NovelToon NovelToon
Welcome Back Cecil

Welcome Back Cecil

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Bullying di Tempat Kerja / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:348.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mizzly

Cecil si wanita lemah ditemukan meninggal di sebuah gudang yang terbakar. Ternyata sebelum gudang dibakar, Cecil sudah diperkosa oleh seorang pemuda tak dikenal. Siapa sangka, Cecil malah terlahir kembali. Cecil memiliki semua ingatan di masa depan dan tubuhnya jauh lebih kuat dari sebelumnya. Cecil pun merencanakan membalas semua teman-teman yang membullynya sampai membuatnya harus meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mizzly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak Haram

Egi

Nasi goreng yang aku pesan akhirnya sudah selesai dibuat. Aku memakannya dengan sangat lahap. Lapar sekali rasanya sejak tadi siang belum makan.

"Pelan-pelan nanti kamu tersedak, Gi. Kalau kurang, kamu pesan lagi saja. Jangan terburu-buru. Aku tungguin kamu, kok," kata Cecil dengan penuh perhatian. "Lain kali kalau kamu membuntutiku dan kamu lapar, kamu makan saja. Kirim pesan padaku kamu ada di mana. Kalau aku sudah selesai, aku akan mengabari kamu. Jangan menahan lapar seperti ini. Nanti kamu sakit loh! L"

Rasanya senang sekali mendapat perhatian dari Cecil. Aku langsung tersenyum senang dan mengangguk. Mulutku sudah penuh dengan nasi goreng sampai tidak bisa berbicara dan membalas ucapannya. Cecil menungguku selesai makan baru kami mengobrol lagi. "Gi, kamu kenal dengan Lucy, bukan? Menurutmu masih sejahat Lisa tidak?"

"Aku kurang suka dengan Lucy. Dia selalu menatapku dengan tatapan yang jutek. Menurutku dia lebih mendukung Leon dibanding aku. Kamu sebaiknya tak perlu dekat dengan dia, jangan terlalu banyak mengambil resiko." Aku menuang air putih dari teko ke dalam gelas lalu meneguknya sampai habis.

"Justru aku ingin mendekatinya. Setelah aku kenal lebih dekat, Lucy memang orang yang sangat judes tapi menurutku dia adalah orang yang baik. Lucy hanya salah pergaulan saja dan begitu mengidolakan Lisa. Aku tetap akan mendekati Lucy dan membuat dia berubah menjadi sosok yang lebih baik lagi," kata Cecil, teguh pada pendiriannya.

"Terserah kamu saja. Aku hanya minta satu hal, kamu harus hati-hati, terutama dengan Leon. Ingat, Leon adalah seorang laki-laki, tenaganya jauh lebih besar daripada kamu meski kamu bisa bela diri. Leon pernah ikut beladiri juga. Kamu mungkin bukan lawan sepadan untuknya," kataku memperingatkan Cecil.

"Iya. Ayo, kita pulang. Sudah malam."

Setelah mengantar Cecil sampai rumah, aku pun pulang. Baru saja aku sampai, aku langsung mendapat omelan dari Papa.

"Dari mana saja kamu? Sudah malam begini kamu baru pulang! Kamu bolos sekolah lagi untuk nongkrong? Kalau amu tidak mau sekolah, mau jadi apa kamu?" omel Papa tanpa tahu cerita yang sebenarnya.

"Aku sekolah kok. Aku baru pergi main sepulang sekolah," kataku membela diri.

"Anak sekolah macam apa yang pulang semalam ini! Papa dengar, kamu membuat ulah lagi di sekolah? Siapa teman yang kamu pukuli?" Papa melipat kedua tangannya di dada dan menatapku dengan tatapan marah.

"Aku tidak ada masalah di sekolah, Pa. Kata siapa sih?" Aku menatap Leon yang sudah selesai mandi dan duduk di ruang keluarga sambil memakan apel. Ia tersenyum meledek padaku. Rupanya ia habis mengarang cerita agar aku diomeli oleh Papa. "Kalau Papa tak percaya, tanya saja wali kelasku. Aku tidak membuat ulah apa-apa. Biasanya, justru orang lain yang terlihat baik di depan tapi ternyata menyembunyikan sesuatu di belakangnya. Jangan-jangan sebenarnya orang itu malah menyembunyikan sebuah bom besar yang kalau meledak, duaaaarrr! Papa mungkin bisa terkena getahnya!"

Aku melirik ke arah Leon yang kini tak lagi tersenyum. Ia menatapku tajam dengan rahangnya yang mengeras. Tatapannya seolah mengancamku untuk menjaga ucapanku di depan Papa. Baru aku sindir saja dia sudah emosi, apalagi kalau aku buka semua kejahatannya?

"Ngomong apa kamu ini? Sudah, masuk kamarmu! Papa tidak mau lagi ya sampai dipanggil ke sekolah karena kenakalanmu! Seharusnya kamu tuh bersyukur Papa masih mengakuimu sebagai anak. Kalau bukan karena Papa, kamu tuh sudah luntang-lantung di jalan! Jaga sikap kamu di rumah ini! Ingat, kamu hanya numpang, kamu bukan pemilik rumah ini. Rumah ini adalah milik Leon seorang, anak kebanggaan Papa!" kata Papa dengan pedas.

