Chesa yang terpaksa menikah kerena keadaan yang memaksa nya untuk menikah dengan seorang tuan muda dimana mamanya bekerja sebagai asisten dari Tuan besar Mahesswara.
hidup Abraham penuh misteri di mata Chesa, begitu pun orang-orang disekitar Abraham yang seakan menyembunyikan siapa Abra! Mampukah Chesa menerima keadaan tuan muda Abraham tersebut?
dan bagaimana kisah cinta dan kehidupan Chesa setelah hidup bersama dengan nya?
Apa misteri di balik tuan muda Abraham?
@novel callback 😁😁🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Inggrid
Pram hanya senyam-senyum sendiri sambil menguap kan makanan ke dalam mulutnya, dia bahkan masih bertelanjang dada di meja makan, Chesa memandang i suami brondong nya itu dengan begitu intens dan jangan lupakan tatapan tajam yang dia tujukan pad Pram. Bagaimana Chesa tidak kesal, Pram tak tau tempat kalo suka berhubungan dengan kesenangan nya, dua ronde berdiri di dapur dan di meja makan membuat kaki Chesa sampai kebas.
"Apa sayang? mau di suapi?" kata Pram dengan senyuman khas nya.
"Tau ah!!!!'" ucap Chesa kesal
Chesa baru sadar kalo Abra mengusir semua pelayan agar dia bisa melancarkan aksinya yang dia sebut sensasi baru!.
bercinta dengan nya di dapur, berpindah ke meja makan sampai badan Chesa rasanya remuk tak karuan.
"Sayang....kamu gak ingin berkunjung ke rumah mama Rani?" tanya Pram,dia ingin mengirim Chesa ke Singapura karena di sini ada ancaman yang membuat Pram tak tenang.
"Enggak! kerjaan aku di restoran banyak banget!"
"Kan ada temen kamu itu!" ucap Pram
"Tetep saja! aku gak bisa ninggalin semua nya!" kata Chesa
"Ya udah deh! sini dong yank!" tarik Pram agar Chesa duduk di pangkuan nya.
"Udah dong Abra!!! aku udah capek!" rengek Chesa
"Idihhh emang apa yang akan aku lakukan?" ucap Pram sambil mengigit kecil telinga dan leher Chesa.
"Iiihhh Abra!!! berhenti!"
"Hahahahahhahaha...baik sayang!"
***********
"Jadi kita pergi sekarang nyonya?" kata Chesa
"Tentu saja, ayo naik mobil saya saja ya nona Chesa!"
"Baiklah!"
Dari kejauhan mata Rian menangkap tubuh Chesa sedang berbicara dengan seseorang, Chesa nampak berdiri di dekat kemudi diluar mobil dan sepertinya seseorang yang dia ajak bicara tak bermaksud keluar dari mobilnya, ya mobil Rian mengalami pecah ban, dan sekarang sedang di ganti, kebetulan dia berada di dekat restoran milik Chesa.
Rian masih memperhatikan dari kejauhan, dia sedang menghubungi si kembar,
"Bagaimana Hen?"
"Bos gawat!! dia terlihat di restoran nona Chesa beberapa saat yang lalu!" lapor si Hendra.
"Apa?? lalu bagaimana? apa kamu sudah tau tempat tinggalnya?"
"Belum bos! dia sangat licik bos!!"
"Bangsaaat!!!! begitu saja tidak becus!!!! cari cepat!!!"
maki Rian sambil terus memandangi ke arah Chesa, seseorang yang di ajak bicara Chesa keluar dari mobilnya, dia terlihat membantu Chesa membuka bagasi mobil miliknya. Rian terus memperhatikan seseorang tersebut, berkali-kali keningnya berkerut, dia memperhatikan seseorang tersebut dan seperti mengingat siapa orang tersebut, namun nihil dia tak dapat mengingatnya.
sampai teguran dari seseorang yang mengatakan kalo mobilnya sudah selesai.
Rian segera membayar dan masuk ke dalam mobilnya, sedetik kemudian dia mengingat sosok yang bersama dengan Chesa,istri sahabatnya itu.
"Inggrid??!!!" pekik Rian begitu mengenal i wanita yang ada di depannya dan membawa Chesa pergi. Dengan segera dia menyalakan mobilnya dan melaju mengejar mobil di depannya. Rian dengan segera menghubungi Hendra dan meminta bantuan untuk melacak keberadaan Chesa.
"Gunakan ponsel Chesa untuk melacak nya Hen!!" perintah Rian yang panik.
Rian tau betul siapa Inggrid, wanita dengan obsesi yang sangat tinggi,bahkan Rian masih ingat bagaimana dia melihat sang papa merenggang nyawa akibat ulah Inggrid mantan mama tirinya yang dulu pernah sangat dia sayangi.
masih ingat di ingatan Rian saat dia berusia 10 tahun, tepatnya setelah tragedi kematian mama Abra, Inggrid mengakui Semua nya pada sang papa, bagaimana dia berkata bahwa sebenarnya dia tak pernah mencintai papanya dan bagaimana dia hanya memerlukan harta sang papa, semuanya membuat papa Rian yang saat itu sedang sakit, menjadi semakin parah, dan yang lebih menyakitkan bagi Rian adalah tiba-tiba saja sang papa terserang serangan jantung di hadapan Inggrid dan Inggrid membiarkan begitu saja, karena saat itu Rian sedang melihat mereka,mereka yang berada di ruang kerja sang papa yang terbuat dari kaca, hingga Rian bisa melihat jelas bagaimana sang papa merenggang nyawa sambil memegang dadanya dan Inggrid berdiri menyilang kan tangannya di dada, melihat tanpa expresi ke arah sang papa.
Rian hanya bisa menangis sambil mengedor-ngedor kaca dan pintu gang terkunci dari dalam.
"Bagaimana Hen?" bentak Rian
"Ketemu bos!!"
bersambung.....
genderang drumm..bertalu..
jantung berpacu..
sensasi manisnya..yg memabukan..
kayayakkkkkssss...permen lolipop..
😉😆🤣😂😆😅😄😄
nek dicaplok wong.. mampus lu..
🤣😂😁😀
ya thor..ya..
🤣😂😆😅😄😃
tp kau nasehatin sahabatmu..
kau tak bs move on jg..
dasar..😐🤨😐🤨