NovelToon NovelToon
Setelah Jatuh Talak Itu

Setelah Jatuh Talak Itu

Status: tamat
Genre:Pengganti / Cerai / Romansa / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:194.4k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Setelah di jatuhkan talak 6 tahun lalu dalam keadaan hamil yang ternyata tidak mengubah apapun dalam kehidupan Saffana.
Sakit hati yang dia terima membuat Saffana tetap mengakhiri pernikahan itu dengan laki-laki yang pasti dia cintai.
Semua keputusan itu di ambil dengan melibatkan sang pencipta.

Setelah 6 tahun. Saffana yang akhirnya hidup masing-masing dengan mantan suaminya. Tetapi hubungan mereka tetap baik. Karena mereka masih saudara dan juga masih ada anak yang bernama Alisha buah hati mereka berdua.
Hubungan mantan pasangan suami istri itu tetap baik dan kompak dengan merawat Alisha. Tetapi tetap harus berjarak.

Seiring berjalannya waktu, Saffana dan Aksa sama-sama menemukan pasangan hidup mereka masing-masing untuk memulai kehidupan baru setelah 6 tahun lebih sendiri.
Saffana yang sedang dalam proses perencanaan pernikahan.
Bagaimana kehidupan Aksa dan Saffana saat mereka berdua memutuskan untuk memulai kehidupan baru dengan pasangan masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33 Sedikit Moment.

Dengan rasa kecanggungan Saffana menarik kursi yang mempersilahkan Alisha untuk duduk dan langsung di susul Saffana yang duduk di samping Alisha.

"Sudahlah kita jangan membahas hal yang tidak penting," sahut Rachel yang mengalihkan situasi.

"Orang Mama yang mulai membahas pernikahan kak Aksa dengan Irene," sahut Aliyah yang malah memperjelas membuat Saffana melihat Aliyah menggunakan ekor matanya.

"Aliyah kamu itu ya!" tegur Rachel dengan kesal.

Saffana berusaha untuk tenang dan diam dalam situasi yang dia hadapi. Entahlah bagaimana perasaannya yang memang tiba-tiba tidak enak.

"Saffana ayo cepat kamu ambilkan sarapan Alisha!" sahut Rachel yang sejak tadi berusaha untuk mengalihkan suasana yang mendadak canggung di tempat itu. Saffana menganggukkan kepala.

"Ada apa dengan Saffana?" batin Aliyah yang sekarang memperhatikan ekspresi wajah Saffana.

"Hmmmm, jangan-jangan Saffana merasa keberatan dengan kak Aksa yang akan menikah dengan Irene. Saffana terlihat resah dan wajah itu tidak bisa bohong sama sekali. Aku memperjelas apa yang di katakan mama. Karena aku ingin melihat ekspresi Saffana," batin Aliyah yang senyum-senyum sendiri yang memang sengaja melakukan hal itu.

********

Aaliyah yang berada di dalam mobil yang sedang menelpon sembari menyetir, dengan telinga Aliyah yang tampak sakit mendengar ocehan ditelepon tersebut.

"Kamu ini kemana aja, sejak tadi Mama menghubungi kamu dan kamu tidak pernah mengangkat telepon kamu dan sekarang sudah malam seperti ini belum pulang!" oceh Rachel yang mulutnya terus merocos panjang seperti rel kereta api.

"Iya mah, iyaaaaa. Aliyah sudah jalan mau pulang dan sebentar lagi akan sampai," jawab Aliyah yang terus menyetir dengan mengenal nafas.

"Kamu itu semakin lama semakin liar saja. Bukannya memikirkan untuk menikah, malah keluyuran terus," tegas Rachel.

"Ihhhhh, mama apa-apaan sih. Kenapa jadi bawa-bawa pernikahan!" kesal Aliyah.

"Supaya kamu itu tidak keluyuran!" tegas Rachel.

"Ah! Sudahlah ah. Mama itu terus aja mengoceh. Aliyah akan pulang secepatnya. Aliyah sedang menyetir dan nanti takut bahaya Aliyah matikan dulu teleponnya!" ucap Aliyah dengan kesal yang langsung mematikan panggilan telepon tersebut secara sepihak.

Tut-tut-tut-tut.

Rachel menyerngitkan dahi saat panggilan tersebut dimatikan begitu saja.

