NovelToon NovelToon
SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Selama ini Mamaku nampak sehat-sehat saja, namun hari ke hari tubuh mama nampak kurus dan sakit-sakitan. Entah karena menahan sakit atau karena isu perselingkuhan Papa yang membuat Mama sakit.Tapi Mama tidak tahu siapa selingkuh Papa, yang sebenarnya ada di depan batang hidungku sendiri, ibarat musang berbulu domba itulah yang dihadapi keluargaku, dan aku baru tahu siapa selingkuh Papa setelah Mama tiada.

cerita ini sangat menarik penuh intrik dan pengkhianatan yang tak terduga datang dari orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 UJIAN CINTA DITENGAH BADAI

Saat ini kasus Pak Rudiansyah sedang ditangani oleh Pak Fajar, yang sudah mengetahui apa persoalannya, Pak Fajar mengajukan petisi peninjauan kembali pada kasus Pak Rudiansyah, agar orang yang terlibat dalam kasus ini diselidiki bahwa adanya indikasi orang dalam yang menolong Meta.

Kelegaan di hati Pak Rudiansyah karena usaha pengacara yang gigih akhirnya bisa terjawab dan polisi pun turun menyelidiki semua, sehingga sidang pun ditunda untuk menyiapkan bukti dan saksi yang diberi waktu selama Enam puluh hari kerja untuk memecahkan masalah ini.

Sementara pengacara dan tim penyidik bekerja, Dinar dan Bobby menunggu hasil yang dipersiapkan. Hari-hari mereka pra sidang tersebut disibukan oleh kerja sebagai wakil direktur me management setiap program perusahaan sehingga terkadang pulang sudah mulai larut pulang, begitu juga dengan Yuda, hari-hari kebersamaan mereka semakin sering terlihat lembur untuk berdiskusi atau sekedar tukar pikiran.

Kedekatan ini menimbulkan perasaan yang aneh dihati Yuda putra tertua Pak Rogut tersebut. Namun Dinar yang terkesan cuek tak pernah menanggapi canda atau ajakan Bos muda tersebut. Sehingga rasa penasaran muncul dihati lelaki tersebut untuk lebih mengejar Dinar sampai menyelidiki dimana Dinar tinggal.

Disisi lain Bobby yang sudah mendekati akhir pendidikan nya semakin berjaya di rumah sakit dengan tugas-tugas padat dirumah sakit. Tanpa dia sadari kedekatan dengan dokter Jamilah sebagai dokter baru yang dipindahkan dari rumah sakit lain, menjadi teman curhat bagi Bobby yang membuat keduanya nyaman walau baru dua Bulan dekat.

Kesibukan keduanya membuat Dinar dan Bobby tidak sering bertemu, tapi selalu berkomunikasi kapan dan waktu mereka bisa. Bobby yang tidak menyadari bahwa Jamilah adalah anak kolega Papinya yang dipindahkan untuk mendekati Bobby pelan-pelan. Jamilah yang tertarik dengan Bobby dari awal, membuka gerbang kenyamanan bagi Bobby saat kelelahan dalam tugas.

Hal ini tak pernah disadari oleh Bobby bahwa permainan dan taktik Papi, Maminya telah membawa dirinya ke dalam rencana mereka ingin memisahkan Dinar darinya. "Bob kamu jalan dimana lewat Sudirman Ngak, saat habis magrib Bobby berencana menjemput Dinar di kantornya dia ingin memberi surprise kepada Dinar karena sudah lama dia tidak menjemput kekasihnya itu, dan ingin tahu kantor Dinar yang sekarang walau sudah hitungan bulan Dinar diangkat menjadi wakil direktur.

"Boleh aku numpang ngak Bob saat Jamilah mendekati mobilnya, mobil aku bocor ban ternyata, aku harus segera pulang karena ada acara makan keluarga hari ini Papiku balik dari Singapura.

"Duh Maaf Mila aku tidak jalan kesana aku ada perlu, dan maaf aku harus buru-buru. "Please Bob antar aku sebentar saja dijalan utama nanti aku naik taksi aja". "Maaf Mila kalau naik taksi, bagus depan rumah sakit saja bisa langsung, maaf aku buru-buru" Bobby melajukan mobilnya menuju luar parkiran rumah sakit. Mila nampak kesal, selama dia dekat dengan Bobby tak pernah sekalipun Bobby membolehkan wanita siapapun menaik mobilnya. Kecuali jika dokter pria. Padahal dia dan Bobby sudah terasa sangat dekat tapi untuk yang satu ini Bobby selalu menolak jika dia minta tumpangan.

