NovelToon NovelToon
APA INI?

APA INI?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: andee Rosalia

para readers tolong bijak ya dalam pemilih bacaan

wanita mana yang tidak merasa sedih ketika ditinggalkan suaminya, apalagi di hari pernikahan mereka setelah ijab kabul dan sumpah - sumpah pernikahan itu telah terucap

"Jika bagimu ini adalah candaan
Jelaskan padaku di mana letak rasa lucu itu...?? Biar aku bisa membantumu menertawai hidupku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Masalah lisa dan tio akhirnya mendapatkan titik terangnya, dalam waktu sebulan akhirnya pernikahan mereka di gelar juga. Pernikahan ke dua sahabatku ini terbilang sederhana Karena persiapannya kurang.

Selama proses menuju damai antara keluarga Tio dan Lisa ternyata cukup alot karena keluarga tio juga sudah punya calon sendiri untuk anaknya. Karena alasan kehamilan lisa, mau tidak mau mereka merelakan tio menikahi lisa.

Biarpun sudah ada restu dari orangtua tio, nyatanya semua tidak lagi mudah, saat orangtua tio tahu jika lisa ini sebenarnya anak yatim piatu yang di rawat keluarga Narend yang selaku adik dari pihak ayah lisa maka keputusan mereka kembali goyah.

Cek-percek, ternyata orangtua tio mengiyakan dengar terpaksa pernikahan antara tio dan lisa lantaran menyangka jika rumah yang di tinggali lisa adalah rumah orangtua lisa.

Tidak lama setelahnya, fakta terungkit.

Keluarga narend memang terbilang berkecukupan bahkan bisa di bilang lebih, jadi mereka mencoba mengiklaskan, saat mereka tahu jika lisa itu anak yatim piatu yang miskin, ibu Tio mendesak tio mundur dan membatalkan semua rencana mereka.

Sebulan sebelum hari H lisa tidak henti-hentinya menanggis sedih, apa lagi kini narend masih menjauhi lisa. Lisa lebih sering mencurhatkan bagaimana malunya dia pada orangtua narend, tidak terimanya semua kalimat kasar dari orangtua tio.

Lisa merasa terpojokkan karena ulah orangtua tio, apa lagi mereka menggukur lisa dengan kemampuan ekonomi yang jelas timpang dengan keluarga tio.

Tidak ada yang salah sih sebenarnya jika orangtua tio melakukan itu lantaran ternyata orangtua tio adalah salah satu orang pejabat Negara yang terpandang dan masih memiliki garis darah keturunan ninggat.

Di kantor beberapa kali lisa hampir tak sadarkan diri karena pemikiran yang menggusik ke sehatannya dan calon bayi yang lisa kandung. Tio bahkan harus bolak-balik dari lantai bawah hanya untuk mengecek keadaan lisa yang terlihat semakin kurus saja.

Entahlah aku tidak tahu, apakah masalah lisa lebih berat di banding masalahku. Sudah hampir dua bulan ini dedi menghilang tanpa kabar, tuan bram masih sering berlalu lalang di hadapanku, juga nyonya cheristi masih sering menggunjungi suami tapi mereka lagi-lagi tidak menghiraukan aku.

Besok malam adalah pernikahan lisa, dan besok adalah hari terakhir aku bekerja di perusahaan milik keluarga brawijaya. Sebenarnya harus menunggu tiga bulan hingga perusahaan mendapatkan orang baru untuk menggantikan posisiku, tapi berhubung pihak HRD tau jika aku adalah istri sah dedi, mereka mempercepat semuanya dan dalam kurung waktu seminggu, surat resign sudah di tanganku.

Malam ini aku masih di kantor untuk menggerjakan semua pekerjaanku. Ku tatapi langit yang tak berbintang, udara terasa sangat dingin mala mini, kabut tebal menghiasi langit bahkan menutupi cahaya bulan seolah memberi tahu jika akan turun sebentar lagi. Dengan segelas kopi di kedua tangan aku berkata

“aku sudah terluka sangat dalam, tapi kebahagiaan enggan menyapaku. Katanya roda kehidupan berputar tapi aku hanya di jadikan pijakan untuk melompat lebih tinggi. Aku ini sebenarnya apa? Di hidupkan ke bumi untuk menderitakah memang?” tnayaku bermonolok pada langit yang terlihat semakin gelap.

