Lanjutan Between Two Brothers
Putus dari Prince Louis Carrington of England, membuat Ashley Moretti memilih pergi ke Glasgow Skotlandia untuk berlibur disana. Tanpa disangka dirinya harus terjebak dengan seorang pria Skotlandia arogan yang membutuhkan pengantin demi tetap mempertahankan klan Ferguson.
Gavin Ferguson diharuskan segera menikah pada tanggal yang sudah ditetapkan demi klannya tetap berkuasa di Glasgow dan Highland Scotland yang orang-orangnya biasa disebut Highlander. Dan pilihannya adalah seorang gadis yang sedang melukis di tebing Glasgow dekat dengan kastilnya.
Bagaimana kacaunya kehidupan rumah tangga dua orang yang sama-sama keras kepala dan sama-sama tukang ngeyel? Apalagi Ashley mengetahui kalau Gavin adalah rival ayahnya, Alessandro Moretti untuk merebutkan sebuah lahan di Glasgow.
Gen ketujuh ya
Follow my IG @hana_reeves_nt
JANGAN PLAGIAT KARENA JIWA GESREK KITA BERBEDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dasar Anaknya Sakura!
Kamar Pangeran Louis di Kensington Palace
Ashley masuk ke dalam kamar Louis yang sudah pernah dia masuki sebelumnya saat masih pacaran dengan pria itu ketika ada acara kerajaan dan Louis sengaja mengundangnya.
Kini mereka berada di kamar dengan situasi berbeda, Ashley sudah menjadi milik Gavin bukan kekasih Louis lagi.
"Ash..." Louis menatap penuh rindu ke mantan kekasihnya itu.
"Don't Ash me ! What the f*** are you thinking ( apa yang kamu pikirkan ), Loulou ! Kamu mengikuti aku ke kamar mandi ? Mau apa?" bentak Ashley.
"Aku hanya ingin berbicara denganmu..."
"Dengan mengikuti aku ke kamar mandi ? Kamu ngapain ke RR's Meal ? Jangan bilang kamu mengirimkan pengawal bayangan buat aku juga ?" Ashley memicingkan matanya. "Jawab aku, Louis ! Kamu mengirimkan pengawal seperti dulu kan? "
"Kamu jangan marah-marah, pikirkan anakmu dalam perutmu..."
"Gimana aku tidak marah-marah ! Kamu yang membuat aku marah !" bentak Ashley.
"Ashley, sayang ..."
"Louis, kita sudah tidak bisa bersama, please! Aku dan Gavin sudah bahagia, kami mau punya anak ... Jangan kamu ganggu ! Seriously ! Gavin memilih dia masuk penjara daripada ada skandal lagi karena kamu main tarik istri orang ... Aku sudah menikah, Louis. Tolong, jangan paksa aku juga ikut menghajar kamu juga !" bentak Ashley kesal. "Malah bagus kan suami istri masuk penjara karena menghajar calon raja !"
"Ash ... Apakah kamu..."
"Stop Louis. Jangan sampai aku benar-benar membenci kamu ! Kamu adalah ipar Alisha dan Alisha adalah sepupu aku ... Mau tidak mau, kita akan bertemu dalam acara keluarga. Jangan membuat hubungan keluarga kita jadi berantakan hanya gara-gara kamu tidak bisa move on !" Ashley menatap Louis dengan memohon.
"Kamu meminta suamimu supaya dibebaskan?"
"Jika kamu mengira aku akan memohon padamu agar Gavin bebas, kamu salah ! Gavin membela kehormatan aku dan aku tidak akan mengemis padamu ! Biarkan kami berusaha sendiri ..." Ashley membalikkan badannya dan meninggalkan Louis yang menatap sendu ke tubuh bumil itu.
Ketika Ashley hendak membuka pintu, Louis memeluknya dari belakang. "Jika suamimu berbuat seperti kemarin dengan mantan ..."
"Kamu nggak usah repot-repot. Aku sendiri yang akan menghabisinya! Sekarang, lepaskan tanganmu dari tubuhku sebelum kamu menyesal !" desis Ashley dingin.
Louis melepaskan pelukannya dan membiarkan Ashley keluar dari kamarnya. Mata Louis melihat kakaknya, Richard berada disana dengan tatapan dingin.
"Alisha sudah menunggu kamu, Ash. Pergilah ke ruang tengah..." Ucap Richard. "Biar aku bicara dengan Louis."
Ashley mengangguk dan berjalan menuju ruang tengah yang sebenarnya ruang keluarga informal khusus keluarga dekat kerajaan. Louis menatap kepergian mantan kekasihnya itu dengan perasaan campur aduk.
"Dia sudah move on kan?" Richard menatap adiknya dengan mata birunya yang tampak seperti es.