Di kantor Dinar Yang masih mengerjakan pekerjaannya nampak tinggal berdua dengan Yuda diruangan nya, Siska asistennya pergi kebawah untuk membeli cemilan karena ngantuk.Yuda yang sedari tadi memperhatikan Dinar nampak semakin cantik dimatanya, Namun Dinar tidak sama dengan gadis yang lain yang mudah tertarik dengan dirinya seorang anak pengusaha dan selama kenal diapun tak pernah melihat Dinar dekat dengan seorang pria atau dijemput pacarnya.

Yuda pernah mendatangi rumah Dinar saking penasaran dimana rumah Dinar tapi dia tidak berani masuk atau datang langsung. "Dinar minum dulu aku buatkan kamu kopi hangat" imbau Yuda. "Maaf Pak saya ngak ngopi, ngak biasa"

"Cobalah sedikit saja kamu pasti suka. dengan kopi buatan aku". "Maaf Pak saya ngak ngopi" Dinar terus melanjutkan kerjaannya tanpa memperdulikan ucapan Yuda. Yuda merasa selalu ditolak dengan apa yang diberikannya kepada Dinar akhirnya mendekati Dinar dan memutar kursi yang diduduki oleh Dinar, sontak kertas yang dia ketik pun terjatuh.

"Ada apa Ini Bos, tolong lihat wajahku Dinar jika aku sedang bicara, beberapa bulan aku dekat kamu, kamu wanita yang paling angkuh, aku mau katakan sesuatu kepadamu Dinar, kalau kau suka padamu,kau membuat aku penasaran dan tertantang, mumpung kita berdua malam ini aku ingin menghabiskan waktu bersamamu malam ini.

Maaf Pak proposal ini harus selesai malam ini karena besok kita ada meeting dengan klien. "Sudahkah Dinar tinggalkan sebentar ini, masa aku yang segagah ini kau tolak.Yuda mengunci pintu ruangan kantor Dinar."Maaf Pak Yuda ini ada apa ya, kenapa pintunya dikunci"

Yuda mendekati Dinar dan memutar kembali kursi duduk Dinar."Ayolah sayang kita nikmati malam ini kamu ngak usah munafik lah, aku Bos mu Dinar. "Maaf Pak jangan salah menilai saya, saya bukan wanita yang selama ini bapak kencani" Yuda berusaha menyentuh paha Dinar yang sedang memakai Rok span dengan blazernya warna maroon tua.

"Maaf Pak menjauh dari saya jangan sentuh saya" Dinar berusaha melarang Yuda yang sudah tidak bisa menahan gejolak hatinya."Menikahlah dengan saya, saya akan membuat kamu bahagia Dinar"

"Maaf Pak saya tidak bisa menikah dengan Bapak, tolong jangan pegang saya" Dinar bangkit dari kursinya dia merasakan aura tidak baik mulai muncul dipikiran Bosnya."Kamu tetap duduk disini Dinar, apa kurangnya saya sampai kamu tidak mau melirik saya, saya Bos kamu dan banyak wanita yang menginginkan saya"

Yuda memaksa Dinar untuk duduk kembali, tapi Dinar berusaha untuk bangkit dan Yuda yng kelepasan diri mulai ingin menyentuh tubuh Dinar dengan memaksa Dinar berciuman dengannya. Sementara Bobby yang telah sampai dikantor ingin memberi surprise kepada kekasihnya kebingungan menuju arah mana, disaat itu muncul Siska asisten Dinar.

"Maaf Mbak mau nanya ruangan wakil direktur ibu Dinar dimana Ya?"Siska memandangi Bobby yang di depan, sedikit terpesona melihat Bobby yang tampan tidak kalah dengan Bosnya Yuda. "Mas ini mau ketemu ibu Dinar?"

"Iya, saya mau menjemput nya, kalau mbak ngak keberatan boleh menunjukan saya ruangan beliau. "Boleh silakan, ikuti saja saya, saya asisten ibu Dinar, kebetulan Ibu ada diatas lagi kerja bersama Bos Yuda,saya membeli cemilan tadi, maka turun, ayo Mas kita ke lantai dua. Siska masuk ke lift di ikuti oleh Bobby.

