NovelToon NovelToon
Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:178.9k
Nilai: 5
Nama Author: emmarisma

Leona Subroto tinggal di sebuah perkampungan kumuh, Dia dikenal sebagai bu guru yang baik hati. Orang-orang di sekelilingnya tidak ada yang tahu siapa dia. Sampai suatu hari pertemuannya dengan pria kaya bernama Abizar membuat semua tabir hidup Leona terungkap. Bagaimana kehidupan Leona ke depannya? Simak Selengkapnya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Aku Tidak Peduli

"Jika masih sakit kenapa sudah pergi kemana-mana?" Alis Leona berkerut. Raut wajahnya jelas menunjukkan kekhawatiran.

"Bukan luka tusuknya yang sakit, tetapi hatiku," ucap Abizar sambil memegangi dadanya. Leona terlihat linglung mendengar ucapan Abizar.

"Jangan ngaco," kata Leona ketus. Meski begitu, ujung telinganya terlihat memerah.

Ehem

Leonard baru saja kembali ke ruangannya. Baru sebentar ditinggal, tapi situasinya tampak sangat canggung. Leonard hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia tahu bagaimana perasaan keduanya satu sama lain. Meski agak keberatan, tapi Leonard sadar selama ini adiknya telah jatuh hati pada sahabatnya itu dan dia tidak ingin menghancurkan perasaan Leona demi kepuasannya.

Melihat Leonard masuk, Abizar berhenti menggoda Leona. Dia mendekati meja kerja Leonard dan langsung membicarakan bisnis.

Berbeda dengan kedua pria itu, Leona justru sekarang tampaknya terpukau dengan pesona Abizar yang sedang membicarakan bisnis. Di matanya dia tampak lain dan lebih terlihat keren.

"Leona, apa kamu mendengar kakak?" Suara Leonard mengejutkan Leona. Gadis itu terlihat bingung.

"Hah? Apa, Kak? Kakak ngomong sama aku?"

"Kalau bukan kamu, lalu siapa lagi yang ada di sini yang bernama Leona?"

Leona mengusap tengkuknya malu. Bagaimana dia bisa bersikap bodoh di depan Abizar.

"Ayo kita makan siang dulu."

"Ok." Leona membereskan kerjaannya. Abizar dan Leonard menunggu gadis itu dengan sabar.

Ketiganya memasuki area kafetaria yang ada di perusahaan. Leonard sibuk membolak balik menu, sementara Abizar tak lepas menatap Leona dengan lekat. Gadis itu makin salah tingkah dibuatnya.

"Kenapa lihatin terus?" tanya Leona. Dia benar-benar tidak tahan dengan tatapan Abizar yang seperti ingin melahapnya.

"Kamu cantik," kata Abizar. Leonard yang sedang memilih menu, menghela napas panjang. Sepertinya nanti dia akan menjadi obat nyamuk diantara mereka.

"Ibu kamu apa kabarnya, Bi?"

"Jauh lebih baik, tapi kondisinya ya seperti itu."

Leona tampaknya penasaran, tapi dia tidak berani bertanya. Sepertinya dari percakapan mereka Leona bisa tahu kalau kemungkinan ibu Abizar sedang sakit, tapi bagaimana bisa sakit? Padahal setahu Leona, ibu Abizar itu kasar dan energik.

"Ibu kamu sakit?" tanya Leona.

Abizar mengangguk, "Ya. Dia sakit, kena Struk."

"Hah! Serius?" tanya Leona kaget.

Abizar terkekeh. "Kagetnya biasa aja. Iya, sepulang aku dari rumah sakit, aku dapet kabar mama jatuh di tangga. Pembuluh di otaknya ada penyumbatan. Separuh anggota badan kirinya lumpuh," kata Abizar menjelaskan. Namun, di wajah tampan pria itu tak ada sedikit pun raut kesedihan.

"Mungkin itu hukuman untuk mama karena sudah menyakiti kamu dengan kata-katanya. Atas nama mama aku minta maaf ya, Le," ujar Abizar tulus.

Leona langsung menggeleng keras. "Ga, ini bukan hukuman, ini semua musibah. Terus gimana kondisi tante sekarang?"

"Sudah lebih baik, tapi tetap saja dia cacat sekarang."

"Jangan bilang begitu, Abi. Bagaimana pun juga itu ibumu. Kamu bisa durhaka," tegur Leonard. Rasanya ia tak nyaman melihat temannya begitu memihak Leona sampai-sampai melupakan hubungan ibu dan anak.

"Aku tidak peduli. Aku mengatakan yang sebenarnya. Jika mungkin dia tidak marah-marah terus dan menjelekkan Leona, mungkin dia tidak akan seperti ini."

"Itu takdir, jangan hubungkan hal ini dengan yang lain. Semoga tante cepat sembuh."

Abizar hanya menanggapi ucapan Leona dengan senyuman. Gadisnya terlalu berpikiran lurus dan polos.

Kenyataannya memang sebelum jatuh sakit, mama Astrid dan Abizar bertengkar hebat. Mama Astrid kekeh jika Leona tidak pantas untuk keluarganya. Hal itu memantik kemarahan Abizar.

1
Sulainiothman Sulainiothman
/Drool/
mey
❤️❤️
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰
rubyy rubyy
mamanya cenayang ya..tau aja kalau abizar mungut leona di jalanan 🤭
Ririn Nursisminingsih
dg siapa jatuh cinta terserah dong sepupunya terlalu protektif
Ririn Nursisminingsih
kasian leona keluarganya terlalu protektif sayang seh sayang tpi mengekang
Ririn Nursisminingsih
posesiv boleh sebagai kakak tpi jg gitulah main pukul menghakimi sendiri leona jga pingin bebas
Ririn Nursisminingsih
belum tau aja klau leona orang kaya
Hartini Donk
ada ya kayak gitu...
Ita Xiaomi
Elea bakalan dikawal ama para sepupu cowok😁.
Ita Xiaomi
Wah asyiknya punya banyak sepupu dan pd akur dan saling menyayangi.
Ita Xiaomi
Auto ngakak pas baca musang berbulu babi🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Nasibmu Haikal.
Ita Xiaomi
Emang ada yg melarang🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
TS
kok tumben ya supir apa asisten GK cerdas sama sekali ini,,,,namanya Haikal
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😄
Erna M Jen
nyimak dulu
Titin Maryati
di tunggu kelanjutannya cerita nya Thor 🙏🙏👍👍💪💪♥️♥️ semangat
nyaks 💜
🫰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!