NovelToon NovelToon
Ganti Status... (?)

Ganti Status... (?)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:381.2k
Nilai: 5
Nama Author: green_light

"Sekarang status kita sudah berbeda. Aku bukan lagi Kakak Ipar mu, dan kamu bukan lagi Adik Ipar ku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Tling...

Fahri

Mi, Minggu nanti temen2 ku mau nginep lagi di rumah, boleh? Soal nya senin kami mau masuk hutan deket kawasan kita.

Me

Boleh, Aku siapin kamar nya.

Fahri

Makasih sayang...

Aku tersenyum melihat pesan balasan dari Fahri. Ya.. Udah lebih dari sebulan setelah adegan panas kami waktu itu, setelah kejadian itu, kami menjalani hari-hari sama seperti pasangan suami istri yang lainnya. Kami juga berjanji untuk saling mengerti, setia dan terbuka terhadap satu sama lain. Tak akan ada yang di tutupi, sekecil apapun masalah nya.

Aku bahagia saat ini Fahri udah sering menunjukkan kasih sayang nya, nenunjukkan kemesraan nya, dan Fahri juga tak malu mengakui ku sebagai isteri nya pada siapapun temannya yang bertanya.

Dari saat Fahri mengaku pada teman-temannya, Mereka belum ada lagi kerumah ku, dan Aku juga belum ada bertemu dengan mereka semua.

Hari ini, Aku akan berbelanja ke pasar tradisional untuk membeli bahan masakan untuk menyambut kedatangan teman-teman Fahri. Entah kenapa ketika mereka yang mau datang kerumah ku, Aku sangat senang, seolah Aku akan kedatangan keluarga ku sendiri.

Ngomong-ngomong tentang keluarga, teringat Aku beberapa waktu lalu Ibu ku dan Ibu mertua ku datang menginap di rumah dan meminta cucu pada ku. Mengingat Aku anak satu-satu nya dan Fahri juga tinggal satu-satu nya setelah kepergian Bang Afri.

"Allah itu Maha tau Bu, mungkin sekarang bukan waktu yang tepat buat kami memiliki momongan," Jawabku saat itu.

"Kalian kan udah nikah hampir 4 bulan, masak belum ada tanda-tanda toh?" tanya Ibuku.

"Yo wis lah bu, mungkin emang belum rejeki," tambah Ibu Mertua.

Aku juga sebenernya berharap bisa hamil, tapi kalau Allah belum berkehendak kita bisa apa? Untuk apa memaksakan kehendak yang belum tentu baik kan?

Setelah usai berbelanja, Aku menata semua sayuran, daging dan ikan yang ku beli di dalam kulkas. Ketika nanti saat nya temen-temen Fahri datang Aku bisa langsung masak.

Ada baiknya jika Aku mengundang Damai kali ya.. biar dia bisa makan malam disini sekalian. Aku mengambil Hp dalam tas ku dan menghubungi Damai.

tuuutttt...tuuuuttt.....

"Hallo? jawab Damai dari seberang telpon.

"Assalamualaikum..."

"Waalaikum salam Mia sayang... hehehe"

"Kamu tuh, bukan nya salam dulu.."

"Iya, Aku lupa,, tumben nelpon? Ada apa?"

"Masak bareng yuk.."

"Sekarang Aku gak bisa sayang..."

"Nanti hari sabtu, sekalian kamu nginep di rumah Aku."

"Emang nya ada acara apa?"

"Temen-temen Fahri mau nginep disini, sekalian Aku undang kamu nyobain masakan baru.."

"Wiiisssss... Kalo gitu bisa lah, nanti Aku ijin sama Ibu."

"Kalau makan ja kamu ya bisa terus.."

"Hehehe... Tau aja ciiii cayang na Acu..."

"Lebay. Ya udah, nanti Aku tunggu ya."

"Iya Mi, Nanti Aku dateng."

"Ya udah, Assalamualaikum.."

"Waalaikum salam..."

Sambungan telpon pun terputus.

........

Hari yang di nanti pun tiba, Damai udah berada di rumah ku dan sekarang sedang berada di dapur membantuku menyiapkan makan malam.

"Kita masak apa ni Mi?" tanya Damai seraya mengupas kulit bawang.

"Emh.... Kita buat urap yuk, Aku kemarin udah beli sayur nya." Jawab ku sambil mencuci sayuran yang akan di buat urap.

