NovelToon NovelToon
Key And Bian

Key And Bian

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: LaSheira

Selamat Membaca kisah Key And Bian 💖💖

Takdir masa lalu Presdir Adiguna Group dan seorang model bernama Jesika, telah membuat sebuah benang kusut untuk kehidupan anak-anak mereka.

Key dan Bian dua manusia yang mengenal arti cinta dengan cara berbeda. Semua terasa sederhana jikalau itu hanya tentang rasa mereka berdua. Tentang cinta berbeda status, tentang orang ketiga. Namun takdir masa lalu orangtua telah menyeret mereka dalam hubungan rumit tentang penghianatan, tentang ibu yang tersakiti, tentang kebencian yang diwariskan.


Dan bagaimana kalau takdir masa lalu itu memunculkan seseorang, anak yang tak diketahui. Dari situlah rumitnya takdir masa lalu itu akan terurai.

Akankan cinta Key dan Bian bersatu menuju perayaan?

Akan ada banyak tawa dan bahagia, namun juga akan ada airmata.

selamat membaca 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaSheira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan

Suasana sore yang sejuk. Key

memilih berjalan kaki dari rumahnya. Kalau cuaca sedang cerah namun sejuk

seperti ini, dia memang lebih senang berjalan kaki menuju minimarket. Sesekali

berlari kecil, menyapa orang-orang yang ia kenal. Berlarian ia mengejar angin.

Postur tubuhnya yang memang masih seperti anak-anak, memang membuatnya bisa

melakukan banyak hal di usinya sekarang. Tidak ada yang protes dan mengatakan

kalau ia kekanakan. Dia mampir di kios pedagang makanan. Membeli lekers,

jajanan manis. Dia meminta empat buah dengan toping aneka rasa. Menyerahkan

uang, lalu berjalan sambil menikmati makannya.

“ Ya, lupakan semua Key. Hiduplah

dengan normal seperti biasanya. Anggap dia laki-laki pelanggan minimarket yang

kau temui lalu kau lupakan ke esokan harinya. Semangat!” sampai di minimarket

dia sudah menghabiskan jajanan yang ia beli. Menyiapkan senyum hangat seperti

biasanya. “ Aku datang!” teriaknya sambil membuka pintu. Mulutnya langsung

terdiam melihat seseorang yang sedang berdiri di dekat kasir.

“ Sudah datang key, dia

menunggumu.” Kak Hamzah menunjuk laki-laki yang berdiri di hadapannya. Senyum

yang Key siapkan tiba-tiba lenyap. Semangat yang ia kantongi sepanjang

perjalanan ke mari juga menguap.

“ Bisa kita bicara Key.” Key tidak

menduga Bian akan muncul di hadapannya seperti ini, saat masih ada kak Hamzah

pula.

“ Maaf kak aku sudah harus mulai

bekerja.” Key masuk ke dalam mini market, lalu berjalan ke arah gudang.

“ Gak papa Key, bicaralah dengannya

sebentar, dia sudah menunggumu lumayan lama. Aku bisa gantikan sampai urusanmu

selesai.”

Key jadi merasa kesal sendiri,

namun diapun tak bisa menolak kalau sudah begini. Apa ini sengaja pikir key.

 Akhirnya mereka duduk berhadapan. Dua buah jus

mangga terhidang, pelayan yang menyajikan sudah lama pergi. Namun belum ada

yang mulai untuk bicara. Key memilih mencari pandangan lain, sementara Bian

memandang wajah Key lurus.

Sepanjang siang tadi dia sudah

memutuskan, kalau Key marah padanya dia akan mengejar maaf gadis itu. Ia akan

memeluknya dihati, dan tidak akan membiarkan Key pergi. Tapi sebaliknya, jika

Key senang dan memeluknya, menarik dirinya untuk lebih dekat, Bian yang akan

menghilang. Jauh tanpa jejak.

“ Apa kau marah?”

Haha, marah, tentu saja aku marah.

Key mendelik, berteriak dalam hati. Dia meraih minumannya, menyedotnya

perlahan.

