NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Hot Duda

Gairah Cinta Hot Duda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:139.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Clara Dasella

3 Tahun hidup dalam kesendirian setelah meninggalnya sang istri, menjadikan duda tampan bernama Rian Abraham terus hidup dengan rasa bersalah dan penyesalannya lantaran ia selalu menganggap jika kepergian sang istri adalah akibat kesalahan yang pernah ia lakukan dimasa lalu.
Sampai ketika kepedihan yang ia rasakan selama bertahun-tahun itu berubah menjadi rasa yang tidak biasa pada seorang gadis yang baru saja ia temui dan yang ia anggap memiliki paras yang sangat mirip dengan mendiang sang istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara Dasella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

"Bagaimana, hum?" Tanya Rian sembari sikunya menyenggol pinggang Ziva. "A-apa tidak ada cara lain untuk membayarnya? Lagi pula pembayaran macam apa seperti itu?" Ziva beranjak dari duduknya dan sedikit menjauh dari Rian, tak lupa gadis itu pun memalingkan wajahnya dari tatapan suaminya yang seolah sudah tidak sabar ingin melahapnya itu.

Rian pun dengan tersenyum juga beranjak dan mendekat kearah Ziva dengan satu tangan yang tiba-tiba merangkul pinggal rampingnya. "Kalau kau tidak setuju juga tidak masalag bagiku. Lagi pula aku juga tidak dirugikan untuk itu." Ucap Rian yang kemudian berjalan pergi dari hadapan Ziva.

"Aku setuju!" Seru Ziva yang seketika itu juga menghentikkan langkah Rian. Dengan senyuman penuh kelicikikannya kini pria itu bak tertawa didalam hatinya. Puas? Ya, tentu saja sangat puas. Karena memang itu lah yang sangat diinginkan pria tampan berusia 32 tahun tersebut.

Begitu mendengar persetujuan dari Ziva, lantas Rian memutar tubuhnya dan menghadap pada sosok wanita yang nampaknya begitu tidak sabar untuk mendengar sesuatu yang agaknya itu adalah sebuah rahasia besar.

"Tunggu apa lagi! Cepat katakan, apa yang terakhir belum kau katakan tadi!" Dengan kesal Ziva duduk kembali disisi tempat tidur dan kemudian Rian pun mendekat kearahnya lalu duduk disampingnya. "Dengarkan ini baik-baik dan aku harap kau tidak akan begitu terkejut setelah mendengarnya." Ucap Rian sembari menggenggam tangan Ziva.

Ziva terdiam, gadis itu kemudian perlahan mengela nafas panjangnya bersiap untuk mendengarkan apa yang sebenarnya ingin Rian katakan. Sejenak suasana kamar nampak begitu hening sampai pada akhirnya Rian pun mulai berbicara. Dan disela pembicaraannya Rian memanggil sang asisten pribadi untuk membawa sebuah berkas yang berisi tentang data penting didalamnya.

"Tuan, ini yang anda minta." Alex menyodorkan sebuah berkas tersebut dari tangannya pada Rian. "Terima kasih dan pergilah." Kata Rian dan asisten pribadinya itu pun pergi setelah memberikan apa yang bosnya minta.

Ziva melihat apa yang ada ditangan Rian dengan tatapan yang semakin penuh tanya. "Baca ini, disini kau mengetahui semuanya." Rian memberikan berkas tersebut dan tak menunggu lama Ziva pun langsung mengambil berkas itu dari tangan Rian dengan tidak sabarnya.

Beberapa menit Ziva membaca isi didalamnya, nampak terlihat kedua mata gadis itu yang tiba-tiba menetes air mata begitu saja dari kedua pipinya. Entah apa yang tengah ia baca sampai membuat air matanya menetes bahkan sampai mulai terdengar isak tangis dari bibirnya.

Melihat wanitanya yang semakin menangis alhasil Rian pun mengambil alih dengan cepat berkas tersebut dari tangannya. "Tuan, kenapa kau mengambilnya? Aku belum sele--"

"Tidak perlu membacanya sampai selesai karena aku yakin kau sudah tau semuanya." Ujar Rian yang langsung memotong ucapan Ziva.

