NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Mengaji

"Lo mau cariin apa enggak? Kalau nggak mau, biar gue cari sendiri aja." Akhmar mulai jengah.

"Maulah. Mau banget. Gue seneng pokoknya kalau lo lebih deket sama bacaan yang bagus- bagus begitu. Udah sejak lama gue kepingin ngeliat lo begini, Mar. Yuhuuu..." Bajul girang sekali.

"Gue takutnya Akhmar kepentok tinga listrik ini, makanya isi palanya agak geser dikit," celetuk Atep sambil mengacak rambutnya yang mirip ala cowok korea gitu.

Akhmar hanya melirik sekilas ke arah Atep, untung ia masih punya segelintir kesabaran. Kalau tidak, tentu ia sudah memotong sedikit ujung hidung Atep dan dijadikan untuk menakut- nakuti tikus.

Bajul segera membuka hape, berselancar untuk mencari aplikasi Al Quran, memilih rating tertinggi, ulasan yang bagus- bagus, serta jumlah orang yang download juga mencapai ratusan juta. Pasti mantul.

Bajul mengirimkan aplikasi yang sudah dia download ke hape milik Akhmar.

Gegas Akhmar membuka aplikasi tersebut.

Ekspresi wajah Akhmar langsung ditekuk.

"Jangan ngaco! Ini gimana gue bisa bacanya? Tulisan Arab semua. Yang ada tulisan latinnya lah!" titah Akhmar mendominasi. Ia langsung menghapus aplikasi yang batu saja ia download itu.

Bajul menggaruk kepalanya sambil cengengesan. Lalu mencari aplikasi lain dan kembali mengirimkannya kepada Akhmar.

Atep terkekeh. "Heran gue, lo kesambet apa sih minta aplikasi gituan? Lo mau baca Al Quran? Sejak kapan suka baca itu?"

Akhmar hanya melirik sebentar ke arah Atep, kemudian membuka aplikasi yang batu saja dikirim oleh Bajul. Di sana menunjukkan tulisan Arab, tulisan latin, dan lengkap dengan artinya. 

"Oke, sip. Sekarang lo cariin gue instagram. Buruan!" Akhmar menyerahkan hape nya kepada Bajul.

"Mau nge hits juga nih lewat instagram? Mau eksis di sosmed?" Bajul menginstal aplikasi yang diminta oleh kepala geng. Tak mungkin ia menolak permintaan si bos, lehernya bisa patah kalau membantah.

Akhmar lalu membuat akun di instagram, mulai berselancar, mencari nama akun Aiza Hulya. 

Halah, Akhmar merasa jadi seperti orang begok dengan menuruti kemauan Aiza, tapi anehnya ia tak kuasa membantah. Seperti ada kekuatan magic dalam diri Aiza yang dengan Kuasa Tuhan, gadis itu mampu menaklukkan lawan bicaranya.

Akhmar menemukan nama akun yang dia cari, gambar bunga Melati seperti yang dikatakan Aiza. Ia menemukan alamat email dan mengingat di tempurung kepalanya. Sebelum ia log out dari instagram, ia terlebih dahulu scroll ke bawah, pada postingan Aiza yang di sana kebanyakan menunjukkan kata- kata bijak.

'Hanya manusia beriman yang mengingat Allah'

'Kematian pasti akan datang, kurangi menyakiti hari orang'

'Manfaatkan waktu di dunia yg hanya sebentar, akan menjadi sia- sia waktumu pada kegiatan yg tak bermanfaat'

'Jangan sia- siakan hidup hanya untuk keindahan duniawi'

Akhmar keluar dari instagram. Beralih ke aplikasi Al Quran. Ia mencari surat Al Balad, yang baru dia ketahui jumlahnya ternyata ada 20 ayat. Setiap ayatnya pendek.

Akhmar mulai menghafal, hanya dalam hitungan menit, ia sudah berhasil menghafal lima ayat.

Hmm... Ternyata mudah saja menghafal ayat. Kalau begini mah, dua hari saja pun ia akan sanggup menghafal surat itu.

Akhmar menyalakan murotal, suara merdu pria yang membaca surat Al Balad pun menggema. Batin Akhmar mengikuti lafaz yang dibacakan oleh murotal tersebut.

Mendengar suara orang mengaji yang bersumber dari hape milik Akhmar, Atep dan teman- temannya bertukar pandang. Mereka lalu saling berbisik.

"Wah, kayaknya ada yang barusan mimpi kematian nih. Mulai tobat tuh."

"Bukannya tobat, tapi lagi nyari karomah."

"Astaghfirullah. Jantung gue kempot- kempot ini."

Menyadari menjadi bahan pembicaraan teman- temannya, Akhmar mematikan murotal. Ia baru sadar bahwa suara murotal pasti terdengar asing di antara mereka.

Bersambung

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!