Louis hanya menunduk.
***
Ruang Tahanan Scotland Yard
Gavin menyandarkan kepalanya di tembok sel tahanan dan merasakan sepi karena tidak ada Ashley di sebelahnya. Biasanya dirinya selalu mengobrol unfaedah bersama dengan istrinya.
"Aku kangen kamu, Ash..."
Suara pintu arah ruang tahanan berbunyi membuat Gavin menoleh dan melihat Alex Darling berjalan dengan orang yang sangat dikenalnya.
"Ash..." bisik Gavin senang melihat wajah istrinya.
Ashley tersenyum lembut ke arah suaminya yang tampak berantakan dengan rambut tumbuh di rahangnya. "Halo, suamiku..."
"Waktumu setengah jam Ash. Kalian dapat dispensasi karena pangeran Richard..." senyum Alex sambil membuka pintu selnya. Sengaja Gavin dia tempatkan di sel sendiri yang tidak bergabung dengan tahanan lain.
Ashley pun masuk dan Alex pun menutup pintu sel itu. "Jangan berbuat asusila ya !"
Gavin dan Ashley mendelik judes ke arah superintendent Alex Darling yang nyengir lebar lalu kekasih Galena itu pun pergi meninggalkan pasangan suami istri itu.
Ashley dan Gavin langsung berpelukan erat bahkan bumil itu mengacuhkan suaminya belum mandi padahal biasanya dia tidak mau jika Gavin belum mandi.
"I Miss you..." ucap keduanya bersamaan.
"Kamu habis dari mana?" tanya Gavin yang tahu Ashley pasti emosi tingkat dewa usai mereka berpelukan.
"Bertemu Louis."
"Ngapain? Kamu meminta aku dibebaskan?" Gavin melotot.
"Tidak sayang, aku ingin menghajarnya tapi ingat anak kita di dalam perut ikut gedubrakan sama ibunya, aku batalkan..."
"Apa yang kamu lakukan?"
"Berbicara secara beradab. Frontal dengan mulut meskipun aku ingin tangan dan kakiku maju juga..." jawab Ashley enteng membuat Gavin memegang pelipisnya.
"Anakku bagaimana nanti kalau sudah lahir?" keluh Gavin.
"Bagaimana gimana?" tanya Ashley bingung.
"Bar-barnya... "
"Nurun kita lah ! Kok kamu repot !" balas Ashley cuek. "Nih aku bawakan coklat. Kamu butuh coklat kan?" Bumil itu mengambilkan coklat dari tas Bottega Veneta nya.
"Thanks sayang ..."
***
Heathrow Airport London
Nelson dan Indiana Blair yang baru lolos ujian masuk Harvard Law School, tampak berjalan keluar dari pintu kedatangan. Ayah dan anak itu tersenyum saat melihat siapa yang menjemput mereka.
"Eagle ! Charles ! Tumben akur..." goda Nelson.
"Aku dan Eagle selalu akur, yang tidak dengan Radhi !" kekeh Charles McGregor sambil memeluk sepupu angkatnya.
"Nelson ..." senyum Eagle.
"Eagle..." Keduanya pun berpelukan erat sedangkan Indiana salim ke kedua Oomnya.
"Bagaimana kabar Highlander panasan itu?" tanya Indiana yang biasa dipanggil Indy itu.
"Masih di sel. Kacau deh... Louis masih tidak mau melepaskan tuntutannya ke Gavin" jawab Charles, yang mantan pembalap F1 dari tim McLaren.
"Ashley sudah hajar Louis?" tanya Nelson sambil berjalan menuju parkiran mobil.
"Maunya tapi kan Ashley lagi hamil" jawab Eagle.
"Lha Tante Astuti hamil Savrinadeya juga hajar Oom Hideo pakai Stiletto tujuh Senti..." gelak Nelson.
"Mertuanya bang Tomat mah kacau..." kekeh Eagle.
"Kita lihat saja apakah aku bisa membebaskan Gavin dari tuntutan Louis karena ini sebenarnya kasus pribadi yang menjurus jadi kasus nasional gara-gara seorang Ashley Moretti. Sudah dulu Sakura jadi rebutan Ale dan Raffa, sekarang Ashley dengan Gavin dan Louis" gumam Nelson.
"Tapi bedanya, Ashley sudah menikah dengan Gavin" sahut Charles sambil menstater Mercedes nya setelah semuanya masuk ke dalam mobil.
"Wis kacau deh anak dan cucunya Oom Hideo Park... " gumam Eagle.
Keempat anggota keluarga McCloud, McGregor dan Blair itu pun pulang menuju rumah milik Charles McGregor dan Raine Blair di daerah Chelsea.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
Dapet aja visual super ganteng utk teman menghalu ❤️❤️❤️