NovelToon NovelToon
Para Gangster Kesayangan Mbak!

Para Gangster Kesayangan Mbak!

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Anak Kembar / Persaingan Mafia / Romansa / Chicklit
Popularitas:39.7k
Nilai: 5
Nama Author: tini09

Mira merupakan kakak dari para gangster jalanan, dia tidak ingin adik-adiknya menjadi para penjahat maka dari itu, dia meminta orang tuanya untuk memasukkan mereka ke pesantren bersama dengan dirinya.
Di Pesantren mereka selalu buat masalah untuk mira,tapi dia tidak hilang akal untuk mendidik adiknya. Walaupun banyak rintangan yang dihadapi tapi dia tetap tenang menghadapinya, banyak yang menyukai mira tidak hanya para santri tapi juga para ustadz tampan juga.
Ketika beberapa saat mereka mondok di pesantren, banyak masalah yang mereka hadapi dan perasaan yang mereka rasakan. Tidak hanya masalah di pesantren masalah diluar pesantren dengan para mafia kecil juga besar.
Sanggupkah mira menjadi kakak yang kuat untuk para adiknya? Apakah pesantren tempat mereka menuntut ilmu bisa mereka lindungi? Dari manakah semua mafia itu berasal? Mari kita simak dan lihat bersama, bagaimana kelanjutan ceritanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tini09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naura Dan Nabil Tawuran

Saat Nabil, Azzam dan Naura ingin pergi, ternyata di halangi oleh Khadijah. Khadijah sebenarnya tidak keberatan tapi karena naura wanita sendiri Khadijah jadi takut kalo nanti akan ada fitnah lagi seperti dulu, akhirnya Azzam mengizinkan Khadijah ikut.

Di jalan Nabil dan Naura duduk bersebelahan, Khadijah dan Azzam didepan. Mira meminta tolong ke nabil untuk di membuka situs itu juga, Nabil sedang bersiap-siap memakai pakaian pelindung di mobil dan tangannya tidak sempat untuk memegang laptop.

Akhirnya Naura berinisiatif untuk membukanya dan mengikuti arahan mira, Nabil terkejut ternyata Nara dengan lihai mengoperasikan situs tanpa terjadi kendala.

"Lelet banget sih loh lambay... Biar aku aja ya buka, sini hansetnya satu!" ucap Naura.

"Woi tomcet gak loh liat aku lagi ngapain, hiii... buat kesel loh!" jawab nabil sambil memakai pakaian pelindung miliknya.

Azzam dan Khadijah yang melihat hanya menggelengkan kepala, mira dan Zakir yang mendengarkan dari HP juga hanya menggelengkan kepala.

"Yaudah kita pending dulu ributnya, sekarang apa yang harus dilakukan lagi ini lambay!" ucap Naura.

"Sekarang... cari lokasinya kemudian kirim pada mbak!" jawab Rabil yang memakai sarung tangan.

"Oke... selesai... kak apa lokasinya terbaca?"

tanya Naura ke mira di HP

"Oke sudah na... terimakasih ya!" ucap mira.

"Iya kak!" Jawab Naura.

Mira menghubungi Rabil untuk bertanya lokasi mereka. Rabil memberitahu bahwa tempat yang di tujuh mereka merupakan tempat yang sangat berbahaya, sebab saat ingin masuk ke bagian bangunan dalam ada banyak pengawal bersenjata lengkap yang sedang berjaga.

Mira meminta Rafa untuk mengacaukan jaringan yang ada disana agar keamanan mereka sedikit berkurang, mira juga menyuruh rafi untuk membawa anggota ke belakang bukit sebelah bangunan itu untuk berjaga-jaga.

...****************...

Mira dan ke 4 adiknya penasaran kenapa mereka menculik Nara dan bukan salah satu dari dirinya, ada sesuatu yang disembunyikan mafia itu. Mereka menculik Nara agar membuat seseorang keluar dari sarangnya, mereka tahu kalo Nara merupakan hal terpenting dalam hidupnya.

