NovelToon NovelToon
Sang Pemilik Hati

Sang Pemilik Hati

Status: tamat
Genre:Duniamasadepan / Cintamanis / Teen / Romantis / Komedi / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:74.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: patrickgansuwu

Sahabatmu juga menyukai orang yang sama denganmu? Gimana tuh?

Sahira dan Keira sudah berteman cukup lama sejak mereka masih bersekolah di bangku sekolah dasar, namun karena sesuatu hal Keira terpaksa harus pindah dari sekolah tersebut dan berpisah dengan sahabatnya yakni Sahira dalam waktu cukup lama.

Bertahun-tahun kemudian, Sahira sudah remaja dan mendapat beasiswa untuk bersekolah di sekolah menengah atas terfavorit di kota tempat ia tinggal. Disana Sahira memiliki banyak teman baru yang dapat membuatnya melupakan Keira sahabat lamanya itu.

Tidak hanya sahabat, Sahira juga bertemu dengan seorang pria dingin idaman para wanita di sekolahnya yang selalu membuat dirinya jengkel dan sial setiap kali bertemu dengan pria bernama Elargano itu.

Lambat laun Sahira merasakan sesuatu yang berbeda pada Elargano, ya gadis itu rupanya jatuh cinta. Sayang sekali Sahira tak tahu bahwa Elargano juga adalah pria yang disukai oleh Keira alias sahabat masa kecilnya.

Baca yuk kisah selanj

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi tontonan

#SangPemilikHati Episode 33.

Elargano pun melangkah menuju kelasnya hanya dengan mengenakan kaos putih polos miliknya yang dapat menampilkan dengan jelas tubuh sixpack milik Elargano disana.

Tentu saja pemandangan itu tak disia-siakan oleh para wanita yang melihatnya, mereka bahkan sampai melongok menatap tubuh atletis Elargano yang terpampang cukup jelas.

Namun, Elargano tak menghiraukan itu dan tetap fokus melangkah ke depan sambil sesekali mengulum senyum untuk para wanita yang tengah memandangnya.

"Haha cewek jelalatan!" umpatnya dalam hati.

Saat sudah menaiki tangga, wanita-wanita tadi terus mengikuti sampai ke depan anak tangga tersebut. Mereka tak bisa mengalihkan pandangan dari tubuh atletis Elargano yang membuat mereka semua terpukau.

Elargano memang terpaksa hanya mengenakan kaos oblong kali ini, setelah bajunya yang kotor tadi belum dicuci bersih oleh Sahira dan juga masih dalam kondisi basah sehingga tidak bisa dipakai.

"Sialan emang! Ini semua gara-gara si cewek beasiswa itu!" umpatnya lagi.

Pria itu telah sampai di depan kelasnya, terlihat pintu kelas sudah tertutup yang menandakan sang guru sudah berada di dalam sana.

"Yah udah masuk lagi tuh guru!" batinnya.

Dengan sangat hati-hati, Elargano membuka pintu tersebut secara perlahan sembari mengetuknya agar tak membuat guru yang sedang belajar merasa tak dihargai.

TOK TOK TOK...

Ceklek...

"Permisi Bu Murni!" ucap Elargano tersenyum.

Sontak wanita dewasa berpakaian seragam PNS itu menoleh ke arahnya dengan keheranan.

"El? Kamu ngapain?" tanyanya heran.

"Eee saya mau belajar, Bu. Ini kan kelas saya, masa saya gak boleh masuk?" jelas Elargano.

Bukan hanya guru tersebut yang heran, namun juga seluruh murid disana terlebih para wanita.

"Terus kenapa kamu pake baju begini? Mana baju seragam kamu El? Ingat ya ini bukan sekolah nenek moyang kamu, kamu gak bisa seenaknya pake baju kayak gini kalo mau belajar!" tegas Bu Murni.

"Eee maaf Bu! Sebelumnya memang saya akui saya salah karena tidak memenuhi aturan sekolah dengan baik dan benar, tapi ada alasannya kok Bu! Ini juga bukan kemauan saya sendiri, tapi terpaksa daripada ketinggalan pelajaran!" jelas Elargano.

"Yasudah, jelaskan alasannya jangan malah muter-muter gak jelas!" ujar Bu Murni.

