Hayashi Shin adalah seorang pelajar 16 tahun sekolah menengah atas kota X. Shin adalah pelajar tampan namun pendiam meskipun dia pelajar yang pintar di mata pelajaran maupun olahraga dia tak pandai bersosialisasi hingga tak terlihat mencolok diantara pelajar populer lainnya..
Suatu hari seusai pelajaran olah raga dia mendapat giliran mengembalikan alat olahraga. Ketika munuju gudang dia melihat pembullyan yang dilakukan oleh sekelompok pelajar disekolah tersebut. Shin yang tak ingin terlibat dalam hal tersebut tanpa sengaja terlibat dalam kegiatan pembullyan itu. Shin yang kesabarannya habis marah dan menghajar salah satu pembully dan terkena skorsing dari dewan guru.
Sewaktu masa skorsing selesai Shin tak masuk sekolah Dan kemudian terjadi insiden kebakaran di asramanya yang mengakibatkan dia terjebak lalu mati di dalam gedung asrama tersebut.
Tanpa diduga Shin yang berfikir dia telah mati jiwanya terlempar dan memulai hidup di dunia Sihir bernama Sagart.
PERHATIAN : INI HANYA TULISAN KHAYALAN AUTHOR, CERITA DIDALAMNYA MURNI HANYA IMAJINASI.
Tambahan : Sedang di revisi author - mungkin nanti sekalian s2nya di gabung disini biar pembaca gak ribet nyari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch - 33. Class Penjinak Monster
"Ulurkan tanganmu." kata shin yang telah berdiri dihadapan Feyli,
Feyli yang tak mengerti kini mengulurkan tangan miliknya di hadapan shin, Shin menaruh telapak tangannya di atas telapak tangan feyli untuk memulai proses upgrade class milik Feyli,
[Upgrade Class Knight]
Syarat
Level 70 (Clear)
5 Skill Max (Clear)
5 Tahun Class (Clear)
[Upgrade Class Sword Master]
Biaya 3000 Gold
'Upgrade Class'
[Memulai upgrade Class 10%]
20% -- 40% -- 60% -- 80% -- 100%
[Upgrade Class Berhasil]
Nama : Feyli Mirren
Class : Sword Master
Level : 70
Str : 99 -- Agi : 92
Vit : 88 -- Dex : 85
Int : 81 -- Lux : 91
Skill :
Wind Soul (Passive) -- Wind Step (Lv Max)
Wind Cut (Max) -- Wind Slash (Lv Max)
Wind Armor (Lv Max) -- Sound (Lv Max)
Limit Break (Lv 1), -- [2 Slot Skill Tersisa]
Limit Break :
Mengonsumsi setengah mana yang dimiliki saat ini untuk Melampaui batas kekuatan yang dimiliki, Durasi (01 Menit).
'Ternyata biaya lebih murah dari pada langsung diupgrade, ditambah dia memiliki skill baru, tetapi kenapa aku tidak memiliki hal seperti slot skill? apa aku harus upgrade sistem untuk melihat slot skill ku yang tersisa?' pikir shin
"Apa sudah selesai? aku sudah mulai merasakan perubahan drastis pada tubuhku." kata feyli di depan shin
"Iya sudah selesai, ayo kita pergi." kata shin melepas tangan feyli dan pergi berjalan kearah luar goa,
Melihat shin yang tak bersemangat menuju keluar goa membuat feyli berfikir apa yang salah dengan shin, 'Apa terjadi sesuatu dengan putri charlotte.' pikir feyli
Setiba diluar goa yuki terkejut karena proses yang diperlukan feyli lebih cepat, sedangkan selly dan miller terkejut karena aura dari feyli yang jauh berbeda dengan sebelumnya, hal itu dikarenakan feyli belum mampu mengontrol kekuatan baru miliknya,
"Apa sudah selesai." kata yuki
"Iya." kata feyli
"Kenapa lebih cepat." kata yuki penasaran
"Ah~ itu karena kapten sudah memiliki class jadi prosesnya lebih cepat." kata shin beralasan
"Benarkah? apa hanya itu?" kata yuki
"Iya," kata shin
"Baiklah" kata yuki
Meskipun Yuki tidak mau menerima alasan Shin, Tapi Yuki juga tidak ada alasan untuk marah, Yuki berfikir jika proses Feyli cepat itu berarti Shin dan Feyli memang tidak melakukan apa apa,
Namun alasan sebenarnya Shin menyuruh Yuki melepas baju karena ingin mengetahui perasaanya, apakah benar Shin memang memiliki ketertarikan terhadap Yuki dalam hubungan pria dan wanita,
Dan hasilnya Shin memang benar benar tertarik terhadap Yuki, meski proses yang yang dibutuhkan cukup dengan sedikit sentuhan, Shin memanfaatkan kesempatan itu untuk mengetes perasaannya terhadap Yuki.
