NovelToon NovelToon
SCARLET

SCARLET

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / CEO / Romantis / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:333.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meta Janush

Untuk membalaskan dendam dan menemukan kebenaran atas pencobaan pembunuhan yang menimpanya, Scarlet berpura-pura menjadi wanita bodoh dengan IQ rendah dan menikah dengan keluarga Fergus sebagai nyonya muda. Scarlet dan Darius Fergus menikah karena perjodohan. Yang berarti tidak ada cinta di antara mereka.
Saat Darius melihat Scarlet yang bodoh dan memiliki keterbelakangan mental, dia sangat marah hingga dia meminta cerai! Dia adalah seorang pebisnis yang jenius. Bagaimana mungkin dia bisa memiliki orang bodoh untuk menjadi istrinya? Tapi yang Darius tidak tahu adalah bahwa bakat Scarlet berada jauh di atasnya, Scarlet termasuk seorang dokter jenius, pianis, investor, peretas handal...
Tapi apa yang bisa wanita itu lakukan jauh di luar imajinasinya. Selama mereka menikah, Darius pun perlahan-lahan mulai menemukan wajah asli di balik topeng "istrinya" ...
Akankah seorang Darius Fergus akan jatuh cinta pada istrinya? Atau dia akan tetap bersama Cindy kekasihnya yang ternyata adalah sauda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33. TIDAK MELARIKAN DIRI

"Tentu saja aku sengaja melakukannya." sahut Scarlet terkekeh.

"Kau!" Miller menunjuk kearah Scarlet dengan ekspresi kesal. 'Benar juga kata bos, wanita ini sangat pendendam.' gumam hatinya.

Miller tidak bisa melakukan apapun pada wanita itu. Dia berada dalam posisi yang serba salah karena semua orang sedang membicarakannya.

Ingin rasanya dia mencari lubang dan bersembunyi didalamnya. Untungnya, disaat situasi terdesak, Darius pun muncul. Kehadiran Darius disana langsung menjadi pusat perhatian.

Tubuhnya yang tinggi dan kekar serta wajah tampan dengan aura kuat dan dingin. Kemanapun dia pergi, dia selalu menjadi pusat perhatian.

Darius  berjalan kearah Scarlet. Meskipun wanita itu memakai kacamata hitam tapi Darius bisa melihat matanya berkedip.

Darius mengeryitkan keningnya saat melihat wanita itu tidak berusaha untuk melarikan diri. Sekilas Darius melirik kearah bunga mawar yang ada ditangan Miller.

Saat dia melewati Miller, dengan sengaja Darius mendorongnya. Lalu dia menghampiri Scarlet dan berkata, "Apa kau tidak mau melarikan diri kali ini?"

Scarlet mendongakkan kepalanya dan tersenyum sinis, "Kenapa aku harus lari? Kau yang sedang mengejarku."

Saat dia mengatakan itu, Scarlet menaikkan intonasi suaranya. Sontak semua orang menatap kearah mereka dengan ekspresi penasaran.

"Wah, apakah ini masalah cinta segitiga?" ujar seseorang.

"Wanita cantik selalu menjadi incaran para pria. Tapi pria itu terlihat lebih pantas berpasangan dengan wanita cantik itu."

Darius yang mendengar bisik-bisik para pengunjung bandara pun kembali tersadar. Ekspresi wajahnya langsung berubah lalu berkata, "Apa kau mengikutiku lagi?"

"Heh! Kau terlalu percaya diri." jawab Scarlet dengan suara lembut sambil melemparkan senyuman menggoda pada Darius.

Scarlet melangkah mendekati Darius dan menatapnya. Jarak mereka sangat dekat, Darius bisa mencium aroma wangi wanita itu. Dia pun terpaku dan membuka mulutnya hendak bicara.

Scarlet berdiri tepat didepan Darius, "Apa kau ingin tahu kenapa aku tidak melarikan diri?"

Darius menundukkan kepalanya agar bisa menatap wajah Scarlet. Dia selalu merasa jika wanita didepannya ini tidak asing. Dia bertanya-tanya didalam hatinya, apa yang sebenarnya terjadi?

Tetapi wanita didepannya ini terlihat seperti orang asing, bukan berasal dari kota ini. Meskipun tinggi tubuh, penampilan dan karakternya tapi wanita itu berbeda dengan Scarlet.

Jadi Darius menyakinkan diri kalau wanita didepannya ini bukan istri bodohnya. Darius terus memandang wanita itu seolah ingin memastikan sesuatu.

