NovelToon NovelToon
PESONA LUCIA

PESONA LUCIA

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:427.2k
Nilai: 5
Nama Author: iraurah

Jika hidup adalah sebuah buku, maka bertemu denganmu adalah bab favorit ku.

Bagaimana jadinya jika perempuan yang tengah hamil mengikuti kegiatan Ospek sebagai Calon Mahasiswa Baru? Banyak lirikan sinis serta desas-desus miring sudah pasti.

Namun tak berlaku ketika dia bertemu Mahasiswa nomor satu, lelaki semester akhir yang justru tertarik pada ibu hamil satu ini.

***

"Kenapa harus aku?" ~Lucia~

"Aku bangga memiliki kamu. Dalam kurang dan lebihmu" ~Fabio~

Instagraam: @iraurah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iraurah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Martabak Semanis Kamu

"Besok aku jemput lagi"

Ucapan yang tidak pernah Lucia harapkan, ia merasa terjebak lagi dalam lingkup kesesakan, sampai kapan? Lucia berharap tidak bertemu dengan pria itu lagi semenjak menjaganya sewaktu di rumah sakit.

Tapi ternyata sang suami datang dengan sikap serta tutur kata yang berbeda, apakah pria itu mulai memikirkan bayinya?

Hal yang berbanding terbalik dengan kedekatan Lucia dan Fabio, hari ini tak ada satu atau dua patah kata pun yang terucap dari bibir keduanya.

Mereka seolah mundur sebab dihantui ketidakpastian masa depan.

Ada tembok besar yang membentengi keduanya, satu-satunya jalan bukan dengan merusak penghalang itu tapi dengan memanjat tembok yang setinggi langit untuk dapat saling bersatu.

Tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, perlu perjuangan serta kesabaran segudang.

Namun manusia hanya bisa mengeluh, ada kalanya ia merasa lelah dan hampir menyerah.

"Hai hai hai..... Balik lagi sama gue Yongki di saluran 97.6 FM. Ngomong tentang cinta, tentu semua orang udah Tuhan kasih yang namanya cinta. Semua orang pasti kenal sama kata yang satu ini, sebab semua orang pingin dicintai dan mencintai. Tapi sayang, gak semua cinta itu harus dibalas lagi dengan cinta, adakalanya cinta itu cuma bertepuk sebelah tangan aja. Tapi jangan berkecil hati, mungkin dibalik itu semua Tuhan udah ngasih yang terbaik untuk kamu kedepannya, kalau kamu mencintainya tunjukkan bentuk cinta kamu tanpa memikirkan balasan dari dia, lakuin apa yang membuat hati kamu senang, cinta itu memang gak harus dimiliki, tapi cinta itu harus diresapi, karena kalau cuma dimiliki tapi gak ada cinta, juga percuma. Kayak lagu yang satu ini PUPUS by Dewa 19..."

Aku tak mengerti apa yang kurasa

Rindu yang tak pernah begitu hebatnya

Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu

Meski kau takkan pernah tahu

Aku persembahkan hidupku untukmu

Telah ku relakan hatiku padamu

Namun kau masih bisu, diam seribu bahasa

Dan hati kecilku bicara

Baru kusadari

Cintaku bertepuk sebelah tangan

Kau buat remuk s'luruh hatiku

Tap!

Lucia mematikan radio yang memutar lagu lawas, bukan menghiburnya malah membuat Lucia tambah sedih.

Ia pun memilih duduk di meja belajar dan membuka buku pelajaran, siapa tau dengan belajar pikiran Lucia bisa teralihkan dan setelah itu ia bisa tidur dengan nyenyak.

"Manajemen operasional adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya (baik manusia maupun alat-alat) untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Ini termasuk pembuatan keputusan tentang pembuatan produk atau jasa, pengoperasian sistem, pengelolaan inventori, dan ..."

