meratapi bagaimana mendapatkan uang untuk kesembuhan sang ibu.
Mona menatap langit,entah tak terhitung berapa air mata yang terjatuh saat itu. Mona hanya berharap sebuah keajaiban datang menghampirinya,saat itu Mona hendak mengeluarkan HP dari tas yang ia bawa. Sebuah kartu nama jatuh dari dalam tas,Mona memunggut dan mengambilnya.
Mona Ya Tuhan,Semoga ini bisa membantu Kesehatan Mama" ucap Mona dalam Hati
Mona berjalan menuju alamat yang tertera dalam kartu nama tersebut, karna jaraknya lumayan jauh dan Mona tak mampu untuk membayar Taksi. Mona memutuskan untuk berjalan kaki menuju alamat tersebut,dengan kaki yang sedikit pincang. Mona perlahan menahan rasa sakit itu
Mona " Awwwwwww " Mona mengangkat kakinya,dan terlihat kedua kakinya bercucuran darah. Mona menahan rasa sakitnya,karna yang ada dipikiran Mona saat itu adalah bagaimana mendapatkan uang untuk kesehatan Mamanya.
Next episode🔜🔜
jd kaya orang bego baca nya
tetap semangat thorr🔥
ijin promo ya 🍜🍜🍜
jgn lupa baca novel dg judul "HITAM"
kisah tentang pernikahan yg tak diinginkan,
jangan lupa tinggalkan like and commen ☀️☀️☀️
dan ke bodohan vian blm hilang juga ,, msh sama dr awal episode sampe episode ini ... dan blm ada pembalasan buat vian eh mlh mendekati bahagia vian nya bahagia karna anak orng lain yang di kandung stevi ... ga masuk akal...
sedangkan Mona dia abaikan seperti itu padahl jelas2 Mona hamil anak vian...
ini ga ada balasan buat vian stevi gt thor...
sebenarnya aku dah lama lupa ma ni novel gegara ada yang like komen ku aja jd intip2 lgi... tau nya vian mlh bahagia gt...
biar Vian nyesel udh ninggalin Mona.