NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Tamat
Popularitas:132.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Dira, Luna dan Nisa adalah tiga gadis yang bersahabat, mereka berteman sejak SMA.

Dira adalah seorang gadis yang bar-bar sering berantem dengan teman kampusnya. Tetapi dia gadis yang cukup mandiri walaupun terbilang dari keluarga yang berada.

Luna sejak kecil adalah anak yang paling memprihatinkan, dia tinggal bersama ibunya di rumah yang sangat sederhana, bahkan untuk mencukupi kebutuhannya ibunya harus berjualan makanan. Luna gadis yang pintar bisa masuk kampus terbaik di kota itu dengan bantuan beasiswa.

Nisa adalah gadis yang ceroboh, tukang makan, kalau bicara asal benar.
Buat Nisa yang penting ada makanan semua beres.

Arkan dan Elang siapa ya mereka????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Halo semua 🤗

Jumpa lagi dengan "Sahabat"

Maaf baru bisa update lagi, terimakasih sudah setia menunggu 🤗🤗

Kita lanjut lagi ya❤❤❤

Happy Reading 📖

Pulang dari kampus Elang langsung pulang ke rumah, masuk ke dalam kamar lalu menaruh tas di kursi belajarnya kemudian merebahkan badannya di atas tempat tidur.

Tak lama kemudian Akan juga pulang, dia langsung mencari bundanya.

"Bun, nanti sore bunda sibuk tidak?" tanyanya, tiba-tiba biasanya jarang Arkan bertanya pada bundanya.

"Tidak Arkan, ada apa?" tanya bunda Sinta.

"Arkan tanya aja kok, bun," ucapnya, lalu masuk ke dalam kamarnya.

Bunda Sinta memanggil anak-anaknya untuk makan siang bersama, setelah selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah.

"Elang, tadi Dira kesini balikin buku," ucap bunda Sinta, menyerahkan buku itu ke Elang.

"Milik kakak buku ini, bun," ucap Elang.

"Kok dikembalikan, emang sudah selesai mengerjakan tugas?" tanya Arkan.

"Mungkin sudah, kak," ucap Elang, padahal dia yang meminta buku itu pada Dira.

Arkan lalu pamit untuk pergi ke kantor, karena ada sesuatu yang harus diselesaikan secara mendadak.

Elang masih berada di rumah dengan bundanya, dia mengajak Elang untuk membuat kue, karena tidak ada aktivitas lain Elang mau juga membantu bunda membuat kue.

"Bun, masa Elang ikut masak," protes Elang.

"Udah gak papa, lagian itu di tv juga banyak chef terkenal cowok semua," ucap bunda Sinta.

Elang menggaruk kepalanya yang tidak gatal, bukan hanya membuat kue kadang bundanya juga menyuruh Elang membeli bahan kue, kalau ada yang salah bundanya pasti ngomel. Tapi bagi Elang bundanya adalah wanita yang paling dia sayangi, apapun dilakukan jika hal itu menyangkut bundanya.

Tetapi Elang bukan anak yang manja lho, dia sangat mandiri tidak tergantung oleh kakaknya atau siapa aja.

"Bunda, telurnya sudah Elang masukan semua," ucapnya, memperlihatkan adonan kue yang sudah dia campur sementara bundanya menyiapkan bahan lain.

"Halus juga campuran kamu El, beneran bisa jadi chef kamu," kata bunda Sinta.

"Jangan mimpi bunda, El ingin berkerja di perusahaan milik sendiri nanti," ucap Elang.

"Misal kamu punya bakat bikin kue, kamu bisa usaha buka toko kue," kata bunda Sinta.

"Sekalian nanti Elang pakai daster bunda, ya," ucap Elang dengan kesal, dia tidak mau menjadi chef.

Kali ini bunda Sinta hanya menunjukkan bahan dan cara membuat, Elang yang membuat kue. Tetapi setelah matang hasil buatan Elang tak kalah dengan buatan bundanya.

Bolu Macan Moist.

Kue buatan Elang sudah jadi, siap untuk menemani teh hangat di sore hari bersama keluarga tercinta.

"Elang, rasanya udah pas," ucap bunda Sinta, selesai mencicipi kue buatan Elang.

"Kok jadi Elang yang bikin, bunda sih," protes Elang.

"Besok bunda ada kumpulan lagi dengan teman satu kompleks, bagaimana kalau ada resep baru kamu coba bikin?" tanya bunda Sinta.

"Elang besok kuliah ada tugas, pulang sore," alasan Elang, agar tidak di suruh membuat kue.

Bunda Sinta terus memaksa Elang, dia melihat kalau Elang ada bakat membuat kue. Baru juga di ajarin satu kali dia sudah bisa membuat. Tak sabar bunda Sinta membagi kue buatan Elang ke tetangga, dia mempromosikan kue buatan anak gantengnya.

"Bunda, jangan bilang Dira. Nanti Elang bisa diledekin satu kampus," ucap Elang saat bundanya mau mengantar kue ke rumah Dira.

"Ini bakat kenapa mesti malu? harusnya dikembangkan El," kata bunda Sinta.

"Pokoknya Elang gak mau bikin lagi kalau sampai Dira tau," ucapnya sembari membereskan meja dapur.

Bunda Sinta tidak menggubris ucapan Elang, yang dia tau anak gantengnya bisa membuat kue.

***

Dira sore ini sedang menyiram bunga di depan rumah, karena mamah Meri dan Vio belum juga pulang.

"Dira, ini tante baru saja buat kue," ucap bunda Sinta, memberikan kue buatan Elang ke Dira.

"Terimakasih, tante! ayo masuk ke rumah dulu!" ajak Dira.

"Mamah kamu sudah pulang belum?" tanya bunda Sinta.

