NovelToon NovelToon
Aku Seorang Penghibur! Bukan Pelacur!

Aku Seorang Penghibur! Bukan Pelacur!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Contest / Anak Yatim Piatu
Popularitas:83k
Nilai: 5
Nama Author: Khardha love

Kisah gadis yatim piatu yang bernama Arti Aurora, dia terpaksa bernyanyi dari panggung ke panggung untuk membantu perekonomian keluarganya.

Suatu hari dia di jual oleh Tante dan Omnya yang mengadopsinya sejak kecil, dengan seorang pengusaha muda sukses yang bernama Adriansyah Alrizzi.

Yang langsung melamarnya tanpa memberikan kesempatan kepadanya untuk berpikir terlebih dulu.

Arti terus berusaha melarikan diri dari pernikahan yang tidak diinginkannya itu, karena dia tidak mengenal siapa Adriansyah Alrizzi sebenarnya.

Dalam pelariannya dia bertemu dengan seorang mucikari yang menjualnya kembali kepada Tuan Muda Adriansyah Alrizzi dengan harga yang sangat fantastis.


Bagaimanakah kelanjutan ceritanya?

Apakah Arti dan Al akhirnya bisa bersatu dan saling mencintai?

Atau mungkin akan saling membenci?


Mau tau kelanjutan ceritanya silahkan baca!

Happy reading guys!

Mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat dan kejadian yang ada dalam cerita novel ini.

Semuanya murni hasil dari imajinasi author semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khardha love, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Seorang Penghibur! Bukan Pelacur! episode#33 "Di Sekap"

Happy reading guys!

"Lepasin! Kamu siapa dan mau apa?" Arti mendelik tajam kearah orang yang menarik tangannya itu.

Bukannya menjawab pertanyaan Arti orang itu langsung membekap mulutnya dengan saputangan yang sudah diberi obat bius dosis tinggi, hingga membuat eks biduanita itu terkulai lemas tidak sadarkan diri. Orang itu segera memakaikan mantel tebal, sepatu boot, kacamata hitam, syal dan kerudung kepada Arti lalu mendudukkannya di kursi roda. Setelah membayar semuanya dikasir, orang itu bergegas menuju parkiran mobilnya yang terparkir di basemen pusat perbelanjaan tersebut, lalu mendudukkan Arti dikursi penumpang yang ada di sebelahnya. Dia segera menyalakan mesin roda empatnya kemudian melajukannya dengan kecepatan sedang menuju ke sebuah rumah yang ada di pinggiran kota bergaya tradisional khas Korea Selatan.

-

Al baru saja keluar dari toilet umum pusat perbelanjaan tersebut, dia segera melangkahkan kakinya kembali menuju toko pakaian tempatnya meninggalkan istrinya tadi. Tuan muda Adriansyah Alrizzi itu mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya sambil berjalan mengelilingi toko pakaian itu untuk mencari sosok wanita yang sangat dicintainya itu, namun tidak didapatinya. Dia segera menghampiri seorang pelayan toko pakaian tersebut untuk menanyakan keberadaan istrinya.

"실례합니다 부인, 이 사진의 아름다운 여성이 여기서 나오는 것을 보았습니까?"

"sillyehabnida bu-in, i sajin-ui aleumdaun yeoseong-i yeogiseo naoneun geos-eul boassseubnikka?"

"Permisi Mbak, apa anda melihat wanita cantik yang ada di foto ini keluar dari sini?" Tanyanya sambil menunjukkan foto istrinya yang ada di layar handphonenya kepada pelayan itu.

"아니!"

"ani!" Tidak!" Jawab pelayan itu sambil menggelengkan kepalanya.

Al mencoba menghubungi nomor kontak istrinya, namun yang ada hanya suara dari operator seluler yang menjawabnya. Dia segera menghubungi Rano untuk membantunya melacak sinyal microchip yang tertanam di dalam cincin pernikahan yang selalu dipakai istrinya.

"No, bantu gue melacak sinyal microchip yang tertanam di dalam cincin Arti." Perintahnya sambil berjalan menuju ke arah kantor keamanan pusat perbelanjaan tersebut untuk memeriksa rekaman cctv.

