(warning 21+) Ide konyol yang ku buat dengan Siska sahabatku sendiri yang kini membunuhku, aku pikir setelah aku dan kakakku merencanakan ide bodoh itu ayah akan mengerti dan membatalkan perjodohan kakakku. Tapi salah rencana yang aku buat malah membuatku dalam masalah besar. Kak Shena terlepas dari perjodohan nya dan aku yang jadi tumbalnya.
Amera Shesa Atmaja gadis 22 tahun kuliah di jurusan menejemen bisnis bercita-cita tinggi ingin merebut perusahaan Atmaja group dari tangan paman Dirga yang notabene adalah anak angkat dari ayahnya sendiri.
Namun naas sebelum berhasil merebut perusahaan ayahnya ia harus dinikahkan dengan pria angkuh bernama Kenandra Hutama Wijaya musuh besar sang kakak, sekaligus menjadi mempelai wanita pengganti sang kakak, bukan karena tidak bisa menolak perjodohan ini tapi hidup ayahnya yang menjadi taruhannya.
apakah Amera akan benar menikah atau akan membuat ide konyol lagi dengan Siska untuk mengacaukan pernikahan? cus baca yea kelanjutan
eng... ing... eng...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Samaira siswanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menikmati
Diam lah!, kalau kamu terus saja bergerak seperti ini jangan salahkan kalau aku memaksamu."ucap Kenandra mengancam kini benar nafsunya tidak dapat dikontrol lagi, gesekan terus menerus dari tubuh Amera yang terus meronta membuat akal sehat nya menjadi hilang.
"Amera seketika terdiam, membiarkan suaminya memeluk tubuhnya, nafas Kenandra yang seperti memburu dan tersengal-sengal membuatnya takut sedangkan pelukannya semakin erat. Tak lama setelah itu pria itu semakin berani menciumi leher jenjang milikku meninggalkan jejak merah di sana dan mendusel kan wajahnya ke ceruk leherku dan terus turun dan berhasil aku menahan kepala nya, tapi seperti nya ia ingin marah.
"Jangan lakukan itu padaku, aku belum siap menyerahkannya," ucap Amera memohon. Namun pria itu masih tidak mau menghentikan aksinya ia terus bermain di dadaku dan meraup kedua nya dengan tangan dan meremasnya sesekali ia juga memilin-milin bagian put***ku. Sesekali aku melenguh menikmati aksinya namun seketika sadar aku mendorong nya tapi tenaganya terlalu kuat.
"Lepaskan aku, akhirnya Amera sekuat tenaga mendorong tubuh Kenandra dengan kuat hingga terpelanting ke samping, namun dengan sigap Kenandra berhasil meraih tubuh ku kembali.
"Biarkan aku berada disini aku janji tidak akan melakukan lebih dari ini," ucap Kenandra yang juga memohon untuk mendapatkan mainan nya.
"Maafkan aku, aku tidak bisa menahan diri aku adalah lelaki normal, kamu mengerti kan, aku janji tidak akan melakukan lebih dari ini.
"Tapi, sebelum Amera berhasil mengucapkan kalimat nya dengan sigap Kenandra menyentuh, dan ******* bibir milik Amera dengan rakus tanpa sedikitpun memberi waktu untuk bicara sedikitpun sampai tidak mendapatkan udara untuk bernafas baru ia sadar untuk melepaskan ku. Tangannya yang nakal terus bergerilya di dadaku, meremas dan terkadang memilin-milin put***gku dari luar pakaian yang ku pakai, dan entah sejak kapan pengait bra itu lepas dari wadah nya. Dengan satu hentakan Kenandra berhasil melepas piyama tidurku, kini terpampang nyata tubuhku yang polos dan hanya menyisakan satu cd yang ku pakai. Dengan refleks tangangaku menutupi tubuhku yang masih bisa ku tutupi. Namun lagi-lagi pria di depanku lebih kuat tenaganya ia meraih kedua tanganku dan kembali mendusel kepalanya di dadaku bermain dengan kedua gundukan yang selama ini aku banggakan, dan dialah orang yang pertama kali menyentuh nya.
Tak terasa aku juga ikut menikmati sentuhan demi sentuhan yang ia berikan, seperti nya pria ini sudah benar-benar lihai dalam menaklukkan seorang wanita. Mungkin juga karena aku yang kurang pengalaman dalam hal mengerti pria, tapi entah lah sentuhannya memang dahsyat dan baru pertama kali aku mendapatnya.
"Hentikan!
"Maaf tuan Kenandra apakah anda lupa dengan surat perjanjian yang telah kita sepakati," ucap Amera setelah bibirnya terlepas dari bibir milik Kenandra.
Satu tamparan keras mendarat ke pipi pria itu hingga tampak membekas merah berbentuk lima jari. Kenandra tersadar akan perbuatannya yang melampaui batas, namun ia tetap belum rela melepas tubuh istrinya ia tidak mau bergeming malah semakin erat memeluk, hingga tamparan kedua kalinya baru ia sadar ,dan melepaskan pelukannya, karena surat perjanjian yang ia tulis sendiri kini yang menyiksanya.
"Brengsek ! Ucap Kenandra kesal karena harus menunda apa yang ia inginkan.