Sesampainya dilantai dia, mereka belok kiri menuju sebuah ruangan yang bertulis R. Dirut, Siska masuk keruangan itu disana ada kursi tamu dan meja karyawan sebanyak dua buah lengkap dengan komputer, didalam ruangan tersebut ada dua ruangan lagi bertulis Dirut dan disebelahnya Wakil Dirut.

Siska membuka pintu ruangan Dirut didalamnya ada meja lagi dan pintu masuk ke ruangan, ketika akan membuka pintu tersebut, Siska mendengar suara ribut di dalam, suara itu juga didengar oleh Bobby"lepaskan saya, menjauh dari saya atau anda akan menyesal nanti" Siska gemetar dan berusaha membuka pintu itu tapi ternyata terkunci,Bobby yang sudah memiliki firasat buruk langsung mendorong Siska ke pinggir dan mendobrak pintu kantor itu.

Sontak saja Yuda kaget,dimana dia berusaha menindih tubuh Dinar, yang sudah berantakan,Siska melotot melihat hal tersebut, Bobby yang menahan amarahnya langsung mendaratkan pukulan kearah wajah Yuda hingga terpental dan terjatuh dari tindihannya ke Dinar "Bobby_, Bobby langsung mengambil tangan Dinar dan memeluknya.

"Sial siapa kau, beraninya masuk keruangan saya, keluar Kau, kau orang asing berani memukul saya ditempat saya sendiri" Security_! Yuda memanggil para penjaga untuk mengusir Bobby. Siska yang mulai gemetar berdiri di sudut ruangan tersebut.

"Tak perlu kau panggil penjaga mulai hadapi aku Yuda, kau telah berbuat tidak senonoh kepada calon istriku" Sekali lagi pukulan mendarat diwajah Yuda yang mulai membiru. Pada saat itu duan orang security muncul di hadapan mereka "tangkap pria ini berani menerobos masuk" Yuda menunjuk kearah Bobby.

"Berhenti disitu, atau kalian saya habisi, Bos kalian sudah melakukan pelecehan kepada calon istri saya, jadi jangan kalian ikut campur biar saya selesaikan secara jantan dengan laki-laki tak bermoral ini."

"Dinar ternyata kau sudah punya tunangan, pantasan kau tak pernah melirik aku, dan kau kenapa kau baru muncul sekarang saat aku inginkan calon istrimu, dan dia bekerja dengan saya"

"Mulai malam ini saya berhenti, aku tak sudi lagi bekerja dengan anda disini" Dinar mengundurkan diri malam itu. "Hahahaha kamu pikir bisa mengundurkan diri semudah itu Dinar, kau sudah tekan kontrak dan kau bisa di penjara jika melanggar kontra kerjamu"

"Aku tak perduli" kau pikir Dinar tidak bisa berhenti kau lupa apa yang sudah kau lakukan kepada Dinar bisa saya viral kan dan lapor polisi ada CCTV dan saksi hidup saya dan Siska. Kamu mau Papa kamu malu dan perusahaan ini dianggap perusahaan mesum"

Yuda terdiam sesaat, dia baru menyadari kegilaannya barusan akan bisa membuat perusahaanya buruk dan bermasalah karena melihat Bobby bukan orang sembarangan, Yuda berpikir kembali akan permintaan Dinar untuk berhenti.

"Maafkan saya Dinar saya khilaf, saya mohon jangan berhenti, saya bisa kena marah oleh Papi jika kamu mengundurkan diri "Kamu pilih menerima permintaan Dinar untuk berhenti atau saya viral kan perusahaan anda!"Bobby menegaskan keputusan Dinar.

" Tidak malam ini saya mengundurkan diri,saya sudah tidak ingin disini lagi" Dinar sudah membulat tekadnya untuk berhenti "Ayo Bob kita balik kita tinggalkan perusahaan ini"

"Dinar, maafkan saya, saya menyukai kamu sampai saya khilaf, please Dinar maafkan saya demi perusahaan ini" Saya tidak akan mem viral kan perusahaan ini tapi saya tidak ingin lagi disini. Dinar memegangi tangan Bobby menuju keluar, Dinar melihat Siska "tinggal lah disini jaga diri kamu, saya pamit"

"ibu_;jangan berhenti" Siska berusaha menahan Bosnya tersebut. Namun Dinar yang hampir mengalami hal buruk tidak berani mengambil resiko dirinya akan celaka Oleh nafsu bejat Bosnya.

1
Delsi Irma
Hai ini adalah karya terbaruku singgah ya.
Delsi Irma
Hai singgah dinovel perdanaku ya....saling support Sabahat Novel toon semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!