"Arti hilang lagi? Kok bisa?" Tanya Rano karena sangat terkejut mendengarnya.

"Iya." Singkat Al lalu masuk kedalam kantor keamanan pusat perbelanjaan itu.

"Kalian berdua kemana aja? Dimana terakhir kalinya Lo terpisah sama dia?" Cecar Rano tanpa jeda sambil menyalakan mesin roda empatnya.

"Tadi gue ninggalin dia ditoko pakaian yang ada di pusat perbelanjaan terbesar di kota ini, karena gue mau ke toilet. Saat gue kembali dia sudah tidak ada, gue juga sudah berkeliling mencarinya dan menghubungi handphonenya, namun semuanya nihil. Gue kehilangan jejaknya, sekarang gue mencoba untuk meminta bantuan pihak keamanan di sini untuk memeriksa rekaman cctv-nya." Jawab Al menjelaskan.

"Bodyguard bayangan yang biasa berjaga mana? Kenapa gak Lo tanya sama mereka?" Rano kembali bertanya sembari menatap lurus ke depan jalanan yang dilewatinya.

"Gue sengaja meliburkan mereka karena ingin berduaan aja sama Arti, sekarang gue malah nyesel banget melakukannya.

"Ingat ya tuan muda Adriansyah Alrizzi, Lo itu pewaris kerajaan bisnis bokap dan nyokap Lo. Jadi Lo harus selalu waspada terhadap semua orang yang menginginkan kehancuran Lo. Kayaknya kali ini mereka sudah tau banget kelemahan Lo, yaitu istri Lo sendiri. Mulai sekarang jangan pernah lengah dan biarkan bodyguard bayangan itu jauh dari Lo lagi. Pastikan mereka semua selalu standby di tempatnya masing-masing.

"Ok." Singkat Al lalu memutuskan panggilan suaranya.

Dia langsung meminta bantuan kepada pihak keamanan untuk memeriksa rekaman cctv yang ada di sana, namun tetap tidak menemukan sosok istrinya. Al benar-benar frustasi dibuatnya, dia segera keluar dari sana lalu memanggil taksi untuk pulang kembali ke apartemennya.

-

Sementara itu di tempat lain.

Sesampainya di depan rumah tradisional khas Korea atau yang biasa disebut Hanok, orang yang membawa Arti itu segera mematikan mesin mobilnya lalu menggendong tubuh mungilnya masuk kedalam.

"Kerja bagus! Letakkan dia dikamar yang ada di ujung sana. Setelah itu aku akan mengambil foto shoot kalian berdua, baru ku kirimkan kepada tuan muda Adriansyah Alrizzi itu untuk memerasnya." Perintah seorang wanita yang menyambut kedatangan laki-laki yang tadi membawa Arti.

"Ok, tapi kenapa gak sekalian aja aku bercinta dengannya secara langsung?" Tanya laki-laki tampan berdarah campuran Indonesia dan Korea itu.

"Jangan ngelonjak ya, kamu itu kekasihku! Kita memang akan membuat tuan muda Adriansyah Alrizzi terpuruk karena istrinya ini supaya bisa menjatuhkannya, tapi aku gak akan membiarkanmu bercinta dengannya secara langsung." Tegas wanita cantik nan seksi itu dengan menekankan kata-katanya, sembari menatap tajam kearah laki-laki itu karena tersulut emosi.

"Baiklah kalau begitu aku gak akan menyentuhnya sedikitpun kecuali terpaksa." Ujar laki-laki itu sambil melepaskan pakaiannya satu persatu.

"Keluar dulu sana, aku mau melepaskan pakaiannya." Perintah wanita itu sambil mendorong tubuh laki-laki tampan itu.

"Iya, iya aku bisa jalan sendiri! Gak usah di dorong-dorong kayak gerobak bakso!" Kesal laki-laki itu dengan meninggikan intonasi suaranya.

"Jangan berisik nanti dia bangun." Bisiknya lalu menutup pintunya.

Setelah selesai melucuti pakaian Arti satu persatu, wanita itu menutupinya dengan selimut tebal. Dia duduk di samping Arti sembari menatap wajah polosnya dengan lekat.