"Baiklah ayo kita pergi." kata shin
Mereka mengangguk, untuk memulai perjalanan ke kota wilayah duke, karena rencana awal adalah mempertemukan shin dengan putri duke.
"Krown." kata shin
Krown segera keluar untuk memenuhi panggilan Shin, Krown yang keluar dari lingkaran sihir yang berada di samping Shin membuat Feyli serta kedua pengikutnya terheran heran,
"Apa class mu summoners" kata feyli mulai bertanya
"Iya." kata shin yang meloncat keatas punggung Krown yang tingginya sekitar 3meter
"Bukankah summoners perlu merapal mantra untuk memangil hewan yang dikontrak." kata feyli
"Yah soal itu, bisakah aku diam." kata shin ingin merahasiakan class dan keistimewaan class miliknya,
"Ah~ baiklah," kata feyli tak bertanya lebih lanjut
'Akan seperti apa dia? summoners adalah class yang langka, namun kekuatan yang dia miliki tak sebanding jauh dariku, bahkan dia bisa mengunakan serangan tipe sihir.' pikir feyli memikirkan potensi apa yang dimiliki Shin di masa depan.
Shin yang telah naik ke punggung krown mengulurkan tangan pada yuki,, Krown yang pintar dengan sigap menunduk untuk memudahkan yuki naik ke atas punggungnya,
"Baiklah ayo pergi." kata shin
Krown mulai berlari menuju kearah luar hutan bersama feyli dan kedua pengikutnya, meskipun merasa tidak enak tetapi feyli dan kedua pengikutnya bisa mengikuti kecepatan lari Krown,
Mereka bergerak menuju ke kota wilayah duke dengan feyli, miller dan selly yang telah menaiki kereta kuda yang ditinggal diluar hutan, karena feyli tak membawa pengawal, hal itu menghindarkan shin dari pertanyaan yang merepotkan,
Setelah Sekitar 3 jam mereka bergerak, mereka semakin dekat dengan kota duke,
"Masuklah, sebentar lagi kita akan memasuki kota." kata feyli didalam kereta dengan pintu terbuka,
Shin mengangguk menyetujui saran feyli, "Kembalilah." perintah shin pada Krown sambil memeluk yuki dan melompat masuk kedalam kereta melalui pintu yang terbuka,
Tak seperti sebelumnya, yang harus bertemu bandit atau masuk secara diam diam, kini semua berjalan lancar tanpa hambatan,
Karena pengaruh dari kereta kesatria suci kerajaan,
Miller mengemudikan kereta di depan, sedangkan feyli, selly, shin dan yuki berada di dalam kereta,
"Selamat datang kembali wakil kapten kesatria suci." kata penjaga gerbang kediaman duke
Miller hanya mengangguk, membuat para penjaga membuka gerbang mansion milik duke agar kereta kesatria suci bisa masuk ke halaman rumah duke,
Setelah masuk dan berhenti di halaman mansion Duke, Shin dan Yuki turun untuk mengikuti Feyli yang akan bertemu dengan Duke,
"K-Kakak." teriak Lyisa yang melihat Shin turun dari kereta,
Mereka menoleh segera menoleh kearah suara Lyisa berasal, Ketika Shin menoleh, tanpa Shin sadari Lyisa sudah berlari kearahnya dan dengan cepat memeluk Shin,
Kejadian itu membuat Feyli dan Selly kaget akan tingkah laku Lyisa, tak terkecuali Yuki kini yang kini merasa kesal melihat kejadian tersebut,
Shin takut membuat Yuki marah, secara reflek Shin menoleh kearah Yuki tak memperdulikan Lyisa yang sedang memeluknya, Shin bisa melihat Yuki membuang muka sambil menahan rasa kesalnya,
'Apa yang harus kulakukan?' pikir shin
"Kakak kembali, aku senang." ucap Lyisa di pelukan Shin,
Meski Lyisa takut Duke akan mengusir Shin kembali, tapi Lyisa bertekad untuk memusuhi ayahnya jika Duke akan mengusir Shin lagi,
"Iya, bagaimana kabarmu?" kata shin sambil melepas pelukan dari lyisa,
"Baik," jawab Lyisa dengan perasaan bahagia,
"Ahem~" Feyli sengaja batuk kecil untuk menyadarkan Lyisa dan Shin yang tak memperdulikan sekitarnya,
"Ah~ terima kasih kakak kesatria." kata lyisa
"Tidak masalah, oh iya apa kita bisa menemui duke terlebih dahulu." kata feyli
"Ah tapi, aku ada sedikit masalah dengan duke." kata shin dengan ragu,
