NovelToon NovelToon
Kita Dan Masa Lalu

Kita Dan Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:24.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Vera Herawati

Ini adalah kisah tentang dua insan yang sangat jauh berbeda, tetapi jatuh cinta.

Takdir menyedihkan menimpa keduanya selama hidup sampai Mahapatih Candrakumara Dewananda dan Putri Balqis Humaira Azhari meninggal dalam pesakitan memperjuangkan cinta untuk melampaui sekat-sekat agama dan sosial.

Tapi...

Kisah Candrakumara dan Balqis kembali terjalin dengan inkarnasi modern mereka. Candrakumara terlahir kembali sebagai Garalt Zayn Mahesa, seorang bintang film yang sangat menawan. Dan Balqis terlahir kembali sebagai Aneska Zoya Raveena, seorang gadis cantik nan lugu yang bermimpi menjadi seorang aktris besar. Semesta mempertemukan mereka kembali.

Dapatkah mereka mencegah tragedi yang sama terjadi pada diri mereka? Atau justru takdir pahit itu akan terulang lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Herawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah yang akan Dijual

Zoya memperhatikan seisi rumah yang akan dijual ini. Di dalam keheningan dan kesunyian itu, Zoya teringat dengan semua kenangannya di rumah ini.

Zayn, aku seneng banget pernah tinggal di sini. Ini rumah pertama yang aku tempati di Jakarta. Seberapa dinginnya di luar, pasti ada tempat yang hangat buat aku untuk berbicara, ketawa, senang-senang sama kamu, bisa ngeliat kamu kapan pun ... dan tempat di mana aku jatuh cinta sama kamu, batin Zoya.

Kemudian Zoya pergi ke kamar untuk tidur sembari menunggu Zayn pulang. Zayn tidak ada di rumah karena sedang bertemu dengan Aidan. Ada sesuatu yang ingin laki-laki itu bahas dengan sahabatnya.

Dalam tidurnya, Zoya tiba-tiba bermimpi sangat aneh. Dia melihat dirinya dan orang-orang di sekitarnya, tetapi menggunakan pakaian tradisional kerajaan.

Dan parahnya, Zoya melihat bagaimana orang-orang menyakiti dirinya, seorang anak yang bersamanya, dan menyakiti Zayn. Hingga dia sampai ke bagian terburuk dari mimpi itu, dia melihat bahwa wanita yang mirip dengannya dan laki-laki yang mirip dengan Zayn meninggal dalam keadaan yang sangat menyedihkan.

Di sana dia juga mendengar nama-nama yang tidak asing ditelinganya seperti, Putri Balqis dan Mahapatih Candrakumara. Di mana itu adalah orang-orang yang pernah diceritakan Zayn kepadanya.

Zoya terkejut dan langsung membuka matanya. Tiba-tiba dadanya sesak dan jantungnya terasa sakit. Dia lalu teringat dengan perkataan Zayn yang mengatakan dua orang itu hidup bahagia dan tidak terluka. Nyatanya, yang Zoya lihat justru kebalikannya.

Tak terasa, air matanya menetes begitu saja di pipinya yang mulus.

"Bohong, semua itu bohong ternyata," gumam Zoya dengan napas tersengal-sengal.

Zoya pergi ke dapur dan mengambil air minum, ternyata Zayn sudah pulang. Tetapi Zoya tidak berniat sedikit pun untuk menyapa dan mengobrol dengan laki-laki itu. Setelah selesai minum, dia kembali ke kamar dan tidur dengan nyenyak.

Pagi-pagi, setelah menyiapkan sarapan untuknya dan Zoya, Zayn pergi lagi. Dia tidak betah di rumah karena sedari tadi Zoya tidak mau berbicara dengannya.

Dia pergi ke sebuah Cafe di mana Airin memintanya untuk bertemu, gadis itu bilang ada hal penting yang ingin dia katakan.

Saat sampai di sana, tidak ada yang memulai percakapan. Suasana tiba-tiba menjadi sangat canggung antara mereka berdua.

"Ada apa?" tanya Zayn langsung pada poinnya.

"Itu ... jadi ... kamu mungkin ngerasa aneh denger ini, mungkin aku udah ngelewatin banyak waktu yang tepat buat ngasih tau kamu. Tapi aku pengen ngasih tau kamu seenggaknya sekali aja, Zayn," ucap Airin.

"Oke, bilang aja."