Baru sebentar Lucia membaca paragraf pertama tiba-tiba saja perutnya mulas seperti diaduk-aduk, Lucia menutup mulut seperti ingin muntah. Ia lantas berdiri dan masuk ke kamar mandi.

Hoekkk..... Hoekkk......

Lucia mengeluarkan semua makan malam dan mengosongkan lagi perutnya yang baru diisi, rasa mual menyerang begitu saja, Lucia tak mampu menahannya, ia memuntahkan semua isi perut ke dalam toilet.

Setelah hampir lima belas menit di dalam kamar mandi akhirnya Lucia keluar setelah agak mendingan, ia duduk di tepi ranjang karena merasa lemas.

"Perasaan aku gak makan yang aneh-aneh, tapi kenapa tiba-tiba mual?"

Seingatnya ia tidak mengkonsumsi makanan sembarang, sedari tadi pun ia masih fit dan tidak ada keluhan apa-apa.

"Huftttttttt..... Mungkin aku terlalu banyak pikiran" Lucia menduga.

Ia tak melanjutkan lagi kegiatan belajar, Lucia memutuskan untuk berbaring dan mengistirahatkan tubuhnya walau ia belum mengantuk sama sekali.

Rasanya sepi lagi, Lucia mengambil ponselnya dan melihat WhatsApp.

Hanya grup kelas yang ramai, satu kontak yang Lucia sematkan justru hening tak mengirimnya pesan apapun.

"Tadi kakak nunggu aku, tapi ujungnya kita gak pulang bareng"

"Apa kakak marah sekarang?"

"Apa kita akan asing lagi?"

Seluruh pertanyaan yang tidak bisa Lucia ajukan, hanya bisa dijawab dengan pembuktian saja.

Dipandanginya foto profil lelaki tersebut, Fabio tidak memasang fotonya sendiri, melainkan sebuah gambar macam tutul betina yang sedang mengandung dia jadikan profil WhatsApp.

"Aneh banget, kenapa enggak singa aja biar keliatan keren. Kenapa harus macam tutul ini? Lagi hamil pula" Lucia mengernyit heran.

Fabio memang orang yang susah ditebak, bahkan ditanya pun kadang tidak menjawab, sangat tertutup sebenarnya, tapi banyak tingkah sehingga membuat penasaran orang lain seketika bisa teralihkan.

"Hah? Online???"

Lucia terkejut melihat nomor WhatsApp Fabio tengah aktif, kira-kira sedang bertukar pesan dengan siapa? Tidak mungkin Fabio sedang mengirim Lucia pesan, sebab tidak ada pemberitahuan sedang mengetik.

Lucia tersenyum hambar, "Mungkin lagi chat an sama gebetannya kali"

Lucia mendadak malas membuka ponsel, membayangkan itu membuat mood nya jelek,

Lucia mengambil guling dan mencoba memejamkan mata.

Akan tetapi denting bel membuat Lucia kembali terjaga.

Ting Tong!

Siapa yang datang? Tidak mungkin Jihan karena wanita itu sudah memberitahunya tidak akan bisa datang karena masih disibukkan dengan pekerjaan.

Atau mungkin...

Dengan langkah semangat Lucia keluar dari kamar, ia membuka kunci pintu dan melihat siapa yang datang.

"Selamat malam mbak" seorang kurir berdiri tepat di depan Lucia, sambil membawa kantong plastik besar di tangannya.

"Benar ini dengan mbak Lucia?" Tanya sang kurir membaca nama penerima pesanan.

Lucia masih bingung, ia tidak memesan apapun, dan tidak pernah memesan lewat online. Tapi jelas pria ini menyebut namanya.

"Iya, saya sendiri" balas Lucia.

"Ini ada pesanan atas nama mbak dan alamatnya sudah betul, mohon diterima ya mbak" mengasongkan kantong plastik tersebut kepada Lucia.

"Eh mas, tapi saya enggak pesan apa-apa. Ini... Dari siapa?"

