NovelToon NovelToon
Destined To Be Empress

Destined To Be Empress

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Chicklit
Popularitas:407.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Kristy Taslim

Amber adalah seorang dokter kecantikan yang jenius. Sepulang Amber dan adiknya dari acara penobatannya sebagai profesor kedokteran, ia meninggal akibat ledakan mobil di depan mobil adiknya.

Siapa yang menyangka bila ia terlahir kembali menjadi putri bungsu dari Duke dan Duchess Luksemburg.

Bagaimana kisah seorang profesor kedokteran yang ditakdirkan untuk menjadi permaisuri ?

Inilah kisah perjalanan berlika-liku Amber yang terlahir kembali menjadi Zwetta Ellaria Luksemburg dan ditakdirkan untuk menjadi permaisuri hebat.
_____________________________________
⭕ Karya Original Hasil Dari Pemikiran Author

⛔ Jika anda plagiat, saya sikat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristy Taslim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33 - Terjebak Cinta Buta II

“Tidak akan ada yang lebih mencintaimu dibanding aku Halbert, kamu harus tahu itu!” imbuh Beatrice lagi sambal terisak.

Melihat suasana yang tak kunjung membaik, malah semakin mirip serial drama sinetron, aku jadi sangat terganggu dengan rengekan Beatrice. Pantas saja Halbert tidak menyukainya, sikapnya terlalu lebay dan kekanakan begini.

Melihat dia, aku jadi teringat pada ayahku di kehidupan sebelumnya yang sebegitu ekstremnya mengklaim mencintai ibu, tapi hanya selalu memaksakan perasaannya pada ibu sampai pada akhrinya ibu tetap tak mencintainya dan lebih memilih mati bunuh diri dibandingkan hidup padahal dia memiliki aku dan David.

Kak Halbert, aku benar - benar tak ingin kau memasuki bahtera rumah tangga neraka seperti orang tuaku dulu. Orang seperti ayahku sebelumnya dan Beatrice benar-benar membuatku muak.

Aku berjalan mendekati dan memegangi Pundak Beatrice. “Tuan Putri, hanya karena anda mencintai seseorang dengan sepenuh hati, bukan berarti orang itu akan membalas dengan cinta yang sama besarnya. Saya menghargai perasaan anda terhadap Kak Halbert yang besar, tapi Kak Halbert tidak menyukaimu. Bukankah Tuan Putri harus mengikhlaskan itu daripada memaksakan perasaanmu terus padanya?”

Tatapan Beatrice yang polos, tiba-tiba menunjukkan sorot mata tidak suka mendengar perkataanku. Ia menepis tanganku. “Nona Zwetta, saya baru tahu kalau anda tidak sopan sama sekali. Apa anda tidak diajarkan untuk tidak ikut campur urusan orang lain?” tanyanya sinis.

Aku terkejut melihat personality switch yang cepat dari Beatrice.

Wah wah ngajak kelahi nih orang! Heh! baiklah aku akan meladenimu!

“Beatrice, tutup mulutmu! Beraninya kau..” ucapan Halbert kupotong. “Orang lain?!” tanyaku.

“Hohoho begitu.. mohon maaf nih Tuan Putri, tapi Halbert bukan orang lain bagiku. Dia saudaraku tercinta, orang lain itu dirimukah maksudnya?”

Beatrice menggeram mendengar ucapanku.

“Kau! berani-beraninya..” Beatrice hendak menamparku. Seketika aku mengeluarkan aura penyihir naga dan tangannya yang akan menamparku mendadak berhenti.

Apa ini?! kenapa aku tidak bisa bergerak? Batin Beatrice. Ia mencoba menggerakkan tubuhnya sekuat yang ia bisa, tapi tak berhasil.

Aura penyihir naga, kemampuan seorang penyihir naga untuk menguasai keadaan dan lawannya, efeknya sendiri tergantung dari seberapa besar auranya dikeluarkan. 25% aura penyihir naga akan membuat lawan tidak bisa bergerak, 50% aura penyihir naga akan membuat lawan tidak bisa bergerak dan ketakutan, 75% aura penyihir naga akan membuat lawan seketika pingsan, dan 100% aura penyihir naga bisa membuat pengguna sihir basic – fighter langsung mati ditempat.

Saat ini, aku mengeluarkan 25% auraku untuk menghentikan Beatrice, apa ku habisi saja dia seperti kata Arthur? Hmm.. tapi kasihan sama dedek bayinya. Aku pun menarik aura penyihir naga dan Beatrice sudah bisa menggerakkan badannya lagi. Keringat bercucuran dari pelipisnya, dengan mata melebar ia menatapku tak bergeming.