Di sebuah ruangan Nara yang di ikat tangan dan kakinya di sebuah kursi kayu, nara merasa asing dengan tempat itu, sebab banyak bubuk mesiu dan bermacam-macam alat peledak lainnya.

"Dimana aku, kenapa aku diikat begini?" ucap nara yang ketakutan.

Nara mendengar sebuah langkah kaki yang sedang mendekati dirinya.

"Rupanya ini wanita itu, ternyata hanya seorang wanita buta yang tak berguna, sungguh bodoh dia melindungi wanita seperti ini!" kata laki-laki itu bernama Leon

"Ka-kamu siapa? kenapa Nara diikat!" jawab Nara.

"Suaranya indah juga didengar, sepertinya sangat menyenangkan mendengar suaranya di tempat tidur! ucap Leon dengan tatapan mesumnya.

Datang pria satu lagi dengan suara bariton dan membawa makanan, pria itu berpenampilan tinggi dengan badan berotot berambut coklat dan bermata hijau hazel, pria itu bernama Bara

"Bisa tidak kau tidak membawa sifat mesummu itu kesini, itu sangat menjijikkan!" ucap Bara yang membawakan makanan untuk Nara.

"Hais... kau ini tidak bisa melihat orang senang saja Bara!" ucap Leon yang berjalan meninggalkan mereka.

"Berisik... lebih baik kau berjaga diluar!" ucap Bara dengan tegas.

"Baiklah tuan Bara Arthur!" jawab leon yang pergi dengan menyalahkan rokoknya.

Setelah melihat Leon pergi meninggalkan pintu, Bara langsung mengunci pintu dan melepaskan ikatan tangan Nara dengan pelan. Sebenarnya Bara bukan pria yang kasar tapi karena suatu hal yang membuat dia menjadi kasar dan dingin tapi bukan hatinya yang dingin.

Melihat Nara ternyata seorang gadis buta dan lemah, dia tidak membiarkan siapapun pengawal menyentuh Nara.

Nara terkejut melihat ikatan tangannya dibuka dan mendekatkan meja kecil ke depan nara, Bara menaruh nampan kayu yang berisi makanan dan minuman. Bara memegang tangannya dan memberikan sendok untuk Nara.

"Makanlah, aku tidak akan menyakitimu karena bukan kamu yang ku incar tapi orang yang sedang melindungimu, sekarang jangan banyak tanya dan cepat makan, mumpung makanannya masih hangat, apa kamu bisa makan sendiri?" ucap Bara dengan dingin.

Nara hanya berani menganggukan kepala dan pelan-pelan makan. Bara tidak pergi meninggalkannya dan hanya melihatnya makan hingga habis. Setelah habis Nara meminta izin kepada Bara ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.

Bara terkejut mendengar ucapan Nara, dia melepaskan ikatan kaki Nara kemudian memegang tangan Nara dan membawanya ke kamar tamu. Bara menunjukkan kamar mandi kepadanya dan membiarkan dirinya untuk wudhu, bara tidak pergi dari kamar itu dia menunggu Nara siap berwudhu dan keluar dari kamar mandi.

Nara meraba karpet yang ada dibawanya dan memastikan karpet itu bersih, kemudian Nara sholat dan bara hanya memperhatikan Nara dengan diam.

Selesai Sholat, bara mengatakan Nara untuk istirahat di kasur. Bara menaruh dua penjaga di depan pintu kamar Nara, karena lelah Nara duduk di kasur tersebut dan membaringkan tubuhnya sebentar.

Di tempat lain, bara sedang mengirim rekaman CCTV Nara ke seseorang yang sangat menyayangi Nara, pria itu terkejut dan mengamuk sejadi-jadinya melihat Nara di culik dan disekap oleh mereka.

Penasaran dengan pria itu, dia adalah Aryan arta kakak angkat Nara, Aryan merupakan mafia terbesar nomor 2 di Asia. Dia mempunyai banyak saham juga properti triliunan, aryan bukan hanya punya perusahaan tapi juga memiliki pekerjaan gelap di berbagai negara. Aryan tidak pernah mau berkerja dengan mafia lain, sebab baginya itu hanya buang waktu dan akan merugikan dirinya.