"Maaf mbak disini enggak tertera dengan jelas nama si pemesan"

"Terus.... Ini pesanan apa?"

"Martabak, mbak"

Mendengar itu Lucia langsung membuka kresek tersebut, dan benar saja ada satu box martabak didalamnya.

"Ini... Udah dibayar kan, mas?"

"Udah mbak"

"Y-ya udah, makasih ya mas"

"Sama-sama, mari mbak" kurir tersebut pun pamit undur diri.

Lucia masih penasaran siapa yang mengiriminya martabak malam-malam begini, tapi dugaannya tertuju kepada Fabio.

Lucia segera masuk kembali ke dalam rumah, ia membuka makanan tersebut di ruang tamu, sebuah martabak manis semakin mengingatkan Lucia ketika Fabio membawakannya makanan satu ini.

"Ini.... Pasti dari dia kan?"

"Tapi kak Fabio gak bilang apa-apa" lanjutnya bingung.

Dipikir-pikir malah membuatnya lapar, Lucia mengambil satu slice martabak itu, apalagi ketika perutnya kembali kosong begini Lucia jadi menikmati saja cemilan berat tersebut.

Suasana hatinya jadi sedikit membalik, sepertinya besok ia harus bertemu lelaki itu untuk menanyakan kenapa Fabio tiba-tiba mengiriminya makanan satu ini.

"Huh.... Dasar" cetus Lucia, namun lengkungan diujung bibirnya menandakan perasaan yang lain.

1
Audrey Chanel
seruuuu mami memang pintar bikin cerita..jd bingung pilih yg mana...tp kalau boleh pilih fabio ya mom🥰🥰🥰 buat lucia
Audrey Chanel
😓kasian lucia⚘️💗😓 fabio pas buat suami tapi gmntuhygdi ono😓
Audrey Chanel
kak aku baca ini sambil nunggu cerita yg masih up
Audrey Chanel: sama³ kakak💗⚘️
total 2 replies
Sandisalbiah
nyatanya Ghani beneran jadi pecundang sejati.. gak di hadapan Jihan, lebih lagi di hadapan Lucia... beneran laki gak bertanggung jawab plus gak berguna...
Sandisalbiah
istrimu sudah minggat, Ghani
Sandisalbiah
nyatanya tetap disini Lucia yg jd korban keegoisan mereka.. sebaik apapun perlakuan mereka tetap gak adil buat Lucia yg di paksa terikat dgn hubungan yg merugikan dirinya, sama sekali gak memihak pdnya.. poor Lucia
Sandisalbiah
obsesi berlebihan si Vino
Eby cantik
jujur aku suka novel karyanya tapi yg Lucia ini aku kurnag srek agak gimna gitu kedua belah pihak abu² gk nemu kebahagian
Sandisalbiah: setuju.. kek ngegantung nasib para tokohnya...
total 1 replies
Heidi Aden
moga ending jihan & ghani juga bahagia thor.. jangan lama2 update ya...
Nila
🥰🥰
Nila
kenapa ???
🥺
Nila
gustiiii Fabio
kalau Fabio sama Lucia aku suka senyum2 sendiri
macam orang gila🤣
Ety Nadhif
tamat deh
Ety Nadhif
🤭🤦
Ety Nadhif
waras ga sih kamu fabio😂😂😂
Ety Nadhif
jangan egois jihan,,,kemaren" kamu yg nyuruh ghani perhatian ma lucia sekarang kaya merasa tersakiti🤦🤦🤦
Ety Nadhif
pa ,,ma anakmu mencintai istri orang,,,,
Ety Nadhif
sedih🥹🥹🥹🥹
Ety Nadhif
kasian lucia hamil besar harus sendiria,,,di sini yg jd penolongnya lucia si fabio tp slh juga kalau harus tidur satu ranja😴🤦
Ety Nadhif
cinta fabio tulus tidak memandang lucia buruk,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!