"Ini anak benar-benar ya. Orang tua belum selesai bicara dan sudah main tutup-tutup aja. Anak sekarang memang tidak bisa menghargai orang tuanya!" oceh Rachel dengan kesal yang mengatur nafas naik turun melihat kelakuan anak gadisnya.

"Oma kenapa marah-marah terus," sahut Alisha yang menuruni anak tangga bersama dengan Saffana dengan Alisha yang membawa buku dongeng.

"Bagaimana Oma tidak marah-marah, melihat kelakukan tante kamu itu yang sudah mulai durhaka kepada orang tua!" kesal Rachel.

"Memang T

Tante Aliyah melakukan apa?" tanya Alisha .

Rachel yang duduk di sofa dan membawa Alisha untuk duduk di pangkuannya.

"Tante kamu itu sejak tadi Oma hubungi dan tidak pernah teleponnya diangkat dan sekarang sudah malam dan belum pulang sama sekali," jawab Rachel yang masih saja marah-marah.

"Mungkin Aliyah ada kesibukan Mah!" sahut Saffana yang sudah duduk di sofa.

"Kesibukan apa. Kesibukan yang tidak jelas sama sekali dan bukannya mencari pasangan dan malah bermain-main terus!" oceh Rachel.

"Oma jangan marah-marah terus, telinga Alisha sakit mendengarnya," protes Alisha sampai menutup telinganya menggunakan kedua tangan. Saffana hanya tersenyum dengan geleng-geleng.

"Maaf ya sayang!" ucap Rachel.

"Oma hanya kesal dengan tante Aliyah. Huhhhh.... begitulah seorang Ibu kalau mempunyai anak perempuan jadi harus lebih tegas. Jadi Alisha nanti kalau sudah besar jangan seperti tante Aliyah. Alisha harus patuh pada Ibu ada jangan buat Ibu marah-marah!" tegas Rachel dengan mengangkat jarinya yang mencoba menasehati Alisha sejak dini.

"Baiklah! Alisha memang ingin jadi anak yang selalu menurut pada Ibu dan Ayah. Alisha tidak ingin melihat Ibu marah-marah seperti Oma, nanti cepat tua," ucap Alisha.

"Anak pintar," sahut Rachel yang mencubit gemas pipi sang cucu.

"Alisha bawa apa ini?" tanya Rachel.

"Buku dongeng. Alisha tadi mau di bacakan Ayah. Tetapi Ayah belum pulang. Jadi Alisha pengen Oma yang bacakan. Karena Alisha sudah bosan dibacakan Ibu," ucap Alisha.

"Ya sudah kalau begitu kita kekamar agar membacakan dongeng untuk Alisha!" ucap Rachel.

"Mau di sini saja. Alisha belum mau tidur!" jawab Alisha.

"Baik anak cantik," sahut Rachel yang selalu menuruti permintaan cucunya yang sangat pintar itu dan sekarang mulai membacakan dongeng untuk Alisha. Saffana hanya tersenyum saja melihat kedekatan Alisha dan Rachel.

Rachel memang adalah wanita yang sangat galak, judes dan begitu cerewet. Saffana juga dulu pernah menjadi korban dan bahkan sangat tidak disukai oleh Rachel, karena Saffana yang merupakan anak angkat Shofia dan David. Sejak awal Saffana diangkat saat umur 8 tahun Rachel sangat menyukainya dan menjodohkan sejak kecil dengan Aksa.

Tetapi semenjak Saffana dewasa dan tumbuh menjadi gadis yang tidak sesuai dengan keinginan Rachel dan juga Rachel sering salah paham kepada Saffana, membuat Rachel membenci Saffana dan sering nyinyir pada Saffana. Tetapi semua sudah berubah dan dia memang pada dasarnya yang sangat menyayangi Saffana. Tetapi pasti punya cara sendiri saat menyayangi seseorang dan juga termasuk dengan cerewet.

Rachel kepada semua orang juga sangat cerewet dan hanya kepada Alisha membuat jiwa cerewet wanita paruh baya itu luluh dan tidak pernah sekalipun marah kepada Alisha dan bahkan sangat memanjakan Alisha.

Tarrrr.

Tiba-tiba suara petir yang terdengar begitu kuat membuat Saffana melihat ke arah pintu yang terbuka.

"Hujan deras!" ucap Saffana.

"Huhhh lihatlah sudah hujan dan anak itu belum kembali juga," kesal Rachel lagi.

"Mungkin sebentar lagi Aliyah akan sampai," sahut Saffana.

