NovelToon NovelToon
Istri Simpanan Tuan CEO

Istri Simpanan Tuan CEO

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Model / Romansa / Tamat
Popularitas:137.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonny

Aku tak tahu jika dia adalah seorang CEO, aku pikir dia itu pria biasa. Dan aku juga tak tahu, jika ternyata dia sudah beristri. Hingga aku di cap sebagai istri simpanannya oleh orang-orang yang tahu tentang kedudukannya. Aku shock pada saat tahu tentang hal ini, tetapi aku tak bisa berbuat apa-apa karena aku hamil anaknya. Dan aku juga sudah terlanjur cinta padanya begitu pula dengannya padaku.
Lantas bagaimanakah pernikahan kami selanjutnya, apakah akan abadi?
Siapa yang akan di pilih olehnya, istri pertama ataukah aku?
Hidupku begitu rumit, akankah berakhir bahagia atau merana?
Pada saat aku melahirkan anak perempuan, suamiku berubah sikap karena aku tak memberinya anak laki-laki.
Entahlah, akan seperti apa rumah tanggaku ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hidup Baru

Tian menemukan ponsel yang satunya di ruang kerjanya.

"Astaga, ternyata ponselku tertinggal di kantor. Kenapa aku jadi berantakan tak karuan seperti ini? baru kali ini aku seperti ini."

"Kehilangan klien penting yang sangat tersohor. Ini semua gara-gara ulah Cantika! awas saja kalau kamu pulang ya!"

Tian terus saja menggerutu menyalahkan kekacauan yang ia alami hari ini karena Cantika. Tak berapa lama, makanan pesanan datang. Ia makan dengan lahapnya karena memang sudah dari sore menahan rasa laparnya.

Berbeda situasi dengan Cantika. Yang saat ini mulai membina hidup yang baru tanpa adanya Tian. Ia hidup hanya dengan Salsabila dan bibi serta Siska.

Saat ini ia sedang berpikir untuk bekerja. Ia tidak ingin jika selamanya tidak membayar Siska dan bibi.

"Aku harus bekerja, tetapi aku akan bekerja apa ya?" sejenak Cantika berpikir, lantas ia ingat jika dirinya bisa menjahit.

"Oh iya, aku kan bisa menjahit, tapi sayangnya nggak ada mesin jahit. Aku akan membeli mesin jahit yang seken saja tetapi yang masih bagus dan bisa di pakai."

"Selain mesin jahit, aku juga akan mencari kain perca di tempat butik atau garmen. Dan akan aku buat berbagai kerajinan tangan juga dari kain perca."

"Kebetulan dulu aku pernah di ajari almarhumah ibu membuat beraneka macam kerajinan tangan dan pakaian atau selimut dari kain perca."

"Bismillah, aku yakin Allah pasti akan buka jalan untuk diriku bisa mendapatkan rezeki secara halal."

Pagi itu juga, Cantika berpamitan pada bibi, dan juga tak lupa ia menitipkan Salsabila pada Siska. Ia akan mencari kain perca dan juga membeli mesin jahit.

Seperginya Cantika, karena kebetulan Salsabila sedang tidur. Hingga Siska pun tidak begitu repot. Ia menyempatkan diri untuk menemui Bibi.

"Bi, bisa kita bicara sebentar saja," pinta Siska.

"Bisa, ada apa Siska?" tanya bibi penasaran.

"Bibi jangan khawatir ya, bibi akan tetap dapat gaji walaupun bukan dari Non Cantika. Tapi aku minta bibi rahasiakan hal ini ya," ucap Siska lirih.

"Siska, bibi nggak mengerti apa yang kamu katakan," ucap Bibi memicing alisnya.

Hingga pada akhirnya, Siska menceritakan tentang misinya itu pada bibi. Jika ia sebenarnya di tugaskan menjadi seorang mata-mata oleh Ivan.