“ Aku jadi merasa sangat sedih.”

Bian mulai memancing dengan suara penuh harap.

Apa-apaan dia ini, kenapa memasang

wajaah seperti ini. Ini licik namanya, wajah sedih dan penuh kesepian yang

selalu membuat Key melunak tanpa alasan.

“ Key! Key!Key!” Bian sengaja

memanggil key berulang. Nadanya terdengar sedang mengoda. Membuat Key akhirnya

memalingkan wajahnya, namun dia berhasil menahan ekspresi wajahnya untuk

terlihat datar. “ benar-benar marah ya.” Katanya lagi dengan nada sedih.

Keterlaluan batin Key, apa

laki-laki dihadapannya ini sedang bercanda sekarang.

“ Haha, marah, kenapa aku harus

marah kak, karena kak Bian seorang CEO grand Mall. Wah seharusnya aku berteriak

kegirangankan, kalau tahu kak Bian kaya raya aku pasti tidak akan pernah  memberi makan malam gratisan selama ini. Apa

mau aku memelukmu karena senang.” Namun Key mengatakannya dengan nada sinis,

dan tanpa senyuman. “ Apa kau sudah selesai bicaranya kak, aku harus bekerja.”

“ Key.”

“ Berhentilah datang menemuiku.

Mari anggap apa yang sudah terjadi selama ini hanya piknik sementara kak Bian,

dan aku hanya akan mengangap kak Bian seperti para pelanggan minimarket yang

lain. Orang-orang yang datang dan pergi, orang-orang yang aku temui berulang

kali namun esoknya aku sudah lupa, dan akan kembali menyapa tanpa ingat hari

kemarinnya lagi.”

“ Kenapa?” Bian menatap lurus.

Namun ada seutas senyum di bibirnya yang samar dan cepat memudar. Ia merasa

bahagia dengan kemarahan Key.

“ Kenapa? Apa perlu aku jelaskan alasannya?”

Bian mengangukan kepala. Ah kenapa

malah jadi seperti ini. Seharusnya aku berteriak marahkan. Kenapa dia muncul

dengan wajah sedih dan kesepian  seperti

ini. Lagi-lagi Key mengerutu dalam hatinya.

“ Key.”

“ Apa!” Key menjawab galak, namun

anehnya Bian malah tersenyum. “ aku hanya pedagang somai kak, aku hanya penjaga

mini market malam, dan kau, hah! Siapa kau sebenarnya? Lagipula kau sudah

bertunangan, rasanya tidak pantas bagiku bertemu denganmu, apalagi aku berteman

dengan tunanganmu. Manda sangat cantik, dan dia wanita yang sangat baik. Aku

tidak mau dia salah sangka dengan persahabatan kita.”

“ Maafkan aku key.”

Pandangan mata mereka bertebu.

Beberapa lama mereka saling berpandangan. Mencoba menyelami perasaan satu sama

lain. Key yang berusaha menutupi gejolak yang ada di dadanya. Dia tahu, sangat

tahu, bagaimana hatinya sekarang. Tidak jauh berbeda dari Bian. Iapun merasakan

perasaan yang nyaris sama pada gadis itu. Perasaan yang sama-sama mereka tutupi

dalam kata persahabatan.

“ Tidak ada yang perlu minta maaf

dan dimaafkan kak, aku juga tidak rugi apa-apa. Tapi seperti yang aku katakan

tadi, kita akhiri semuanya disini. Jangan pernah datang lagi kemari. Sungguh,

aku tidak membencimu, namun akan ada orang yang salah paham dan bisa jadi

terluka nanti dengan pertemanan kita.” Key Mengatur bicaranya agar terdengar

biasa saja.

“ Aku tidak bisa melakukannya.” Kata Bian tegas.

“ Maksudnya apa?” key terkejut dengan jawaban cepat Bian.

“ Aku tidak bisa melupakanmu begitu

saja, kau memintaku mengangapmu apa, piknik pelepas lelah?”

“ kak.” Key mulai merasa frustasi.

“ Aku menyukaimu key. Kau tahu itukan?”

