NovelToon NovelToon
Hijrahku Dari Pacaran

Hijrahku Dari Pacaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:29k
Nilai: 5
Nama Author: ridwan jujun

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Annisa Khairunnisa patah hati berulang kali, dan membuatnya ingin berhijrah dari pacaran, namun tak semudah yang Annisa bayangkan karena ketika dia sedang berhijrah mendapatkan hinaan dari sahabatnya, apakah Annisa mampu melwati semua itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ridwan jujun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 34

Sejak hari itu, dimana Bangkit memberiku tisu, aku mulai membuka hati untuknya. Chat yang dulunya selalu kuabaikan, kini mulai kubalas. Meskipun, aku benar-benar belum bisa melupakan Adam. Tapi, motivasi-motivasi dari Bangkit selalu menguatkanku. Kufikir, ada benarnya juga. Bahwa kita harus memulai hari yang baru, memulai kisah baru, & perlahan melupakan masa lalu. Aku & Bangkit sangat jarang bertemu dgn kesibukan masing-masing, sehingga percakapan kami hanya lewat chat WA. Terlebih, peraturan kos yang sangat ketat membuatku tidak leluasa bertemu dengan Bangkit.

.

Hari ini, aku datang lebih pagi dari biasanya ke kampus. Entah mengapa, rutinitasku lebih cepat selesai dari biasanya. Mungkin karena aku tadi beli sarapan via Go-Food, karena sedang malas untuk masak sendiri seperti biasanya. Haha, mungkin bukan masak sendiri tepatnya. Tapi, hanya membantu memasak bersama teman-teman satu kos. Ya, aku tidak bisa memasak karena jarang bantu Mama kalau pas masak di rumah.

.

Kelasku masih sepi sekali. Tiba-tiba, Bangkit datang membawa sebuah kue kecil dengan beberapa lilin di atasnya. Dia menyanyikan lagu "Happy birthday to you" saat melangkah dari pintu menuju bangkuku. Aku sangat terkejut sekaligus bahagia. Akupun berdiri dengan senyum mengembang di pipiku.

.

"Selamat ulang tahun, Annisa. Ayo tiup lilinnya," kata Bangkit.

"Terimakasih," ucapku lalu meniup lilin.

Bangkit pun menaruh kue itu di meja, lalu memegang dua tanganku. Aku menjadi panas dingin.

"Annisa, aku sangat menyayangimu. Maukah kau jadi pacarku?" tanya Bangkit yang entah ini keberapa kalinya. Pasalnya, ia sering mengungkapkannya padaku walaupun lewat chat.

"Aku...aku juga sayang sama kamu. Tapi..." jawabku menggantung.

Suasana hening.

"Oke. Aku nerima kamu. Akan aku coba jadi pacar yang baik buat kamu," kataku mulai berlinang air mata. Mengatakan sesuatu yang sangat bertentangan dengan perasaanku sendiri.

Entah apa yang mendorongku, hingga aku berani menempelkan kepalaku pada dada bidang Bangkit. Kutumpahkan segala tangisku, hingga membasahi kaos Bangkit. Bangkit hanya diam saja.

"Mungkin, aku mengatakan sesuatu yg tidak sesuai dengan hatiku. Mungkin hatiku beda dengan omonganku. Mungkin, aku munafik. Mungkin..." kataku sambil terisak.

"Sssuut," Bangkit memotong perkataanku sambil mengusap kepalaku. Ya, dia memang lebih tinggi dariku.

"Sudah cukup. Cukup bagiku kita saling menyayangi. Aku yakin suatu saat nanti kamu bisa mencintaiku setulus hatimu, seiring berjalannya waktu. Sudah. Jangan pikirkan masa lalu. Kita sambut hari yang baru dengan kisah kasih kita berdua. Aku sayang kamu," kata Bangkit sambil tetap mengusap kepalaku dengan lembut.

Aku tersadar bahwa sebentar lagi masuk kuliah. Aku menjauhkan kepalaku dari dada Bangkit & mengusap air mataku.