"Tak masalah, aku akan membantu, mungkin dia akan berterima kasih." kata feyli meyakinkan shin,
"Baiklah." kata shin
"Putri Lyisa, aku pinjam kakakmu sebentar, apa kau bisa menemani putri Charlotte untuk bermain?" kata feyli pada lyisa
"B-Baiklah." kata lyisa dengan ragu karena belum mengenal yuki,
"Selly kau temani mereka, hanya kami berdua yang akan menemui duke." kata feyli
"Baik Nona." kata selly
Shin dan feyli pun mulai berjalan menuju ruangan duke dengan albert yang memandu mereka,
"Lama tak bertemu tuan muda." kata albert tanpa menoleh kearah belakang,
'Tuan muda sejak kapan?' pikir shin yang kaget mendengar ucapan Albert yang berjalan di hadapannya,
"Tuan muda?" kata feyli
'Bagus nona Feyli' pikir shin mendengar Feyli mengucapkan pertanyaan yang ada dipikirannya,
"Ah~ itu hanya panggilan saya, saya hanya ingin berterima kasih karena sudah menjadi kakak putri kecil kami, dan terima kasih juga karena mau berkunjung kemari." kata albert menjelaskan
"Hmm~~" desah Feyli yang mulai mengerti bahwa Albert secara pribadi sudah menganggap Shin sebagai tuan muda dari keluarga Duke Lupush,
"Tidak, aku lah yang harus berterima kasih, meskipun sebentar aku sudah merepotkan kediaman Duke." kata shin
"Apa yang anda bicarakan? kami yang harusnya bersalah karena kejadian itu, melihat putri menangis, anda tidak kan pernah percaya bahwa duke juga bisa membuat keputusan yang salah." kata albert
"Baiklah kita sudah sampai." kata albert mengetuk pintu ruangan di depannya
"Masuk." kata duke yang berada didalam
Duke yang melihat feyli dan shin masuk terkejut bukan karena shin datang menemuinya, tetapi karena perubahan yang duke rasakan aura class upgrade Feyli,
'Apa yang terjadi, auranya lebih pasif daripada 3 - 4 hari lalu.' pikir duke Lyron
"Selamat Siang duke." kata feyli
"Iya, apa yang terjadi kamu banyak perubahan." kata duke
"Ah~ ini berkat anak disebelah saya." kata feyli menunjuk pada shin yang berdiri di sebelahnya
"..."
"...."
Duke terdiam menatap shin, shin juga terdiam karena tatapan duke mengarah kepadanya, melihat kejadian sebelumnya Duke merasa tidak enak pada Shin, sedangkan Shin akan tidak sopan jika bicara terlebih dahulu, karena Shin masih berfikir bahwa Duke masih menganggapnya sebagai musuh.
"Ahem~" albert sengaja mencairkan suasana,
"Lama tidak bertemu Shin." kata duke
"Lama tidak bertemu juga duke." kata shin membalas
"Maaf jika aku melakukan hal salah." ucap duke dengan nada rendah,
"Tidak apa duke itu sudah berlalu." kata shin menanggapi kata duke,
'Itu wajar jika dia merasa khawatir, karena aku orang asing dengan kekuatan yang tidak biasa, jadi semua itu bukan salahnya.' pikir shin,
"Jadi apa yang terjadi?" tanya Duke penasaran dengan hasil dari misi Feyli
"Ah~ saya sudah menemukan putri Charlotte jadi saya akan kembali ke ibukota kerajaan." ucap Feyli
"Begitu, jadi apa benar kamu akan menyerahkan putri Charlotte pada sang raja?" tanya duke kembali,
"Itu~." jawab Selly tampak ragu untuk memberi jawaban,
Duke yang melihat Feyli ragu mulai berfikir apa yang sedang terjadi antara Feyli dan Shin, hal itu disebabkan karena Feyli melirik Shin seolah ingin Shin yang memberi jawaban atas pertanyaan duke,
"saya berencana untuk menipu kerajaan." ucap Shin yang menyadari maksud lirikan Feyli
"Apa!!! .. Ah~ maaf." kata Duke yang terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut Shin,
'Dia baru berusia 10 tahun, kesampingkan kekuatannya yang bisa melebihi ku hanya dalam beberapa hari, tapi menipu kerajaan benar benar sikap yang nekat!' pikir sang Duke
"Apa ini untuk putri Charlotte?" tanya Duke yang berfikir shins berencana menipu kerajaan pasti ada hubungannya dengan sang putri.