"Astaga, jadi sebenarnya kamu ini adalah seorang polwan yang sedang menyamar? aduh, bibi minta maaf ya Bu Polwan. Bibi sama sekali nggak tahu, jadi selama ini memanggilmu dengan nama saja." Bibi menangkupkan kedua tangannya di dada.

"Bi, aku mengatakan kejujuran ini bukan berarti aku ingin bibi hormat dan segan padaku. Bibi bersikap biasa saja padaku. Jika tiba-tiba bibi berubah dalam bersikap, pasti nanti Non Cantika curiga."

"Kita harus merahasiakan ini, hingga waktunya nanti jika Tuan Ivan sudah kembali ke Indonesia barulah aku akan berkata jujur tentang jati diri aku yang sebenarnya."

"Jadi untuk saat ini bibi tetap bersikap yang wajar saja ya. Aku mengatakan hal ini karena di minta oleh Tuan Ivan, supaya memberi tahu bibi."

"Tuan Ivan mengatakan jika bibi tak usah khawatir dengan gaji bibi. Nanti ia yang akan mengurusnya. Yang terpenting kita dukung dan support serta bantu Non Cantika dalam melewati problema hidupnya yang tak indah ini."

Mendengar apa yang barusan di katakan oleh Siska panjang lebar, bibi pun telah mengerti dan ia tidak lagi khawatir tentang gaji.

"Siska, kamu tahu saja jika sebenarnya di dalam hati bibi merisaukan gaji. Walaupun bibi memang pernah mengatakan jika untuk sementara tidak digaji tidak apa-apa."

"Karena bibi juga tidak tega melihat kondisi Non Cantika saat ini. Bibi tidak munafik, butuh uang untuk kirim di kampung untuk biaya sekolah dua anak bibi."

"Aku pasti tahulah bi, kan aku ini seorang cenayang yang sedang menyamar," canda Siska terkekeh.

"Janji ya, bi. Jangan mengatakan rahasia ini pada, Non Cantika. Nanti yang ada rencana Tuan Ivan berantakan. Dan aku bisa di usir dari rumah ini," ucap Siska.

"Bibi tidak akan mengatakan apapun pada Non Cantika. Nanti efeknya juga ke bibi. Bibi bisa nggak dapat gaji dari Tuan Ivan dong," ucap bibi sumringah.

Setelah itu mereka melakukan aktivitasnya lagi. Bibi melanjutkan di dapur.

"Ya Allah, aku sama sekali tidak menyangka orang yang selama ini aku hormati dan aku kagumi kebaikannya bisa berubah drastis pada Non Cantika hanya karena ia menginginkan keturunan lelaki," gumam bibi di dapur seraya menggelengkan kepalanya.

"Dulu aku selalu membelanya pada saat Non Rani bersikap tak baik padanya. Seharusnya Tuan Tian bersyukur telah diberi istri yang Solehah dan sangat penurut padanya. Bukan malah seperti ini. Aku yakin sebentar lagi pasti Tian Tian menyesali tindakannya yang salah selama ini pada Non Cantika."

"Dan pada saat Tuan Tian menyesali semuanya. Saat itu Non Cantika sudah menjadi milik Tuan Ivan."

Terus saja bibi menggerutu sendiri di sela aktifitasnya. Sedangkan saat ini Siska mengirimkan chat pesan pada Ivan.

[Tuan Ivan, saat ini Non Cantika sedang pergi keluar. Dia berpamitan ingin membeli mesin jahit yang seken dan juga mencari kain perca untuk membuat aneka ragam kerajinan tangan.]

Drt drt drt drt drt drt drt

Satu notifikasi chat pesan telah masuk ke dalam nomor ponsel milik Ivan. Ia segera membuka dan membacanya perlahan, dan ia pun membalasnya.

