NovelToon NovelToon
Sang Mafia Ahli Bedah Top

Sang Mafia Ahli Bedah Top

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Kriminal / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Yang suka silahkan lanjut. Bima Arsaka, ahli bedah top dan terkenal. Tak ada yang menyangka, Bima juga seorang mafia yang kejam dan menakutkan. Bima adalah penerus klan Macan Putih, kelompok terkuat Mafia saat ini. Akankah Bima dapat menyeimbangkan tugas yang bertolak belakang sebagai seorang dokter dan juga Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Brahma membelokkan mobilnya ke parkiran rumah sakit. Bagus lekas turun karena jadwal operasi elektif menunggunya. Brahma juga hendak turun, "Bim kamu balik sendiri aja. Poli hari ini kau tutupkan?" ujar Brahma. "Kau mau ke mana?" Bima pindah posisi ke kemudi. "Absen dulu bentar" senyum nakal Brahma sambil berlalu. Bima hanya tertawa sekilas mendengar tuturan Brahma. "Kapan kau waras, nikah sana loh?" saran Bima. "Belum ada yang cocok di hati" jawab Brahma sekenanya. "Wong ediaaannn (\=orang gila)" umpat Bima terus melajukan mobilnya keluar dari rumah sakit.

Bima melaju ke markas. Inginnya istirahat aja di markas sambil menunggu kedatangan Anton. Sesampai di sana Bima turun, duduk selonjor di sofa. Inginnya istirahat, tapi game onlennya menggoda. Bukannya tidur, malah main game online. Bima lihat Dafa dan Rangga juga lagi online, akhirnya Bima gabung ikut tim mereka.

Anton datang saat menjelang maghrib, "Bos, lagi ngapain?" Bima menunjukkan layar ponsel yang memperlihatkan aplikasi game serang menyerang. "Bang, jadi ke Anyer?" tanya Bima tanpa menoleh. "Rencana sih gitu, tinggal nungu calling aja dari Amar" ujar Anton. "Bang, untuk kali ini baiknya apa nggak usah berangkat aja? Aku kok jadi curiga. Beberapa kali abang di suruh berangkat kirim" sahut Bima. "Jangan kuatir bos, emang orang-orang yang bagian distribusi jumlahnya minimal. Karena sebelumnya sudah ada yang ketangkap" jelas Anton. "Jangan sampai terlibat terlalu dalam bang" nasehat Bima. Anton mengangguk.

Anton pergi selepas ngobrol, dia berjalan ke warung bang Mamat. Karena janjian dengan Amar di sana. "Heiii bang, apa kabar? Janjian dengan bang Amar? sambut bang Mamat. "Iya nih bang. Kopi item satu bang, pahitan aja yaa" jelas Anton. "Lapan enam bosque" gurau bang Mamat. "Ha....ha....jadi yutuber aja bang" tukas Anton. Amar yang baru tiba menepuk bahu Anton. "Sudah lama bang Anton?". "Baru aja, kopi juga belum jadi" ujar Anton. "Bang Mamat aku samain bang Anton aja. Buruan nggak pake lama" teriak Amar. "Wait bosque" seloroh bang Mamat yang sedang mengangkat air mendidih di teko.

Anton dan Amar dijemput seseorang dengan mobil. Mereka masuk ke dalam mobil yang ternyata dikemudikan Dafa. "Malam bang Amar, bang Anton. Sudah lama nunggunya?" sapa Dafa saat Amar dan Anton memasuki mobil. "Nggak kok, kita barusan juga selesai ngopi" sahut bang Amar. Mereka ngobrol santai saat meluncur ke markas. Sang bos dengan beberapa bodyguard mendampingi sudah menunggu kedatangan rombongan Dafa dan juga yang lain. Broto berada di ruangan IT. Beberapa hari terakhir, dia berhasil membobol beberapa akun bank. Dafa hanya mendampingi saat itu. Dia tidak terlibat banyak.

Setelah bersiap, beberapa truk siap meluncur lagi ke beberapa daerah sasaran. Kali ini yang diangkut beberapa ton minyak goreng kemasan. Ternyata hanya truk yang dibawa Anton sama Amar yang diisi narkoba ala-ala tepung terigu. "Ada apa ini?" pertanyaan dalam benak Anton. "Anton, kamu sudah kupercaya. Kali ini kamu berangkat ke Anyer biar didampingi Dafa saja" titah sang bos. "Loh, info awal aku bersama bang Anton bosss?" sergah Anton. "Memang aku sengaja merotasi kalian" tambah sang bos. "Bang, gimana siap apa nggak?" ulang sang bos memperjelas. "Baik bosss" Anton hanya bisa berkata seperti itu. Anton yang sengaja pura-pura tidak mengenal Dafa. "Dafa, gimana? Bisa jadi partner baru ku kan?" gurau Anton pura-pura. Dafa tersenyum dan mengangguk mengiyakan ucapan Anton. "Bersiaplah kalian semua" perintah sang bos.

Mereka yang ada di situ berposisi di tempat masing-masing. Begitu juga Anton dan Dafa hendak naik truk. Mereka saling pandang. Waspada tentunya. "Bang, kamu nyetir. Aku main game ya???" kata Dafa duduk di samping Anton. Anton sudah tau, pasti Dafa memindai keadaan truk yang ditumpangi. Dengan bahasa isyarat, Anton memberi tahu Dafa untuk hati-hati. Dafa memberi tahu Bima, lewat bahasa-bahasa yang dimengerti oleh kelompoknya. Anton fokus mengemudikan truk.

