NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:15.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

Di usia yang sudah cukup matang, nyatanya ArXy Rahardian Wijaya belum juga mau menikah. Ia masih begitu nyaman dengan kesendiriannya meski julukan Si bujang lapuk melekat padanya.

Hingga kedua orangtuanya pun terpaksa menjodohkan Putra sulung mereka itu dengan gadis manis bernama Starla.

Starla adalah anak Piatu yang dibesarkan hanya oleh ayahnya saja yang seorang pemabuk juga penjudi. Demi menebus pria itu di dalam penjara ia menerima tawaran menikah dengan Pewaris Rahardian Group.

Pernikahan yang hanya diatas kertas itupun akhirnya berujung dengan perceraian.

Mereka berpisah dan sibuk dengan kehidupan masing-masing hingga takdir justru membawa keduanya kembali bertemu.

Rasa yang berbeda pun ArXy rasakan pada Mantan Istrinya tersebut.

Akankah cintanya diterima kembali?

Usaha apa yang akan di lakukan ArXy demi kembalinya Si masalalu?

Yuk, kepoin kisah cucu anak bawang yang tak seindah keturunan Buaya 🤣🤣

Like komen dan Subscribe ya, Sayang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chia, mauuuuu

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

4 tahun berlalu..

"Keceeeeeeel, papa lama!'"

Chia yang sudah makan malam dan berganti pakaian menjadi piyama tidur bergambar kucing ajaib berwarna biru terus merajuk dalam pelukan Apihnya, ia kesal karna sang papa belum juga pulang padahal ia sudah menguap berkali-kali sambil terus merengek.

"Bobo sama Amih dulu ya, sayang."

"Nda, mahu ama papa Chia, papa mana?" tanyanya yang terus uring uringan.

Sudah sejak bayi Chia tak pernah jauh dari papanya, sosok orang tua tunggal yang ia punya selama ini, hidup dan menjalani hari hari tanpa sentuhan seorang ibu membuat gadis kecil itu sangat bergantung pada papanya. Jika sedang ada pekerjaan mendadak dan mengharuskan pria itu pulang malam tentu seisi rumah akan di buat pusing dengan rengekan Chia, ia tak akan bisa tidur jika bukan dalam pelukan ArXy.

"Ponselnya tak bisa di hubungi, Pih" ucap Amih kseal karna sudah hampir jam 10 malam anak sulungnya itu belum juga pulang.

"Coba telepon Clarissa," titah Apih juga yang sama jengkelnya.

"Sama, malah tak di angkat."

Pasangan paruh baya itu pun tak bisa berbuat banyak kecuali menunggu datangnya ArXy yang akan entah kapan.

"Papaaaaaaaaaa" teriak Chia yang msih ada dalam gendongan Apihnya saat ia melihat pria kesayangannya sudah pulang sambil tersenyum.

Meski lelah dan mengantuk ArXy akan tetap berusaha terlihat sempurna di depan putri kecilnya, Sang bidadari cantik yang selama ini membuat ia selalu bahagia dengan segala celoteh dan gelak tawa Chia.

"Maaf ya, papa pulang malam lagi," ucap ArXy penuh sesal.

"Lagi? becok jangan ya, Chia kan mahu bobo," pinta si gadis cilik.

"Iya, Sayang, kita ke kamar ya, Chia langsung bobo, Ok"

KhayXyLa NauRahardian Wijaya itupun mengangguk setuju, kini mereka masuk kedalam kamar ArXy meninggalkan Amih dan Apih yang menatap kasihan pada putra mereka.

4 tahun berlalu, tak ada yang berubah dari sosok ArXy yang tak pernah dekat dengan wanita manapun lagi usai bercerai. Padahal, siapa pun akan tertarik padanya meski statusanya seorang duda beranak satu, bukan hanya karna ketampanannya saja tapi tentu juga dari kemapanan yang pria matang itu miliki.

"Apa ArXy beneran gak normal ya , Pih?" tanya Amih masih penasaran karna rasa curiga itu memang pernah ada jauh sebelum ArXy menikah.

"Hust, amit amit" sahut Apih yang langsung membawa istri cerewetnya itu ke dalam kamar mereka.

.

.

.

"Papa, lapat lapat ya?" tanya Chia sata ArXy keluar dari kamar mandi sudah menggunakan piyama yang sama denga putrinya tersebut

"Iya, kan tadi Papa sudah bilang, Chia bisa bobo dulu sama Amih kalau sudah ngantuk. Nanti, Papa pindahin kesini kalau sudah pulang."

Chia pun langsung menggelengkan kepalanya, bagi gadis kecil itu rasanya akan sangat berbeda karna sudah sangat terbiasa bersama dengan papanya sejak satu hari ia menyapa dunia. Keputusan untuk bercerai dulu memang sangat di rencanakan begitu matang oleh orang tuanya yang tak menyangka akan membuat Chia tak bisa lepas sama sekali.

" Chia sudah besar loh, sebentar lagi kan mau sekolah."

"Chia mau cekolah di lumah aja, boleh ya?"

Bukan menjawab, ArXy justru tertawa mendengarnya ia langsung menciumi wajah anaknya yang kini sedang terkeh menahan geli.

Begitulah hari hari yang ArXy jalani, jika siang ia akan sibuk bekerja dan jika pagi dan malam ia pasti sibuk mengurus Chia, sampai rasanya tak butuh orang lain untuk menyempurnakan hidupnya yang ia rasa cukup mereka berdua saja.