“Bukankah tadi kau bilang tidak akan macam-macam lagi? Jadi inikah caramu meminta untuk diampuni? Beraninya kau mau menampar Jewel?!” tanya Arthur yang tambah geram melihat perbuatannya.

Beatrice diam seribu bahasa, dia tidak bisa berkata apa-apa.

Waduh, bisa berabe nih kalau Arthur sampai marah. *Gulp “Sudah.. sudah kak Arthur, aku tidak apa-apa.” ucapku berusaha menenangkan Arthur yang emosi.

“Sepertinya Tuan Puteri kelelahan setelah menempuh perjalanan yang jauh kemari, jadi sensi deh! Lebih baik sekarang Tuan Puteri beristirahat dikamar tamu,” gumamku.

“Apa maksudmu dengan aku sensi?” Beatrice menatapku tajam.

Fufufufu..Yolo sensi banget ternyata dia..

“SUDAH CUKUP BEATRICE! ikut aku ke kamar tamu!” perintah Halbert dengan nada tinggi, setelah itu ia menarik Beatrice keluar meninggalkan kamarku.

Aku memanggil Ren. “Ren, bisa tolong pandu kakakku Halbert ke kamar tamu?” pintaku.

“Baik, Nona.”

Setelah tinggal aku berdua dengan Arthur di dalam kamar, aku tertawa sampai sakit perut. Arthur bingung melihatku tertawa seperti itu. “Jewel, apa yang kau tertawakan sih?”

Aku menggelengkan kepalaku, “Lucu saja menganggu wanita itu! dia sensi soalnya kak.” Terlihat sebuah senyum yang seperti tertahan. senyuman yang dikulum dari wajah Arthur. Sebelum akhirnya kami berdua tertawa bersama.

“Benar juga, Jewel! haduh haduh udah ah ketawanya! Perut kakak sakit!” ucapnya seraya mengelus kepalaku. Tak berapa lama kemudian, raut wajahnya tampak tidak senang, ia kembali duduk.

“Kakak tidak akan pernah sudi menerimanya menjadi bagian dari keluarga kita! bukan hanya perangainya memalukan seperti itu, tapi bisa-bisa Halbert menderita seumur hidup.” Arthur menghela nafas pelan. “Seharusnya dulu aku lebih sering ke Kerajaan Feanor mengunjungi Halbert, mungkin aku bisa membantunya menangani Beatrice lebih awal..” ucapnya sedih.

Aku menggelengkan kepala, “Jangan menyalahkan dirimu kak, kakak kan juga sibuk mengurusi bisnis pertambangan keluarga kita diseluruh wilayah Kerajaan Magentia Sekarang yang bisa kita lakukan hanya menghadapi dan mencabut akar permasalahan ini kak,” ujarku seraya menepuk pundak Arthur.

Arthur tersenyum tipis melihatku, “Benar adikku!"

“Wanita ini penuh muslihat kak.” Ucapku datar.

Arthur mengangguk,”Iya, Jewel! sepertinya jerat yang ia pasang untuk Halbert ini rumit. Secepatnya saat pulang kita harus merembukkan masalah ini bersama ayah, ibu, dan kak Stanley.”

- To be continued

1
Murni Dewita
👣
S
ayo thor up yang banyak ada gue pembaca setia loo /Grin//Kiss/
Renata Maharani
astaga aku Baca talvon keliru teflon Mulu
Renata Maharani
astaga aku Baca talvon keliru teflon Mulu
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
bagus ceritanya aku suka😍
Nai Annie
honestly, bagi gue enakan dibacanya Ashad nih thor wkwk. Kalau Adasha rada gimana gitu, panggil Ada kayak apaan, panggil Asha kayak nama perempuan. It's ok sih, gapapa. Tapi yah, maap ya thor batin gue telah mengganti nama😁🙏
Nai Annie: eh bentar, gue main komen aja kayanya astaga. ini jenis kelamin si adasha apaan? cowo or cewe?
total 1 replies
scorpio sonia
HUUUUAAAAA udh brp lama ya thor blom up. kangen banget nih
ANALIA
lanjut thorrr....
axxelina vania clarissa
author kapan upnya
Tina
Lanjutnya up
Sisi~`~
kak udah lama banget kok gak up up sih
Agnes
dilanjutin dong thor 😇🎈🎈
Its.Nahfika
dilanjut thor
Kussik Kussikanto
ï
Sania Kela
ayo semangat!!
lanjut thor kalo bisa crazy yaaa!!
Citra Marbun Bre Samosir
waduhhh...lagi menghayati dah abis aja ceritanya..🤔
Mr. S
kok ga prnh up lg thor, apa jgn² pindah lapak jg
Penulis Lepas
wah mantap nih, otw baca
Titi Wasliya
gimana toor udah kehabisan ide ya
flow
kerenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!