NovelToon NovelToon
Samurai Oni

Samurai Oni

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Iblis / Tamat
Popularitas:26.5k
Nilai: 5
Nama Author: Xa

Diramalkan akan menjadi pahlawan sekaligus Shogun negeri Shinpi-tekina berikutnya, namun ternyata Akio memiliki sifat buruk. Pernah sekali ia nyaris membunuh hakim, hingga dirinya pun diasingkan ke puncak gunung. Dilarang berbicara dan menggunakan pedang sungguhan. Akio dengan topeng oni-nya menggenggam pedang kayu kini sering disebut sebagai Samurai Oni. Meski telah diasingkan, bersama dengan Akashi si mahluk setengah yokai (siluman) dan yokai yang beralih menjadi pengikut Akio, mereka bertarung melawan yokai terkutuk yang telah lama menghantui negeri tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAMU YANG INGIN BERJUMPA

Yokai yang sama telah muncul kembali dan Akio berniat menghabisinya sendirian. Lalu muncul samurai yang menjadi bagian dari klan Uchigoro bernama Uchigoro Nara.

Awalnya hanya setitik hitam persis seperti yang Akio rasakan, pria itu juga merasakannya dan bergegas untuk melenyapkan yokai tersebut. Namun siapa sangka bahwa itu hanya pengalihan, seolah-olah yokai memiliki rencana tak terduga.

Dan sebagian besar dari tubuh yokai itu nyatanya bersembunyi di bayangan milik Uchigoro Nara. Dan orangnya sendiri malah tak sadar, sehingga Akio langsung turun tangan untuk menghabisinya.

Setelah beberapa saat menunggu reaksi dari yokai itu, ada perasaan janggal. Sempat Akio rasakan tepat setelah yokai itu lenyap.

Serasa ia masih dipermainkan olehnya. Akan tetapi Akio sama sekali tidak menemukan keberadaannya yang lain. Seolah dari awal memang tidak ada.

***

Di Rumah Bunga.

Kizu sedang menata bunga di setiap sudut ruangan, harum dari bunga menyerbak hingga ke seluruhnya. Terasa nyaman berada di sana sampai membuat Kizu menguap.

Para samurai yang sehabis mengejar yokai secara bergerombol pun tampaknya takkan kembali untuk sementara waktu. Sedang para geisha masih berada di dalam rumah itu, meski hanya beberapa dan sebagiannya sudah pulang kembali.

Kizu merasa bahwa salah seorang wanita yang berada di dalam ruangan yang sama tengah memperhatikannya.

'Wanita itu yang tadi menyentuh bekas luka Tuan Akio bukan? Hmph! Tidak bisa dimaafkan.' Entah mengapa ia jadi marah sedang tuannya sendiri tidak begitu mempermasalahkannya. Namun itu adalah isi hati Kizu.

Siang ini semakin lama semakin panas, padahal sebentar lagi akan berganti musim.

Saat Akio kembali menemui Kizu sesaat setelah menghabisi yokai itu. Akio memberi pesan untuk tidak bertarung melawan yokai yang seharusnya sudah lenyap itu.

Akio berujar melalui isyarat, "Yokai pengendali masih hidup."

“Tuan Akio sudah pulang ya? Mungkin aku harus pulang juga. Sebelum Nyonya pemilik kembali menemuiku,” gumam Kizu lantas beranjak dari sana.

Pergi dari Rumah Bunga sembari membawa bungkusan yang berisi macam-macam hadiah dari para pelanggan yang menyukai dirinya. Secepatnya ia berjalan tuk kembali ke kediaman Mikio, tetapi wanita itu mengikuti Kizu.

“Kenapa kamu mengikutiku? Dan sejak tadi kamu selalu melihatku. Apa ada yang salah?” Merasa tak nyaman juga curiga, Kizu menanyakannya secara gamblang.

“Maafkan aku.”

Wanita yang berambut coklat dan kimono bermotif dengan warna gelap. Benar-benar tak selaras dengan wajahnya yang kecil dan imut. Tak terlihat ia mengenakan aksesori apa pun tapi Kizu menyadari bahwa wanita ini menyimpan sesuatu di balik pakaiannya.