“aku tidak tahu takdir seperti apa yang kau inginkan terjadi padaku. Aku sudah memasrahkan diri, biarkan aku bangkit dan jika kau tidak mengizinkan mati sekarang, tolong hapuskan kenangan yang buruk tentangnya” lagi-lagi angina membawa pergi seluruh keluh kesahku yang tak terdengar oleh manusia lainnya.

Ku kerjakan semua pekerjaanku dan ternyata baru selesai tepat pukul sepuluh lebih. Aku baru saja akan memesan taksi kala ku lihat andre keluar dari lif.

“lo lembur?” tanya andre padaku.

“mmm lo sendiri?” tanyaku balik.

“ngak, hp dan leptop gua ketinggalan makannya datang ngambil”

“ooo habis terjun lapangan lo?” tanyaku memperhatikan pakaian andre yang terkesan santai.

“mmm?” jawab andre menggandeng tanganku tuk menuju lokasi mobilnya terparkir.

“bagaimana progresnya?” tanyaku serius.

“banyak masalah, mandornya orang baru dan suka adu urat dengan pekerja jadi gua harus cari mandor lain”

“mador yang dulu mana?” tanyaku menggerutkan kening mendengar penjelasan andre.

“pensiunt” jawab andre sembari memutar stir mobil.

“ooh. ngomong-ngomong, lo nganternya ke kontrakan ya” pintaku

“aghh ke kontrakan? Lo udah ngak se atap ma boss ya?”

“…” aku memilih menggangguk saja.

“kenapa?” tanya andre dengan pandangan penasaran.

“banyak hal yang gak bisa gue jelasin” kataku menatap jendela yang ada di sampingku.

“nikah ma orang kaya rempong ya?” tebaknya dan sayangnya sangat tepat sasaran.

“sangat” balasku cepat.

“aku sebenarnya penasaran bagaimana pernikahanmu sama boss”ujarnya cenggengasan.

“…” aku diam seolah tidak mendengar perkataan andre kali ini.

“dewi”

“mmm” gumamku.

“mmm ngak jadi deh” kata andre membelokkan setir mobil agar memasuki gang rumah kontrakanku.

Setelah menurunkanku dan sedikit berbasa-basai, aku akhirnya memasuki rumah tapi betapa terkejutnya aku saat milintasi ruang tamu, seketika lampu menyala dan memperlihatkan sosok yang sudah menghilang dariku sebulan lebih.

“ku pikir kamu sudah meninggal” kataku acuh lalu berlalu begitu saja

“kita harus bicara” ujarnya mencekal tanganku.

“ya tapi tidak sekarang” balasku menepis tangannya dengan kasar lalu menutup pintu dengan kasar tepat di hadapannya. aku menutup pintu dan mengguncikan dedi di luar. Terserah sekarang dia sudah seperti apa yang jelas kini aku menyerah dan tidak ingin terluka terlalu dalam.

Sakit hati ini mengguras kepercayaan diriku, kepercayaan pada dia dan kehilangan semangat hidupku. Aku pernah membiarkannya mendapatkan ku dengan muda, kali kedua setelah ada perlawanan dariku, aku memberinya kesempatan lagi. Ternyata semua itu percuma, dia memang suka mempermainkan hidup dan perasaanku.

Aku mungkin tidak akan sepasrah ini jika saja dua hari kemarin pemberitaan tentang dedi dan rianti tidak menggusik hati dan otakku bekerja lebih cepat dari seharusnya.

Kabar kedekatan mereka sekarang ini sudah tersebar di mana-mana, bahkan wartawan seakan tidak bosan membahas menggenai mereka berdua.

Kedekatan keduanya ternyata membuat perusahaan milik orangtua Rianti pelan-pelan semakin baik, begitu pun dengan karir rianti semakin menanjak saja di tingkat ke popular dan menjadi pembahasan publik karena ada dukungan dari dedi dan keluarganya.

Tahu apa yang kurasa?, aku seolah tidak di anggap, oghh salah, maksudku sedari awal aku memang hanya di permainkan oleh mereka jadi wajar jika dedi akan datang padaku hanya untuk di permainkan.