"Belum, mungkin sebentar lagi tante," jawab Dira dengan lembut.

"Tante pulang dulu, besok saja kalau jeng Meri di rumah tante masuk ke dalam," ucap bunda Sinta. Padahal bunda Sinta ingin berbagi kebahagiaan dengan mamah Meri, soal keberhasilan Elang membuat kue.

Dira membawa kue tadi masuk ke dalam rumah, lalu mencuci tangan dan mencicipi kue pemberian bunda Sinta tadi. "Enak juga ternyata kue buatan tante Sinta, warnanya juga cantik," ucap Dira.

Terdengar suara mobil mamahnya sudah datang, Dira segera membuka pintu.

"Papah," ucap Dira lalu berlari memeluk papahnya. Dira begitu manja kepada papahnya.

"Mamah kok gak bilang kalau jemput papah?" tanya Dira.

"Papah kamu saja tidak bilang kalau mau pulang," ucap Mamah Meri.

"Vio tadi dibelikan papah oleh-oleh, kak," ucap Vio, sengaja memamerkan pada Dira.

"Sudah, ayo kita masuk rumah dulu!" ajak papahnya, menggandeng kedua putrinya masuk ke dalam rumah.

Keluarga itu berkumpul di ruang tengah, Dira membuatkan minum untuk Mamah dan Papahnya.

"Pa, mah, ini ada kue dari tante Sinta," ucap Dira, meletakkan kue itu di atas meja.

Mamah dan Papahnya memuji kue buatan bunda Sinta enak, teksturnya juga lembut tidak bikin tersedak.

"Pa, kita jadi gak liburan keluarga?" tanya Dira, menagih janji papahnya.

"Sayang, papah libur sehari. Bagaimana kalau bulan depan?" tanya Papahnya.

"Pa, anak-anak juga membutuhkan waktu dari papa. Apa salahnya nambah libur lagi," sahut mamah Meri.

"Tidak bisa, mah! pekerjaan papah masih numpuk," ucap papah Dira.

"Papah udah gak sayang lagi sama kita?" tanya Dira dengan mata berkaca-kaca, papahnya belum menjawab pertanyaan Dira sudah lari ke kamar dan mengunci pintunya dari dalam.

Papah Dira tersenyum ke arah mamah Meri, melihat tingkah putrinya yang sudah duduk di bangku kuliah masih seperti anak kecil.

"Pa, jangan ngerjain Dira," ucap mamah Meri.

"Biar mah, Dira tidak berubah masih seperti dulu," kata papahnya.

"Kakak kalah kan pa, sama Vio," ucap Vio.

"Sekarang Vio mandi dulu ya sayang, sudah sore," ucap papahnya dengan penuh kasih sayang.

Mamah Meri lalu ke dapur untuk memasak, buat makan malam mereka nanti.

Dira di dalam kamar masih menangis, dia merasa tidak di sayang lagi oleh papahnya. Padahal papahnya hanya pura-pura, saat ini papahnya mengambil cuti selama satu minggu dan sudah merencanakan liburan bersama keluarga.

Keluarga itu berencana berlibur ke luar kota di sebuah pantai. Dira dan Vio sangat suka dengan pantai.

Bersambung...

Terimakasih buat yang sudah membaca dan mendukung karya ini, semoga berkah & sehat selalu buat semuanya di manapun berada

Aamiin 🤲

Jangan lupa

Like

Komen

Favorit

Rate

Terimakasih semuanya 🥰🥰❤❤❤❤

1
mamah naufal
Aku Beri Rate: 100/5 Bagus Banget Ceritanya Jalur Ceritanya Nyambung Dan Ada Genre Comedy Dan Sad Nya Juga, Aku Request Nih, Kak. Nanti Kaka Bikin Novel Lagi Aja Yang Judulnya Menyangkut persahabatan Gitu Dan Ada Genre Comedy Dan Sad
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih kakak ratenya🥰🥰

insya Allah kk🙏🙏
total 1 replies
mamah naufal
Dira Adalah Orang Yang Paling Karakter Yang Aku Suka Dan Dia Adalah Orang Pemberani Dan Luna Dia Anak Yang Rajin Dan Baik Itu Saja Terima Kasih Dan Untuk Novel Nya Sangat Bagus Sekian Dari Saya😊
Ryta Maya
sayang gk ad kelanjutannya
Ryta Maya: asyikkkkk jangan kaya sinotwron aje ya suka dipolemik krn crtany dah bgs ak suka
total 2 replies
Ryta Maya
like it
Galaxy
aku mampir ta thor
pєkαᴰᴼᴺᴳ: mampirlah 🤣
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hati mu terbuat dari apa si dira🤔🤔🤔🤔
baik benar jadi teman❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah elang, udah tau salah sendiri
masih z suka menyalahkan orang lain 🙄🙄🙄🙄
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah, pasti tu baju lingerie kan🤣🤣🤣🤣🤣
lina
tendang bae sisil. untung jauh. kalo deket, panci w melayang u sil
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hilih, yg sok kecantikan, jongos ga di jaga
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
aku sebaliknya, klo ngerjain tugas sama² malah dpt nilai jelek🥴
pєkαᴰᴼᴺᴳ: pasti gibah nih 😂
total 1 replies
parsha rasyita aziza
bestie gk ada akhlak itu
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Makasih kak 🤭
total 1 replies
lanlan
mereka berdua di kerjain sama orang tua nya 😂😂😂
lanlan
di mobil diem"man kayak lagi musuhan 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
lanlan
astaga dira km dibilang cewek limited edition 😲🤣🤣
kasihan di keroyok itu apa Gak ditolongin itu
masa licik banget si Sisil
jaga kesehatan jangan sampai sakit
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Bener kata Dira.. don't judge by the cover.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!