NovelToon NovelToon
SECRET

SECRET

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:145.1k
Nilai: 5
Nama Author: Pe_na

Bertemu kembali setelah terpisah sekian lama, perasaan cinta itu kembali hadir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pe_na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Perhatian.

HAPPY READING...

***

Langit tidak sepenuhnya gelap lagi, dihiasi dengan goresan-goresan cahaya yang menandakan akan tiba pagi hari. di sebuah ruangan salah satu kamar RS, masih terlihat tenang. tak ada suara yang tercipta sedikitpun. menandakan tak seorang pun membuka mata memulai paginya.

Tapi samar terdengar suara helaan nafas. lebih tepatnya dari seseorang byang tengah merebahkan diri di atas kasur lantai di bawah sana.

senyumnya sesekali tercetak jelas. entah apa maksud dari semua itu. tapi yang jelas, Sean semakin melingkarkan tangannya di pinggang Anna. sungguh malam yang indah. bagaimana tidak?

Semalam ia bisa tidur berduaan dengan Anna seperti ini. bahkan curi-curi kesempatan untuk memeluk wanita itu.

Hahaha...

Sungguh Sean ingin sekali berteriak kegirangan. Andai Anna terbangun atau dalam kondisi sadar, mungkin Sean tak berani melakukan hal ini. memeluk Anna dengan erat.

Perlakuan Sean otomatis membuat Anna tidak nyaman. hingga wanita itu perlahan mengerjab pelan karena merasa sesak di bagian tubuhnya. seperti tengah dipeluk oleh seekor beruang kutub.

Kenapa terasa sempit sih... batin Anna dalam hati. tapi masih tidak bisa membuka matanya.

Hingga cukup lama, setelah mengumpulkan nyawa. Anna bisa membuka mata. tangannya meraba sekitar perutnya yang menjadi bagian paling sesak untuk mengatur nafasnya.

Ha?

Anna terkejut. ada sebuah tangan yang melingkar di bagian perutnya.

otomatis membuat mata Anna semakin membukat bahwa ia ingat tengah tidur dengan siapa semalam.

Ingin rasanya berontak, tapi takut membangunkan pria di belakangnya itu.

Apa yang harus aku lakukan? hati Anna bicara.

seandainya ia melempar jauh tangan Sean, takut pria itu terbangun dan membuat rasa tak nyaman diantara mereka. mungkin saja Sean melakukannya tanpa sadar. dikira guling atau sebagainya.

hingga yang dilakukan Anna hanyalah diam. menunggu pria itu bangun dan menyadari tidur tindakannya sendiri.

Hahaha... padahal kenyataannya, Sean sudah bangun lebih awal dari Anna. hanya saja, pria itu sengaja melakukan hal sesuka hatinya.

toh, Anna tidak marah bukan?

"Mamaaa..." rengek Arion dari ranjang pasien. membuat Anna dan Sean sama-sama panik.

"Mamaaa..." panggil Arion lagi. bahkan sampai menjulurkan kepalanya demi mencari keberadaan Anna saat ini.

Tapi sebelum Arion melihat kelakuan mereka, Anna bangkit dari tidurnya. menyentak kasar tangan Sean dan langsung menghampiri putranya.

"Iya Sayang... mama disini..." ucap Anna. masih dengan wajah khas bangun tidur. bahkan rambutnya terlihat acak-acakan. tapi Anna tak memprrdulikan hal itu. yang terpenting saat ini hanyalah Arion.

"Butuh sesuatu?".

"Mamaaa... peluk dulu..." ucap Adion. kebiasaan bocah itu ketika bangun tidur. mencari Anna dan meminta pelukan dari ibunya itu.

mungkin hal peluk memeluk adalah turunan dari Sean. nyatanya, pria dewasa di bawah sana juga seenaknya memeluk Anna semalam. membuat Anna malu sendiri jika mengingatnya.

"Aaa... sini Mama peluk...". Anna naik di ranjang dan memeluk putranya. membuat Arion nyaman dan memejamkan mata.

Belaian tangan Anna benar-benar mampu menenangkan Arion.

"Tidak mau membersihkan diri dulu?" tanya Anna pada Arion.

"Nanti..." jawab Arion.

"Baiklah..." semakin memeluk Arion dengan penuh kasih sayang.

Whooaammm...

