Tentang seorang yang tidak ingin mengambil resiko dengan mengubah status hubungan menjadi lebih serius
" Kita emang engak pacaran , tapi kalo di tanya orang . Kamu punya aku ya "
Semakin dewasa kita engak butuh hubungan gak jelas . Yang penting selalu ada dan kabarin aktivitas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
APAKAH ANGGA EGOIS ?
/// ENJOY ///
Nada menghela nafas ketika di kantin Angga sendirian duduk . Saat memesan makanan . Angga di suruh dengan Sherly
Mantan kekasih nya
" Semalam pulang jam berapa ? "
" Kenapa mau tahu ? "
Nada pura pura membeli es teh supaya pembicaraan mereka terdengar , nanya pulang jam berapa ?
" Apa semalam habis jalan ? " gumam nya
" berapa bu ? "
" Empat ribu aja " ucap penjual
" Ya malam pokonya " jawab Angga
Nada makan di belakang tempat duduk Angga. Nada tidak mau curi curi pandang. Yang mengakibatkan Nada tidak bisa move on
" Udah sana jangan ganggu gua lagi main Game. Gua engak mau di ganggu "
" gitu banget sih lo ! " jawab Sherly
Angga tidak menjawab nya . Pria itu bermain game sambil makan siang . Kebetulan kantin lagi sepi . Hanya beberapa orang yang ada di kantin
" Laper ya mbak ? Biasa aja kali makan nya . Sampe bunyi begitu . Ga di kasih makan sama cowok nya "
" Paansi ! " jawab Nada
Di area parkiran , Nada kumpul dengan teman temannnya . Mereka membahas tadi malam keseruan di ruang tamu
" Besok lo kemana ? Main lagi yuk . Makan kek gitu "
Nada membuka ponsel nya membaca pesan
" Besok matkul cuma satu kan . Besok gue absen . Mau pulang kerumah tante gue. Makanya nih nanti siang jam 3 . Gue mau beli tiket kereta dulu buat ke Probolinggo" jawab Nada
" Yah engak seru dong ! "
Ngobrol ngobrol . Akhirnya mereka kembali ke kelas lagi . Di warkop , alvi baru aja sampai warkop dia menatap teman teman nya lagi sibuk mengerjakan tugas
" Angga! Lo udah tahu ? Besok Nada katanya pulang ke Probolinggo? "
" Ga peduli gua ! Bodo amat sama itu anak!" Jawab Angga
Alvi , Robi dan Aldi mereka saling bertatapan
" Kenapa lo ? Bukan nya lo bucin banget sana Nada ? "
Angga menghela nafas . Angga ceritakan kepulangan dari apartemen kak Owen
" lo salah ! Kenapa lo bilang engak usah kerja lagi di cafe . Ya , dia itu anak nya polos, nurut aja. tambahan lo bilang di pecat sama jangan hubungin gue lagi "
" Salah gimana ? Gua udah kenalin dia sama keluarga gua . Salah juga kalo dia tinggal punya satu satunya tante dan gua juga mau kenal juga sama keluarga nada? "
" Jadi menurut lo , nada engak cukup serius buat hubungan gitu ? " Tanya Robi
" Gua merasa. Disini gua doang yang cinta sama dia "
" Tunggu ! Bukan nya kalian hubungan tanpa status kan ? Artinya kalian engak pacaran kan ? Ya mungkin nada pikir nya . Lo bukan siapa siapa nada . Jadi engak berhak buat di kenalin ke keluarganya " jawab Robi
" Begitu menurut lo ? Menurut gue , kenapa dia engak mau kenalin gue ke keluarganya sedangkan gue . Kenalin dia ke keluarganya . Atau dia malu punya gua ? "
" Engak lah ! Mana ada orang yang malu buat dapetin lo . Di luar sana banyak yang mau sama lo ga ! " jawab Aldi
Angga menggela nafas
" Gua kalo udah bucin . Gila ! Ini nih gara gara satu cewek . Bikin gua ga mood dari kemarin . Pake ga masuk cafe lagi ! Kan gua jadi kepikiran ! "
" Yaudah, saran gua . Mending lo beli tiket kereta sekarang diam diam tanpa ketahuan dia . Temenin dia ke Probolinggo" jawab Aldi
Angga menatap ketiga teman teman nya . Angga menggeleng kepalanya
" Besok gua ke thailand sama keluarga gua! Ga sempet gua ikut dia . Gimana kalo nanti dia engak nerima gua disana ? "
" Bro ! Bro ! Tugas lo nemenin dia kesana . Kalo lo engak di terima. Lo bisa pesan hotel . Gitu aja kok di pikirin " kata Alvi
🌻🌻🌻🌻🌻
🌻🌻🌻🌻🌻
Di tempat lain . Owen baru saja tiba di rumah Audrey . Mama nya bilang audrey kerja di luar negeri
" Kerja ? Dia engak bilang aku tante "
" Ah masa . Kata audrey kamu yang antar ke bandara "
Owen meremas tangan nya di belakang itu . Owen tersenyum kecut lagi pamit pulang. Niat kesini Owen mau ngajakin Audrey untuk makan siang di luar
Owen langsung menghubungi Audrey. Tapi panggilan di ahlikan
" Kamu ke luar negeri . Kemana nya ? Apa kamu minta uang sama aku buat bisnis yang lain atau apa ? Kenapa kamu bohong sama orang tua kamu ? Kenapa kamu juga engak bilang sama aku . Biasanya kalo ada bisnis kaya gini . Kamu ngomong dulu sama aku Re ! " gumam Owen selama perjalanan pulang
Setiba di apartemen. Owen mendapati paket di depan kamar unit nya
From : Audrey
Owen membawa masuk paket nya . Owen langsung membuka paket nya . Ternyata itu barang barang yang pernah di kasih Owen
Ada dompet , sepatu , dress, perhiasan dan lain lain . Di bawah itu ada kertas nya
^ Terima kasih 8 tahun nya pacar, aku sayang banget sama kamu Wen , makasih kamu selalu mengutamakan aku , sekarang aku serahin bisnis kita sama kamu ya . SEMUANYA ! aku mau belajar mandiri Wen . Selama ini kamu selalu bimbing aku . Tolong jangan cari aku dulu . Aku mau hidup mandiri . Dan satu lagi . Kamu harus nurut ya sama orang tua kamu , i love u pacar aku ^
Owen meremas kertas nya . Owen tidak terima Audrey bilang adalah pacarnya
" Kamu istri aku Re , bukan Pacar. Kita bukan pacaran lagi . Tapi suami istri . Jadi ini sebab nya kamu minta uang sama aku seratus juta buat ninggalin aku ? Kenapa kamu bilang aku harus nurut sama orang tua aku ? Kamu tahu sendiri kan . Aku lebih cinta kamu ketimbang keluarga aku sendiri"
Darah didih Owen langsung naik . Rasanya emosi banget saat tahu Audrey meninggalkan nya
" Minta di viral in kamu ya ! Lihat nanti . Aku bongkar semua nya . Habis kamu sama orang tua kamu ! Aku lebih baik mati dari pada harus kita pisah kaya gini " gumam nya
Owen menendang kardus berisi barang barang yang dia berikan untuk audrey . Barang bersererahkan. Owen menatap foto mereka di dinding ruang tamu
" Kamu cantik Re. Kalo lagi nurut sama aku. Kamu pintar kalo lagi ngebahas bisnis dan presentasi sama client. Itu yang bikin aku cinta sama kamu " kata Owen
yg ada si Angga nya juga emosi an
rumit amat hubungan mereka .. capek rasa nya kedua nya msh pada egois