NovelToon NovelToon
Second Life

Second Life

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Obsesi / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:47.5k
Nilai: 5
Nama Author: Zhara

Seorang wanita terbaring di kasur putih di sebuah kamar perawatan di Rumah Sakit. Dia sedang mengalami koma, banyak selang yang menempel di bagian tubuhnya untuk menopang kelangsungan hidupnya. Seperti Hidup segan mati tak mau.

Tiba-tiba dia terbangun dari komanya dan mengingat tentang kepedihan kehidupan lamanya, dimana dia dibunuh oleh suami dan sahabatnya sendiri. Dia bertekad untuk membalaskan dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 34 Salah Sasaran

Nafas Aylin memburu karena terkejut. Tangan kekar yang memeluk Aylin, dan satu tangannya menutup mulut Aylin itu belum terlepas.

Aylin meronta-ronta ingin melepasnya. Namun apalah kekuatan seorang perempuan yang tidak besar seperti lelaki. Tetap saja ia tidak terlepas dari kungkungan itu.

"Tenang Aylin, tenang... Ini aku! " suara pria itu sedikit familiar. Tubuh Aylin yang meronta sedikit lebih tenang, tangannya memegang tangan kekar yang melingkar dipinggangnya. Sedangkan satunya memegang tangan yang menutupi mulutnya.

"Jika aku lepas, janji kamu tidak akan berteriak kan Aylin, " Ucap pria itu memberi sebuah perjanjian.

Aylin pun mengangguk pelan. Dengan perlahan telapak tangan yang menutup mulut Aylin terlepas dan Aylin pun langsung menengok ke arah pria yang telah masuk ke kamarnya dengan sembunyi-sembunyi. Kungkungannya dipinggang sedikit melonggar. Sehingga tubuh Aylin sudah berhadapan dengan tubuh pria itu dan masih dalam pelukannya.

"Kau,... Bagaimana bisa kau masuk ke kamar ku? "

"Hehe, aku sudah tidak sabar berduaan dengan mu, aku rindu. "

Dia langsung mencium bibir Aylin, namun Aylin menolak. "Istrimu mana? Bagaimana jika dia tahu kamu ke kamar ku. Lepaskan Daniel, aku malu hanya memakai handuk, " Ucap Aylin dengan tangannya di dada Daniel untuk memberikan jarak diantara mereka.

Bukannya gentar, tangan Daniel semakin erat memeluk Aylin, "Dia sedang mandi di kamar. Aku sudah dari tadi ingin mencumbu mu Aylin, kau membakar naluri lelaki ku. Kau cantik dengan handuk ini, " Nafas Daniel semakin memburu, apalagi dalam pelukannya Aylin hanya di batasi handuk tipis, ia merasakan dadanya menempel lekat dengan tubuh Aylin. Bulir bulir air yang masih tersisa di tubuh Aylin semakin membuat sexy tubuhnya dan menantang naluri Daniel.

Bibirnya ia sodorkan lagi ke bibir Aylin. Namun Aylin memalingkan wajahnya untuk menghindarinya.

"Aku tidak suka seperti ini, Aku seperti simpanan mu. Jika kau benar-benar mencintai ku. Ceraikan dulu istri mu, bukan menyelinap seperti i... Aaahh... " Aylin tidak tahan untuk menyempurnakan kalimatnya, dia mendesah saat bibir nya yang lolos dari kecupan Daniel, Daniel malah memindahkan kecupannya ke leher Aylin dan menuju dua buah bukit kenyal layaknya jelly.

"Dan... Jang-an kau, aaahhh... " Semakin Beringas Daniel menci-um dada Aylin dan tangan nakalnya mau meloloskan handuk yang melilit tubuh Aylin. Dia tidak memperdulikan larangan Aylin.