"Kalau bukan rumah mertuaku sudah ku telan wanita ini, merusak kesenanganku saja. Aku sangat malas berdebat dengan nya wanita egois, bodoh kurang peka ia hanya bisa menghembuskan nafas kasar dan menghantam tembok di depannya untuk melepas emosi yang datang melanda jiwa, sedangkan di bawah sana juniornya terus meraung meronta-ronta minta di jatah maka ia harus pergi kekamar mandi untuk bersolo karir, mungkin kalau wanita lain yang menolaknya ia pasti tidak segan-segan menghabisinya, tapi untuk gadis yang menolaknya kali ini ia bisa maklumi.
Amera POV
Pria yang sekarang bersama ku memang suamiku, aku sudah bilang padanya kalau diriku belum siap, namun sepertinya ia ingin meminta lebih, aku menikmati setiap sentuhan lembut nya namun aku takut dia akan terlalu jauh, aku berusaha berontak namun ia tidak mau berhenti malah mengancam ku, semakin lama aku mulai terlena dengan setiap belaian tangan nya, namun aku tetap bertahan deru nafasku semakin memburu, ia terus menciumi ku, meninggalkan bekas merah di leherku, ciuman pertama ku berhasil ia dapat kan dan bahkan hal berharga yang paling kubanggakan selama ini berhasil ia koyak dan *****, ia mengambil banyak sekali keuntungan dari ku ia berjanji padaku tidak akan mengambil satu hal yang paling ku jaga di area bawah. Tapi aku tidak percaya ia terus menindih ku membuatku tidak bisa bergerak dan bernapas lega, aku terkejut karena benda keras menempel di pangkal pahaku dan entah kapan dress yang aku pakai tersingkap ke atas, dan disana hanya terhalang cd ku saja, aku kembali meronta namun tenaga pria ini lebih kuat dariku setelah ia lengah aku tampar wajahnya agar ia kembali sadar, ku ingat kan kembali tentang surat perjanjian yang telah kami buat, seketika itu juga ia marah dan melepaskan aku membuang muka kesal dan pergi keluar dari kamarku. Aku sangat takut aku rapikan kembali piyama ku dan berharap ia tidak datang kembali kekamarku. Tapi pikiran ku salah ternyata ia datang kembali aku pura-pura tiduk, tapi karena terlalu lelah akhirnya aku benar-benar terlelap dalam tidur ku.
"Cepat sekali ia tidur," pikir Kenandra setelah tidak melihat pergerakan dari Amera.
"Baiklah aku tunggu sampai besok kita pulang kerumah sayang," ucap Kenandra lirih tepat di telinga istrinya.
"Ingin sekali aku memeluk tubuhmu, namun aku takut kamu semakin tidak nyaman dengan ku. Baiklah biar aku tahan dulu besok entah aku tidak tahu. Akhirnya akupun harus tidur dengan memandangi tubuh istriku.
***
Keesokan harinya Amera bangun lebih awal itu dikarenakan sejak semalam ia gelisah tidak bisa tidur karena masih takut kalau-kalau suaminya akan hilang akal dan kembali menyentuh nya. Amera bangun mengambil pakaian santainya dan keluar menuju kamar mandi kamar tamu ia takut mengganggu tidur suaminya.
"Morning kiss…
Tiba-tiba Kenandra bangun dan memberikan ciuman ke puncak kepala Amera, padahal Amera baru saja akan membalikan badannya setelah mengambil pakaian di lemari pakaian, hal itu membuat Amera terkejut, namun Kenandra dengan cekatan menangkap tubuh istrinya.
"Mulai sekarang kamu istriku harus biasa kalau aku menginginkannya.
"Tapi ini semua tidak ada dalam surat perjanjian tuan Kenandra seharusnya kamu tidak lupa hal ini.
"Ada, kamu kurang teliti membacanya,"ucap Kenandra datar biasa saja seperti tidak ada masalah apapun.
"Mana mungkin, kata Amera masih dengan expresi wajah bingung nya.
"Siapa yang bilang tidak ada dalam surat perjanjian, semua yang kulakukan dari semalam hingga saat ini tertulis di surat nikah kita dan kamu pun sudah setuju dan menandatangani nya."ucap Kenandra senang karena sudah berhasil membuat Amera kalah darinya.
"Jangan mempermainkan aku tuan Kenandra," ucap Mera kesal semua isi surat nikah memang ditulis seperti itu.
"Menyebalkan sekali pria ini mengambil kesempatan dalam kesempitan, seperti saat ini. Sedangkan Kenandra tersenyum penuh dengan kemenangan.
"Hey… apa yang kau pikirkan? Bukannya kamu mau mandi ? Ayo aku yang mandikan atau kamu yang tidak sabaran ingin memandikan aku ,sayang," ucap Kenan menggoda istri nya.
"Ihhh… menjijikkan sekali pria ini, sebaiknya aku harus cepat meninggalkan ruangan ini sebelum pria mesum itu berbuat macam-macam. Amera berhasil lari keluar kamar menuju kamar tamu disana juga ada kamar mandi pikirnya.
Salam dari "Sayap Pelindungmu"
#KeceParah
aku mampir!
mampir di novelku ya..
GADIS TIGA KARAKTER
Jangan lupa untuk singgah di novel aku ya
Mari, saling mendukung 🤗