NovelToon NovelToon
Terpaksa Jadi Wanita Penghibur

Terpaksa Jadi Wanita Penghibur

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Tamat
Popularitas:120.3k
Nilai: 5
Nama Author: Indah Batam

Mengisahkan tentang kehidupan seorang wanita malam yang harus bekerja keras, demi memenuhi kebutuhan ayah kandung nya. Dia rela melakukan apa saja, demi mendapatkan banyak uang untuk keluarga nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Batam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syarat Dari Haris

Setelah selesai melakukan kegiatan panas bersama Haris, aku mulai membuka bungkusan yang terletak di atas meja, dan menyalin semua makan itu ke dalam piring.

"Beli roti tawar juga ya, bang?"

Aku bertanya pada Haris, sambil memegang sebungkus besar roti tawar dan sebotol selai kacang.

"Iya, buat cemilan bangun tidur mu, sayang!" jawab Haris.

"Hahaha, tau aja dia." balas ku.

Aku langsung tergelak mendengar jawaban Haris. Sekarang dia benar-benar sudah hafal dengan kebiasaan yang aku lakukan setiap hari nya.

"Ya udah kalo gitu, ayo kita makan! Aku udah lapar banget nih." ajak ku.

"Uluh-uluh, yang udah lapar berat!" ledek Haris.

Haris mencubit kedua pipi ku dengan gemas nya. Aku pun langsung terpekik akibat ulah lelaki ku itu.

"Adooohh, sakit tauuu!"

"Maaf, sayang. Abang gak sengaja, hahaha." balas Haris.

Aku merengek manja sambil mengelus-elus pipi cabi ku. Haris langsung terkekeh melihat tingkah ku manja ku di depan nya.

Setelah selesai bercanda ria bersama Haris, kami berdua pun langsung menyantap makanan itu dengan lahap.

Selesai makan, kami berdua pun duduk santai sambil selonjoran menghadap ke arah jendela.

"Habis gajian bulan depan aku mau pulang kampung, bang!" ucap ku.

Aku membuka percakapan sambil menyalakan rokok. Begitu juga dengan Haris, dia juga menyala kan rokok nya dan menghisap nya perlahan.

"Kok mendadak gitu, Ndah?" tanya Haris.

"Ya gak mendadak lah, bang. Kan masih bulan depan bukan bulan ini!" balas ku.

"Iya, abang tau. Maksud abang itu kok mendadak ingin pulang kampung? Emang nya ada acara apa di sana?" tanya Haris lagi.

"Gak ada acara apa-apa, bang. Cuma kangen sama nenek aja, udah lama gak ketemu dengan beliau!" balas ku.

"Ohh, kirain ada apa. Ya udah, nanti abang bantu beli tiket sama uang jajan selama di sana ya." balas Haris.

"Hah, abang serius?" pekik ku.

Mata ku langsung membulat ketika mendengar ucapan Haris. Aku reflek menggenggam tangan nya dan menatap wajah nya dengan serius.

"Iya abang serius, sayang." balas Haris.

"Yey, makasih ya, bang." balas ku girang.

Aku langsung bergelayut manja di lengan Haris karena saking senang nya.

"Eits, tapi ada syarat nya!" ucap Haris.

"Kayak mau ngelamar kerja aja pake syarat-syarat segala." balas ku sewot.

"Gak usah protes, tinggal jawab aja mau atau tidak!" tanya Haris lagi.

"Iya iya, aku mau. Emang syarat nya apa an sih?" tanya ku serius.

"Gampang kok, sayang. Cuma satu aja kok syarat nya." balas Haris.

Aku jadi semakin penasaran dengan syarat yang di ajukan oleh Haris pada ku. Aku mengerutkan kening sambil mencondongkan wajah ku pada nya.

"Ya udah, cepetan ngomong apa syarat nya? Bikin penasaran aja pun kerjaan nya dari tadi!" balas ku kesal.

"Hahaha, malah emosi pula dia." balas Haris.

"Iiihh, kok malah ketawa sih!" balas ku kesal.