“Ada yang kamu butuhkan dariku?” tanya Kizu, ia berbalik lantas tersenyum padanya dengan ramah.

“Maaf, Kinata. Aku ingin menemui pria yang berambut panjang hingga menutupi wajahnya. Apa bisa kamu membantuku?” tanya wanita itu.

“Kenapa kamu harus meminta bantuanku? Bukankah Nyonya pemilik jauh lebih mengenali semua pelanggan yang kerap kali datang.”

“Tidak. Pria itu sama sekali tidak pernah terlihat di rumah bunga, jadi aku yakin dia jarang sekali atau mungkin hari ini adalah kali pertamanya dia datang,” pikirnya.

“Oh. Tapi tetap saja.”

“Sebelumnya aku melihat Kinata terus-menerus menatap pria itu. Jadi aku pikir Kinata mengenalinya.”

Kizu tersentak, tak begitu sadar bahwa sikapnya memang terlalu menjadi pusat perhatian. Ia sampai tak sadar bahwa selain Kazuki, ternyata wanita ini juga sadar apa yang diperhatikan olehnya.

'Daripada mengundang masalah. Mungkinkah aku harus membawanya? Tidak, tidak,' batin Kizu.

“Kumohon, Nona Kinata!”

“Maaf. Tapi apa hubunganmu dengannya?” tanya Kizu.

“E-eh ...itu, aku tidak bisa ...,” Raut wajahnya berubah, warna dari kulitnya menjadi merah. Sedang tersipu malu namun berusaha untuk menyembunyikannya.

“Tidak bisa mengatakannya?” tebak Kizu seraya berdeham.

“Hanya teman!” Dan tiba-tiba saja ia berteriak.

Pada akhirnya Kizu membawa wanita itu masuk ke dalam kediaman Mikio. Tak terlihat ada siapa pun kecuali orang bodoh dengan tangan merah yang melambai-lambai di balik pintu salah satu ruangan serta kucing yang seluruh tubuhnya dibalut dengan perban putih tengah berjalan di atap.

“Bukankah tempat ini adalah ...,”

“Jika ingin bertemu dengannya, maka kamu tak boleh memberitahukan tentang pertemuanmu dan begitu pula dengan tempat ini.”

“Oh, baik.”

Sejujurnya Kizu enggan membawa wanita ini. Tapi wanita ini selalu memaksa dan jika Kizu terus menolak maka ia takut jika dirinya dicurigai atau semacamnya. Lalu benda yang tersembunyi di balik pakaiannya, sampai sekarang Kizu masih belum tahu apa itu.

“Yasha, ke mana dia perginya?” Kizu bertanya-tanya pada dirinya sendiri, merasa heran karena tidak ada orang berguna yang tertinggal di rumah ini.

Sedang Kizu pula mengkhawatirkan Akio yang entah ke mana karena sampai sekarang belum kembali.

“Masuklah ke dalam ruangan ini. Aku akan kembali,” ucap Kizu pada wanita tersebut.

“Ya, terima kasih.”

Kizu meninggalkannya untuk berbicara dengan Nekomata yang masih bertengger di atas sana.

“Hei, Neko! Di mana Yasha? Dan apakah Tuan Akio masih belum kembali?” tanya Kizu.

“Ternyata itu benar kau ya, Kizu si rubah?” ujar Nekomata memanggil lantas turun ke bawah.

“Tuan belum kembali dan Yasha juga.”

“Memangnya ke mana si Yasha itu?”

“Dia bilang dia ingin berjalan-jalan karena ini pertama kalinya pergi ke Ibu kota,” jawab Nekomata seraya menjilat kuku jarinya.

Kizu bertaruh bahwa Yasha saat ini sedang tersesat. Namun itu sudah berubah menjadi fakta, karena sudah berlama-lama Yasha mondar-mandir di antara wilayah klan Uchigoro dan ibu kota.

Lalu, tak berselang lama kemudian Yasha secara tak sengaja bertemu dengan Uchigoro Nara.

“Maaf, bolehkah saya bertanya?”

“Oh, iya. Boleh saja.”