"Ooohhh tidak, dia sepertinya dilanda nafsu yang besar. Dia akan menarik handuk ku. Aku tidak memakai apa-apa dibalik handuk ini. Jelas dia akan menerkam ku. Aku tidak ingin dia memper-kosa ku. "

Dengan cepat , kedua tangan Aylin mengangkat kepala Daniel dan menge-cupnya. Tangan Daniel ia tarik dan menjauhkan dari ikatan handuk di dadanya. Dan ia dorong tubuh Daniel ke kasur. Ciuman mereka terlepas, Dan sekarang posisi Daniel sedang terbaring di kasur. Aylin langsung menunggang nya layaknya berada di atas kuda.

Tangan Daniel langsung saja berlari ke bantalan kenyal Aylin. "Aku suka cara mu Ay! " Daniel menunggu Aylin. Tangannya masih aktif mere-mas re-mas dan kadang ia goyangkan bongkahan kenyal seperti balon berisi air itu.

Aylin membungkukkan dirinya sehingga rambut panjang basahnya tergerai ke samping dan mengenai wajah Daniel.

"Aku ingin keperawanan ku, aku serahkan di malam pertama saat kita sudah menikah. Bukan disini, cepatlah ceraikan istri mu. Akan aku serahkan utuh untuk mu Sayang Daniel. " Aylin pun berpindah posisi ke samping. Dia duduk dengan rapi sambil merapikan rambutnya yang tergerai.

Daniel bangun dari posisinya, lalu ia membenarkan posisi celana pendeknya yang menjadi ketat.

"Maaf kan aku Sayang, aku benar-benar tidak tahan melihat mu. Lihatlah, bagaimana ini? " Ia mengarahkan pandangannya ke celana ketatnya. Masih saja tangan Daniel menggandeng pinggang Aylin dan hidungnya ia tempelkan ke bahu Aylin. Ia hirup aroma wangi tubuh Aylin yang baru saja mandi. Dia kecup perlahan, ia benar-benar candu dengan cinta terlarangnya.

Aylin memalingkan wajahnya, ia berdiri menggoda dan duduk di pangkuan Daniel lalu ia ke-cup mesra bibir Daniel. Tangan Daniel mere-mas re-mas pinggang dan bongkahan besar Aylin. "Hanya seperti ini saja, " bisik Aylin. Daniel mengangguk pelan. Lalu ia melanjutkan nya. sekitar 5 menit mereka diposisi itu.

Tok... Tok...Tok...

Aylin terkejut, dan langsung berteriak.

"Ya, siapa? "

"Ini aku, Mike! Kau sedang apa? Ayo kita bersiap untuk makan malam. Aku menunggu mu. "

Daniel langsung melepas pelukannya. Aylin pun berdiri dan memberi isyarat kepada Daniel untuk bersembunyi di kamar mandi. Daniel dengan panik menuruti apa yang diperintahkan Aylin, dia bersembunyi di kamar mandi.

"Ya tunggu," Aylin lansung mengganti handuk dengan baju gaunnya. Lalu ia membukakan pintu untuk Mike.

"Kau sedang apa sih, lama sekali membuka kan pintu. "

Aylin mengedipkan matanya, tanda ada orang lain selain mereka. Mike sadar. Dia pun duduk di kasur.

"Cepatlah berdandan, aku menunggu mu disini. "

Daniel di kamar mandi berdiam diri, dia tidak ingin Bos nya tahu kalau dia berada di dalam kamar adik nya. Tentu saja dia akan di pecat.

"Gagal lagi aku berduaan dengan Aylin, oohh sungguh nikmat dan candu saat dia berada dalam pelukan mesra ku. Aku harus cepat menceraikan Rebecca . " Tekad bulat Daniel semakin menjadi-jadi. Dia sudah yakin untuk menceraikan Rebecca istrinya.

"Ayo Kak Mike, aku sudah selesai. Ayo cepat keluar, " Aylin sedikit berteriak untuk memberikan kode kepada Daniel yang berada di kamar mandi.

Daniel yang mendengar itu pun sudah lega, karena ia sudah mendengar pintu yang tertutup.

"Huuhhhhh lega, aku aman.. Tapi adik kecil ku belum aman. " batinnya saat melihat ke arah bawah.