Aku langsung bersedekap melipat kedua tangan ku di perut, dan memanyunkan bibir ku ke depan.

"Merajuk, niyeee!" ledek Haris.

Haris meledek sambil menoel-noel hidung ku yang tidak seberapa itu. Dia tersenyum geli melihat tingkah ku yang seperti bocah cilik di hadapan nya.

"Bodo amat." balas ku jutek.

"Oke...Oke...Abang akan ngomong sekarang! Syarat nya adalah jangan lama-lama di sana ya!" ujar Haris.

Aku langsung melongo mendengar ucapan Haris. Aku bingung apa alasan nya melarang ku untuk berlama-lama di kampung halaman ku sendri. Benar-benar syarat yang aneh, pikir ku.

"Lah, emang nya kenapa? Sekali-kali pulang kampung, masa gak di bolehin berlama-lama di sana, aneh!" balas ku.

"Alasan nya apa, bang?" tanya ku.

Haris menghela nafas sejenak. Raut wajah nya tampak sedih mendengar kabar kepulangan ku. Setelah beberapa saat hening, Haris pun kembali menjawab pertanyaan ku.

"Abang gak sanggup lama-lama berpisah dengan mu, Ndah. Abang juga gak sanggup kalau tidak bertemu dengan mu, walau pun itu cuma satu hari saja!" jelas Haris.

"Aku kan bakalan balek kesini lagi sih, bukan selama nya berada di kampung!" balas ku.

Aku meyakinkan Haris bahwa aku akan kembali lagi. Mendengar jawaban ku, Haris langsung menundukkan kepalanya. Dia tampak semakin sedih karena akan berpisah dengan ku.

"Abang tenang aja, aku pasti bakalan balek lagi kok. Kan masih ada hati yang harus aku temui disini. Gak mungkin lah aku gak balek lagi kesini lagi." balas ku.

"Pokok nya abang gak mau tau, dirimu harus segera pulang secepatnya kesini!" balas Haris.

Haris tetap kekeuh dengan keputusan nya yang tidak terbantahkan lagi. Aku langsung menghirup nafas dalam-dalam dan membuang nya dengan kasar.

"Tapi, bang..."

"Gak ada tapi-tapian lagi, dan gak ada tawar-menawar lagi, titik. Pokoknya jangan lama-lama disana!" tegas Haris.

"Iya iya, aku gak akan lama-lama di sana." balas ku pasrah.

Haris tersenyum sumringah mendengar jawaban ku, dia langsung memeluk tubuh ku dengan erat sambil mencium kening ku.

"Makasih ya, sayang. Udah mau menuruti keinginan abang." balas Haris.

"Iya." balas ku.

"Iya in aja lah, dari pada gak kelar-kelar urusan nya. Mendingan di turuti aja permintaan nya." batin ku.

Saat Haris sedang asyik memeluk tubuh ku, tiba-tiba ponsel nya berdering di atas meja. Haris pun langsung melepaskan pelukannya dan menerima panggilan di ponsel nya.

"Halo ada apa, Fer?" tanya Haris pada teman nya yang bernama Ferdi.

"Oh, oke oke. Aku kesana sekarang!" balas Haris lagi.

Setelah menutup panggilan dari Ferdi, Haris pun langsung bersiap-siap untuk pergi.

"Mau pergi kemana, bang?" tanya ku penasaran.

"Mau ke proyek, sayang. Ada sedikit urusan di sana!" jawab Haris.

"Oh ya udah, hati-hati di jalan ya, bang!" balas ku.

"Iya, sayang. Ya udah kalo gitu, abang pergi dulu ya." pamit Haris.

Haris berpamitan sambil memeluk dan mencium kening ku, dan yang terakhir dia mencium kilat bibir ku.

"Dasar, genit!" umpat ku.

Aku langsung menepuk pelan lengan Haris. Karena mendapatkan tepukan dari ku, dia pun langsung lari pontang-panting keluar dari kamar. Aku hanya tersenyum melihat tingkah konyol nya lelaki ku tersebut.

"Ada-ada saja tingkah lelaki ku ini." batin ku.