"Alisha, sebaiknya Oma membacakan dongeng di kamar saja ya," ucap Rachel.

"Baik Oma, tapi mau digendong sampai kamar," sahut Alisha manja

"Alisha jangan seperti itu sayang, kasihan Oma, Alisha itu berat tahu," sahut Saffana.

"Tidak apa-apa. Tubuh Oma sangat kuat untuk menggendong anak cantik seperti ini," sahut Rachel yang membuat Alisha terkekeh dan Yang benar saja Alisha sudah naik ke punggung Rachel yang tua renta dan mungkin tulang-tulangnya akan patah

Saffana hanya menghela nafas yang melihat sang putri memang sangat manja.

"Saffana kamu tutup pintu!" titah Rachel.

"Iya Mah," sahut Saffana menghela nafas yang langsung berdiri berjalan menuju pintu.

Sementara Alisha dan Rachel sudah menaiki anak tangga menuju kamar, Alisha yang pasti di gendong Rachel di punggungnya.

Saffana yang berjalan menuju pintu yang ingin menutup pintu, tetapi tidak jadi saat melihat mobil Aksa yang terparkir di depan rumah dan terlihat Aksa yang basah-basahan membuka mesin mobil dan tidak tahu apa yang dilakukan Aksa.

Saffana menoleh ke arah kiri yang melihat susunan payung dan mengambil payung tersebut yang berlari keluar dengan memasang payung itu dan menghampiri Aksa yang berdiri di samping Aksa dengan memayungi Aksa.

"Kak Aksa sedang apa?" tanya Saffana heran.

"Aku sedang memeriksa mobil. Lampunya sejak tadi tidak bisa mati," jawab Aksa yang mengusap wajahnya dengan tangan yang basah kuyup.

"Apa tidak bisa besok pagi, ini sedang hujan?" tanya Saffana.

"Bagaimana mungkin bisa membiarkan lampu mobil menyala semalaman seperti ini," jawab Aksa.

"Saffana kamu sebaiknya masuk saja!" titah Aksa yang pasti tidak ingin merepotkan Saffana.

"Biar Saffana bantu saja. Kak Aksa bisa sakit jika tak bertahan dalam hujan seperti ini," ucap Saffana yang memberikan rasa simpatik dan khawatir sedikit.

Aksa mendengar pernyataan Saffana menoleh ke arah Saffana dengan tatapan yang berbeda.

"Ayo kak cepat lanjutkan!" tegur Saffana yang membuat Aksa sedikit kaget dan melanjutkan pekerjaannya.

Bersambung

1
Dyah Oktina
kok adam....arif kali.
Dyah Oktina
ish... berani sekali irene...main tampar... kok gitu... 😠
falea sezi
mati a wes.
Yati Syahira
kgn bodoh safana pasang cctv
Lani Lani
jd perepuan bodoh amat ....bego ngak lapor polisi...benar ngak ada otak...
Nora Asdi: ngak ada otaknya otor yg buat buat sis 😂😂😂
total 1 replies
yuyunn 2706
keren Thor,saffana hampir dpt bonus
yuyunn 2706
ini yg dinamakan bego level dewa thor
yuyunn 2706
sebenarnya yg bodoh itu siapa Thor?
M Holis
ssfana tolooooll😠😠😠😠😡😠😡😠😠😠😠😠😠😠
Heryta Herman
kenapa saffana di gambarkan sebagai perempuan polos,dan mudah di intimidasi thor... ini bukan jaman dulu,thor...wanita skrng sangat cerdas dan tau hak nya...
please lah...
Heryta Herman
saffana perempuan bodoh..mau saja di bodoho dgn andre dan kluarganya juga si pelakor gila..
Safa Almira
yey
Dewi Dama
bingung nihh..savina ppnya udah Almarhum y...terus david itu siapa
ainuncepenis: Hallo kakak ini lanjutan cerita dari jebakan Saffana untuk Aska. Jadi bisa baca di sana kak
total 1 replies
Dewi Dama
cerita nya bagus..tpi banyak salah ketik nya sampai menyalahi arti...
Dewi Dama
Luar biasa
Dewi Dama
sedih bangat..thooorrr
Ruzita Ismail
Luar biasa
guntur 1609
rasain kau irene
guntur 1609
hahahh hancur kalian semuanya.
guntur 1609
mereka lupa karena ke enakan nagdon adeknya alisha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!