“Seseorang yang memiliki rambut panjang. Apakah Anda mengenalinya?”

“Oh, maksudmu berponi panjang itu ya? Yah, dia sungguh hebat!”

Bisa dibilang, berkat Uchigoro Nara, Yasha bertemu dengan Akio. Keduanya pun bergegas kembali pulang.

“Sepertinya Tuan Akio bertarung sendiri?”

Akio menganggukkan kepala.

“Saya yakin Tuan Akio baik-baik saja. Karena saya yakin bahwa Tuan Akio adalah yang terbaik.”

Akio tiba-tiba berhenti berjalan, lantas menatap Yasha.

“Tuan bertanya kenapa saya keluar? Maafkan saya, saya sebenarnya hanya ingin berjalan-jalan saja tetapi kemudian tersesat,” jelas Yasha begitu santai.

“Yah, saya sangat bersyukur karena bisa bertemu dengan Tuan Akio, ini berkat tuan samurai yang tidak saya kenali,” imbuhnya.

Sampai kembali ke kediaman Mikio. Kizu langsung memberitahukan sesuatu hal yang penting, ini terkait dengan kedatangan seorang wanita yang hendak bertemu dengan Akio.

Akio tidak ingat bahwa dirinya pernah mengenali satu orang wanita, karena memang tidak pernah berkomunikasi bahkan dengan pria seumurannya sekalipun.

“Wanita itu ada di sini, Tuan Akio. Mohon berhati-hatilah karena sepertinya dia menyembunyikan sesuatu,” ucap Kizu.

Tak ingin menganggu, Kizu dan lainnya hanya berdiri di samping pintu sembari berusaha untuk curi dengar.

“Akhirnya kamu datang. Tuan Akio! Sudah aku duga ini kamu!”

1
♛ ⃟$𝑅࿐𝔼𝕊-вєαя🐻‍❄️⃝Λ𝐋𝐒☘︎➢
aaaaaaaaaaaaaaaa Akiko (⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
♛ ⃟$𝑅࿐𝔼𝕊-вєαя🐻‍❄️⃝Λ𝐋𝐒☘︎➢
tapi bukannya anda juga yokai? ಠ⁠_⁠ʖ⁠ಠ
Ndaka
Hei, readers! Apa kabar? Ini akun saya yang lain dari author Xa. Mohon maap siapa pun yang lagi nunggu novel saya lainnya. Barangkali jika ingin baca lagi, silahkan mampir ya~ terima kasih

Judul: Pendekar Iblis Yong
DavidTheDancer
Makasih udh berkarya thor! Lumayan banget buat bantu aku ngabisin waktu luang! Semangat terus pokoknya
floufrouu
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
SquigglyMunchkin
Jaga kesehatan selalu ya thor.. aku kebawa perasaan banget nih huhuhu
HotCupid
next upppppp👍👍nanti kalau lama UPP penggemar nya ilang Lo 😂😂
isntit darling
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
Cyberworrior
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
Bisikan Luar Biasa
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
👑Xa🌟: khe khe, gpp, lagian author ini juga sibuk di dunia nyata jadi ya maap g bisa up banyak
total 1 replies
HotCupid
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
Girl Moon Maker
dari sekian banyak novel yang saya baca, novel inilah yg bnar² bagus, penulisan untaian kata² yg indah, emosi,bahagia,, sedih, sangat mendominasi. novel ini mengajarkan kita ttg arti sebuah pengorbanan, keikhlasan akan takdir yang Allah sdh tentukan,, mahabbah atau cinta kepada Allah dan sesama
vanillaatack
yg liat update langsung baca + coment like dong!!!
HotCupid
Ceritamu keren, thor! Rasanya bener-bener kaya hanyut ke dalam cerita
Cinta Insta
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
CutieBun
semangat selalu Thor aku suka ceritanya ❤️❤️
Eli Usada
Halo kak author! Aku pembaca baru dan bakalan jadi pembaca setia, nih. Ditunggu next up, ya!
SugarplumChum
Thor update crazy dong ...... author baik.. pinter... update crazy ya 😙👍👍
CupcakeHugs
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau~
Labuh Ardianto
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!