Key terdiam, mata mereka bertemu.

 “ Aku jatuh cinta padamu.”

Mendengar itu dada key berdegup

kencang. Bahkan tangannya gemetar. Ada perasaan senang yang tiba-tiba menyelip

di hatinya. Namun langsung terguyur air kesadaran. Bahwa laki-laki yang ada di

hadapannya ini adalah seorang CEO, dan bahkan yang lebih penting dari alasan semuanya

adalah, dia sudah bertunangan, dan bertunangan dengan teman smunya, yang cantik

dan juga luar biasa baik.

“ Apa kak Bian sadar dengan apa yang kak Bian ucapkan?”

“ Aku jatuh cinta padamu Key. Tetaplah bersamaku.” Bian meraih tangan Key. Gadis itu berontak ingin

melepaskan, namun tangan Bian terlalu kuat. Dia memegang tangan Key hingga

akhirnya gadis itu melunak, ia membiarkan gengaman erat itu. Rasa hangat

mengalir ke seluruh tubuhnya. “ Apa kau benar-benar tidak suka padaku.”

“ Ia.”

“ Aku benar-benar merasa sangat

sedih key.” Kata-kata Bian menusuk hati key, membuatnya merasa bersalah.

“ Maksudku bukan aku tidak menyukaimu kak. Tapi.”

“ Jadi apa lagi, jadilah kekasihku.” Tangan Bian semakin erat. Key binggung bagaimana ini, kenapa malah

seperti ini. Seharusnya diakan marah dan memutuskan hubungan, kenapa jadinya

malah sebaliknya.

“ Bukankah kak Bian sudah bertunangan, seluruh negri ini juga tahu, siapa tunangan kak Bian. Bagaimana

mungkin sekarang kak Bian mengatakan menyukaiku dan memintaku menjadi kekasih.

Bukankah itu tidak masuk akal.” Perlahan Bian melepaskan tangannya. Dia

terdiam. Apa yang key katakan memang sangat benar. Untuk alasan apa sampai key

mau menerima perasaannya. Jelas-jelas hari ini, seluruh tv nasional menayangkan

berita pertunangannya. Dan bagaimana mungkin dia berharap ada seorang gadis

yang mau menerima perasaanya. Wanita baik-baik tidak akan pernah melakukan itu.

“ Baiklah kak, kita akhiri saja semuanya di sini. Kita kubur semua perasaan

kita, demi kebaikan semua orang.”

Bian menatap Key tajam. Kali ini

key bisa merasakan ada kemarahan di sana. Sesaat muncul setelah Key

menyelesaikan kalimatnya tadi.

“ kenapa? Kenapa aku harus berkorban untuk kebahagiaan orang lain.”

“ Kak.”

“ Pertunangan itu hanyalah sandiwara perusahaan. Kau tahu, ah, kau pasti tidak akan paham key. Dunia ini

bukanlah kehidupan penuh tawa seperti yang kau jalani. Aku harus hidup

bersandiwara seumur hidupku, tersenyum padahal aku sedang marah. Dan aku

mengenal seorang wanita yang sepanjang hidupnya harus terus tersenyum penuh

kebohongan seumur hidupnya. Ya ibuku, kau tahu, pernikahan mereka hanyalah

kerja sama bisnis, diawali dengan kebencian dan di isi dengan kebohongan,

melahirkanku. Kau benar, aku pria kesepian malang yang lahir di keluarga kaya

raya. Orang lain mungkin banyak yang iri dengan posisiku, aku ahli waris

tunggal kerajaan adiguna grup. Hah! Kalau saja mereka tahu bagaimana aku

menjalani hidup.”

Ah, kata-kata Bian barusan. Gadis

itu malah ingin memeluk Bian sekarang. Dia mengulurkan tangannya, mengengam

erat tangan Bian. Mencoba mengalirkan cinta pada kehidupannya yang putus asa.

“ Aku tahu, aku bersalah pada

Amanda. Tapi perasaanku padanya, haruskan aku membohongi diriku. Akupun tidak

mau dia hidup seperti ibuku. Hidup dalam sandiwara yang menyedihkan seumur

hidupnya.”