Terdengar suara seseorang menguap. siapa lagi kalau bukan Sean. pria itu akhirnya bangun dan langsung melipat kasur yang digunakan untuk tidur semalam.

Hal pertama yang Sean lakukan setelah membuka mata adalah menempelkan punggung tangannya untuk mengecrk suhu tubuh Arion.

Tidak demam...

Hingga terjadi kontak mata anatara Sean dan Anna. mereka saling memandang digaris lurus. membuat keduanya salah tak ngkah dan membuang muka bersamaan.

Dag dig dug.. jantung keduanya kembali berpacu kencang.

Sean lah yang langsung menjaga jarak. meraih baju ganti pemberian Angga kemarin dan langsung masuk kamar mandi.

Astagaaa... apa yang terjadi padaku.

Batin Sean setelah mengunci pintu kamar mandi dari dalam. menyentuh dadanya yang masih berdetak tak karuan. diikuti senyum aneh di sudut bibirnya. benar-benar terlihat seperti orang gila saja.

Sean menjadi orang pertama yang mandi dan membersihkan diri. hal pertama yang ia lakukan saat keluar dari sana adalah bertanya pada Anna. "Kau tidak mandi?". tanya Sean hanya sebatas basa-basi.

"Nanti..." jawab Anna. ia masih malu membayangkan bagaimana Sean memeluknya semalam.

"Oh...".

Sean kembali berjalan menghampiri Arion. membuat Anna segera bangkit dari sana. turun dari ranjang dan mengikat rambutnya yang masih berantakan.

"Mau Papa bantu membersihkan diri?" tanya Sean pada putranya.

"Sama Mama saja..." tolak Arion. membuat Sean pun mengalah. Ya... perlakuan lembut Ibu memang tak ada duanya. mungkin itulah yang Arion rasakan saat ini. ingin selalu menempel pada Ibunya.

"Baiklah... Papa keluar dulu ya..." pamit Sean. setidaknya memberikan waktu untuk Anna membersihkan diri. mungkin saja wanita itu malu dengan keberadaan Sean yang ada di ruangan sama dengan Anna.

dengan keluar sebentar, Anna mungkin akan mandi nanti.

30 menit Sean berada di luar. entah kemana pria itu pergi tadi. hingga sekarang terlihat berjalan menuju ke ruangan Aeion sambil menenteng plastik berisi sesuatu.

Hal pertama yang Sean lihat ketika masuk ke dalam ruangan Arion adalah Anna.

Eh, dia belum mandi juga? batinnya keheranan. Anna masih mengenakan pakaian yang sama sejak semalam yang menandakan Anna belum mandi dan membersihkan diri.

"Ann, kamu belum membersihkan diri?". Sean memberanikan diri untuk bertanya.

"Eee... belum..." jawab Anna terlihat kaku. seperti tengah menutupi suatu hal.

Eh benar, dia tidak sempat membawa pakaian semalam... Sean ingat hal itu. semalam Anna langsung datang kesini dan belum sempat pulang sama sekali.

"Makanlah dulu..." ucap Sean. menyerahkan plastik yang ternyata berisi sarapan untuk Anna. perhatian juga pria itu.

padahal Anna kira, Senang tengah mencari udara segar tadi pagi. nyatanya, pria itu pergi untuk mencari sarapan untuk mereka.

"Mau kemana?" tanya Anna bersuara.

"Aku keluar dulu..." ucap Sean pamit pergi lagi.

Pria itu benar-benar pergi tanpa memberitahu kemana tujuannya. kali ini Sean benar-benar pergi cukup lama. bahkan sampai Mahes datang, pria itu juga belum kembali.

"Kenapa datang sepagi ini?" tanya Anna pada Mahes. entah apa yang membuat Mahes datang tanpa pemberitahuan sama sekali.

"Aku berada di sekitar sini, jadi sekalian mampir..." ucap Mahes menjelaskan. pria itu beralih pada Arion yang terlihat asyik menonton film dalam ponsel Anna.

"Bagaimana keadaanmu Arion?".

Arion pun mendongak, "Baik Om...".

"Cepatlah sembuh biar bisa sekolah lagi..." lanjut Mahes menyemangati putra temannya.

"Kamu sudah sarapan?" tanya Mahes. menyerahkan paperbag berisi sarapan untuk Anna.

Mahes mengedarkan pandangannya hingga tak sengaja melihat sendok sisa makanan yang masih berserakan di meja. tersenyum paham. kalau Anna sudah sarapan sebelumnya.

