NovelToon NovelToon
Pria Idaman Lain

Pria Idaman Lain

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:168.6k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

mohon bijak 21+

cerita sederhana, tentang cinta yang butuh perjuangan, tentang wanita yang harus memilih antara cinta dan suaminya.

apa dia akan memilih cinta yang dia idamkan atau memilih cinta suaminya yang sudah bnyak memberinya luka, atau dia memilih jalan lain dari keduanya?

ini akan ada dua versi cerita, yang pertama Dila dan Andri, dan cerita kedua ada Diana dan Rusdy...

jadi simak ya gaes... karena ini tentang PIL yang di miliki oleh para wanita, meski tidak semua🤫🤫🤫

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

jangan kurang ajar.

mendengar teriakan dari dila, Hendra yang sudah siap buru-buru keluar, dan melihat Andi sedang memegangi pipinya sambil tersenyum.

"ada apa ini Dila, apa kamu memukulnya, kau lupa dia itu sahabat ku," marah Hendra menarik lengan Dila.

"lepas ... kamu menyakitiku," kata Dila yang menahan sakit di lengannya.

"minta maaf dulu, atau aku akan melakukan hal yang tak kamu inginkan," marah Hendra.

"aku tak Sudi meminta maaf, aku tak salah," jawab Dila yang berusaha melepaskan tangan suaminya itu, yang makin kencang mencengkram erat lengannya.

"sudahlah hen, mungkin tadi hanya tersinggung dengan bercandaan ku," kata Andi tertawa mencoba menenangkan Hendra.

"wah mas Hendra melakukan kekerasan dalam rumah tangga ya,saya bisa melaporkan dengan mengajak mbak Dila visum, ingat ada ancaman penjara untuk itu," kata Bu Tantri yang kesal melihat tingkah Hendra.

dia pun terpaksa melepaskan Dila, "kau jahat mas," marah Dila yang langsung pergi bersama Bu Tantri dengan motornya.

Hendra pun hanya bisa memukul tembok karena marah, pasalnya Dila semakin berani membangkang pada dirinya.

"sudah ayo kita berangkat, jika tidak nanti pasti akan telat," ajak Andi pura-pura baik.

Andi sebenarnya masih penasaran dengan Dila, gadis yang begitu cantik dan menggoda terlebih setelah melihat Dila tanpa jilbab.

Andi makin tak bisa membendung perasaannya, itulah kenapa dia mencari seribu macam alasan untuk bisa datang ke rumah itu.

"apa ibu perlu lapor mas Andri?" tanya Bu Tantri yang berada di jok belakang.

"tidak Bu, aku tak ingin membuatnya khawatir, terlebih dia sendiri sudah begitu banyak masalah," jawab Dila.

motor mereka masuk kedalam pabrik, dan beruntung juga belum telat. Bayu menghampiri ruangan desain.

"Dila keruangan ku sebentar, bawa contoh sepatu dan sandal santai yang sedang kamu buat," perintah Bayu yang selesai dengan Bu Tantri.

"iya pak," jawab Dila.

Dila membawa flashdisk yang berisi semua desain yang sudah dia buat, sekarang Dila masuk dan duduk di sebrang kursi meja Bayu.

"kemarikan? apa ini yakin desain mu sendiri Dila, karena aku paling benci dengan orang yang merebut desain orang lain," kata Bayu dingin.

"iya pak," jawab Dila tegas.

"kemarilah tolong tunjukkan file yang mana," panggil Bayu.

Dila pun bangun dan kini berdiri di samping Bayu, dia pun hanya tersenyum saat dari dekat bisa mencium aroma parfum dari tubuh Dila.

Dila nampak kebingungan, Bayu pun bangun dari kursinya, "duduklah disini, dan pilih dengan tenang, jangan panik," kata Bayu langsung mendudukkan Dila di kursinya.

Dila menemukan desain itu, Bayu menunduk dan mendekatkan dirinya pada tubuh Dila.

Dila tak bisa bergerak karena posisi Bayu mengunci dirinya, ia pun memilih diam menunggu sampai Bayu selesai.

batu pun menyeringai, dia pun bangun dan menunjukkan dua model yang menurutnya sangat bagus.

"pak bos yakin, ini akan sangat sulit karena modelnya yang kompleks," kata Dila kaget.

pasalnya dua model itu akan sangat sulit, dan di pastikan mereka semua akan lembur bisa-bisa.

"ini sudah di putuskan, apa kamu keberatan Dila," kata Bayu yang memutar kursi dan mendekatkan wajahnya kearah Dila.

Dila pun mengeleng pelan, "maaf kalau begitu aku permisi," pamit Dila yang ketakutan.

Bayu pun kembali bangun, dan bergegas keluar karena sikap Bayu yang begitu aneh.

"kamu kenapa Dila?" tanya Iim bingung melihat wajah pucat Dila.

"gak kenapa-kenapa aku cuma kaget melihat desain yang di pilih oleh pak bos," kata Dila bohong.

iim dan yang lain pun percaya saja, kini Dila mulai membuat contoh sepatu yang di pilih.