"Aku suka sama kamu, bukan sebagai teman, tapi sebagai cowok. Selama 10 tahun ... aku lebih banyak natap punggung kamu dibanding mata kamu. Dan bukannya aku nggak tau siapa yang ada di hati kamu sekarang, tapi aku suka sama kamu. Jadi aku bisa nunggu kok," ucap Airin dengan matanya yang berkaca-kaca.

"Kamu mau nunggu aku?" tanya Zayn dengan wajah datarnya.

"Apa Zoya nggak bakal pergi? Aku tau dia cewek yang aneh, unik, menarik, dan cantik. Tapi aku nggak percaya dia orang yang bakal tinggal terus sama kamu, jadi--"

"Jangan nunggu aku. Zoya nggak bakal pergi kemana pun, dia bakal terus ada sama aku. Biarpun Zoya pergi ke tempat lain, aku bakal ngikutin dia. Jadi jangan nunggu aku, Airin. Mulai sekarang, jangan natap punggung aku sekalipun dan silahkan kamu cari cowok yang baik yang bisa kamu pandangin matanya. Aku seharusnya ngasih tau kamu sedikit lebih cepet, jadi maafin aku."

Mendengar itu, Airin berusaha menahan air matanya agar tidak terjatuh. Tetapi dia tidak bisa dan akhirnya air mata itu terjatuh juga. Cintanya sudah dinyatakan bertepuk sebelah tangan, hatinya hancur karena itu. Dan sekarang, dia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Aidan saat dirinya menolak cinta laki-laki itu.

***

Zayn masuk ke dalam rumahnya dan mendengar suara musik yang lumayan kencang dari kamar Zoya. Karena penasaran apa yang sedang gadis itu lakukan, Zayn masuk ke dalam kamarnya dan melihat gadis itu sedang berbaring dengan wajah sedih dan lesu.

Zayn segera mematikan speaker itu karena dianggapnya sangat mengganggu. Dan duduk di samping Zoya yang sekarang sudah mengubah posisinya menjadi duduk bersila.

"Apa?" lirih Zoya.

"Kenapa kamu jadi kayak gini sekarang? Kasih tau semuanya sama aku," ucap Zayn.

"Aku selalu bertanya-tanya alasan aku pergi ke Jakarta tanpa modal apa-apa dan waktu aku ketemu sama kamu di tempat casting, aku kira itu cuma kebetulan aja. Tapi waktu aku pikir-pikir lagi, ternyata itu bukan suatu kebetulan. Itu adalah momen dimana semuanya terjadi lagi. Semua itu ternyata emang takdir."

"Apa maksud kamu?"

"Kamu bilang mereka berdua hidup bahagia, nggak menderita atau pun terluka, panjang umur dan hidup sampai tua sama-sama. Itulah kisah hidup kita. Kenapa kamu bohong? Mereka nggak bahagia selamanya. Kita meninggal pada akhirnya. Kamu meninggal karena aku, dan aku meninggal karena kamu dalam waktu bersamaan," ucap Zoya yang membuat Zayn sangat terkejut kenapa gadis itu bisa mengetahui semuanya.

"Itu ... gimana bisa?" tanya Zayn masih tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

"Tadi malem, waktu kamu pergi dan aku tidur sendiri, aku melihat kisah terakhir kita di mimpi aku. Makanya aku ke dapur dan ngambil minum buat nenangin diri aku sendiri. Dan juga ... aku akhirnya ngerti mimpi menakutkan yang kamu takutin itu. Jadi, akulah mimpi yang menakutkan itu buat kamu. Iya, kan?"

Zayn menggeleng dengan cepat. "Nggak."

"Kamu masih mau milih jalan itu lagi padahal kamu udah tau bakal terulang lagi?"

"Nggak. Kata siapa bakal terulang lagi? Itu nggak bakal terjadi," ucap Zayn dengan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mata indahnya.

"Aku seharusnya nggak dateng ke sini, maka dengan begitu semua hal nggak bakal terjadi lagi."

"Jadi? Kamu nyesel dateng ke sini nemuin aku dan kita ngehabisin waktu sama-sama?"

Lagi-lagi, Zoya teringat dengan semua kenangannya bersama dengan Zayn. Baik itu yang bahagia, maupun yang sedih. Sudah terlalu banyak momen yang mereka lalui bersama.

"Nggak, aku nggak nyesal. Mana mungkin aku menyesali itu?" ucap Zoya pada akhirnya.

