Arsy Aprilia janda muda memulai kehidupan barunya di Kota Sidney, Australia. Awal kehidupannya di Negara orang terasa baik-baik saja dengan keseharian mengurus toko bunga miliknya. Namun, siapa sangka? Berawal dengan satu buket mawar hitam mengubah kehidupannya hingga harus menikah dengan pria aneh dari masa lalunya.
Dominic Jovano Abraham, pria misterius dan memiliki kehidupan masalalu yang berkaitan dengan Arsy.
Bagaimana kisah cinta mereka?
Yuk ikutin terus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windii Riya FinoLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Ckit
Brak
"Awh.." desis Arsy saat sebuah sepeda motor tak sengaja menyerempet saat hendak menyeberang. Rencananya memang hendak ke toko bunga, tapi Arsy merasa butuh es krim untuk mendinginkan pikiran agar tidak emosi.
Terlihat orang-orang mencoba mengejar pemilik sepeda motor yang menabrak Arsy. Beruntung tidak terdapat luka parah, mungkin inilah kelebihan dari memakai pakaian tertutup seperti Arsy sehingga kulit tidak tergesek langsung dengan badan jalan.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya seorang pria yang tak lain adalah Jack.
Arsy yang masih terduduk lemas langsung menengadah setelah mendengar suara pria yang tak asing baginya. Keadaannya masih syok sehingga belum mampu bangkit sendiri.
"Maaf. Aku bantu, ya." kata Jack kemudian membantu Arsy untuk bangkit dibantu sopir taksi yang tadi ditumpangi Arsy.
"Biar naik mobil saya saja. Ini ongkos teman saya," kata Jack sambil memberi ongkos kepada sopir taksi.
"Terimakasih, tuan."
Jack hanya mengangguk kemudian masuk ke dalam mobil yang disana sudah ada Arsy masih terdiam. Ia pun memberikan air mineral yang masih segel selalu tersedia di mobilnya kepada Arsy. "Diminum dulu," ucapnya menyodorkan botol tersebut kepada Arsy. Tak lupa pula sedotan untuk memudahkan Arsy untuk meminumnya.
Setelah meminum air mineral, Arsy masih tampak diam saja.
"Apa kita ke rumah sakit saja?" tanya Jack terlihat khawatir.
Sontak membuat Arsy menoleh kemudian menggeleng. "Aku baik-baik saja. Hanya kaget saja tadi," ungkapnya. "Makasih, Jack."
"Sama-sama. Lain kali lebih berhati-hati kalau mau menyeberang. Aku juga sudah melaporkan tabrak lari tadi," terang Jack dan Arsy hanya mengangguk lagi.
"Sekali lagi makasih, Jack." kata Arsy tulus.
"Kenapa kamu malah naik taksi? Apa tuan Dominic tidak tahu kamu sedang di luar?" tanya Jack tampak sedikit kesal, apalagi saat tahu Arsy naik taksi padahal tahu bila Dominic jauh lebih kaya dari pada dirinya.
Mendengar pertanyaan Jack membuat Arsy mengangkat kedua tangan di dada dan memberi gerakan ke kanan dan ke kiri sebagai isyarat kata 'tidak'. "Bukan begitu. Aku yang tadi buru-buru jadi lupa naik mobil suamiku."
****
"Dom. Kamu kesurupan?" tanya Daddy Malvyn membuat Dominic berdecak.
"Tidak ada pelayan yang tinggal disini, Dad. Aku tidak mau membuat istriku tidak nyaman karena ada orang lain selain kami berdua," dusta sekali. Padahal Dominic yang tidak ingin ada orang lain di apartemen selain dirinya dan Arsy agar bebas bercinta sesuka hatinya.
Mommy Aisyah mencebik bibir. "Alasan. Mommy tahu otak bulus kalian para pria." ucapnya sambil melirik ayah dan anak itu. Pahatan sangat sempurna dan sangat mirip sekali.
"Jangan bersikap seolah-olah kamu menolaknya, sayang. Buktinya kamu terus kenikmatan setiap aku menyalurkan fantasiku," celetuk Daddy Malvyn membuat mommy Aisyah melotot Daan Dominic hanya dapat menggeleng kepala saja.
Beberapa saat kemudian bel pintu berbunyi dan Dominic segera bangkit melihat ke layar monitor dari kamera pengintai. Rahangnya mengeras saat melihat siapa yang datang ke apartemen nya ternyata Jack dan istrinya. Jika kepergian Arsy tadi untuk menghukumnya bukan berarti harus pergi berdua dengan pria lain.
"Jadi kamu pergi dengan pria lain?" Dominic menggeram dan segera membuka pintu.
Tidak ada yang diucapkan dari bibir Dominic. Bahkan sapaan Jack tidak digubris karena fokusnya hanya kepada Arsy saja.
"Baiklah. Aku permisi dulu. Jangan lupa pergi ke dokter," ucap Jack tanpa takut dengan Dominic yang menatapnya sangat tajam.
Usai Jack pergi, Dominic menarik Arsy masuk ke dalam menuju kamar utama tanpa perdulikan mommy Aisyah dan Daddy Malvyn memanggil nama mereka berulang kali.
"Bagian mana yang sudah disentuh pria lain?"
artinya pernikahan mereka beruntun kan thoor.
"k kamu" ucap Dominic
apa Arsy wanita masalalu (8 tahun lalu) Dominic
semoga ja
semangat dengan karya barunya mae
jangan lupa kabari, infokan apa judulnya
biar banyak kami baca dan dukung