Judul: Awakening Of The Dragon Armor.
Dari sebuah peristiwa yang hampir merenggut nyawanya karena ulah semua anggota keluarganya yang membuang Arion ke Jurang Tanpa Dasar.
Tapi sebuah keajaiban merubah semua yang dia punya dan kini Arion bangkit kembali dengan kekuatan Seorang Legenda Penyelamat.
Tapi apakah kekuatan Sang Legenda Penyelamat ini akan dia gunakan untuk menyelamatkan dunia dari kekacauan atau sebaliknya yang mengikuti semua kata Iblis Nafsu? Tidak ada yang tau.
Ini adalah kisah perjalanan Arion dari seorang sampah yang dibuang yang akan di daur ulang dan bangkit mengukir sejarah pada ingatan semua orang.
Genre: Action, Comedy, Romance.
Ini adalah karya pertama aku jadi tolong dimaklumi jika banyak kata - kata yang salah.
Jangan lupa beri Like, Komen, Vote dan beri ☆☆☆☆☆
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon The Nightmare, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bangkitnya Sang Legenda
Kemunculan Arion di ibu kota kerajaan saat ini, sedang disambut panas, sangat panas. Dia berpikir dia hanya akan mendapat satu lawan tangguh tapi perkiraan Arion salah karena saat ini dia mendapat hadiah bonus dengan munculnya pemimpin pasukan beast klan bintang terang atau lebih tepatnya paman Arion sendiri.
"Kau pasti bercanda. Bagaimana bisa seorang sampah menyatakan perang pada kami? pasti otakmu terjatuh di jurang" Khey dan semua orang yang mendengar apa yang di katakan Arion langsung tertawa.
"Apakah benar begitu?"
Skill evolution : Magical armor.
Arion turun dengan seluruh tubuh terbalaut armor berwarna putih dengan beberapa corak warna dan sebuah trisula di tangannya yang membuat aura yang Arion pancarkan semakin kuat.
Kombinasi antara skilk transformation dan evolution membuat semua orang yang melihatnya kaget dan sesak nafas karena kuatnya aura yang di keluarkan Arion tak terkecuali untuk Khey dan Jhason.
"Bagaimana? sepertinya aku tidak melupakan otakku tapi kalian yang melupakan otak kalian karena melihat penampilan super kerenku" Arion mengejek semua orang dengan kata kata pedas dari mulutnya.
"Jangan bercanda dasar sampah rendahan"
Skill transformation : transformation of beast.
Khey berubah ke wujud setengah beastnya untuk menghilangkan tekanan milik Arion. Tapi itu semua sia sia karena pengaruh blue lightning dragon sebagai beast milik Arion terlalu kuat untuk di lawan beast milik Khey.
Semua yang kau lakukan percuma di hadapanku. Apa kau masih belum mengerti?"
Arion mulai meregangkan kedua sayap naga yang ada di punggungnya dan menghentakkan trisulanya ke bawah.
"Saat ini.....kalian sedang menyaksikan bangkitnya sang legenda zirah naga" Arion tertawa jahat dengan semua yang di lakukannya membuat orang yang melihat Arion merinding.
Dragon Armor adalah sebuah legenda dimana itu adalah armor terkuat dari seorang ksatria yang berkontrak dengan dengan seekor naga yang mendapat julukan legenda dalam bayangan. Fia di juluki sebagai legenda dalam bayangan karena selalu bertarung dalam gelap dan hampir tak pernah diketahui orang lain. Tapi dia pernah menyelamatkan seorang wanita dan wanita itu melihatnya bertarung hingga dia menceritakan itu dari generasi ke generasi dan muncullah legenda Dragon armor.
"Jangan bodoh, bagaimana bisa produk gagal sepertimu menjadi seperti sang legenda dalam bayangan"
"Jangan begitu paman. Kau hanya perlu bilang jika saat ini kau sedang takut akan kematian. Benarkan begutu pa-man?" Arion menatap dengan tatapan dingin dari mata birunya yang mengintimindasi.
"Beraninya kau"
Jhason tiba tiba menggunakan sihir yang membentuk sebuah bola api dan menghantam tubuh Arion.
Diteruskan dengan hujan bola api yang turun dari angkasa yang jatuh tepat di tempat Arion berdiri. Tapi semua itu tak lebih hanya seperti percikan api untuk Arion.
"Kalian berdua tidak memilik sopan santun sedikitpun. Kalau begitu...."
Skill elemen api tahap tiga : aktifkan.
"Akan ku perlihatkan sebagian kecil dari bentuk sejati api"
Arion keluar dari kobaran api yang akan membakarnya tanpa terluka sedikitpun.
Saat keluar dari kobaran api itu, tangan Arion mengeluarkan api yang berwarna merah darah yang sudah membara dengan tingkat panas yang sangat tinggi sampai membuat aspal yang di laluinya meleleh padahal kakinya tidak mengeluarkan kobaran api.