"Siap Bu! Jadi, tadi tuh saya mengalami suatu kejadian yang mengerikan! Dimana saya ditabrak oleh seorang wanita secara tiba-tiba dari arah depan, lalu tabrakan itu membuat saya terkejut dan minuman di tangan saya itu tumpah seluruhnya ke baju seragam saya. Nah makanya saya gak bisa pake baju itu Bu, begitulah ceritanya!" jawab Elargano.

"Hadeh ada-ada aja kamu! Lain kali jalan itu hati-hati, jangan sambil minum! Kamu harus fokus ke depan, lihatin tuh jalannya! Kalau kamu gak begitu, gak mungkin baju kamu jadi kotor!" ujar Bu Murni.

"Begini Bu, saya ini udah hati-hati kok! Tapi, salahnya itu cewek gak lihat-lihat jalan, udah gitu dia lari lagi Bu gimana saya gak ketabrak?" ucap Elargano.

"Halah ngebantah aja kamu! Yasudah duduk sana, sebagai hukuman karena kamu tidak pake seragam, maka ibu bakal kasih kamu soal-soal untuk dikerjakan dengan benar!" ucap Bu Murni.

"Apa Bu? Kok gitu sih Bu?" ujar Elargano terkejut.

"Kamu pilih begitu, atau saya gak akan izinin kamu masuk ke pelajaran saya?!" tegas Bu Murni.

"Eee iya iya Bu, saya mau deh!" ujar Elargano.

"Yasudah duduk sana!"

"Baik Bu!"

Elargano berjalan menuju tempat duduknya dengan perasaan jengkel, karena seharusnya ia tak mendapat hukuman seperti itu dari sang guru.

"Haish nyebelin amat tuh guru! Udah tua juga bukannya baik-baik sama muridnya, malah nyusahin kayak gini! Gak takut kena azab apa kayak di film-film?" gumam El dalam hati.

Roger teman sebangkunya terkekeh saja melihat raut murka dari wajah Elargano di sampingnya, membuat El tambah jengkel dengannya.

...•••...

Kriiinggg... Kriiinggg...

Bel istirahat telah berbunyi, Sahira pun pergi ke kantin bersama Raisa dan juga Grey. Sepanjang perjalanan mereka mengobrol berbincang mengenai ulangan matematika tadi yang cukup sulit.

"Eh Ra, tadi kok soal nya susah-susah semua sih ya? Gue bingung banget deh jawabnya!" keluh Raisa.

"Hah? Susah? Darimana susahnya Raisa? Buset deh itu gampang banget loh! Semuanya ada di ajaran kemarin, kalo lu perhatiin mah pasti gampang kok jawabnya! Buktinya gue santai-santai aja tuh, semua soal kejawab!" ucap Sahira.

"Hadeh kayaknya gue salah ngomong deh, lu mah emang gak pernah kesusahan kalo ada ulangan kayak gini, malah kegirangan!" ujar Raisa.

"Hahaha lagian lu malah bilang kayak gitu ke Sahira, udah tau dia mah anak pinter! Kan dia aja sekolah disini tuh karena dapat beasiswa, ya mana mungkin dia bisa kesusahan pelajaran?" celetuk Grey.

"Hehe iya juga ya, berarti mah gue aja yang bodoh kali ya?" ujar Raisa nyengir.

"Gak kok! Lu gak bodoh Rai, cuma kurangin aja sedikit bucin lu dan lebih fokus ke pelajaran! Supaya lu gak kesulitan lagi pas ulangan, gue yakin lu pasti bisa kok Rai!" ucap Sahira memberi saran.

"Nah bener tuh, bucin terus sih lu!" sahut Grey.

"Yeh emang lu yang gak bucin bisa tuh dapet nilai bagus pas ulangan?" tanya Raisa pada Grey.

"Eee enggak sih haha..." ujar Grey terkekeh kecil.

Sahira hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban dari Grey, ia kembali fokus ke depan menatap jalan sampai tiba-tiba tak sengaja berpapasan dengan Anisa temannya disana.

"Eh guys guys ada info penting nih guys!" ujar Anisa heboh sendiri.

"Ada apaan sih Nisa? Lu kok panik gitu?" tanya Sahira terheran-heran.

"Iya ih, cerita aja cerita!" sahut Raisa.

"Hosh hosh... jadi gini guys, ada pemandangan yang indah banget!" ujar Anisa.