Kemarin, aku sudah memutuskan untuk pergi setelah pernikahan tio dan lisa. Aku berencana akan melarikan diri ke salah satu pesantren di kota lalu memulai hidup yang baru di sana, tapi kini melihat dia datang semaunya, maka semangat hidupku hilang lagi.

Bodoh mungkin, siapa yang tidak bertindak bodoh jika mengalami hal sepertiku. Kewarasan masih bersamaku tapi semakin aku menjaga kewarasanku, rasa sakit itu serasa kian terasa menusuk-nusuk tubuhku dengan bara api neraka.

Aku lelah, sangat lelah karena takdir yang tidak pernah menerima tawaranku untuk berkonspirasi. Ku tatapi langit-langit kamar dengan pandangan buram, air mata tidak bisa ku hentikan.

Semakin aku memikirkan hari esok, maka pikiran negativ, sakit hati juga penyesalan menggundang tanggis.

Adzan subuh sudah terdengar tapi mataku enggan terpejam dan tetap meneteskan beberapa tetes cairan. setelah menggerjakan sholat subuh, barulah aku terlelap dan bangun saat mentari sudah sangat tinggi di atas sana.

Aku memutuskan keluar dari persembunyianku kala perutku sudah berbunyi. Ku perhatikan sekitar dan tidak ku temukan dia di rumah ini, entah kemana dia tapi menggingat kebiasaanya, aku tidak heran lagi jika hal ini terjadi.

Setelah memakan mi instan, aku kembali memasuki kamar dan menggemasi semua barang-barangku. Dalam benakku, berpikir bahwa “jika dia bisa pergi semaunya, kenapa aku tidak”. Ke putusanku sudah bulat, aku aku sudah memindahkan semuanya kedalam koper.

Sebuah taksi sudah membawaku pergi meninggalkan rumah kontrakanku menuju bandara. Dalam perjalanan pikiranku melayang dan memikirkan akan mereka. Tidak ingin mereka gusar, aku menelpon ibuku.

“bu” panggiku setelah melakukan basa-basi.

“ya”

“dewi pamit ya. Dewi butuh waktu menenangkan diri”

“kamu mau kemana?”

“hanya menepi bu”

“kemana?”

“ibu tidak usah khawatir, aku butuh tempat untuk membuatku tidak mati konyol saat ini” kataku lagi dengan isakan yang tidak bisa ku bendung lagi.

“dedi tahu?” tanya ibu dengan hati-hati.

“tidak, ibu pasti tahu berita yang menyebarkan?” tanyaku.

“iya, tapi bram dan cheristi sudah menjelaskan pada kami” kata ibu lirih lalu suara desahan ikut terdengar setelahnya.

“selalu ya bu, mereka selalu punya penjelasan untuk mewajarkan kebejatan anaknya”

“dewi” panggil ibu lembut.

“dewi janji, insya allah semuanya lebih baik nanti”

“…” ibu diam kali ini.

“bu” panggilku

“dewi tidak tahan lagi. Dewi ingin cerai ya” kataku

“…” ibu semakin diam di seberang sana.

Telpon ku matikan sepihak. Sekarang di tanganku sudah ada tiket pesawat yang akan membawaku ke kota yang cukup jauh dari lokasiku sekarang. Di sela-sela waktu menunggu, Ku telpon narend untuk menjelaskannya. Saat telpon tersambung, aku berkata

“rend kamu di mana?” ujarku ketika telpon sudah tersambung.

“masih di rumah, ijab qabul baru di selesai” jelasnya singkat.

“rend” panggilku.

“ya”

“sampaikan maafku untuk Lisa dan Tio ya. Aku sudah menggirimkan kado untuk mereka, bisa kamu temui drivernya”

“kamu mau kemana?”

“aku mau nepi rend. Kamu tahu kan, bagaimana pemberitaan tentang dedi.” Jelasku singkat.

“ tapi kamu baik-baik saja kan?” tanyanya khawatir.

“mungkin” jawabku singkat namun ambigo.

“dewi” panggil narend.

“terima kasih sudah perhatian, jaga dirimu baik-baik dan tolong sampaikan salamku untuk semuanya” kataku lalu mematikan telpon.

Pikiranku melayang jauh entah kemana, sekarang aku hanya bisa terdiam bodoh dengan takdir yang semakin tidak jelas saja. Cukup lama ternyata aku termenung hingga terdengar pemberitahuan akan keberangkatan pesawatku.