Wajah cantik Amanda muncul di

kepala key. Senyumannya saat memuji Bian semalam. Bagaimana dia mengatakan,

bahwa ia benar-benar jatuh cinta pada tunangannya. Membuat Key bimbang

melangkah. Dia ingin memeluk Bian, namun ia bukan wanita sinting. Dia masih

benar-benar bisa berfikir waras, bahwa laki-laki yang ada dihadapannya sekarang

adalah tunangan wanita lain.

“ Kak.”

“ Jadilah pacarku key. Cukup antara kita saja.”

Apa maksudnya. Menjadi pacar laki-laki yang jelas-jelas sudah bertunangan.

“ Maafkan aku kak, aku tidak bisa

melakukan itu, sebesar apapun perasaanku untukmu, aku tidak bisa pacaran dengan

laki-laki yang sudah bertunangan dengan wanita lain.”

Wajah Bian semakin terpuruk sedih.

“ Bagaimana kalau pertunangan kami dibatalkan.” Katanya dengan mudahnya.

“ Apa! Membatalkan pertunangan, yang benar saja kak. Kalian bahkan baru bertunangan semalam. Dan bagaimana dengan Amanda, semalam dia begitu sangat bahagia. Dan orang tuamu bagaimana

dengan mereka. Ibumu pasti akan merasa sedih bukan.”

“ Berhentilah membiacarakan kebahagiaan orang lain” marah. Key sampai terkejut, dia melepaskan tangan Bian karena merasa takut. Laki-laki di hadapannya ini benar-benar sulit di tebak

perasaannya. “ Amanda, orang tuaku. Kenapa kamu begitu perduli pada mereka.

Lantas aku, kenapa tidak melihat dari sudut pandangku.”

Aaa, kenapa malah jadi begini. Key binggung.

“ Tidak bisakah kau melihatku,

mengengam tanganku erat dan percaya padaku. Kita jalani ini bersama, kedepannya

seberat apapun yang harus kita hadapi, akan kita hadapi bersama. Tidak perlu

berfikir tentang siapa-siapa sekarang, tidak, jangan pusingkan perasaan lain.

Kita jalani hubungan kita saja. Kumohon, percayalah padaku.”

Bagaimana ini.

“ Pegang tanganku key. Kita lakukan

ini bersama.”

Bagaimana aku harus mengambil sikap

sekarang. Membohongi perasaanku bahwa aku tidak menyukai kak Bian, atau menutup

mata dari semua orang. Termasuk dari Amanda. Bertubi-tubi perasaan bersalah

muncul.

BERSAMBUNG.................

 Keputusan apapun yang kamu ambil akan selalu ada tanggung jawab dan resiko @LaSheira

1
Nurma Sadiah
cie yang seneng di posesif🤣
Abizar Alfarizki
hadeeh bian 🫩
Nurma Sadiah
wow ternyata bian dan basma adik kakak😄
Nurma Sadiah
mau bakso🤤 apalagi makannya bareng orang kaya bian
Septi Msi Yogyakarta
halo kak author
aku rindu dgn krya2 mu
Nurma Sadiah
amanda sama anjas aja, cocok👍
Nurma Sadiah
ih sakit banget sih klo jadi manda/Sob/
Nurma Sadiah
happy ending😍
Mahendra Sari Anwar
kak,,ko blm ada lg cerita yg baru?
aku selalu tgu lohhh cerita nya🔥🔥🫶
love love love berkobon² nanas kan🫶
Mahendra Sari Anwar
maui lagiii🔥🫶
Maryam Husain
luar biasa
Putriani
izin mampir yah😍
☠Arin_
aku suka final ending yg bahagia gini
☠Arin_
the end🙏
☠Arin_
waaaah mau pamer🤣🤣🤣
☠Arin_
Senengnya🤣🤣🤣
☠Arin_
Sedih aja
☠Arin_
plong
☠Arin_
wah kena deh🤣🤣🤣
☠Arin_
😭😭😭😭masih berlanjot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!