Aryan mengamuk dengan bara karena telah menculik seorang gadis yang bahkan tidak bisa melawannya bahkan tidak bisa melihat, bara hanya mendengar makian dari aryan dan mematikan sambungan videocall itu.

Aryan terkejut ada seseorang orang yang menelponnya lewat ruang obrolan rahasia yang hanya diketahui oleh beberapa mafia dan hacker kelas dunia.

Setelah diangkat, aryan terkejut melihat mira dengan tatapan tajam melihatnya.

"Mira... bagaimana kamu bisa masuk situs ini?" tanya aryan.

"Itu bisa nanti dijawab, sekarang aku hanya ingin bilang jika kalian punya masalah jangan membawa Nara dalam masalah kalian, aku akan menghabisi kalian semua jika terjadi sesuatu terhadap Nara!" jawab mira dengan tegas dan tanpa basa basi.

"Tapi... aku benar tidak tahu bagaimana mereka tahu soal nara!" ucap aryan.

"Kamu bukan bocah SD yang baru pande belajar, salah satu dari pengawal mu merupakan mata-mata mereka." jawab Nara.

"Bagaimana kamu tahu?" tanya aryan.

"Sekarang jemput Nara keluar dari sana, kami ada dibelakang kalian dan jangan melakukan hal yang gegabah!" jawab Nara

Sebelum mereka mengakhiri obrolan, rafa masuk memberitahu bahwa Nara tidak ada diruangan manapun, kecuali satu ruangan yang ada di bawah tanah.

Mira melacaknya dan benar saja Nara sedang tidur dikamar itu, ternyata penculik itu tidak kasar terhadap kesayangannya.

Masih penasaran?!

Sabar ya

kita sambung besok lagi ya!

assalamu'alaikum 🥰

...****************...

bersambung..

1
Anonim
Samapai anak qu lahiran belum ada sambungannya 😀😀😀😀😀
✿•♬• 𝕋𝕚𝕟𝕚𝟘𝟡 •♬•✿: maaf ya kak berapa bulan lalu saya pun baru lahiran 🙏☺
total 1 replies
Atik R@hma
lama bgt upnya, hmpir mau lupa alurnya😁😁😁
✿•♬• 𝕋𝕚𝕟𝕚𝟘𝟡 •♬•✿: iya maaf ya dan terimakasih karena karena udah mampir kakak 🙏💕
total 1 replies
✿•♬• 𝕋𝕚𝕟𝕚𝟘𝟡 •♬•✿
𝚝𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚝𝚊𝚖𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚔𝚊𝚔, 𝚜𝚊𝚋𝚊𝚛 𝚢𝚊 😄👍
Anonim
Bersambung atau lanjut
Anonim
Er sambung atau udah tamat ni
Ai Sri Kurniatu Kurnia
jangan sampai Mira kenapa-kenapa thor,,,
Ai Sri Kurniatu Kurnia
Alex mah gak punya hati kalau dia punya hati gak mungkin culik Aisyah yang masih kecil,,,,,sadar Alex sebelum kamu menyesal nanti,,,
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thor yang banyak up ya thor
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Raika msh hidup kah kk?
Kan waktu itu udah injak bom yg dipasang Mira?
Ita Xiaomi
Wah heboh nih ke rmh Nara pakai moge.
Ita Xiaomi
Maaf ngakak 🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Meriah suasana rumahnya.
Ita Xiaomi
Ya ampun jantungan tuh ustad 🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Maaf kk menggendong.
Ita Xiaomi
Pak Ustad yg tabah ya punya calon adik ipar gangster 😁
Ita Xiaomi
Ustazah ngadi-ngadi nih.
Ita Xiaomi
Td terkejut pas baca surat klo emaknya hamil, nah sekarang tambah terkejut lg krn Mira dilamar 😁
Ita Xiaomi
Gangster mabuk krn naik ayunan 😁
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣🤣. Belum seberapa tuh ustad. Ntar msh banyak kejutan klo berhubungan dgn Mira bersaudara.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!