Vivi yang melihat desain pun ngeri, pasalnya desainnya sangat rumit, tapi mereka tak bisa berbuat banyak dan hanya mengikuti perintah.

akhirnya mereka semua pun sibuk, bahkan Dila tak merasakan sakit di tangannya lagi.

di desa, Arif sedang berhadapan dengan sang pakde, pasalnya Arif baru saja tau jika sang pakde tetap ingin menjodohkan Andri dan Nikma.

"apa menurut pakde keduanya akan bahagia, cukup dengan kesedihan Dila, jangan menambah korban lagi pakde, aku mohon ...."

"apa maksud mu korban, Dila sudah bahagia dengan suaminya, kenapa kamu bicara seperti itu," kata pakde Gun.

"apa pakde yakin, dia sering terluka sekarang, dia tersenyum dengan menyembunyikan luka, padahal kalian semua tau kebahagiaan Dila itu siapa,jadi jangan hancurkan putra pakde, cukup adikku yang terjebak dengan bajingan itu," kata Arif dengan dingin.

"berikan bukti jika memang Dila terluka karena Hendra," kata pakde gun masih belum percaya.

"di hari pertama pernikahannya, Hendra malah bermesraan dengan kekasihnya, bahkan Dila memergokinya sendiri, dan malam pertama mereka, Hendra memaksa Dila dengan kasar bahkan membuatnya terluka," kata Arif.

"tapi kenapa kamu diam jika tau adik mu terluka, bukannya memisahkan mereka," kata pakde Gun menyesal.

"pakde kira mudah membujuk bapak untuk melakukan itu," kata Arif frustasi.

"kenapa membuatku menyesal sekarang, kenapa aku malah menyakiti putriku sendiri ..."

Arif pun mencoba menenangkan pakdenya, dan dia berhasil menghalangi perjodohan ini.

terlebih dia tak ingin Dila makin tertekan nantinya, saat melihat Andri menikah, toh Andri sendiri yang juga tak ingin menikah dan dia hanya sedikit memberikan bantuan.

Andri pun merasa lega jika bapaknya sudah menyerah, sekarang dia harus menjaga Dila dari segala tingkah Hendra yang buruk.

Hendra pulang pukul setengah enam petang, dan kaget karena suka belum pulang. bahkan wanita itu tak mengirimkan pesan satupun.

Dila terlalu sibuk untuk memegang ponselnya, baru pukul setengah tujuh malam mereka pulang setelah selesai segala pekerjaan.

bahkan Dila pun melihat kamar kos sudah menyala, dan berarti Hendra sudah pulang dari tadi.

"assalamualaikum ...."

Dila masuk kedalam kamar kost dan melihat Hendra yang sudah tertidur, dan terlihat bekas bungkus makanan di tempat pencuci piring.

Dila yang sudah lelah memilih langsung mandi dan memesan dari luar makan malam.

Dila pun makan dengan tenang, dan kemudian tidur di lain tempat, sedang Hendra merasa jika istrinya itu benar-benar sangat keterlaluan.

dia tak habis pikir bagaimana Dila bisa tidur di tempat lain, dua tau jika ucapannya tadi pagi itu kasar, tapi Andi adalah sahabatnya bahkan dia sering membantu dia dari dulu.

"baiklah jika kamu memilih diam, maka aku juga bisa, dan aku ingin lihat bagaimana bisa kau hidup tanpa ku," gumam Hendra yang kini sedang berdiri melihat Dila yang sudah nyenyak tidur.

1
Sunarti
Luar biasa
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
Ai Ai
nikah sepupu an boleh kok, mungkin sebagian daerah beranggapan tabu.
Nur Evida
komen pertama, Dila pasti hamil sebab di kawin terus sama Andri
Nur Evida
jangan2 Dila kerja di pabriknya Andri dan Bayu tangan kanannya
Nuriyah
terimakasih othor ku cerita selalu best 😍😍😍😍😍😍😍😍
Apriyanti
makasih ya thor,,klo bisa bikin cerita husna dan dokter rizal thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Heny Hennay🌻
mksih thor up nya
Heny Hennay🌻
husna kok gitu si
Apriyanti
lanjut thor
Piet Mayong
untung gak aja kejadian poligami lagiii...
udah tahan nafas nih bacanya dr tadiiii
Heny Hennay🌻
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Nuriyah
lanjuttttt tambah penasaran....ktm in lagi lah thor 😍😍😍😍😍😍
Piet Mayong
kasusnya husna gimana nih????
hamil gak yaa dia???
Heny Hennay🌻
kasian fatin nya...

tp klo fatin uda lupa ingat.an bkalan susah.
mending mahi sam husna ajj.
kasian husna nya sdah tdak perawan di tnggl calon nya meninggal
Heny Hennay🌻
itu pasti fatin .mukanya di ganti ma orang tua bagka itu.
Nuriyah
ketemu lagi kah fatin am mahi...jawaban nya ada di tangan mu othor ku 😍😍😍😍😍
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!