"Iya, Duke benar." ucap Feyli ikut bicara karena Feyli juga merasa dia ikut andil dengan apa yang akan dilakukan oleh Shin,
"Apa kamu yakin? apa ayahmu tahu tentang hal ini?" tanya Duke merasa khawatir ada Feyli,
Karena memang menipu kerajaan tidak bisa diakhiri dengan hanya memenggal kepala, melainkan seluruh garis darah dari keluarga tersebut harus dieksekusi.
Feyli yang tak menjawab membuat Duke yakin bahwa keputusan ini diambil tanpa persetujuan kepala keluarga viscount Mirren,
"Siapa saja yang tahu tentang masalah ini?" tanya Duke kembali,
"Anda dan Albert, saya, Miller dan selly, Shin serta putri charlotte sendiri." jawab feyli,
'Bahkan Miller dari keluarga Baron juga ikut terlibat, tapi apakah benar ini akan baik baik saja.' pikir Duke dengan wajah tertunduk,
"Apa kamu yakin tidak akan ada yang berkhianat?" tanya Duke khawatir jika rencana Feyli bocor maka keluarga Mirren akan terhapus dari daftar keluarga bangsawan selamanya,
"Saya percaya mereka, seperti anda percaya pada Albert. Kesetiaan mereka tak kurang dari kesetiaan Albert pada anda." ucap Feyli menjelaskan bahwa apapun keputusan Feyli Selly dan Miller akan mendukung Feyli sepenuh hati.
"Ah~~" keluh Duke menyerah dengan keputusan Feyli yang sudah bulat,
Seberapa kali pun Duke mencoba Feyli akan tetap melakukannya, melihat Feyli adalah seorang yang tidak pernah merubah keputusannya,
"Jadi apa rencana mu? aku akan membantu." ucap Duke
"Terima kasih Duke, dengan adanya anda mungkin semuanya akan berjalan dengan lebih baik." kata Feyli yang tersenyum mendengar perkataan Duke,
"Untuk rencananya saya yang akan menjelaskannya." kata shin
Mereka berempat mulai membahas rencana yang telah shin buat, setelah itu feyli juga mengatakan perubahan apa yang terjadi padanya, dan alasan kenapa dia kemari terlebih dahulu,
Hal itu membuat duke sadar, bahwa duke telah membuat kesalahan besar pada hidupnya karena melepas shin, namun nasi sudah menjadi bubur, penyesalan selalu datang di belakang keputusan,
"Jadi begitu, baiklah, apa aku harus memanggil putriku sekarang." kata duke yang sekarang sudah mempercayai shin
"Tidak, soal putri lyisa itu bisa menunggu, karena kami berencana untuk tinggal beberapa hari sebelum pergi ke kerajaan." kata shin
"Hmm~ baiklah" kata duke
Disini duke meminta untuk mengupgrade class miliknya, Shin juga menyetujui hal tersebut, karena Shin berfikir tak masalah untuk menambah pihak kuat selama orang itu berada dalam satu perahu dengannya,
"Baiklah saya akan mulai sekarang, bisa ulurkan tangan anda duke."
ucap Shin untuk memulai proses upgrade class Duke.
•Rencana shin di rumah duke
Ketika Lyisa memeluk shin, Shin memeriksa, potensial milik lyisa,
Potensial nya adalah Tamer - Beast Tamer - Dragon Tamer
Tamer bisa menjadi Beast Tamer atau Dragon Tamer,
jadi shin berencana untuk upgrade sistem ke level 3,
Shin berharap untuk mendapat sesuatu untuk melengkapi class dragon Tamer, jika tidak ada terpaksa shin harus melangkahkan class lyisa ke beast tamer.
Tamer :
Class spesial dari class summoners yang menyimpang,
Summoners adalah class pemanggil sedangkan Tamer adalah class penjinak,
Jika beast atau monster Tamer yang dikontrak mati, monster akan tetap mati,
Berbeda dengan summoners, Jika mahluk summon mati, mereka akan kembali ke alam mereka serta mengakhiri kontrak mereka dengan summoners.
(Karena class Shin adalah Lord Summoners, Shin tidak perlu khawatir ketika mahkluk Summon nya mati, karena yang mengakhiri kontraknya bukan kematian mahkluk yang di summon)
•••••••••••••••