Genre: Fantasy, Xianxia, Romance, Over Power, Sad, Love, Teen.
Judul awal: Penakluk Dewa
Bercerita seorang anak yang lahir dengan kecacatan, seumur hidupnya ia tak bisa menjadi seorang kultivator seperti kebanyakan orang. Namun siapa sangka, ditengah maut melanda, ia menemukan benda yang dapat mengubah seluruh takdirnya, bahkan dunia.
Perlahan ia mulai menguasai teknik demi teknik yang diajarkan, namun saat ia bertanding di turnamen antar desa terjadi sesuatu yang tak pernah ia duga di desa Tiangyun, tempat ia dilahirkan.
Sebuah bencana membuat kedua orang tuanya terluka dan ayah nya tewas ditempat, sedangkan ibunya, Fang Nan masih bisa diselamatkan.
Hao Li murka, ia semakin ingin menjadi raja diantara raja untuk menghapuskan kejahatan dan membalaskan dendam kedua orang tuanya.
**
!!JANGAN MINTA CRAZY UP YA KALO NGGAK KASIH APA-APA BUAT AUTHOR!!
Update gak nentu, tergantung mood author hehe😅
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafir Yahya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Guru Sejati
Sementara diluar ruangan, Yang Huan menatap lantai sambil menunggu keluarnya Hao Li dari ruangan.
"Kenapa tetua Minghao dan Hao Li sangat lama sekali didalam? Apa yang mereka bicarakan?" Monolognya penasaran.
Tiba-tiba seseorang menepuk pundak kanannya, "Apa yang sedang kau lakukan disini?" Tanya orang itu.
"Guru? Ah... Murid sedang menunggu saudara Hao Li keluar dari ruangan ini. Guru sendiri apa yang sedang guru lakukan?" Tanya Yang Huan pada lelaki dewasa dihadapannya.
"Aku hanya ingin mencari tetua Minghao, dan Jing Lian memberitahuku kalau tetua Minghao sedang mengetes murid baru di ruangan ini..." Jawab lelaki dewasa itu.
"Jadi murid baru itu yang bernama Hao Li?" Tanya sang guru bernama Ho Hao Qin.
"Iya benar guru..." Jawab Yang Huan singkat.
"Aku jadi penasaran siapa Hao Li itu setelah menolong mu dari murid aliran kematian..."
"Guru pasti akan menyukai nya..." Jawab Yang Huan antusias.
"Benarkah? Bagaimana memang menurutmu Hao Li itu?"
"Menurutku, dia itu orang nya dermawan meski baru menginjak usia remaja, dia adalah orang yang telah membantu murid serta Yang Fei. Murid harap, murid bisa membalas budi kebaikannya..." Yang Huan merasa berhutang budi pada Hao Li saat Hao Li menolong dirinya dan adiknya.
Hao Qin sendiri menganggukkan kepalanya pertanda mengerti, "Guru rasa Hao Li ini akan memiliki masa depan yang baik setelah mendengar penjelasan mu, karena setahuku hanya orang berhati besar yang siap menghadapi orang aliran kematian secara langsung, dan itu demi menolongmu dan adik mu. Kau sangat beruntung dapat teman sepertinya..."
--Di dalam ruangan--
Hao Li sudah melakukan banyak tahap pengetesan di ruangan itu, dari mulai jenis tulang yang ia miliki sampai potensi masa depan dirinya yang akan datang.
"Aku penasaran... Apa kau memiliki kekuatan elemen ditubuhmu?" Tanya Minghao yakin dengan perasaannya yang mengatakan kalau Hao Li selalu memiliki hal yang orang lain tak punya.
"Eum..." Hao Li ragu untuk menjawab, ia takut kalau Minghao akan semakin memandang tinggi dirinya saat mengetahui kalau ia memiliki 2 elemen alam sekaligus.
"Ada apa Hao Li? Apa benar ucapan ku? Kau memiliki elemen alam?"
"Aku akan menjawabnya, tapi tetua harus menjadi guruku..."
Perkataan Hao Li membuat Minghao terdiam sejenak. Ia bisa saja menerima Hao Li sebagai muridnya, tapi yang menjadi permasalahan nya adalah semua murid Minghao memiliki kekuatan yang luar biasa, bisa dikatakan kalau Minghao termasuk guru dengan murid paling sedikit namun dengan kekuatan paling besar diantara semua kelompok pembelajaran lainnya.
"Apa sebegitu sulitnya kau menjawab pertanyaan ku?" Tanya Minghao keheranan. Apa yang sedang Hao Li sembunyikan, padahal menurutnya Hao Li bisa saja menjawabnya, tanpa ada persyaratan apapun.
"Bukan itu masalah nya tetua, guru ku pernah berkata, kalau ada seseorang yang ingin mengetahui kekuatan sejatiku, yang didalamnya termasuk mengenai kekuatan elemen alam, maka orang itu harus menjadi orang penting dalam hidupku..."
Minghao semakin penasaran setelah mendengar ucapan Hao Li. 'Siapa gurunya itu? Sampai membuat persyaratan rumit hanya untuk mengetahui satu hal saja...' Gumamnya dalam hati.
"Aku semakin penasaran... Sebenarnya siapa gurumu? Apa dia seorang Pendekar kuat?"
Hao Li menatap Minghao dengan tatapan yanh sulit diartikan, "Tetua tak akan bisa mengukur kekuatan guru ku, bahkan Pemimpin Agung Tao Shi Lin, bukan tandingan yang sepandan dengan guruku..." Jawabnya dalam.
Minghao melebarkan kedua matanya, "Berani sekali kau merendahkan Pemimpin Agung! Setahuku, tidak ada yang bisa menandingi kekuatan Pemimpin Agung, bahkan jika dua aliran kesucian bersatu melawannya!" Minghao menjadi geram saat mendengar Hao Li meremehkan pemimpin sekte.
Hao Li tak menjawab perkataan Minghao, ia menatap langit-langit ruangan, sinar biru itu lagi-lagi mengingatkannya pada Gang San, gurunya yang benar-benar sudah ia anggap sebagai pengganti mendiang ayahnya, Jiang Shu Xan.
"Guru pertama ku bukan orang yang bisa dikalahkan, bahkan jika semua aliran kemurnian, kesucian, dan kematian menyerangnya bersamaan..." Ucapnya pelan namun mengandung kesedihan disetiap katanya.
--TBC--