ArXy akan dengan sabar menunggu hasil keringat semlamnya itu terlelap terbuai mimpi dan jika itu sudah terjadi, ia akan kembali bangun untuk melakukan me time untuknya sendiri jika belum mengantuk. Apa saja akan ia lakukan meski hanya sekedar bermain game atau bertukar chat tak peting bersama tiga sepupunya yang lain, Skala, Rain dan Heaven.

"Selamat tidur Chia, Papa akan buat hari hari mu jauh lebih indah dari hanya sebuah mimpi yang hanya bunga tidur, tak perduli jika kamu harus tumbuh tanpa dekapan seorang ibu di antara kita."

ArXy langsung mencium kening dan kedua pipi Chia pelan dan lembut karna jangan sampai gadis kecil itu terbangun lagi setelah susah payah ia temani selama hampir satu jam sambil terus bertukar cerita.

Dengan pergerakan pelan ArXy turun dari ranjang, ia berjalan kearah lemari pendingin yang di kunxi karna disana begtu banyak minuman untuk orang dewasa yang tentunya tak boleh di ketahui oleh Chia.

ArXy mengambil satu kaleng minuman soda lalu membawanya ke balkon kamar, anginnya yang cukup lumayan kencang karna hampir tengah malam membuat ia sesekali mengeratkan pelukanya sendri pada tuvuhnya. Tapi, sedingin apapun ia saat ini, ia tetep tak butuh pendamping hidup lain meski ada beberapa wanita yang datang terang terangan ingin bersamanya termasuk sekertarisnya yang kini sudah menjadi Asisten pribadi setelah Arlan mengundurkan diri dua tahun lala tanpa alasan yang jelas meski sedikit banyak ia bisa menebak dengan apa yang terjadi pada orang kepercayaannya tersebut.

Dan nama Starla pun tak pernah terlintas juga di benak ArXy meski senyum dan mata Chia begitu mirip dengan mantan istrjnya yang entah dimana.

Ya, entah dimana, karna ArXy tak berniat untuk mencari tahu sama sekali, ia sudah terlalu nyaman hidup sendirri sebelum kenal dan akhirnya menikah, tapi ia tak lupa terus berterima kasih pada wanita itu karna sudah mau mengandung dan melahirkan benihnya yang kini sudah berumur 4 tahun. Cha tumbuh menjadi anak manja namun menggemaskan itu masih bisa di bilang wajar karna di rumah mewah ini hanya ia satu satunya tuan putri, semua perhatian hanya teruju pada Chia yang sebenarnya sudah paham arti sosok seorang ibu yang tak ia dapatkan di rumah tersebut meski ada Amih yang selalu ada bersamanya.

*

*

Pagi...

ArXy yang sudah lebih dulu bangun akan tetap betah di atas ranjang sebelum Chia membuka mata bulatnya dengan bulu mata lentik berwarna hitam pekat.

"Pagi, Papa."

"Selamat pagi juga cantik, mau bangun sekarang?" tawar ArXy sambil memberikan senyum terbaiknya.

''Ental aja, macih dinin," tolak Chia yang malah mengeratkan pelukannya pada Sang Papa.

"Papa mahu kelja lagi, nanti pulangnya malam malam lagi nda?" tanya Chia.

"Enggak, hari ini Papa pulang cepet, Chia mau di bawakan apa sama Papa nanti saat pulang dari kantor?"

"Hem, apa yaaaaa, Chia bingun ih, "

"Ayo, Chia mau apa? Ice cream, coklat atau permen bulat warna warni?" tanya ArXy yang belum juga mendapatkan jawaban.

.

.

.

Hem.. Chia mahu Mama, ada yang jual nda di toko??

1
trueNetizen
🙏🙏
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
eh ada Abang paketek, ikut kepo jg ya
Nora Novita
janda anak satu itu juga jandamu kak anakny juga anakmu 🤣🤣🤣
Kembarr Kembaarr
emang di panti gak ada CCTV.
orang cari 1 orang saja kelabakan
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
betul La getok aja pake panci/wajan warna warni Amma, kayak jaman Phiu didatengin Mbak Kunti trs Amma kasih ijin Mhiu buat getok mbak kuntinya pake tu wajan warna warni, eh malah Mhiu keluar pake sarang tahu #bacaSamuderaBiru🤣
𝓙𝑬𝓜𝑨ѕ⍣⃝✰zc❖: ‎Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Bercerita tentang Lucyana yang dikhianati oleh masa lalu, lalu terjebak dalam pernikahan mendadak dengan Sadewa—seseorang yang jauh lebih muda dengan luka sendiri yang membuatnya trauma.
‎Bisakah keduanya bertahan? Ataukah cinta mereka akan menyerah pada masa lalu yang menghantui?
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Terimakasih💕
total 1 replies
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Bukan hanya pasukan gajah saja teh tp ada pasukan buaya, pasukan Tutut, pasukan koala
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Iya ini belum ketambahan Sean, El demoy, anaknya Heaven, anaknya Shaquenna, anaknya Ara Agam, anaknya Aga bayik
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
kurang Abang Paketek sama Axel tu
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
grup kompor meleduk pastinya
Khanza Safira
eh tapi bener loh baru kemarin aku ikut parenting dan bener gaya itu berpengaruh sama bayinya
Maritanias
😘
Audiyah
Luar biasa
Anonim
Ungkit smp kiamat dong🤣
Anonim
Baru nyahooooo
Anonim
Tolong buat starla bersama arlan😭 jgn ada alasan demi anak disini😞😞
Anonim
Udah bikin sama si Arlan aja akhir nya, biar si songong myesel seumur hidup
an
baaguuss
Naja Naja nurdin
nah kan terganggu lagi
Ra~~~~~
bagus sekali hahaha
Ra~~~~~
tolol
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!