Kini pesat telah terbang lalu menembusi awan, pikiranku makin tidak jelas saja. Hasil tespeck malah mmebuatku semakin tidak bisa menggerti apa yang harus kulakukan saat ini.

Sedari kemarin tika memang menyarankan aku menggunakan barang itu, tapi entah kenapa rasa penasaran baru menimpaku di tenggah ke galutan yang kurasakan.

Di dalam toilet pesawat, aku mencobanya dan sungguh hasilnya hanya bisa membuatku merosot dan terdiam kaku cukup lama. aku hamil, dan sialnya aku baru tahu saat badan pesawat tidak lama lagi mendarat di salah satu bandara.

Setibanya di kota yang kutuju, seseorang telah menjemputku tapi betapa terkejutnya dia saat aku memintanya mengantarku salah satu dokter untuk melakukan USG. Cukup lama kami harus berjiba di jalanan untuk bisa mencapai tujuan kami.

Setelah melakukan sedikit tanya jawab, janin di perutku akhirnya di USG dan benar nyatanya. Sebuah benda aneh sedang tumbuh dan tertidur lelap di dalam sana. Usianya baru sekitaran tiga minggu, dan sialnya aku berniat menceraikan bapak bilogisnya.

Lucu? Ahahahaha aku tidak tahu, aku, sungguh takdir begitu pandai mempermainkan hidupku.

1
Sondang Sartika Lumbanraja
yang paling aneh tuh orang tua Dewi bisa nya anak nya bolak balik dimasukkan ke kadang harimau udah tau anak nya disakiti dilecehkan dan dibuang tapi tetap aja disuruh balik ke suami nya yg gila
Irma Wati
kan judulnya apa ini.jadi cerita nya pun sm apa ini ko ngk jls
Allessha Nayyaka
pada akhirnya dewi bkl nyesel mpe mati
Kurniawati Adek
terlalu panjang alur nya,klu bisa inti nya ja supaya ga bosan membaca nya🙏
Siti Aisyah
secara agama dewi sdh bebas meskipun tdk ada ucapan ...wanita yg tidak di nafkahi lahir bathin selama 3 bulan berturut.turut itu sdh jatuh talak...jd dewi sdh wanita single lg...janda rasa perawan..krn gak pernah disentuh..🤣🤣🤣
Siti Aisyah
gak ada yg hrs dikomentarin yaa thor...prolog kepanjangan
Lestari Lestari
sumpah ini adalah novel terburuk yg pernah ku baca
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Jade Meamoure
cerita yg aneh tp aq tetep support agar di kesempatan lain bisa membuat karya yg lebih greget dan di sukai pembacanya
Jade Meamoure
kasih tendangan penghancur masa depan Napa...sebel aq koq teraniaya mulu
Jade Meamoure
nyimak Thor
RiStha Carvalho
ceritanya gak jelas,,, gimana kelanjutan rianti sama dedi??? menguap begitu saja. dgn mudahnya dewi balik lagi sama dedi setelah berulang kali di sakiti. bener" cerita in****ar
Nety
aku takan pernah sudi merendah kan harga dirinya.

ko aku sedikit bingung ya, sebenarnya yg ngomong ini siapa sih?? dewi yg menceritakan kisah nya apa orang lain yg menceritakan kisah dewi

hmmmm 🤔🤔??
Citra Esmi
sumpah deh geregetan aq.... pengin berhenti baca kasian dewi nya.... tapi penasaran .... huaaaaaaaa
Davina Jbg
sbnrnya msh bnyak pertanyaan yg blm terjawab sih.. spt hub rianti dan dedi, kmn dedi menghilang n jarang pulang, dan bagaiman hkdpan dedi stlah dewi menghilang.
Maritza Hanan
mumet aku bacanya 💣
Debora Tangke
capek ngikutin alurx gak jelas ,kirain saat dewi koma dan sadar utk brpamitan dan prgi utk slma2x kisahx sdh end ,kok malah jdi pux ank lagi kan janinx sdh diangkat dan mati krn kecelkaaan ?
Revalina
jujur aku belom paham alur ceritanya Keman? terus plakor nya hilang? kemana kecelakaannya kenapa? aku 😕😕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!