Keinginan Farah yang ingin merubah hidupnya, diterima sebagai asisten CEO di salah satu perusahaan terbesar di kota ini malah membuatnya menjadi istri kontrak CEOnya.
Dia sudah berusaha untuk menolak tapi kenyataan berkata lain, Dia harus menjalani pernikahan itu karena tidak ingin kehilangan pekerjaannya.
Tidak sampai disitu, setelah tumbuh rasa cinta diantara mereka kembali mereka dihadapkan dengan berbagai masalah yang menguras air mata dan kesedihan, sampai akhirnya hanya takdir yang menentukan nasib pernikahan mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ling_ling85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengakuan Farah part 2
Siang ini Farah dan Hendra makan siang bersama, seperti biasa mereka makan siang di cafe deket kantor, Hendra menunggu Farah di cafe sesuai dengan permintaan Farah.
Beberapa menit kemudian Farah datang dan menghampiri Hendra.
"Maaf membuatmu menunggu lama " ucap Farah
"Gak apa kok aku juga baru nyampe" jawab Hendra.
Kemudian mereka memanggil pelayan dan memesan makanan, berbeda dengan hendra, Farah hanya memesan kopi capucino dan dessert saja.
"Kamu gak makan yang lain" tanya Hendra
"Aku tadi pagi sarapan agak banyak jadi sekarang gak begitu lapar" jawab Farah
Farah dan Hendra sedang menikmati makan siangnya, sampai kemudian Hendra membuka obrolan mereka.
"Farahh......"
"hhmmm..yaa..."
"Aku menyukaimu dari sejak pertama kita bertemu"..
Eehhhggg...
Farah tersedak makanannya mendengar ucapan Hendra tadi, kemudian dia mengambil gelas air minum di depannya, di teguknya air itu sampe saparuh gelas, kemudian dia menjawab Hendra.
"Draa..."
"Yaaaaa..."
Sebenarnya aku dulu juga sangat menyukaimu sejak pertemuan pertama kita di perpustakaan, Tapi pada saat itu aku hanya ingin fokus belajar untuk mempertahankan beasiswaku. Sampai hari kita di pertemukan kembali di lobby kantor ini perasaanku padamu masih sama.
"Tapiii...????"
"Tapi kenapa Farah..????"
Seiring berjalan nya waktu aku mulai melupakanmu.
"Apakah tidak ada kesempatan kedua untuk ku Farah???"
"Hhhhmmm ituu...."
"Aku janji akan membahagiakan mu Farah"
"Bukan itu Ndra hanya saja ak....aku sudah menikah"
Hendra kaget mendengar perkataan Farah, mendadak lidahnya kelu, dia tidak tau lagi harus berkata apa. wanita yang sangat dia cintai ternyata sudah menikah.
"Apaa....pak Devan????" tanya Hendra kemudian.
Sekarang giliran Farah yang kaget, dia tidak pernah menyangka Hendra mengetahui hubungannya dengan Devan.
"Kenapa kamu bilang begitu Dra???"
"Sudah 2 kali aku melihatmu jalan pulang berdua dengan pak Devan, kalian sangat mesra, jadi aku hanya menyimpulkan dari penglihatanku" jelas Hendra
Mungkin sudah waktunya untuk jujur, apalagi sekarang Devan sudah membatalkan kontrak itu, jadi secara tidak langsung mereka benar benar suami istri.
"Iyaaa.... Ndra aku menikah dengan pak Devan"
Bagai di sambar petir, kini Hendra kembali terdiam, dia berusaha untuk tetap bersikap tenang, karna dia tidak mau wanita di depannya ini menjadi kasihan padanya.
"Sudah lama???"
"Tepatnya 3 bulan yang lalu" jawab Farah.
Hendra kembali menghela nafas panjang untuk membuatnya tetap tenang, dan akhirnya dia menyadari kebodohannya sampai dia kehilangan wanita yang sangat dia cintai selama ini, kenapa tidak dari dulu dia menyatakan cintanya untuk Farah, sekarang semua sudah sia-sia.
"Maaf Ndra..."
"Kenapa kamu minta maaf???"
"Ini semua terjadi begitu saja, aku juga gak tau sejak kapan aku mulai mencintai pak Devan, yang jelas aku ingin terus bersamanya dan menjadi istri yang baik" tandas Farah.
"Aku mengerti Farah...aku tidak akan mungkin mengganggu hubunganmu dan suamimu, aku cukup tau diri untuk itu" jawab Hendra
"Bukan maksudku begitu" jelas Farah
Kemudian mereka memutuskan untuk mengakhiri perdebatan kecil itu dan kembali ke kantor, di kantor Devan terlihat gelisah dia terus saja melihat jam tangan yang melingkar di tangan kanannya.
"Ini sudah lewat 15 menit kenapa Farah belum kembali" gumam Devan
Tak lama kemudian pintu ruangan terbuka, dia mendapati Farah, segera Devan berjalan menghampiri Farah dan memeluknya.
"Kamu lama sekali sayang???? aku khawatir"
"Aku gak apa-apa Dev"
"Gimana tentang Hendra????"
"Aku sudah memberi tahu semuanya ke hendra , dan dia menerimanya".
Mendadak hati Devan terasa lega, ke khawatiran yang tadi membuatnya gelisah seakan sirna begitu saja hanya dengan satu ucapan Farah.
♡♡♡
Malam ini Devan merasa sangat bahagia. Kebahagian tadi siang karena Farah sudah mengungkapkan pernikahannya pada Hendra.
Devan menghampiri Farah yang duduk di meja rias sedang mengeringkan rambutnya.
"Sayang... boleh minta sekali saja" rengek Devan
Farah hanya tersenyum melihat kelakuan suaminya.
Devan memeluk Farah dari belakang dan mulai mencium tengkuk istrinya, kemudian dia membalikkan badan Farah dan langsung memagut bibirnya, Farah membalas ciuman Devan dan membuat Devan semakin gemas melahap bibir tipis milik istrinya.
Devan mengangkat tubuh istrinya ke ranjang tanpa melepaskan pagutannya membuat Farah kehabisan nafas, Farah menepuk pundak suaminya untuk berhenti sebentar menghirup oksigen dan kemudian kembali Devan memagut bibir Farah lagi, Devan bermain di atas tubuh Farah, mencium lehernya dan kemudian terus kebawah dan membuat Farah mendesah.
Diabsennya seriap inci tubuh istrinya sampai Farah benar-benar merasa seperti terbang ke langit. malam panjang itu hanya ada lenguhan dan desahan mereka berdua sampai keduanya sama sama kelelahan dan tertidur.
♡♡♡
To be continue...
Jangan lupa vote dan like nya yaa biar tambah semangat nulis lanjutan cerita nya....
.
hidup terlalu berat. bisa ga diketemukan sm sesosok devan didunia nyata ini
OMG itu jhi chank wook😍😍😍😍😍
thooor harusnya pemeran utamanya ituuu sedikit ga rela😥😥😥😥😥