"Waahh,, enak juga tuh Mi, pake ikan asin, mantap jiwa..." Sungguh Damai sangat bersemangat kala membicarakan tentang makanan.

Aku hanya bisa tersenyum sambil geleng kepala liat Damai yang selalu selera dengan apa yang Aku masak.

Setelah beberapa waktu, Urap yang kami buat sudah selesai, Damai langsung menanak nasi supaya nanti pas Fahri pulang bisa langsung makan, kata nya.

"Mi, buat minuman seger donk,.." pinta Damai

"Kamu mau si buatin apa?"

"Buat air timun pake selasih enak juga kan Mi? Seger..."

"Ya udah kamu bantu Aku parut timun ya, Aku mau rendam selasih dulu biar ngembang.."

"Asshhiyyap kapten" Damai bersemangat.

Setelah semua bahan selesai, Aku mulai mencampurkan selasih dengan timun dan menambahkan gula sebagai pemanis. dan juga menambahkan sirup melon sebagai pewarna hijau biar seger di liat, dan lebih seger di minum.. Tak lupa pula Ku beri potongan jeruk lemon supaya tambah maknyos....

"Mi, Aku udah,dahaga kali ini, boleh ya Aku minum dikit,.." Pinta Damai yang iler nya hampir jatuh.

"Banyak pun ya gapapa, kalo kurang nanti kita buat lagi."

Damai meminum Es timunnya, dan "Aaaahhhhh" katanya seperti orang yang udah lama berada di gurun baru kesiram aer. Tak lama setelah kami menyelesaikan masakan dan minuman, Fahri dan teman-temannya pulang.

"Assalamualaikum..." kata Fahri dari luar rumah.

"Waalaikum salam...." Jawab ku dan Damai bersamaan. "Bentar ya Da, Aku buka pintu dulu." Damai hanya mengangguk mengiyakan, tak menjawab ucapanku, karena mulut nya masih sibuk dengan minuman yang ada di gelas nya.

Aku membuka pintu dan melihat suamiku yang tersenyum pada ku, Aku langsung menyalim tangan nya dan Fahri membalas dengan kecupan di dahi ku. Di belakang nya ada Fadli, Budi, Andien, Windi dan Vini tak lupa. Mereka masing-masing menyapaku, karena kami udah saling kenal, jadi ya pake sapaan biasa aja, gak formal-formal kali.

"Mesra nya jangan di depan yang jomblo donk, gak kasian apa? jomblo akut ini mah..." Budi memberikan interupsi.

"Berisik..." Hanya dengan 1 kata dari Fahri itu Budi langsung ciut, dan hanya mampu tersenyum malu.

Rasanya mata ku menangkap raut wajah Vini yang entah kenapa Aku merasa kalau dia melihat ku dengan tatapan yang berbeda dari biasanya, walaupun dia tersenyum, tapi dari tatapan mata itu Aku tau kalau ada kemarahan di dalam nya.

Aku mempersilahkan mereka masuk dan duduk di ruang tamu, sedangkan Fahri mengajak ku ke kamar, "Tunggu sebentar ya kalian, anggep aja rumah sendiri.." kata ku seraya berlalu mengikuti Fahri dari belakang. Mereka hanya mengiyakan saja ucapanku.

Setelah membantu Fahri berbenah, Aku menuju dapur untuk mengambilakan mereka minum dan beberapa camilan yang Aku buat. Aku menyuguh kan Es Timun selasih dan kue bawang ubi ungu.

Aku membawa nampan berisi Camilan, di bantu dengan Damai yang membawakan minuman.

"Silahkan di nikmati camilannya, oh iya, kenalin, ini Damai, sahabat Ku.." Ucapku memperkenalkan Damai pada teman-teman Fahri.

"Windi,.. Oh, jadi kakak ya orang yang di ceritain Kak Mia sebagai Master Icip?"

"Master Icip?" tanya Damai tak mengerti.

"Hehe,, iya, kamu kan Master icip nya Aku, yang meloloskan eksperimen hidangan yang baru Aku buat..." Jawab ku saat mata Damai melihat ke arah ku seakan meminta penjelasan.

"Ahahaha... Mia sih Bisa aja, padahal emang Aku nya yang suka makan... Apalagi gratisan,,"

"Waah,,, kakak Sama kayak Budi nih, tukang makan, apalagi yang gretongan.." timpal Andien yang sukses membuat kami yang berada di ruangan itu tertawa.