"Hah? Pemandangan indah apaan?" tanya Grey.

"Itu loh kak El pake kaos doang terus jalan-jalan keliling lorong sekolah, roti sobeknya itu bikin mata gue seger banget tau pas ngeliat! Ayo kalian pada mau lihat juga gak?!" jelas Anisa.

"What? Lu serius Nisa? Masa iya kak El bisa jalan di sekolah cuma pake kaos?" tanya Raisa.

"Ngibul aja nih lu!" sahut Grey.

"Dih serius gue gak lagi bohong! Kalo kalian gak percaya, coba aja lihat sendiri sana! Orang cewek-cewek juga lagi pada ngeliatin kok, soalnya tubuh kak El itu atletis banget!" ucap Anisa.

"Iyakah? Emang sekarang dimana kak El?" tanya Grey penasaran.

"Di kantin, yuk kita semua pada kesana aja!" ujar Anisa.

"Yuk yuk!"

"Gue gak mau ah!" tolak Sahira.

Sontak tiga gadis itu langsung menoleh ke arah Sahira secara serentak.

"Kenapa Sahira?" tanya Grey kebingungan.

"Ngapain sih ngeliatin tubuh laki-laki? Gak ada kerjaan banget, mending gue mau makan bekel gue aja di taman!" ucap Sahira.

"Ya ampun Sahira, lu selalu deh begitu! Diajak enak kok gak mau? Kapan lagi kita bisa lihat tubuh kotak-kotak kak El selain sekarang? Ayolah Ra, makannya di kantin aja!" ucap Grey.

"Hooh Ra, makan sekalian lihat pemandangan indah kan bagus! Bikin tambah selera!" sahut Anisa.

"Gak mau! Enakan makan di taman, udah kalian aja sana yang lihatin si El itu! Gue mah males banget!" ujar Sahira menolak.

"Yeh gitu lu!"

Sahira pun melangkah pergi meninggalkan tiga temannya itu sambil membawa kotak bekal di tangan, ia memang sengaja menghindar dari El karena tak mau tertangkap lagi oleh pria tersebut.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Siti Nurjanah
lumayan. kalo intinya sih bagus. persahabatan yang tak tak kan putus meski badai ataupun ombak datang. 👍👍👍
Ety Chandra
Buruk
endang
bagus ceritanya lucu, menghibur banget ..semoga ada sesi 2 nya...Sahira sama El y...
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
Dehan
pass banget visualnya
cantik
Dehan
SAHIRA
jd sah.. 🤣🤣
Dehan
suka sama nama tokohnya, elargano
Dehan
seru nih ceritanya.. sayang kalo dilewatin gitu aja
Dehan
penjahit cantik hadir
park jum
sebenarnya bagus, tp cerita nya kaya main" dan peran utamanya sahira, el atw keira sih, agak plinplan, q kira endingnya sahira sm el, dan keira akan ikhlasin el buat keira. dan nyatanya tdk, kecewa para readers 😭
pat_pat: hiks sekali2 ada novel yg pemeran utamanya ga bersanding😁
total 1 replies
Fransiska Siba
kalau dilihat dari sinopsisnya Sahira yg seharusnya pemeran utama, dari ceritanya lucu.
endang: yaah seseion 2 dong Sahira sama El
total 3 replies
Erna Ningsih
ko ada batasan lesti nya kakak idola lesti jg yah wkwkwkwk
pat_pat: hanya mengikuti trend😂
total 1 replies
Dehan
buktinya sahira gak kenal..

penjahit cantik mampir
Dehan
jejak ❤❤
mom mimu
yahhh... sayang banget harus tamat kak, semangat terus berkarya ya kak 💪🏻💪🏻💪🏻
pat_pat: kn ada yg baru kak😍
total 1 replies
Terra Chi
yeay, pertama!
Terra Chi
lanjut lagi...
semangat!

mampir juga yaa
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍
Elisabeth Ratna Susanti
mampir tuk taburkan like 👍😍
mom mimu
El rese banget sih, urusannya apa coba kalo Sahira beneran atau engga nya pacaran sama Farhan... situ siapa??? gak ada kerjaan banget urusin pacarnya Sahira...
pat_pat: dia kn mau godain Sahira trs😁
total 1 replies
mom mimu
bener kei gak usah dengerin si Ibrahim... penghasut tuh orang... 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!