Bilqis Humaira harus menelan pil pahit dimana di hari pernikahannya calon mempelai pria tidak datang
Keluarga Bilqis tidak mau jika pernikahan Bilqis gagal dan Paman Bilqis meminta Arsya untuk menikah dengan Bilqis
Arsya adalah sahabat dari mantan kekasih Bilqis yang sudah meninggal dunia karena kecelakaan
Bilqis sempat menolak mentah-mentah saat Paman BIlqis menyuruhnya menikah dengan Arsya
Arsya yang sudah lama menaruh hati dengan Bilqis mau menerima permintaan Paman Bilqis
Akhirnya dengan terpaksa dan tidak ingin membuat malu keluarga
Bilqis mau menikah dengan Arsya
Apakah Bilqis akan bahagia menikah dengan Arsya atau BIlqis akan mencari dimana keberadaan calon suaminya yang kabur?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Keesokan paginya dimana Mila baru saja terbangun dan melihat ruangan yang sangat asing
"Aku dimana? Kenapa tanganku di infus?" tanya Mila dengan suara yang masih lemas
Mika melihat suaminya yang sedang tidur disampingnya
"M-mas Reyhan..." panggil Mila
Mendengar suara istrinya, Reyhan langsung membuka matanya
"Sayang, apakah kamu sudah dari tadi bangun?" Tanya Reyhan
Mila menggelengkan kepalanya dan mengatakan kalau ia baru saja bangun
"Aku kenapa Mas? Kenapa aku bisa ada di rumah sakit?" Tanya Mila
Reyhan memegang erat tangan istrinya dan menceritakan semuanya
Mendengar perkataan suaminya, Mila langsung menangis histeris
Melihat istrinya yang seperti itu, Reyhan segera menekan tombol darurat yang ada di samping tempat tidur
Dokter dan perawat langsung masuk ke dalam kamar dan segera dokter menyuntikan obat penenang kepada Mila
Dan dalam hitungan detik Mila langsung tertidur kembali
Reyhan memberitahukan kepada dokter tentang apa yang terjadi pada istrinya
Dokter meminta agar Reyhan untuk bersabar menghadapi istrinya yang seperti ini dan setelah itu dokter dan perawat keluar dari kamar Mila
"Maafkan aku sayang, mungkin Allah sekarang sedang menegurku untuk berubah menjadi lebih baik" gumam Reyhan yang mengingat kekejamannya kepada Bilqis
Reyhan menggenggam tangan istrinya dan ia berjanji akan selalu menjaga Mila
Di tempat lain dimana Mita yang sedang memasak nasi goreng untuk suaminya yang akan berangkat bekerja
Mita merasakan mual saat aroma nasi goreng masuk kedalam hidungnya
Huek
Huek
"Kenapa perutku mual sekali rasanya" gimana Mita
Mita yang sudah tidak bisa menahan langsung mematikan kompornya dan bergegas menuju ke kamar mandi
Ryan melihat istrinya yang sedang berlari menuju kamar mandi
Huek
Huek
Mita memuntahkan semuanya yang ada di dalam perutnya
"Sayang, kamu kenapa? Pucat sekali wajah kamu" ucap Ryan yang langsung membopong tubuh istrinya
Mita merasakan kepalanya yang sangat pusing dan pandangannya mulai kabur
"M-mas...."
Seketika Mita langsung jatuh pingsan saat Ryan masih membopong tubuhnya
"Sayang, kamu kenapa? Bangun sayang!" Ryan sangat cemas dan segera ia mengambil ponselnya untuk menghubungi dokter pribadinya agar lekas ke rumah
Sembari menunggu dokter yang belum datang, sesekali Ryan menepuk-nepuk pipi istrinya
"Sayang, apakah kamu mendengar suaraku?"
Tak berselang lama dokter pribadi Mita telah sampai dan segera memeriksa keadaan Mita
Ryan memegang tangan istrinya dengan wajah cemas
Dokter tersenyum tipis saat mendengar suara detak jantung yang ada di rahim Mita
"Dokter, bagaimana keadaan istri saya? Mita sakit apa?" Tanya Ryan
"Pasien tidak sakit, Nona Mita sekarang sedang mengandung" jawab Dokter
"H-hamil? Istriku hamil?" Tanya Ryan dengan wajah yang kebingungan
Dokter menganggukkan kepalanya dan mengatakan kembali kalau saat ini Mita sedang mengandung
Ryan langsung sujud syukur dan ia menangis bahagia karena yang ia takutkan tidak terjadi
Ryan sangat takut jika dirinya tidak bisa memberikan keturunan kepada istrinya
"Saya akan memberikan obat penghilang rasa mual dan vitamin untuk Nona Mita" Dokter juga meminta agar Mita untuk tidak melakukan pekerjaan rumah
"Iya dok, saya janji akan selalu meminta Mita untuk istirahat total" ucap Ryan
Setelah memberikan obat dan vitamin, dokter berpamitan dengan Ryan
Ryan kembali duduk di samping istrinya masih belum sadarkan diri
"Sayang, apakah kamu mendengar suaraku?" Ryan mencoba untuk membangunkan istrinya
Mita membuka matanya dan melihat suaminya yang berada di sampingnya
"M-mas Ryan..."
"Alhamdulillah akhirnya kamu sadar sayang" ucap Ryan yang langsung mencium kening istrinya
Ryan mengucapkan terima kasih kepada Mita dan ia juga mengatakan kalau saat ini Mita sedang hamil
Mita langsung memeluk tubuh suaminya dan menangis bahagia
lihat karakter pemeran utama pria dinovel2 pasti kau buat cinta mati dan cinta nya tidak tergantikan untuk pemeran utama wanita saja
bandingkan
cinta pemeran utama wanita yang berkali2 berganti kelelaki lain,
tapi di novel2 yang lain sampai istri kabur tinggal kan suami dan tinggal bersama pria lain kau anggap bukan dosa, istri menolak suami karena mencemaskan pria lain, istri yang perhatian dengan pria lain didepan suaminya, istri yang meyakinkan suami karena pria lain terluka, istri yang mengabaikan perasaan suami dengan merawat dengan lembut pria lain, istri yang membentak suami didepan pria lain
belajar lagi dosa2 istri thor, masih banyak lagi dosa istri selain pergi menemui pria lain
Zakaria pun lrbih deket ama Bilqis drpd Prabunya