Damai adalah orang yang mudah bergaul dengan orang baru, karena emang dia anak yang Supel, jadi mudah aja bagi nya untuk cepat berbaur. Begitupun teman-teman Fahri yang kelihatannya senang mendapatkan teman baru.

Berbeda dengan Vini yang banyak diam kali ini, Aku merasakan perubahannya, Aku pun masih canggung mau negur, tapi gak etis kalo tuan rumah bersikap begitu kan? biar bagaimanapun Vini adalah tamu di rumah ini, dan Aku wajib menjamu nya dan harua bersikap ramah.

"Vini... kok diem aja?" tanya ku saat ku lihat dia sedikit melamun.

"Eh? Oh, enggak kok Kak,, Lagi gak enak badan aja Aku.."

"Loh, gak enak badan kenapa masih kerja? ntar tumbang gimana? kalo gitu kamu gak usah ikut ke hutan aja, kamu dirumah aja temeni Aku sama Damai."

"Liat besok aja kak, kalo Aku sanggup, Aku ikut pergi,,"

"Ya udah kalo gitu, ntar habis makan malam kamu harus minum obat.."

"Iya kak.."

Kami pun melanjutkan ngobrol sambil menunggu Fahri mandi. Lalu mereka bergantian mandi, karena ada tiga kamar mandi di rumah ini, jadi tak butuh waktu lama untuk mereka merapihkan diri.

Sampai saat waktu maghrib tiba, kami melaksanakan Sholat maghrib berjamaah, kecuali Vini dan Budi karena mereka non muslim.

✏️✏️ Kakak2 yang mau ikut gabung dengan grup Green_Light, Ayo-ayo di ramaikan...biar makin akrab..😁

1
Qaisaa Nazarudin
Aku suka ketegasan Mia..Fahri juga dari awal udah di bilangin,KALO GAK SANGGUP DAN RASA KEPAKSA mending gak usah,Itu cuman Amanah,Kamu yg menyanggupinnya tapi malah kamu yg error,Ckk..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan pesawatnya kecelakaan .
Qaisaa Nazarudin
Pasti kecalakaan pesawat nih atau kecelakaan mobil..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan gaya bicaranya,Kayak orang yg mau meninggal,Apa Afri kecelakaan ya? Duh baru juga bahagia Masih penganten baru juga..
Qaisaa Nazarudin
Cara bicaranya Afri kok kayak sesuatu banget,Kayak ninggalin pesan gitu,Apa Afri sakit keras kah?
Siti Junaida
lo r sido demam
QQ
Terima kasih atas karya mu Thor 🙏🙏🙏
QQ
Kok kepeleset tangannya author mau nulis mas Hady malah jadi si Fahri 😁😁😁✌️
QQ
Suka dengan ketegasannya Ami 👍👍👍
Rierudi Laras
😭😭😭😭😭😭
Rierudi Laras
😢😢😢😢
Maryana Fiqa
bagus banget ceritanya 👍👍
terimakasih banyak Thor dah bikin terhibur 🙏🙏
semangat Thor dgn karya selanjutnya 💪💪
green_light: makasih kak, baca juga cerita ku yang baru ya, judulnya Madu?! semoga terhibur...🤗🤗
total 1 replies
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
green_light: baca juga cerita baru green kakak🤗🤗
judulnya Madu?!
terima kasih..,❤️❤️
total 1 replies
Dewi Suherman
ko aneh ya, org cuma mu pergi amanatnya minta istrinya dinikahi, kayak yakin mu meninggal, memang diceritanya mu meninggal, tp jujur maaf kurang suka ma amanatnya.. harusnya gak perlu bilang nikah dulu, klu lagi sekarat/sakit, baru boleh lah amant gitu. maaf kesannya jadi kaya gmn gituh ceritanya.
Meilia Ra
huh bdohnya kau mia
Meilia Ra
terlalu lebay simia dr awal 😁😁
Narni Wijayanti
kak green bikin cerita asli yesek bener ,karya ya 👍
rahadi nanto
meewwwwwwkkkk,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭⛳
karim Ok
kyknya udah pernah baca...tapi lupa lg
trisss
semangattt berkarya kak.. sukaa ceritaa nya sedih di awal2.. sehat selalu kak green😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!