NovelToon NovelToon
TEMAN TAPI MENIKAH

TEMAN TAPI MENIKAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Murid Genius / Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Silvi Yenti

Teman Tapi menikah ,cerita ini diangkat dari kisah nyata dari pasangan suami istri yaitu alicia dan fadly.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Silvi Yenti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

teman

Teman untuk bersuka banyak. Namun teman untuk berduka tak ada.”

Dulu sebelum menjadi diriku yang sekarang, kukira teman-temanku yang banyak ini hanya ada pada saat aku bahagia. Awalnya tak masalah sebelum masalah itu datang. Masalah datang dari dua orang dewasa yang bertengkar hebat. Ya, kedua orang dewasa itu adalah orangtuaku.

Awalnya semua baik-baik saja. Keluarga baik. Pertemanan baik. Sekolah baik. Perasaan baik. Semuanya baik, sangat baik. Entah mengapa orang dewasa senang sekali membesar-besarkan masalah. Aku memang tidak tahu masalah itu apa dan karena apa. Tapi dari cara mereka bertengkar, aku yakin masalah tersebut bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

Tiap malam menangis.

Aku berubah menjadi orang yang pendiam.

Tak nyaman di rumah

Malas pulang

Apa ini artinya aku broken home?

Berkumpul bersama teman hanya membuatku semakin kesal. Mereka tertawa terbahak-bahak di depanku. Tak bisakah mereka mengerti keadaanku?

Rasanya ingin mati. Tidak ada yang mengerti. Tidur pun mendapat mimpi buruk. Orangtua hanya tahu cara membuat anak namun tak tahu cara merawat anak. Tahu seperti ini aku pun tak sudi dilahirkan.

“Cut, kalo kamu punya masalah. Cerita aja sama kita, kalo nggak cerita aja samaku. Aku perhatiin kamu akhir-akhir ini agak murung. Cerita aja.”

“Apa-apaan? Mana ada aku masalah. Gak papa kok.”

Setelah percakapanku dengan Ocha saat itu. Aku lagi-lagi suudzon. Mengapa diantara banyaknya temanku, hanya Ocha yang memperhatikan? Mengapa Ocha sangat terlambat menyadari?

Malam-malam dengan tangisan kembali dilewati. Menangis menjadi rutinitasku sebelum tidur. Hingga pada akhirnya aku merasakan putus asa yang teramat. Sempat terpikir mungkin itulah akhir hayatku. Hampir saja kuambil tali sebelum kuingat Ocha. Kuhampiri dia di rumahnya dan menangis sebelum menceritakan apa yang terjadi padaku.

“Cut, sebenarnya kita berempat tahu kamu pasti ada masalah. Kami tunggu-tunggu tapi kamu nggak cerita juga sama kita. Aku kira kamu kuat sebelum kamu nangis kayak gini. Mau kutelepon yang lain?”

Aku menangguk. Agak lama menunggu teman-temanku yang lain. Ketika mereka datang langsung saja kuceritkan tentang kedua orangtuaku dan masalah-masalah batinku.

Mereka diam.

Aku bertaruh sebentar lagi mereka akan tertawa.

Namun aku salah.

Mereka meneteskan air mata.

Adi tinggal di Bandung. Adi tinggal bersama kedua orangtuanya dan kedua adiknya. Ayahnya seorang pegawai swasta dan ibunya seorang penjual gado-gado. Adi duduk di bangku SMA kelas X dan kedua adiknya masih duduk di bangku SD. Kehidupan mereka sangat sederhana karena gaji ayahnya sangat pas-pasan.

Adi termasuk anak yang pintar di sekolahnya. Terbukti Ia selalu masuk tiga besar di kelasnya. Adi juga selalu membantu ibunya. Jika pulang sekolah Adi membantu berjualan gado gado dan membantu mengurus adik-adiknya.

Di suatu pagi ketika ia mau berangkat sekolah ia berpamitan kepada ibunya.

“Ibu, Adi berangkat sekolah ya.”

Sambil mencium tangan ibunya, ibunya pun memeluk dan mengusap kepada Adi.

“Baik-baik di sekolah ya Nak, belajar yang rajin.”

Adi pun lalu berangkat sekolah dengan mengendarai sepeda motor bututnya. Tak lupa juga Ia mengenakan helm di kepalanya.

Ketika dia mengendarai sepeda motornya sebuah mobil menyalipnya dengan kencang melewati jalan yang agak tergenang air sehingga air tersebut membasahi baju seragamnya. Ia pun merasa emosi.

“Yaampun!”

“Siapa sih orang itu?”

Adi pun mengejarnya, Ia menambah kecepatan motornya untuk mengejar mobil tersebut ketika hampir dekat Adi mengklakson mobil tersebut berkali-kali, akhirnya mobil pun berhenti.

Seorang anak keluar dalam mobil lalu bertanya.

“Eh kenapa Adi?”

“Basah ya bajumu?”

Adi pun marah

“Bukannya minta maaf malah sombong kamu, Arman!”

“Maaf ya, ga kelihatan kalau ada motor.”

Sambil meledek Adi, Arman pun masuk kembali ke mobil. Lalu melajukan kembali mobilnya dengan kencang.

“Enak ya jadi anak orang kaya, sekolah memakai mobil”

“Aku juga akan minta mobil sama Ayah, agar tidak direndahkan seperti ini.” Adi tidak jadi berangkat ke sekolah. Ia pun pulang dengan baju yang kotor dan basah.

1
Prasetya Wibowo
Halo kak author! Aku pembaca baru dan bakalan jadi pembaca setia, nih. Ditunggu next up, ya!
Windy Miller
thor sehat-sehat ya supaya terus berkarya
Jantung Taman
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Drone Ground
Udah aku masukin ke rak buku dong~ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat~~
Cinta Misnaming
Seru banget episode yang ini.. jangan lama-lama update bab barunya ya
TickleStar
akhirnya up juga sekian lama perjuangan ku menunggu .hehehe lanjut ! cemangat
Cyberworrior
Panggilan kepada author, segera up bab selanjutnya!!
alchemyworks
akhirnya up juga sekian lama perjuangan ku menunggu .hehehe lanjut ! cemangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!