Zayn membelai wajah Zoya dengan lembut dan menghapus air mata gadisnya itu.

"Aku juga gitu. Biarpun aku tau semua itu ... aku cuma nggak bisa nyesal. Ketemu sama kamu ... bukan sesuatu yang bisa aku sesali gimana pun aku menganggapnya," ucap Zayn.

"Aku takut kamu bakal mati karena aku," lirih Zoya.

"Kalo, maksudku kalo mungkin apa yang kamu takutin itu emang terjadi, jantung kamu harus terus berdetak. Kamu harus tau, biarpun aku nanti nggak ada di samping kamu ... aku bakal terus mencintai kamu," ucap Zayn seraya mengusap rambut hitam milik Zoya.

***

Saat sedang sibuk mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba Aidan mendapat telepon dari Airin. Dengan cepat Aidan mengangkatnya.

"Halo?"

"Heh brengsek! Gara-gara lo, semuanya hancur. Gue harus gimana sekarang?" ucap Airin dari seberang sana dan diiringi suara tangisan.

Lah ni cewek ngapa yak? Tetiba ngegas sambil mewek gitu, batin Aidan.

"Lo di mana?"

Setelah Airin memberitahukan di mana dia berada, Aidan segera pergi ke sana untuk menenangkan gadis itu.

Di sana, Aidan melihat Airin sedang bernyanyi sambil menangis. Wajah gadis itu memerah, dan matanya sembab. Itu menandakan gadis itu sudah menangis cukup lama.

Aidan sangat kasihan melihat Airin, dia tahu bahwa gadis itu baru saja ditolak oleh Zayn. Karena memang ide menyatakan perasaan itu sebenarnya berasal darinya.

"Aidan, apa lo juga ngerasain sakit kayak gini? Apa lo sesedih ini? Gue ... S

sakit banget rasanya kayak hati gue terkoyak. Gue udah lama suka sama dia," ucap Airin kemudian menangis lagi dengan kepala tertunduk.

Aidan duduk di sebelahnya lalu membawa gadis itu ke dalam pelukannya. Berharap bahwa pelukannya itu dapat sedikit menenangkan hati Airin.

***

Bersambung...

1
Ade Manis

Next up. 😉
Semangat untukmu. 😊

Salam manis dari STILL IN LOVE. 💖
Ade Manis
4 like tertinggal mendarat. 😊
Ditunggu kelanjutannya. 😉

Salam manis dari Still In Love. 😊
AngghyShifah_chy
lanjut dong thor ngegantung nih😍😍😍😍😍
veraaa: Udh di up yaa tapi masih review😊
total 1 replies
AngghyShifah_chy
modusnya itulohhhhhhh😜😜😜😒😒😒😒😒
AngghyShifah_chy
kok cerita Zoya yg laper itu kek adegan di film legend of the blue sea sih???
veraaa: Ide cerita aku emng terinspirasi dari sana dan aku bikin dengan alur versi aku sendiri. Jadi mohon dimaklumi kalo ada kemiripan di beberapa part ya hehe
total 1 replies
AngghyShifah_chy
gila,gila,gila bwanget udah bisu,buta tuli pula,dibayar berapa itu artis ngetopnya hahahah😅😅😅😅😂😂😂😂
Rindu Pelangi
mampir kak
Auriell Zeta
Bagus kak❤

maaf baru bisa mampir
Jangan lupa mampir dikaryaku
Aisyah Aqila ya...
An Hayme
Hi thor aku mampir kesini bawa like vote dan rate untukmu.
Semangat menulisnya
Salam dari LOVATY
Reni
kok bisa mimpi kerajaan?
veraaa: Baca terus part selanjutnya yaa
total 1 replies
Dhea Amelia S S
Bagus dan seru banget kak ceritanya.. Ceritanya juga hampir mirip sama legend of the blue sea.. Tapi lebih seru dan lokal semangat kak
cucu kakek
masih enjoy bacanya
cucu kakek
mulai mmampir
cucu kakek
sabar
Little Peony
Semangat ya thor ❤️
Little Peony
Halooo thor
veraaa: Hallo juga
total 1 replies
mamah wangda
terinspirasi dari hom Santi hom Yach 🙏🙏🙏😁😁😁
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sekapuk Berduri
hallo kak jika berkenan mampir kecerita pertamaku juga.. terimakasih💕
reni
Kok Zayn bisa mimpi keajaan Majapahit ...?
hmmm...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!