Wajahnya mengingatkanku kepada almarhumah adikku, rasanya aku benar-benar gak tega melakukannya." Batinnya sambil mengusap kepala Arti.

Dia kembali memakaikan semua pakaian Arti, lalu memanggil kekasihnya itu.

"Oppa masuklah." Pintanya dengan nada sangat lembut lalu mengalungkan tangannya di leher laki-laki itu.

"Apa yang kamu inginkan? Kamu gak mungkin bersikap manis seperti ini kalau gak ada maunya." Ujar laki-laki itu dengan tatapan penuh selidik.

"Aku mau merubah rencana kita." Jawab wanita cantik nan seksi itu lalu menuntun kekasihnya itu ke kasur lain yang ada di sana.

"Caranya?" Laki-laki itu mengangkat satu alisnya menatap wajah cantik kekasihnya itu.

"Gimana kalau kita rekam adegan percintaan kita sendiri dengan berbagai macam gaya baru yang akan ku ajarkan kepadamu, supaya kita bisa merasakan sensasi kenikmatan yang lebih dari biasanya. Apakah kamu setuju dengan ide ku ini?" Tanyanya sembari menatap wajah tampan kekasihnya itu.

"Tentu aja sayang, apapun untukmu pasti akan kulakukan karena aku sangat mencintaimu." Jawab laki-laki itu lalu menempelkan bibirnya kebibir kekasihnya itu dengan tangan yang tidak bisa dikondisikan.

Wanita itu langsung membalas perlakuan kekasihnya itu dengan penuh semangat, hingga akhirnya mereka melakukan penyatuannya dengan kamera yang merekam setiap kegiatan mereka berdua dari awal sampai akhirnya keduanya menghentikan aktivitas favoritnya itu.

"Oppa setelah ini bantu aku mengedit wajahku dengan wajah wanita itu lalu kita kirimkan videonya kepada tuan Muda Adriansyah Alrizzi secepatnya." Pinta wanita cantik nan seksi itu sambil menenggelamkan wajahnya di dada bidang kekasihnya itu.

"Iya sayang." Laki-laki itu menganggukkan kepalanya lalu menempelkan bibirnya dikening kekasihnya itu.

Karena kelelahan sehabis melakukan pergulatan mereka, keduanya akhirnya terlelap dalam posisi seperti itu.

-

Malam harinya Arti baru saja membuka matanya, mulutnya dilakban dan tangannya terikat di atas kepalanya. Dia mengerjabkan indera penglihatannya untuk menyesuaikan cahaya yang ada di dalam ruangan itu, lalu mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya.

Aku ada di mana? Rumah siapa ini?" Tanyanya dalam hati sembari menatap setiap sudut ruangan itu.

Ceklek...Bunyi pintu dibuka dari luar.

"Kamu sudah bangun rupanya, ini aku bawakan makanan untukmu" Ujar laki-laki tampan itu sambil meletakkan nampan berisi makanan disamping Arti lalu melepaskan ikatan tangannya dan lakban dimulutnya.

Arti mengerutkan keningnya menatap lekat wajah laki-laki yang ada di hadapannya itu, dia berusaha mengingat semua kejadian sebelumnya.

"Siapa kamu? Kenapa membawaku ke sini?" Tanyanya sembari menatap lekat wajah tampan laki-laki itu.

"Aku hanya seorang laki-laki yang rela melakukan apapun untuk kekasihnya, termasuk menyekapmu demi kepentingan pribadinya." Jawab laki-laki itu dengan sembari menatap sendu kearah Arti.

"Kamu sungguh sangat naif sebagai seorang laki-laki, bukannya membimbing kekasihmu itu untuk melakukan hal yang baik. Tapi kenapa justru

mendukungnya untuk melakukan hal yang buruk seperti ini? Apa kamu gak punya ibu atau adik perempuan hingga tega menyekapku dan memisahkanku dari suamiku?" Arti kembali bertanya sembari menatap tajam kearah laki-laki itu.

"Maafkan aku." Ucapnya kemudian berlalu pergi meninggalkan Arti sendirian di dalam kamar berukuran kecil itu.