Bima mengumpulkan banyak anggota klan macan putih, termasuk di dalamnya Bagus dan Brahma. "Saat ini Anton dan Dafa menuju Anyer, keberadaan mereka di EsHa (\=Serigala Hitam) kayaknya mulai dicurigai. Ketua mereka sengaja mengirim Anton dan Dafa mengirim barang ke Anyer. Mereka membawa banyak serbuk laknat untuk dikirim, sebaiknya apa yang harus kita lakukan. Kayaknya mereka semakin berani mengajak perang terbuka dengan kita" jelas Bima.

"Bim, kayaknya mereka siap rugi untuk pengiriman kali ini" terang Bagus. "Bagaimana bisa?" Bima menimpali. "Mereka sengaja mengumpankan Anton dan Dafa ke yang berwajib. Info dari temanku di Anyer, akan ada penggerebekan besar-besaran di sana" terang Bagus. "Terus apa yang akan kita lakukan?" sela Brahma. "Apa kita suruh Dafa sama Anton meninggalkan barang-barang itu saja. Daripada berbahaya untuk mereka" lanjut Brahma.

"Begini saja kak, info temanmu di Anyer. Lakukan penangkapan saat Dafa dan Anton sudah menurunkan barang, bagaimana?" usul Bima. "Kayaknya nggak bisa Bim, pusat ikut serta bilangnya" terang Bagus.

Sementara di perjalanan Dafa dan Anton berpikir keras untuk mengelabui EsHa. Dafa menghubungi Bima, dia bilang akan berpura-pura tergelincir di daerah pegunungan yang salah satu sisinya adalah tebing. "High risk itu Fa, jangan sembarangan" larang Dafa. "Baiklah bos, kita pikirkan sambil jalan. Kita mau makan dulu" keyik Dafa. Bagus dan Brahma pun belum berkomentar lagi.

Sementara itu ponsel Dafa berdering, "Halo Jo" ujar Dafa mengangkat ponselnya. "Eh, Fa kau ke mana? Aku mencarimu semenjak tiga hari yang lalu. Mau kuajak liburan ke Anyer" seru Joana. Pucum dicinta ulam tiba, keberuntungan sangat berpihak padanya. Dafa bergumam. "Lah, aku ini perjalanan menuju Anyer Jo. Atas perintah papa-mu. Kamu nggak ingin liburan ke sini kah?" jelas Dafa. "Oke, aku susul. Aku ijin papaku dulu. Besok aku sudah sampai sana" Joana menutup telpon. Dafa mengabari Bima.

Bima menyunggingkan senyum di sudut bibirnya. "Tidak mungkin pihak sana mengorbankan putrinya. Dafa kau sungguh cerdas". Bima tetap mengirimkan beberapa anak buahnya untuk menyusul Dafa dan Anton ke Anyer.

Di tempat lain, Joana bersikeras ingin ke Anyer. Walau dilarang oleh Papanya. "Pa, aku ingin liburan. Aku ingin menyusul Dafa ke sana" Joana memaksa sang papa. Akhirnya dengan rengekan-rengekan manja Joana, papanya menyetujui dia pergi ke Anyer disertai oleh Amar. Joana memeluk manja papanya, "Love you Pa. Papa is the best"

#bersambung#happy reading gaessss

othor tunggu like, komen, vote, bunga, kopi dan semuanya

yang sudah like, komen othor ucapin makasih banyak-banyak.

Ikan lele ikan peda, dipepes enak rasanya. Kalau pada suka baca, jangan lupa klik tanda favoritnya 😊

1
Yurniati
sukses selalu thorr
Yurniati
tetap semangat terus
Siti Nurjanah
kaya flim kak pakai the end segala. hahahaha
Siti Nurjanah
apa yg menyebabkan ibu dr bima ( Margaret) itu meninggal itu Antony?
Siti Nurjanah
syukur prof. Bambang tidak main tuduh aja
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ceritanya seru tp maaf thor masih ada yg gantung bikin saya penasaran aja 🙏🙏😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ini teh beneran dah tamat 🤔🤔🤔
gimana sama nasib Joana pas th kl ayahnya di tangkap 🤔🤔🤔 trus gimana kelanjutannya hubungan Bima dan Rani kn blm jls 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony dah th tempat ayah Rama tinggal 🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dendam kesumat yg salah si Anthony😡😡😡😡😡
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
good job Bima 👍👍👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bodoh atau oon ya kakak nya Margareht blm" denger penjelasan dr asiknya main hajar aja 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
jd Anthony dan Rama musuhan nih skrng 😌😌😌😌😌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah panas lah Anthony liat Rama dan Margareht
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Margareht suka sama Rama nih 😊😊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa karna ini Anthony jd marah sama Rama 🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tambah seru aja nih 👏👏👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
apa Anthony bakal aneh" ya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
pasti Margareth tuh cewek nya 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ada apa ya ayah Rama mnggil B3 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
hati" Anton jngn sampe ketahuan sama Amar 👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!