Scarlet mengulurkan tangan dan tersenyum menggoda, "Karena......."

Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, terdengar suara lembut seorang wanita dari pengeras suara. "Para penumpang penerbangan ke Darkline, silahkan memasuki melakukan check in di konter."

'Jadi wanita ini tidak melarikan diri karena dia mengetahui aku akan pergi ke Darkline? Dia bahkan tahu informasi penerbanganku?' pikir Darius.

Scarlet mundur dua langkah dan menggelengkan kepala seolah dia menyesal, "Tuan Fergus, sayang sekali ya kau tidak akan bisa menangkapku kali ini."

Darius terlihat kesal mendengar perkataan wanita itu, "Kau juga pergi ke Darkline?"

Dia sangat yakin jika pertemuan mereka kali ini bukan suatu kebetulan. Wanita itu pasti sengaja mengikutinya, entah apapun alasannya, Darius semakin penasaran.

"Ya, mungkin." jawab Scarlet sedikit ragu. "Aku menantikan pertemuan kita berikutnya. Sampai jumpa lagi Tuan Fergus."

Setelah itu, Scarlet berbalik dan menghilang ditengah kerumunan orang. Dia berjalan sambil membawa tas plastik berisi cemilan yang tadi dibelinya.

Darius ingin mengikutinya, dia tidak mau kehilangan kesempatan ini saat wanita itu sudah berada didepan matanya. Tapi Miller langsung menghentikannya. "Bos, sudah waktunya kita pergi."

Darius menggeratkan rahangnya dan menatap wanita itu yang melarikan diri darinya. Scarlet bergerak sangat cepat sehingga sosoknya pun menghilang dari pandangan Darius.

Scarlet berjalan menuju ke toilet bandara, setelah menutup pintu dia mengubah sedikit penampilannya. Dia mengganti pakaian lalu merias wajahnya.

Saat dia berjalan keluar dari toilet, dengan bangga dia memperlihatkan wajah cantiknya yang sempurna. Kemudian dia berjalan dengan santai di bandara.

Tiba-tiba ponselnya berdering, Scarlet mengeluarkan ponsel dari tas lalu menjawab. "Halo?"

"Kau ada dimana sekarang?" terdengar suara serak dari seberang telepon.

"Akan kukirimkan lokasinya padamu." jawab Scarlet. Lalu dia berdiri dan menunggu selama beberapa menit.

Tiba-tiba seseorang menepuk bahunya, Scarlet membalikkan badan namun tak ada siapapun disana. Scarlet memutar bola matanya.

Setelah dia berbalik kembali, dia melihat seorang pria bertubuh tinggi dengan rambut berwarna pirang berdiri dihadapannya dengan senyum tipis.

"Ck! Aku sudah lama tidak melihatmu. Tapi seleramu masih buruk. Lihatlah rambutmu itu!" Pria itu memperhatikan Scarlet dengan seksama. Saat matanya menatap rambut hitam panjang yang indah, eskpresi wajah pria itu langsung berubah.

"Aku tidak sama sepertimu! Kenapa aku harus mencat rambutku seperti jagun?" sahut Scarlet menyindir pria itu.

Pria itu terdiam mendengar perkataan sinis Scarlet. Dia mengulurkan tangannya ingin mencubit pipi Scarlet tapi wanita itu segera menghindar.

"Handy? Bagaimana hasil penyelidikan itu? Apa sudah ada hasilnya?"

Handy berkata dengan suara pelan, "Darius sepertinya sedang mencari keberadaan seorang wanita. Wanita itu adalah cinta pertamanya."

Scarlet mengeryitkan alisnya mendengar ucapan Handy. Sejak kejadian di kelab malam, Scarlet memang meminta Handy untuk menyelidiki rahasia Darius.

Tapi dia tidak menyangka jika Darius yang dingin dan tak berperasaan itu akan melakukan sesuatu seperti itu demi seorang wanita.

Handy memperhatikan ekspresi wajah Scarlet yang berubah. "Ada apa? Apa kau cemburu?"

"Kau menggunakan Seven Stone yang sangat disegani semua orang untuk menyelidiki masalah suamimu. Di dunia ini, hanya kau satu-satunya yang melakukan itu."

"Aku senang melakukannya." ujar Scarlet sambil mengarahkan jari tengahnya pada pria itu.

Seven Stone memang sangat terkenal didunia, siapapun yang berhadapan dengannya pasti ketakutan. Semua anggota Seven Stone adalah anak buah Scarlet yang dilatihnya sendiri.