"Baiklah, akan aku coba. Makasih buat kejutannya hari ini. Walaupun sederhana, aku sangat bahagia," kataku sambil tersenyum.

"Sama-sama. Aku ke kelas dulu, ya. Nanti lanjut chat," kata Bangkit.

Aku hanya mengangguk. Bangkit berjalan menuju pintu. Sesampainya di pintu, Bangkit terkejut bertemu Vina yg juga mau masuk kelas.

"Eh, ada Kak Bangkit," kata Vina.

"Iya, Vin," kata Bangkit.

"Ngomong-ngomong, itu kenapa kerah bajunya basah?" tanya Vina.

"Ooh.. I-ini tadi ke-keringetan. I-iya keringetan! Soalnya lari-lari dari kelasku buat nemuin Annisa. Ya udah, aku pergi dulu, ya!" kata Bangkit berbohong.

"Eh, iya Kak," kata Vina sambil sedikit minggir buat lewat Bangkit.

Vina pun bengong, heran melihat sikap aneh Bangkit. Mulutnya masih menganga saat matanya memandang Bangkit sampai benar-benar tak terlihat. Aku duduk di bangku lagi untuk memakan kue yang diberi Bangkit tadi. Vina menuju bangkuku dengan muka seperti menginterogasiku.

"Kamu kenapa mukanya kayak gitu, Vin?" tanyaku sambil menyuap kue ke mulutku.

"Oo.. Jadi kamu ultah hari ini? Selamat ya!" kata Vina sambil duduk di bangkunya.

"Iya, kamu mau kue ini?" tanyaku sambil menyodorkan kardus yang berisi kue itu.

Vina pun mengangguk tersenyum & mengambil sepotong kue, lalu memakannya.

"Vin, hari ini aku sama Bangkit jadian," kataku sambil menaruh kardus kue ke mejaku lagi.

"Uhukk-uhukk," Vina tersedak.

"Apa? Jadian? Wah selamat, ya! Akhirnya jadian juga," ujar Vina berbinar.

Lalu, aku menghabiskan kueku & menatap sisa kue yang ada di depanku. Aku jadi teringat kenangan Adam di hari ultahku, setahun yang lalu. Aku tersenyum, kenangan itu kembali terulang. Meski dengan orang yang berbeda.

.

***

Bersambung.

1
Nur Kurniasih
udh tamat aja kak
Nur Kurniasih
kok bangkit jdi nya sama diana ya bukan sama Anissa
Nur Kurniasih
dari awal baca nyimak trs sekarng bnr" sedih😭😭😭😭😭😭
Indah_usi
lanjut trus kak thor semangat ngetiknya dtunggu kelanjutan nya
Endang cute
😭😭😭..sedih thor
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅
gantung thor.......... 🙄
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅
،😭😭😭😭😭
Dinda Dinda
penerbit
Dinda Dinda
mengarang
ruby sunn
wah kelamaan up nya. mendingan enggak usah up aja Thor daripada kami kelmaaan nunggu. jadi lupa alur cerita nyaa. jadi kesel
Revolusi Rindu: jangan lupa mampir di Hilal Jodoh Belum Terlihat
total 2 replies
Gadis Sandman
Aku setia rebahan disini menunggu cerita kakak hihi
Revolusi Rindu: jangan lupa mampir di Hilal Jodoh Belum Terlihat
total 1 replies
Mrextinct Hashtag
Crazy up dong thor kali-kali! boleh ya! boloh dong!! yah kalau gak boleh jangan marah thor‾ *ampun bang jago wkwkw
Revolusi Rindu: jangan lupa mampir di Hilal Jodoh Belum Terlihat
total 1 replies
BeijingBand
Duhhh kemana aja aku nih! Seseru ini ceritanya‾
Revolusi Rindu: jangan lupa mampir di Hilal Jodoh Belum Terlihat
total 1 replies
champagnefabulous
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
Revolusi Rindu: jangan lupa mampir di Hilal Jodoh Belum Terlihat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!