"Kenapa bisa dia tak terluka dari serangan sijir apiku?" Jhason terlihat kaget melihat Arion yang tak terluka dengan semua sihir kuat yang dia keluarkan.
Arion tetap berjalan keluar dari kobaran api yang dingin menurutnya tanpa mempedulikan pandangan kaget orang lain.
"Baiklah, sudah cukup main mainnya. Ayo kita mulai perang ini" Sambil mengangkat tangannya ke depan, tangan Arion menyemburkan api yang tepat mengarah pada Khey dan Jhason.
Khey menghindari semua itu dengan mengepakkan sayapnya dan terbang ke langit. Tapi tidak untuk Jhason, dia bertahan menggunakan sihir pelindung. Meski pada akhirnya itu pecah dan memberikan beberapa luka bakar pada Jhason.
Saat berada di langit, Khey bersiap menghadapi serangan berikutnya. Dia menggunakan semua persuapan tempur yang dia bawa.
Khey yang dalam persiapan penuh tampak seperti manusia dengan sepasang sayap dan cakar elang. Tentu saja dengan beberap bulu di beberapa bagian tubuhnya, juga dengan Invisibility cloth kelas atas miliknya yang terlihat seperti baju dari kulit hewan tapi sangat kuat.
"Jhason, apa kau tak apa?" Khey segera turun dan menghampiri Jhason yang mengalami beberapa luka bakar di seluruh tubuhnya karena serangn Arion.
"Saya baik baik saja"
"Ayo kita lakukan serangan kombinasi"
"Roger" Jhason menjawab sambil berdiri fan memegangi perutnya yang terasa sangat sakit.
Jhason bersiap dengan memaki Invisibility cloth miliknya dan segera merapalkan suhir elemen api mioiknya dengan cepat.
Sihir elemen api : Fire tornado.
Sebuah badai api besar muncul setelah Jhason menyelesaikan mantranya.
Bersamaan dengan Jhason, Khey mulai terbang cukup tinggi dari jalan tempatnya berpijak dan mulai mengepakkan sayapnya yang membuat skill miliknya.
Skill elemen angin : Wind knife.
Sebuah tornado api dari sihir milik Jhason berputar dengan sangat cepat menuju Arion di tambah dengan gabungan skill wind knife milik Khey membuat kombinasi yang hebat membuat sebuah tornado api besar yang penuh dengan angin setajam pisau.
'Dengan tingkat kekuatanku yang sekarang, ini pasti akan sulit" Pikir Arion dengan mengacungkan trisula miliknya ke arah tornado api yang menuju ke arahnya.
Arion mencoba menusuk tornado itu dengan trisula yang dilapisi elemen api beberapa kali, tapi itu semua gagal.
Tornado itu semakin mendekat dan berhasil mengenai Arion hingga menjerit kesakitan dengan sangat keras. Tapi Arion tak menyerah dan terus melakukan perlawanan tapi itu semua juga hanya membuang buang energi spirit milik Arion.
Saat kombinasi serangan itu mulai mereda, tampak seseorang sedang berdiri dengan disangga sebuah trisula dan mengalami beberapa luka bakar dan sayatan yang menembus magical armor miliknya.
"Serangan kombinasi dua kultivator dengan tingkat kultivasi angkasa dan kultivasi semesta memang hebat, sampai sampai aku harus mengeluarkan seperempat energi spiritku untuk bertahan"
"Tak usah banyak omong. Sekali samping tetaplah sampah" Ucap Khey marah sambil tetbang lurus menuju Arion.
Merasa Khey sedang terbang secara vertikal ke arahnya, membuat Arion tersenyum dan melepaskan trisula yang ada di tangannya kemudian trisula itu menghilang.
"Kena kau burung kecil"
Teknik meruntuhkan angkasa : tapak pembelah angkasa.
Arion mengeluarkan energi spiritnya dan memfokuskan pada tangannya hingga membentuknya menjadi sebuah telapak tangan yang besar yang mengenai Khey sampai terpental kembali.
"Beraninya kau....." Jhason tampak marah melihat Khey yang terpental dengan jurus Arion.
Sihir elemen api : Fire meteor.
Jhason mengeluarkan jurus yang sama lagi untuk menyerang Arion. Tapi karena energi spirit Arion yng sudah cukup terpaki banyak, dia masih sempat menghindar, tapi masih terkena beberapa bola api.
Serangan tadi sempat mengenai pundak dan lengan Arion tapi itu masih cukup untuk melawan dua keroco ini.
Jurus elemen angin : Tiupan angin laut.
Sebuah hembusan angin tiba tiba datng menghempaskan tubuh Arion hingga membentur mobil di belakangnya sampai penyok.
"Anda tidak apa apa tuan Khey?" Jhason segera menghampiri Khey yang berdiri terhuyung huyung.
"Aku tidak apa. Ayo kita segera selesaikan sampah ini"
"Bagaimana jika kita memotong kepalanya dan kita persembahkan pada kepala klan"
"Itu ide yang bagus"