Memilih hidup berpetualang karena ingin melupakan cinta masa lalunya yang kelam, justru membuat Grey Stone Robert menemukan cinta baru di sebuah penginapan yang bernama 'OZ INN' ketika dirinya ingin mendaki bersama teman temannya.
Bagaimana kisah cinta Grey Stone Robert dan seorang gadis bernama Ozira Olsen -- yang tak lain adalah pemilik penginapan OZ itu?
Yuuk simak ceritanya ...
FOLLOW INSTAGRAM @zarin.violetta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Ozinn 33
Wanita itu mengikuti Grey ke meja makan dan bahkan duduk di sebelahnya. Lalu wanita itu juga berkenalan dengan teman-teman Grey juga. Angelica tampak langsung berbaur dan sikapnya cukup menyenangkan karena memiliki karakter ceria.
Tapi sangat terlihat bahwa Angelica tampak tertarik hanya pada Grey saja meskipun ia membaur dengan yang lain juga.
Angelica bercerita bahwa ia datang bersama dua teman wanitanya yang kemudian bergabung juga di meja makan besar itu. Ada tiga wisatawan lain juga yang ada di meja makan itu.
Angelica berasa dari Kanada dan ia seorang backpacker bersama dua temannya. Dia sudah ke tiga negara sebelum akhirnya berakhir di penginapan kastil yang indah dan murah ini.
"Jadi kalian akan diving hari ini?" tanya Angelica.
"Ya, kami sudah merencanakannya kemarin," jawab Tom.
Angelica berharap Grey yang menjawabnya, tapi tampaknya Grey sibuk makan dan ingin segera menyelesaikan makan paginya. Ia akan menemui Ozira dulu sebelum dirinya pergi diving.
"Akan menyenangkan jika kami juga boleh ikut," ucap Angelica lagi.
"Sepertinya tak bisa. Kalian terlalu banyak karena kapal yang kami sewa tak terlalu besar," sahut Toby.
Angelica terlihat kecewa mendengarnya.
Lalu dari arah depan terdengar suara langkah orang berlari.
"MORNIINNGG!!" teriak Ozira dengan suaranya yang menyenangkan seperti biasanya.
Grey langsung menoleh ke arah kedatangan Ozira ketika mendengar suara yang begitu indah di telinganya.
"Kalian sudah makan?" tanya Ozira yang kini semua mata memandang ke arahnya.
"Hmm, kau sudah?" tanya Grey yang senang melihat penampilan Ozira kembali seperti dulu dengan memakai celana jeans belel dan kemeja oversize.
"Ya, dengan Kakek Hans tadi," jawab Ozira dan mendekati Grey lalu pria itu menarik pinggangnya dan mengecup bibirnya meskipun banyak orang di sana.
Angelica tampak terpaku melihatnya karena ia berpikir bahwa Ozira adalah kekasih Grey.
"Zizi, kau ikut diving?" tanya Tom dari seberang meja.
Ozira melihat ke arah Tom.
"Ya, tentu saja. Aku suka ke laut jadi aku memutuskan untuk ikut," jawab Ozira dan mengambil buah di atas meja di dekat Angelica lalu melahapnya.
Ozira melihat ke arah Angelica yang sejak tadi melihatnya.
"Selamat datang di penginapan kami, Nona," sapa Ozira dengan senyum cantiknya.
Angelica tersenyum canggung dan mengangguk saja.
"Berkelilinglah di kastil ini karena kau pasti akan takjub dengan keindahan kastil ini," ucap Ozira lagi.
Grey kemudian berdiri dan melihat ke arah Ozira.
"Kau yakin ingin ikut? Bagaimana jika nanti Kakek meneleponmu lagi?" tanya Grey.
Ozira mendongak ke arah Grey.
"Aku sudah mengatakan hal ini pada kakek tadi dan dia tak akan mengganggu acaraku. Dia justru ingin aku bersenang-senang," jawab Ozira tersenyum kembali.
Grey tersenyum mendengar hal itu dan mengecupi bibir Ozira bertubi-tubi seolah dunia hanya milik mereka berdua.
"Oh God ... Sebaiknya kalian diving di kamar saja daripada di laut bersama kami," celetuk Andres dan yang lainnya tampak tertawa kecuali Angelica.
Tadinya Angelica sudah sangat yakin akan bisa mendekati Grey. Biasanya tak sulit baginya menaklukkan seorang pria karena ia adalah wanita yang cantik dan memiliki jiwa petualang. Dan ia berpikir Grey akan terpesona padanya karena hal itu. Tapi seketika ekspektasinya dihempaskan oleh kehadiran Ozira.
Ozira dan Grey tampak tak mempedulikan candaan teman-temannya dan Grey menarik tangan Ozira ke kursi sofa yang ada di seberang ruang makan.
"Buka ranselmu. Aku akan memeriksa apa saja yang kau bawa agar tak ada yang tertinggal," ucap Grey.
"Oke," jawab Ozira dan membuka ranselnya kemudian Grey memeriksanya lalu melihat bikini di dalam ransel Ozira.
"Apa ini? Pakailah yang tertutup meskipun tak terlalu banyak karang di laut nanti," ucap Grey.
"Aku selalu memakai itu dan tak masalah," jawab Ozira.
"Tidak atau kau tak usah ikut saja," sahut Grey.
Ozira menautkan alisnya dan mau tak mau mengikuti perintah Grey agar tak di blacklist dari kegiatan diving mereka.