"Apa yang harus ku lakukan. Aku tidak bisa keluar seperti ini. "

Ia edarkan pandangannya, dan ia melihat pakaian dalam berwarna merah menggantung. Lalu ia pun bermas-turba-si dengan celana da-lam yang ia yakini milik Aylin dan sambil membayangkan yang sudah terjadi bersama Aylin.

"Aylin... Aah... Ahhh Aylin.. Aylinnn... Aaaaahh, " Lenguh nya saat ia mencapai puncak sendirian.

Nafas Daniel memburu, ia terduduk di atas kloset. Dan membersihkan diri.

"Cela-na da-lam ini tidak akan ku bersihkan. Ku bairkan saja sebagai bukti aku benar-benar tergila-gila dengan mu Aylin. Biar ia mencium bau kejantanan ku. "

Senyum puas Daniel setelah menyelesaikan nafsu bira-hinya. Ia pun keluar dari kamar itu dan kembali ke kamar nya sendiri.

...■□■□■□■□■...

Makan malam.

Aylin, Rebecca, Mike dan Daniel sudah berada di meja. Mereka berdandan dengan cantik dan tampan.

"Mana Soraya? " Tanya Daniel karena satu sosok belum terlihat diantata mereka.

"Entahlah, aku belum bertemu dia. Mungkin masih bersiap-siap . "

"Biarkan saja dia, dia pasti datang, " ucap Mike dengan cueknya.

"Jangan seperti itu, tidak asyik tanpa Kak Soraya. Nah itu dia! " Aylin melambaikan tangannya agar Soraya mengetahui tempat duduk mereka.

"Heei sorry telat ya. Wow, penampilan kalian Amazing. " Soraya duduk di samping Mike.

"Kak Soraya juga cantik. Kenapa lama sekali! "

"Iya, saat aku pulang ke kamar. Aku mendapati hal yang aneh. Sepertinya keamanan di kapal ini tidak ketat. Mengerikan Mike, " Ucap Soraya sekaligus mencari perhatian Mike

"Maksud mu? " tanya Mike bingung.

"Maaf ya, mungkin sedikit jorok. Aku menemukan cela-na da-lam ku penuh dengan cairan seperti sper-ma laki-laki. Uuuhhhh, bau sekali. Yang punya akses kan cuma cleaning service. "

Mendengar penjelasan Soraya, Daniel yang sedang minum wine langsung tersedak tak karuan. Sontak semua mata tertuju kepada nya.

💙Bersambung💙

💛Terimakasih Sudah membaca novelku

❤Jangan lupa like, komen dan vote

💜Semoga kalian semua terhibur membaca nya

💖Dan jangan lupa tetap ikuti kelanjutan kisahnya

Dukungan kalian sangat bermakna untuk menambah semangat ku untuk menulis dan melanjutkan kisah novel ini. Terimakasih💗

1
Zainab Ddi
seneng akhir yg sangat indah semangat selalu author untuk bekarya ditunggu cerita yg baru
Zainab Ddi
akhir yg menyedihkan
Zainab Ddi
rasain Rebecca dan Daniel
Zainab Ddi
bunuh diri kali Daniel
Zainab Ddi
wah mereka menikah dan lansung bulan madu
Zainab Ddi
wah mike nekat kok Edwar jd berubah ya
Zainab Ddi
wah siapa t7h
Zainab Ddi
jangan2 rebecca
Zainab Ddi
wah lanjut baca nih
Zainab Ddi
hati2 selyn
Zainab Ddi
semoga mike ketemu dengan aiky
Zainab Ddi
🤣🤣
Zainab Ddi
seru banget nih
Zainab Ddi
🤣🤣🤣rasain daniel
Zainab Ddi
🤣🤣🤣daniel dikerjain
Zainab Ddi
wah Edwar marah tuh
Zainab Ddi
semog ketemu ya
Zainab Ddi
lanjut baca
Zainab Ddi
syukur Daniel takut kan sama ayahmu
Zainab Ddi
kasian yamin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!