Setelah kepergian Haris, aku melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul tiga sore.

"Molor bentar, ah. Mumpung masih sore, biar gak ngantuk waktu kerja nanti malam!" gumam ku.

"Anggap saja kamu itu Haris ya!" aku berbicara sendiri kepada guling ku.

Aku mulai merebahkan diri di atas kasur, dan mulai memejamkan mata sambil memeluk guling lepes kesayangan ku. Beberapa menit kemudian, aku pun tertidur lelap dengan nyaman dan damai.

1
Jesi Jasinah
sampai disini, kalau ada waktu nanti lanjut lagi
Indah Batam: terima kasih kunjungan nya kakak 🥰🥰
total 1 replies
Anonim
bneran kisah author ini
Indah Batam: hehehehe 😁😁
total 1 replies
Jesi Jasinah
lanjut
Indah Batam: siap 🥰🥰
total 1 replies
Bulan Rindu
Aku suka baca part Haris sama indah. ngebucin gimana gitu 🤭. semangat 💪
Bulan Rindu: Sama-sama. semangat terus
total 2 replies
neng ade
Siapa meluncur thor cantik ku ❤❤
Indah Batam: Siap kakak,, di tunggu kehadiran nya,,👌👌😘😘
total 1 replies
neng ade
Alhamdulillah .. selamat ya utk bang
Ryan dan Indah.. semoga menjadi keluarga yg samawa .. bahagia dan langgeng sampai maut memisahkan .. semoga cepat hamil ya thor.. jngn tamat dlu dong 😍😍
Indah Batam: aaamiiiiinn,,semoga saja🥰🥰🤲🤲
total 5 replies
neng ade
Semoga pernikahan nya berjalan dngn lancar
Indah Batam: aaamiiiiinn 🥰🥰🤲🤲
total 1 replies
neng ade
alhamdulillah.. meski ada rasa gregetan sm si ayah yg ga punya malu klo soal uang tp si ayah merestui nya lalu bagaimana dngn nenek .. masa iya ga dikasih tau sm Indah
Indah Batam: nenek sudah di beritahu ayah kak
total 1 replies
neng ade
cepatlah menikah Ndah dari pada terus tersakiti..
neng ade
iihh .. gregetan banget sm ayah nya itu .. matre nya minta ampun .. seenak nya aja minta mahar 20 jt
enak nya tuh kalian bertiga dilempar aja jauh2 ke laut Amazon ..
Indah Batam: ke laut Batam aja kak, biar gak buang2 ongkos 🤣🤣🤣
total 1 replies
neng ade
bilang aja sejujur nya sm ayah mu itu Indah . masa iya sih dilarang .. emang nya may anak nya selama nya jadi wanita penghibur.. Indah juga harus hidup bahagia .. jngn terus2 an dijadikan sapu perah ..
Indah Batam: sapi perah tak bertanduk, hehehehe 😁😁😁
total 1 replies
Bulan Rindu
Cerita nya bagus dan nyesek Thor. semangat 💪
Indah Batam: Iya kak, author juga ikutan nyesek ngetik nya🤧🤧🤧🤧
total 1 replies
Leo
lanjut Thor
Indah Batam: Siap kakak 🥰🙏
total 1 replies
Leo
lanjut
Indah Batam: baik🥰🥰
total 1 replies
Leo
next
Indah Batam: Assiaapp 🙏😍😍
total 1 replies
Leo
lanjut Thor
Indah Batam: assiaapp 🥰
total 1 replies
Leo
lanjut
Leo
next
Leo
mantap👍👍👍
neng ade
sudahlah Ndah jngn dibuat rumit .. seharusnya kamu harus bersyukur. mendapatkan orang sebaik bang Ryan dari pada harus tetap manjadi wanita malam dari pelukan laki2 satu kepelukan laki2 yg lain nya .. sdh saat nya mengakhiri petualangan mu di dunia mlm..
Indah Batam: Iya tuh, author juga geregetan lihat indah, pengen ngejitak jidat nya, bandel banget di bilangin🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!