Berawal dari dendam, Zayden Wilmer 33 tahun seorang Mafia yang sangat kejam menjebak Virginia Rowena 19 tahun dalam pernikahan penuh tekanan.
Cinta sama sekali tak ada dalam kamus hidup Zayden yang keras.
Sampai akhirnya cinta datang dalam hidup Zayden namun semuanya terlambat, Virginia tersakiti dan pergi.
Sementara ada pria lain di masa lalu Virginia bernama Wiliam Scot 30 tahun yang juga seorang Mafia mengejar Virginia untuk menjadi miliknya.
Siapakah yang di pilih Virginia??
Zayden ataukah Wiliam??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tekanan Zayden
Mobil milik Virginia melaju ke tengah kota sementara dia di liputi kebingungan, bagaimana mengatasi permasalahannya sekarang dia berada di antara suaminya yang kejam dan juga Mantan kekasihnya yang begitu baik hati dan menolongnya..Virginia menghentikan mobilnya tiba-tiba ketika Zayden menelfonnya..
Haruskah dia angkat...?
Virginia : Yah....hallo....
Zayden : Sayang...bukalah dasboar mobilmu sekarang...
Hening,.........
Michelle : Ada apa....
Zayden : Buka dulu....
Virginia lalu membukanya dan dia terkejut menyadari kalau yang ada di dalam sana adalah sebuah cek bernilai 20 M yang di brikan Zayden kepadanya..
Virginia : Untuk apa cek ini..
Zayden : Aku ingin kau mengembalikan uang ini pada Wiliam...aku tak mau berhutang pada siapapun termasuk istriku, aku ingin kita memulai semua dari awal sayang itu artinya tak ada orang ketiga..
Virginia : Aku tidak bisa....Wiliam...
Zayden : Kau sudah berjanji padaku sayang bahwa kau...akan menerimaku..
Virginia : Aku tidak bilang begitu Zay...aku hanya meminta waktu...
Zayden : Bagiku kau sudah memberiku kesempatan Virginia..mungkin juga sekarang kau sedang mengandung anakku, ini hanya masalah waktu agar kita kembali bersama...
Hening......
Airmata Virginia menetes....betapa liciknya Zayden...
Virginia : Aku butuh waktu Zayden...
Zayden : Baiklah...jika kau tak bisa mengembalikannya maka aku sendiri yang akan melakukanya..
Zaiden.....Zaiden.....
Hening.....
Virginia ingin menjawab kata-kata Zayden namun ponselnya di putus..hingga Virginia semakin kesal..apa sebenarnya rencana Zayden...kali ini, jangan sampai ia menyakiti Wiliam,..dengan mengatakan apa yang terjadi pada mereka berdua semalam...
Segera Virginia menelfon Wiliam dan memintanya bertemu sekarang juga...hal ini membuat Wiliam setuju dan mereka berjanji untuk bertemu di tempat yang telah di sepakati mereka bersama.
Virginia sungguh merasa gugup dengan apa yang di lakukan oleh Zayden..seharusnya dia pergi saja dan tidak menemui Zayden...
Mobil Virginia mengarah pada sebuah pantai yang sepi lokasi tempat Wiliam dan dia sepakati...disini mereka bisa berbicara bebas...
Virginia segera keluar dari mobil dan melangkah mendekati Wiliam yang sudah lebih dahulu menunggunya....
Namun tanpa di ketahui Virginia ketika dia keluar dari dalam mobil ada sebuah alat kecil berbunyi tepat di bawah tempat duduk mobil yang tidak di sadari Virginia sudah terpasang di sana..
Hati Virginia begitu pedih menyadari Wiliam berdiri dengan tatapan tak terbaca menatapnya dengan dalam..ketika Virginia sampai...Wiliam hanya tersenyum lembut seperti biasa...
''Apakah masalah di panti sudah selesai Virginia..''
''Apa....'' Virginia merasa terkejut ketika di tanya tiba-tiba namun ia sudah menguasai keadaan dan mengangguk...
''Ya....semua sudah selesai...''
Wiliam lalu memandang laut lepas di depannya...
''Ada pepatah yang bilang, jangan pernah mencoba memulai hubungan dengan seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya...aku pikir itu hanya sebuah kata basa-basi....namun ternyata itu benar...''
Deg!!!
Kata-kata Wiliam membuat mata Virginia berkaca-kaca...
ia pun tersenyum menyadari..Wiliam tau dia sedang berbohong...Virginia mengigit bibirnya menahan kepedihan...
''Maafkan aku.....''
Wiliam menarik tubuh Virginia mendekat hingga mereka saling menatap tajam....
''Yah...apa kau...mencintainya..apakah kau masih mencintai pria yang menyakitimu Virginia,...''teriak Wiliam dengan begitu marah...
Airmata Virginia menetes di wajahnya...ia terkejut setengah mati..bagaimana bisa..dia menyakiti Wiliam sedalam ini..
''Will........''
''Aku mencintaimu Virginia...''desis pria itu dengan tegas...
Virginia membeku....
marathon ...bacanya kaka
ceritanya asiyik
siapa yg tertembak ya apakah Virginia
dan kasihan Virginia punya ayah seperti initu
hanya saja umur 19 tahun untuk Virginia aku rasa terlalu kemudaan, wanita mapan punya butik rancangan terkenal itu biasanya usia 25 sampai 30
soalnya anak umur 19ntahun itu baru tamat SMA atau masih kualiah, belum waktunya berkarier🙏🙏🙏
seru ceritanya🥰🥰