"Dasar laki-laki bodoh, bisa-bisanya dia minta maaf begitu saja setelah menyekapku dan memisahkanku dari suamiku." Kesal Arti lalu mencari handphonenya yang kebetulan masih ada di dalam saku celananya.

Sebab wanita itu dan laki-laki itu lupa untuk menyita semua barang-barang milik Arti. Eks biduanita itu mencoba mengaktifkan kembali benda pintarnya itu namun ternyata handphonenya lowbat.

Ya Allah lindungi aku dan pertemukan aku secepatnya dengan suamiku." Doanya dalam hati sambil menelungkupkan wajahnya diantara kedua kakinya.

"Hubby." Lirihnya sambil mengecup cincin pernikahannya.

Bersambung...

Bagaimana caranya Al menyelamatkan Arti?

Mau tahu kelanjutan ceritanya?

Silahkan tunggu episode berikutnya.

Hai teman-teman semuanya jangan pernah berhenti untuk memberikan dukungan kalian melalui tanda cintanya, setangkai bunga mawar merahnya, like yang tiada henti, komen yang sesuai alur ceritanya, rate bintang lima dan jadikan favorit kalian selalu ya.

Salam sayang selalu dariku Khardha Love.

See you next time!

1
Elisabeth Ratna Susanti
mantap 😍
Aerik_chan
Kapan up lagi??
KHARDHA LOVE: Kirain gak ada lagi yang komen dan like novel ku😁, makanya aku malas update.
total 1 replies
Susi Ana
ayo live lanjut,toh masih gentayangan gkgkgk
Elisabeth Ratna Susanti
tuntaskan like yang tertinggal 😍
Susi Ana
kenapa nggak lanjut
Susi Ana
semangat love, jangan nyerah
Susi Ana
semangat love
Neti Jalia
semangat🤗🙏
Nofi Kahza
hayoo..mau ngapain itu si Al..
jangan2 mau dikecup2 basah..wkwkwk🤣
Nofi Kahza
Hai kak Kharda..aku mulai nyicil nyimak lagi nih..🥰
maaf ya baru mampir..🙏
Susi Ana
semangat love,biar naik level jadi gold
Susi Ana: kadang mikir level,jadi buang2 waktu ya love.nggak dapet apa2 meski dikontrak.
total 2 replies
Ana Yulia
semangat thor 💪❤️
Ananda Andin Angraini
Bener2 sadis tuh penculik, setidaknya lakbannya buka kek kasihan kan Arti... 😤 Curiga si Lee Oppa baik beneran sama Arti atau karena ada maunya... 🤔 Jangan sampai deh ada sesuatu... ☺️

Semoga Tuan Al cepat sadar dan mencari Arti lagi... 😭 Itu namanya bukan Bucin Eonni, tapi perasaan seorang istri yg terdalam. 😤

Oalah pantesan Eun Hye pengin balas dendam. Tapi kan Al gak sengaja... 😨
Ananda Andin Angraini
Untungnya Al ngasih password-nya yang sering d ucapkan Arti... 🤗 Pintar kamu Arti alasan ingin k kamar mandi, semoga ada celah buat kabur... 😉

Jangan percaya Al, itu bukan Arti... 😭 Ya ampun Al... 😭 Jangan sampai amnesia si Tuan Al itu... 😭
Ananda Andin Angraini
Ya ampun, siapa lagi itu yang menculik Arti... 😨 kasihan Tuan Al... 😢 Bener tuh apa kata Rano.

Mungkin aja Arti itu adalah adik mu, hei wanita. 😤 Ganti rencana sih, tapi malah lebih parah, semoga Tuan Al gak percaya y...

Duh mudah2n kalian berdua cepat d pertemukan... 😢
Ana Yulia
kenapa gak di paksa aja Al, udah istri sah kan?
Wong Ngapak
lanjot
KHARDHA LOVE
Aku nulis tergantung mood sekarang, jadi gak tentu kapan bisa updatenya 😁😉
Susi Ana: masih exis disini ya love
total 1 replies
Ana Yulia
Hadir lagi thor, semangat 🔥 lanjut terus 💪
Ana Yulia
Mantap, suami idaman banget. sabar dan setia hingga setahun menunggu arti ❤️😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!