Rian beranjak dan memanggil Alex kembali untuk mengambil berkas tersebut. Tak lama setelah Alex mengambilnya dan pergi, Rian kemudian menatap pada Ziva yang terlihat terus menangis. "Hentikan tangisanmu, Ziva. Sekarang sudah bukan waktunya lagi untukmu terus menangis, karena--"

"Aku mau ikut pulang denganmu." Seketika Rian pun menghentikan ucapannya setelah mendengar Ziva yang bersedia untuk pulang bersama Rian dan meninggalkan kota Swiss. "Iya, Tuan. Aku bersedia ikut denganmu pulang." Rian mendekat kearah Ziva dan menatapnya dengan penuh rasa bersalah. Entah bagaimana pria itu memulai kata maafnya. Ya, kata maaf yang tetap tidak akan bisa mengembalikan Namira kedunia ini lagi. Dan ditambah lagi banyak kesalahan yang ia lakukan pada Ziva karena menyimpan rahasia sebesar itu padanya.

"Maafkan aku, Ziva. Kau boleh marah padaku tapi bukan berarti kau meninggalkanku. Kau juga harus ingat kalau kau masih memiliki janji padaku untuk--" Rian menghentikan ucapannya dan langsung menggenggam tangan wanitanya tersebut. "Untuk melayaniku karena itu adalah hutangmu." Bisiknya ditelinga Ziva.

Tangis Ziva yang tadinya begitu terdengar sampai tersedu-sedu, seketika itu juga langsung terdengar sunyi. Ya, bagaimana bisa disaat pembicaraan yang masih serius dan disuasana hati Ziva yang kacau lantaran sebuah kenyataan yang baru saja ia ketahui, Rian justru masih sempat-sempatnya mengingatkan hal yang menggelikan semacam itu.

1
Nur Syamsi
Makanya jgn membangunkan ulat yg lagi tidur
Nur Syamsi
Posesif bangat sih ini bapak satu, pa lagi itu sahabatmu.
Nur Syamsi
Wong diperbaikilah sikapnya mas Rian,uda Zivanya belum hilang rasa takutnya e malah bertingkah lagi
Nur Syamsi
Ziva, coba ikuti sja Rian dulu apa yg akan dilakukan terhadapmu sepanjang masih ada batasnya klaw dia ingin melakukan hbngan suami istri maka peringatilah kembali bhw sbnarnya kamu bukan Namira dan tinggal di panti ...
Nur Syamsi
Rian menakutkan maunya bicara baik baik ttsg istrimu spya Ziva Tdk takut
Moerd Maksum
teledor/Facepalm/
Moerd Maksum
sy sangat TDK suka cara bicara zifa yg kasar, TDK mendidik
adawiyah bulia
Luar biasa
linasijabat nysinurat
Biasa
Franki Lengkey
apa isi surat yg di baca siva aku jga ingin tau
~HartiWyn_Dee_
lanjut Thor
Franki Lengkey
itu kembaran namira berati namira anak adopsi di keluarganya yg lalu
Winsulistyowati
Thor...Kog Tamat...Apakah ada Episode selanjutnya..???
Clara Dasella: Belum kak
total 1 replies
Winsulistyowati
Haruse kmarnya ditutup y Thor..bahayakn klu ketahuan anak kcil ..🤭
Winsulistyowati
Ziva Trlalu polos GK paham yo Thor..he he..haruse bljar dr anda Thor..😊🤭
Winsulistyowati
Hmm..prsiapan Thor..MPnya..😍🤭
Winsulistyowati
Ziva Nantang Sih...di krjain tau Rasa kamu..
Winsulistyowati
Bohongin Sahabatnya Kay..Hmm..Rian🙂🤔
Winsulistyowati
Nikah aja Zi..Itu jodohmu...santay n sabar ajalah..
Winsulistyowati
Mampir Thor...Nyimak..tpi Baru baca bab 1 Uda sdih😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!