"Katakan sejujurnya, kapan kau akan meninggalkan keluarga Fergus? Aku menyelidiki tentang Darius, semua yang kutemukan tentangnya sangat buruk. Dia tidak sebaik aku." ujar pria itu dengan percaya diri.

"Untuk sementara waktu, aku harus tinggal di keluarga Fergus. Jangan memandang remeh pria itu, dia tidak mudah untuk dihadapi." ujar Scarlet. Bahkan dia sendiripun hampir jatuh dalam tangannya.

"Ya, kau benar. Jika bukan karena pria ini, kau tidak akan pergi ke Darkline." Handy mengangguk. Dia paham apa yang sedang dilakukan Scarlet.

Keduanya berbincang sambil menunggu pesawat yang mereka tumpangi berangkat. Keduanya pun berjalan menuju ke ruang tunggu.

Scarlet melirik jam tangannya lalu berkata, "Aku pergi, pesawat akan segera boarding."

Dua jam kemudian, Darius sudah tiba di sebuah hotel di Darkline. Setelah mereka berada didalam kamar, Miller langsung mengeluarkan laptopnya.

Setelah mengetik beberapa kata di laptop, akhirnya sebuah kode yang berupa huruf panjang pun muncul dilayar komputer.

"Bos, orang yang kita cari sedang berada di Darkline." ucap Miller sedikit cemas. "Bagaimana cara kita untuk mendesaknya keluar dari persembunyian?"

"Aku adalah targetnya. Jika aku muncul, maka dia juga pasti akan menampakkan diri." jawab Darius.

Darius mengetukkan jarinya dimeja dan berkata, "Apakah keluarga Brady mengirimkan kartu undangan beberapa waktu lalu?"

Miller mengangguk, "Ya benar. Kepala keluarga Brady sendiri yang mengirimkannya langsung. Dia mengatakan sudah menemukan keberadaan kunci itu dan mengundangmu untuk mendiskusikannya."

"Sedangkan keluarga Balthazar dan Wayne juga mengirimkan orangnya untuk hadir." Miller menambahkan.

1
Sifra Sitorus
lanjut dong thor
Regina Putry
Luar biasa
Ajeng Sri Pramudya
sudah lama blm di lanjut juga thor..
kapan di lanjut lagi thor...
masih misterius asal usul scarlet
lanjut thor up lg... 👍🏻🔥🔥
Nikma: Permisi kakak Author ..

Halo kak reader, kalau berkenan boleh mampir novel aku juga ya 'Kesayangan Tuan Sempurna' ..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Nurhayati
🤣🤣kerjain trz Darius na Scarlett biar die nanti tambah klep-klep dh ma kamYu Scar...
Nurhayati
😂😂😂LuCu DariUS
Indira Ira
Luar biasa
Nur Hayati
kenapa Darius plin plan ,kalau dia suka sama istriny/Drool/
Shakri Aziz
Luar biasa
Junairiah 07
hahaahaaaaaa....
ini cerita banget2...
lanjut thorrrr....
hahahaaaaaaaa.
atit piyut atu thurrrr.......
eRni CuTe
kak othor sebelum bikin cerita lanjutan ada baiknya membaca seri sebelumnya, ini ceritanya bagaimana latarnya berpindah2 gak jelas, orang diclub tiba2 dirumah. 25 dan 26 bikin orang bertanya2 coba cek lagi,,ada yang aneh dari ceritanya.
Dearest
alurnya membingungkan masa scarlet gak dikasih tau sdhKeluarDariRuanganItuAtauBelumTau2DahNyelametinDariusAja
Yudith Nuke Rosmawati
jgn terlalu ber?-tele2/mbulet
Samsiyah Samsiyah
up thor
Keyraaleyababy Keyraaleya
kata orang bodoh baca novel kyk gini.
Solia MR.MyRosell
up
Ajeng Sri Pramudya
setelah merenggang nyawa kenapa scarlet blm juga berhenti berpura2?
mening jujur aja sama darius supaya bisa memecahkan misteri bersama-sama
😁
Yudith Nuke Rosmawati
kok ber-tele2
Ririn Santi
kukira hubungan Darius dan scarlet akan mengalami kemajuan setelah melalui proses perenungan selama 3 bulan ttg arti keberadaan pasangannya, tp rupanya jalan di tempat wae
Ririn Santi
ya ampun stone ,Lo mau daftar kawin atau malak petugas sih CK..CK..CK.../Chuckle/
Ririn Santi
miller dan stone pasangan absurd
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!