[Aku akan mengirimkan mesin jahit yang baru tapi bukan cuma satu melainkan dua. Yang satu untuk menjahit bisa yang satu untuk obras. Aku juga akan meminta salah satu garmen untuk mengirimkan kain perca ke rumah Cantika. Intinya kamu terus saja beri tahu aku segala apa yang saat ini di butuhkan oleh Cantika. Karena aku tak mau ia bersusah payah mencarinya sendiri.]

Chat balasan pesan masuk ke dalam nomor ponsel milik Siska. Ia membacanya dengan seksama.

Setelah mendapatkan informasi penting dari Siska. Tanpa menunggu waktu lama, Ivan memesan dua mesin jahit dan dikirimkan ke alamat rumah Cantika saat ini juga. Ia juga tak lupa minta salah satu garmen terbesar di kota dimana saat ini Cantika tinggal, untuk mengirimkan kain perca ke alamat rumah Cantika.

Karena kebetulan Ivan kenal baik dengan pemikiran garmen tersebut. Ia tak susah payah untuk mencarikan kain perca bagi Cantika. Bahkan pemilik garmen siap menerima Cantika jika ia berniat kerja di garmennya.

"Semoga saja semua pesanan aku lekas sampai di rumah Cantika," batin Ivan lega dan ia pun melanjutkan aktifitasnya lagi.

Sementara setelah beberapa jam lamanya Cantika mencari mesin jahit seken dan kain perca. Ia pulang dengan tangan hampa.

"Aku tidak berhasil, tapi tidak apa-apa. Besok aku akan usaha lagi berkeliling mencari toko yang menjual mesin jahit seken dan garmen yang bersedi memberikan kain perca dengan cuma-cuma. Karena uangku tak cukup jika untuk bayar kain perca."

1
Muri
makanya kalau jshat nggak lekas tobat penjara penjara lh temptnya .
Muri
semoga Àlika ketahun oleh ivan dan dipecat dr tempt kerjanya
Muri
mudahan alikanya dpt karma hbs karena cinta butanya bikin orng celaka dasar ulat keket baru ja ivan bahagia malah dibuat cacat heh
Muri
mampus lho tian ketemu ratu ular berbisa🤣🤣
Muri
tunggu saatnya istri baru mu selingkuh jg tian baru km tau rasa
Muri
mantap ivan salut sama kamu biar tian gigit jari
Muri
itu pph mertua yg patut dicontoh ada ngga pph mertua didunia nyata yaaaaa
Muri
ceo bodoh bisa dikibulin istri dgn ket palsu kenapa nggak dicek kebenarannya ke disuruh asisten ke yg cek😇😇
Evy
ada calon ulat bulu kayaknya...
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus
Sukses bwt kk
Nonny: terima kasih
total 1 replies
Pratiwi Khairin
,
Sri Wahyuni
knp ga ada blsan buat inka
heni diana
Alhamdulillah akhirnya happy ending juga.. Tpi mash penasaran sebenrnya gmna nasib istri mudanya tian yg bawa kbur hartanya tian tpi ya gpp lah yg penting cantika dan ivan bahagia..
heni diana
Alhmdlilh akhirnya ivan bisa jalan lagi dan alika harus mempertanggung jawabnkan kelakuannya serta terungkap juga kalo yg membuat ivan lumpuh pun orang suruhan alika..
heni diana
Semoga ketika alika berniat untuk mncelakai cantika ada ivan juga d sna dan datang lah keajaiban ivan sembuh dan dapat menolong cantika..
heni diana
Mas ivan semngtt donk kmu pasti akan segera sembuh kalian memang pasangn yv sweet bngtt menerima pasangn d kala susah maupun senang..
Nonny
aminnn
heni diana
Semoga alika bisa mengikhlaskan ivan untuk terus bersama cantika karna alika bisa liat kan begitu bahagianya ivan bersama kaluarga kecilnya..
heni diana
Bru juga bahagia udah dapet cobaan lagi semoga kelumpuhan ivan g lama dan bisa d sembuhkan..
heni diana
Yah kok tian udah mninggal aja??.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!