"Oh... iya baru saja selesai makan tadi..." ucap Anna gugup. lebih tepatnya merasa tak enak melihat Mahes membawakan makanan untuknya sedangkan Anna sudah makan pemberian Sean tadi pagi.

"Tak apa... makan lagi nanti..." jawab Mahes.

Keduanya masih mengobrol sambil sesekali membahas tentang kerja sama mereka.

apalagi Anna memang terpaksa untuk tidak berangkat bekerja hari ini. mungkin juga sampai besok pagi. jadi pekerjaannya sedikit terbengkalai.

Masih dengan pembicaraan masalah pekerjaan. Tiba-tiba pintu terbuka. Sean, pria itu telah kembali.

Kenapa dia disini? terkejut karena keberadaan Mahes yang sudah bersama Anna.

"Sudah datang?" tanya Anna menyambut kedatangan Sean. di liriknya apa yanga da di tangan Sean saat ini.

Dari mana dia? batin Anna.

"Pakai lah ini..." ucap Sean menyerahkan tas belanja kepada Anna.

"Apa ini?" tanya Anna penasaran.

"Kau juga perlu mandi dan membersihkan diri..." ucap Sean dan sesekali melirik ke arah Mahes. sungguh ia benar-benar tidak suka dengan keberadaan pria itu.

"Ha? apa ini?". Anna terkejut dengan tas pemberian Sean yang ternyata berisi pakaian lengkap dengan ********** juga. syok bukan? terlihat aneh karena Sean sampai memikirkan hal itu.

"Tenang saja, aku bahkan hafal berapa nomor dalamanmu..." ucap Sean.

membuat Anna membulatkan mata terkejut dengan ucapan pria itu. dan diliriknya Mahes, mencari tau apa yang akan pria itu pikirkan nanti.

Apaan sih! protes Anna dengan ujung matanya.

Apa? batin Sean tak peduli. padahal ia sengaja mengatakan hal privat seperti itu untuk membuat Mahes sadar siapa Rivalnya itu.

***

Hahaha... Nah, Sean sedikit menang bukan? karena tau dalaman Anna segala...

Tinggalkan Like dan Komentar banyak" ya...

1
Yunita
lanjut kisah arion donk thor
Pe_na: mampir juga di Work baruku kk... 🙏😘
total 1 replies
Yuni Setyawan
trimksih juga Thor suDah menemani hari² q dg cerita² kamu,💪💪💪👍🤭
Yuni Setyawan
🥺😭😭😭AQ ikut sedih
Yuni Setyawan
apa benar bgtu?🙄😱🤣
Yuni Setyawan
😂😂😂😂😂seannnn🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Yuni Setyawan
syukurlah mahes dah punya keluarga,,ikut seneng deh🤭
Yuni Setyawan
🤣🤣🤣🤣🤣,manis sekali si mereka,sampe gak ingat kalo ibu Lala janda,kalo pengen gimana?🤣🤣😱
Yuni Setyawan
ini mau pake alur mundur,apa mmg mau end?kq tiba² sja dah lahiran?
Yuni Setyawan: karna menulis itu butuh mood yg bner² bagus🤭
total 4 replies
Yuni Setyawan
molai rese' kan Sean😂
Yuni Setyawan
kapan mereka lakukan,kq sembunyi sembunyi dr AQ😂😂😂😂
Pe_na: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Agus Irawan
Hai saya hadir
Yuni Setyawan
salah sendiri kamu mancing² si🤣🤣🤣
Yuni Setyawan
hhhhh,Angga kayak istri tuanya Sean si🤣🤣🤣
Yuni Setyawan
y Allah Sean galau akut🤣🤣🤣🤣
Yuni Setyawan
Alhamdulillah udah sah,tinggal nunggu jodohnya ziko ini🤭🤭🤭
Yuni Setyawan
Kebahagiaan yg berlipat-lipat,🤭
Yuni Setyawan
selamat ya ngga tinggal di dikit lagi mencapai mahligai bahagia 🤭
Yuni Setyawan
gak cuma menggosok nantinya Sean pasti nglakuin yg lebih😂😂😂
Yuni Setyawan
AQ jadi keinget almarhum BPK q🥺
Yuni Setyawan
AQ juga terus menangis,Angga malang benar masa lalu kmu,ataupun klrgamu, semoga kmu bisa memaafkan BPK y ngga😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!