Kejam sekali bukan Papaku itu? Kalau dulu saat pertama kali mendengar kata-kata pedas ini, aku akan sangat sakit hati dan marah namun kini rasanya semua rasa amarah itu sudah hilang. Aku sudah terbiasa tidak diakui oleh Papa, teruslah mengagungkan Leon anak kesayangan Papa yang ternyata adalah seorang pembunuh. Aku memang hanya anak haram Papa namun setidaknya aku adalah anak yang baik tidak seperti Leon.

Aku pun pergi ke kamarku, sebuah kamar kecil yang terletak di lantai atas, lebih tepatnya di loteng lantai 3. Sebenarnya kamarku adalah kamar bekas asisten rumah tangga. Hanya tersedia satu tempat tidur kecil dan sebuah lemari. Tidak ada meja belajar, kamar mandi pun di luar dan bergantian dengan asisten rumah tangga yang lain. Begitulah posisi aku di rumah ini, hanya dianggap sebagai orang luar dan bukan anak kandung Papa.

Baru saja aku keluar dari kamar mandi, Leon sudah berdiri di depan kamarku sambil melipat kedua tangannya. Ia menatapku tajam. "Maksud kamu apa bicara seperti tadi? Sebuah bom apa? Kamu mengancamku?"

"Mengancam? Kenapa aku harus mengancammu? Memangnya kamu kenapa? Memangnya ada sesuatu tentangmu? Aku hanya asal bicara saja di depan Papa. Kenapa kamu baper?" balasku dengan santai.

"Oh ... aku pikir kamu mengancamku. Kalau memang benar demikian, lupakan niatmu itu. Tak ada yang bisa kamu ancam dariku. Aku segalanya jauh lebih baik darimu dan satu lagi yang pasti, aku bukan anak haram dari hasil perselingkuhan! Meskipun Mamamu sudah mati, selamanya label anak haram itu akan tetap melekat pada dirimu. Kamu tuh kotor, menjijikkan dan super najis." Hinaan Leon seperti ini sudah seperti makanan untukku, sudah terbiasa aku makan dan telan mentah-mentah. Hanya orang pengecut yang bisa bicara seperti ini.

"Iya, aku memang anak haram. Aku hasil dari perselingkuhan Papa dengan Mamaku. Hmm ... kalau dipikir-pikir, Mamaku tidak sepenuhnya salah sih, selingkuh itu 'kan terjadi karena adanya dua pihak yang membuat suatu hubungan asmara. Sama seperti orang bertepuk tangan, tidak hanya satu tangan saja tapi dua-duanya. Artinya apa, artinya Papa juga memiliki perasaan terhadap Mamaku, atau lebih tepatnya Papa tidak sepenuhnya mencintai mamamu." balasku.

Mendengar ucapanku, Leon langsung tersulut emosinya. Ia menarik kerah bajuku dan menatapku dengan tajam. "Heh anak haram, jaga ucapanmu! Papa hanya mencintai Mamaku seorang. Mamamu adalah racun, wanita penggoda, wanita murahan, yang sudah membuat Papa berselingkuh. Mamamu yang hina, jadi jangan sekali-kali kamu mengatakan kalau hidupmu lebih baik dariku. Kamu cuma anak haram! Ingat itu!" Leon lalu menghempaskan tubuhku dan pergi menjauh. Papa sudah memperingatkan kami untuk tidak bertengkar lagi di rumah karena itu Leon tidak berani menghajarku di dalam rumah.

Aku tersenyum tipis. Ya, aku memang anak haram. Namun kelakuanmu jauh lebih hina, lihat saja siapa nanti yang akan tertawa lebar, aku atau kamu?

****

1
bakpao
/Good//Good/
🍒⃞⃟🦅𝐂𝐇𝐋𝐎𝐄
kerenn
Putri Dhamayanti
semprulll 🤣🤣🤣🤣🤣
Putri Dhamayanti
apa si Egi jg balik ke masa lalu keq Cecil??
DG s
ceritanya bagus👍👍
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
the end nih cerita nya 🤭
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
andai kan bisa kembali ke masa lalu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ternyata black gak pergi tapi kehilangan kekuatan nyaa
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kasian sekali Cecil masih koma
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
tau dari mana ya kalau Leon mau membunuh egii
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
makasih black udh nyelamatin Cecil,,tapi egiii ......
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
bahaya bngtt km cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pngn sekali aku tabok si Leon jahatt bnr ikhhh
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pntsn aja si lucky gampang terpancing ternyata begituuu
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
akhirnya Cecil minta bantuan jugaa smaa papah
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
semoga aja rencana Leon gagal
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
udh gila tuh si leon
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
ko aku yg deg²n pdhl kan si Egi yg ketahuan
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kan keceplosan knp harus ceroboh sih cil
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
pinter banget km cil,,mngkn gara² si black yaa 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!